
Pagi ini Xian sudah memutuskan akan melakukan tes DNA dengan bayi yang di kandung nata
sebelumnya ia sudah menelepon dokter lain untuk mempersiapkan keperluan tes DNAnya, jika bertanya mengapa ia tak meminta luhan? jawabannya karena ia yakin luhan tidak akan melakukannya
Dengan stelan jas yang rapi xian mendekati nata yang hanya duduk diam di ranjang dengan pandangan menunduk
"Siapakn dirimu, kita akan pergi"ucap dingin xian
Nata langsung mendongakkan kepalanya
"Ke-kemana kak? "
"Ikut saja jangan banyak tanya, aku tunggu kamu smpai sepuluh menit"ucap xian dingin tanpa menatap natali, i langsung keluar dari kamar itu menunggu nata di ruang tamu
Karena tak mau xian menunggu lama, dengan cepat nata mempersiapkan dirinya setelah itu ia langsung turun tangga dengan cepat, bi inah yang melihat nata menuruni tangga seperti itu langsung berteriak
"Astaga nona! "terial bi inah dari bawah yang di dengae xian, xian melihat nata menuruni tangga dengan cepat namun ia hanya memandang nata dengan tatapan tajam
"Apa ini caramu menjaga anak itu? "Gumam xian
Sedangkan nata yang mendengar teriakan bi inah langsung berhenti, ia menatap xian seperti tak peduli berbeda dengan dulu saat nata melakukan hal yang sama
"Non hati hati"ucap bi inah yang susah ada di depan nata, nata hanya tersenyum dengan rasa bersalah, ia hanya tak mau xian marah lagi karena menunggu terlalu lama
"Maag bi"cicit nata
"Lain kali hati hati non, non lagi hamil loh kalo tetjadi apa apa gimana? "
"Iya bi maaf"
"Non mau keman?"
"Mmm.... "
"Sebaiknya cepat jangan membuang waktu"ucap xian tiba tiba, bi inah keget dengan ucapan tuannya yang terkesan dingin ia seperti mengenali xian saat sebelum ada natali
Nata langsung melangkahkan kakinya menyusul xian
"K-kak kita mau kemana? "tanya nata dengan takut, namun xian hanya diam tanpa menjawab
Akhirnya setelah beberapa menit mereka sampai di salah satu rumah sakit di kota itu, itu bukan rumah sakit luhan namun rumah sakit itu masih terbilang rumah sakit terbaik
Dengan dinginnya xian menarik nata turun dari mobil
Nata yang tau xian mengajaknya ke rumah sakit hanya bingung
"Rumah sakit? siapa yang sakit sebenarnya? "gumam nata dalam hati
"Mm Ke-kenapa kita kerumah sakit kak? "tanya nata
"Periksa Kandungan "
"Ta-tapi bukannys biasanya di rumah sakit xx dan dr. maya kak? " tanya nata, dan xian hanya mentapnya tajam
Takut xian marah, akhirnya ia menurut saja
Nata percaha xian akan memeriksa kandungannya, mungkin xian akan meminta dr. lain begitu fikir nata
Setelah itu xian membawa nata ke ruangan yang sudag di siapkan, karena sebelumnya ia sudag membuat janji
"Selamat pagi tuan" sapa sang dokte patuh baya itu yang akan menangani kemauan xian
"Pagi"jawab xian seadanya
"Apa sudah siap semuanya? "tanya xian
"Su-sudah tuan, tapi... apa anda yakin akan melakukan ini tuan? "
"Ya, saya hanya ingin bukti nyata"ucap xian
__ADS_1
"Sebelumnya mari ikut saya ke ruangan saya tuan"ucap sang dokter itu
Akhirnya xian menyuruh nata untuk masuk ke ruangan yang sudah di siapkan, nata menunggu xian di ruangan itu dengan di temani dua suster di sana
***
"Tuan apa anda yakin akan melakukannya?"tanya domter itu
"Apa anda tidak bisa? jika tidak saya akan mencari dokter lain"ucap xian acuh tak acuh
"Tapi maaf tuan, jika anda memaksakan akan beresiko untuk ibu dan janinnya, resiko terbesar nya sang ibu akan mengalami keguguran"Xian langsung menatap tajam dokter itu, sejenak ia berfikir namun untuk membuktikan jika memang anak itu anaknya tidak ada jalan lain
"Saya hanya ingin anda melakukan tes itu sekarang juga, saya hanya ingin memastikan jika anak itu anakku! "kekeh xian, dan dengan nafas beratnya dokter itupun mengangguk
"Baiklah jika seperti itu, tapi jika terjadi apa apa jangan salahkan rumah sakit ini tuan"
"Sebaiknya anda melakukan tugas yang saya mau, jika masih ingin rumah sakit ini beroperasi "ucap xian dan langsung meningalkan ruanagn itu
Sang dokter hanya biasa mengelengkan kepalanya, bukannya ia takut namun ia juga tidak bisa berbuat apa apa ketika suaminya langsung yang mengajukannya, yang ia perlukan hanyalah berusaha agar ibu dan janin tidak berefek apa apa
***
Tes DNA yangĀ dilakukan dengan mengambil cairan amnion atau air ketuban melalui prosedur amniosentesis atau dengan chorionic villus sampling yang mengambil sampel jaringan plasenta.
