
Waktu menunjukkan semakin gelap tanda malam akan datang setelah puas jalan jalan dan membeli jagung untuk tambahan barbequean mereka kembali ke villa dengan berjalan kaki karena memang jarak mereka tidak terlalu jauh tadi
Sesampainya di villa masing masing membersihkan dirinya dan pelayan di villa itu sedang menyiapkan bahan bahan untuk para tuan muda barbaequean
lagi lagi nata merasa senang karena liburannya sangat menyenangkan
Seperti lupa akan ketakutannya nata malah merasakan kenyamanan di tengah tengah para lelaki tampan itu
Hingga malam tiba Mereka sudah kumpul di halman dekat dengan kolam renang yang ada di villa itu
"Apa kau senang bisa berlibur ke sini? hm? "tanya xian pada nata
"Iya nata senang"jawabnya sambil tersenyum
kini xian dan para peria tampan yang lain tengah asik memanggang daging, nata hanya duduk manis melihat para lelaki memanggang, tapi tiba tiba perasaaan nata menjadi sedih kala mengingat kejadian pahitnya
"Andai pertemuan kita tidak sepahit itu... dan andaikan pernikahan kita bukan pernikahan kontrak, mungkin aku akan merasakan kebahagiaan yang sangat kala memiliki suami yang begitu perhatian, namun aku tau semua perhatianmu semata mata hanya demi anakmu saja, kau tidak mencintaiku"gumamnya dalam hati, tak terasa air matanya jatuh sambil terus memandangi para lelaki tampan yang sedang memanggang
Semua para lelaki itu terus sibuk memanggang sambil sesekali bercanda, "Xian bagaimana rasanya bercinta hm"tanya luxi mengejek
"Eh bro bagai mana mungkin xian tahu kan dia melakukannya dengan cara tidak sadar waktu itu, dan jika kau pengen tau kau coba saja dengan jalang, iya gak ken? "godanya sambil melirik xian dan kenan
"Sial kau! kau pikir aku apa! "
"Hahahah! di antara kita memang kau yang selalu bermalam dengan jalang, eh sakilnya kepincut malah di bikin sakit hati hahahah! "ejek luhan lagi
"Sial kau! awas kau, kayak kau tidak saja, dan jangan lupa bagas, luxi dan kaupun sama! sama sama sering main jalang!"
"Iyaaa iya gue tahu tapi yang lebih parah tu lo yang bodohnya malah kepincut jalang hahah"tawanya lagi
"Ehh sudah, apa kalian tidak tahu jika lixian sudah melakukan lagi! "
"Apa! "ucap semuanya serempak sambil memandang xian yang nampak acuh
"Kenapa kalian melihatku? wajar dong aku melakukannya lagi akukan sudah menjadi suaminya"singahnya
"Tapi bagai mana bisa? "tanya luhan
"Ya bisa lah dia kan istriku "jawabnya dengan ketus
"Wahhhh wahhhh ternyata teman soleh kita ketagihan rupanya" ucap luhan sambil bertepuk tangan, Xian hanya berdecak malas meladeni sikap lain para sahabatnya itu jika mereka sedang bersama
"Aku tanya gimana enak kan? "
"hmmm, jelas enak, nikmat, sempit bangettt punyanya, apalagi kan cuman gue yang masukin dia"ucapnya sambil balik seperti mengoda temannya, kini giliran semua teman temannya yang berdecak malas dan setelah itu mereka kembali tertawa bersama
Memang benar antara pria tampan itu hanya xian yang tak pernah menyentuh wanita manapun bahkan dulu saat lexa dan bella menawarinya pada masa pacaran mereka untuk melakukan itupun xian menolak karena prinsipnya pantang menyentuh sebelum menikah, tapi berbanding terbalik dengan keempat sahabatnya yang ternyata pernah melakukan degan pacarnya yang suka rela menyerahkannya, dan di sini yang paling parah ialah kenan yang terkenal si playboy dingin tapi setiap malamnya ia mencari jalang, tapi dirinya malah terjerat cinta dengan jalangnya sendiri tapi malah membuat dirinya menjadi galau
"Eh bro gue ketoilet dulu "izin bagas, dan di angguki keempat sahabatnya
Saat bagas sudah selesai membuang hajatnya tanpa sengaja bagas melihat natali yang terlihat berlinangan air mata, dan bagas langsung nyamperin nata dan duduk di hadaoan wanita itu
"Nata kau menangis? kau kenapa menangis hm? "tanya bagas yang sudah duduk di hadapan nata
mendengar ada orang bertanya kepadanya