Setelah semua proses di jalani nata, kini giliran xian untuk di ambul sampel
Nata langsung terdiam saat menyadari sang dokter menyuntiknya, seperti mengambil cairan dalam perutnya, jangan lupakan nata bukan perempuan bodoh ia pernah mempelajari ini di sekolahnya apalagi dengan cita cita nata yang dulu menjadi dokter
Dengan menahan tangisnya nata hanya diam dengan pandangan kosong
"Apa yang kamu lakukan kak? "lirih nata dengan air mata yang jatuh
Setelah beberapa menit xian telah selesai di ambil sampel kedua oleh dr. rian, xian langsung turun dari brangkar
"Saya sudah mendapatkan sampel keduanya tuan, untuk hasilnya akan keluar setelah dua minggu"ucap dr. rian
"Ta-tapi tuan"
"Saya tidak mau tau dalam waktu satu minggu hasilnya harus keluar! "tegas xian
Setelah itu ia keluar dan menemui nata, xian melihat nata hanya diam duduk di kursi ruangan itu
"Kita pulang "ucap xian terkesan dingin
Nata langsung berdiri melangkahkan kakinya menyusul xian yang sudah terlebih dahulu berjalan
Nata langsung memasuki mobil duduk di samping xian, sememtara xian hanya menampilkan wajah dinginnya
"Apa yang kau lakukan kak? "tanya nata dengan suara lirihnya memberanikan diri untuk bertanya, namun xian sama sekali menjawab pertanyaan nata
"Jangan fikir aku bodoh kak"lirih nata yang sekarang memilih menatap jalan
Xian langsung menancapkan gasnya, selama di perjalanan suasana di dalam mobil itu hening
Setelah beberapa lama akhirnya mobil xian sampai di rumahnya namun sebelum nata turun nata kembali berucap
"Jika kau tidak percaya anak ini, maka katakan padaku aku akan pergi"ucap nata dan langsung membuka pintu mobil itu berjalan keluar dan memasuki rumah itu mengabaikan xian yang menatap tajam
"hufhh tuggu sampai satu minggu xian"gumamnya dan langsung menancapkan gasnya ia langsung melajukan mobilnya memilih untuk pergi ke kantor dari pada nantinya ia akan meluapkan amarahnya jika terus bersama nata
***
"Bagaimana apa yang kau dapatkan? "
"Saya melihat tuan muda membawa wanita itu ke rumah sakit z nyonya, setelah saya mencari informasi ternyata tuan muda melakukan tes DNA dengan bayi yang di kandung perempuan itu nyonya"
"Yes! Bagus itu artinya kepercayaan xian terhadap wanita itu sudah tipis, saya suka kerja kamu saya akan kirmkan bonus untukmu"
"Terimalah nyonya "ucap pria itu dan langsung meningalkan ny. yenli
__ADS_1
"Akhirnya renca awal berhasil, itu artinya aku harus menjalankan rencana kedua "gumam ny. yenli tersenyum licik
"Aku harus menelepon lexa"gumamnya lagi, saat ini ny. yenli meningakkan suaminya yang tengah menjalankan perawatan di negara S sementara dia pulang ke mansionnya, ia hanya akan pergi satu minggu satu kali untuk menjenguk suaminya, sedangkan di sana ia sudag menugaskan ketua pelayan di mansionnya untuk menjaga suaminya salama ia merencanakan niatnya untuk menjauhi nata dan xian
Tuttt
tutt
"Hallo lex?"jawab ny. yenlu langsung saat pangilan di jawab
"Y**a mommy? "jawab lexa
"Mommy ada kabar gembira untukmu"
"Apa itu mommy? "
"Sebaiknya kita bicarakan langsung saja, secepatnya mommy tunggu kau di mansion "
"Okey mommy lexa akan segera ke sana"
Setelah beberapa saat lexa sampai ke mansion mewah itu, ny. yenli yang tak sabar langsung menarik lexa untuk segera duduk
"Sebenarnya apa berita bagusnya momny? "
"Dengar baik baik sayang, kau tahu tadi itu mommy mendapatkan informasi jika xian melakukan tes DNA dengan bayi yang di kandung wanita sialan itu "
"Apa? berarti rencana kita berhasil dong mommy?"
"Ya yang artinya ini kesempatan bagus untuk kita menjalankan rencana kedua"ucap ny. yenli dengan seringai liciknya
"Tapi lexa masih belum bisa menemukan caranya mom"
"Mom tau bagaumana caranya, yang jelas kau harus bisa buat xian percaya padamu jika kamu tidak seperti xian fikirkan, buat dia memaafkanmu"
"Tapi mom"
"Jangan banyak tapi, mom yakin rencana kedua ini akan membuat wanita itu semakin kehilangan nilai baik dari xian, dan itu tugasmu mom percaya jika kau mengerti apa yang harus kau lakukan"ucap ny. yenli dengan seringai liciknya
"Ya lexa paham mom"
"Dan ingat waktumu hanya satu minggu sebelum tea itu keluar kau harus menyingkirkan wanita itu"
"Satu minggu? "
"ya tes itu akan keluat satu minggu lamanya"
"Kalo begitu mengapa kita tidak mencoba merubahnya saja mom? dengan begitukan xian akan membenci wanita itu jika hasilnya negatif "
"Tidak semudah itu sayang, xian melakukan penjagaan ketat untuk itu maka hal satu satunya itu dengan cara kau mrmbuat dia percaya padamu, maka gunakan kesempatan itu sayang apapun caranya"
"Ya momny lexa akan menjalankan rencananya"ucap lexa dengan senyum licik di bibirnya
"Tenang saja mommy, wanita dan anak itu akan segera menyusul orangtuanya karena pewaris utama keluarga namoung hanya untuk anakku nanti"batin lexa tersenyum licik
.
.
.
TBC
(Apa ya yang mau di lakukan mereka? š¤)
(Lanjut gak?)
~Dah ya jangan minta panjang chapter karena nnti malah dua chapter, ini Udah hampir seribu lima ratus kokš ~
Nanti aku up lagi kalo mood nulis ya, maafin ya
__ADS_1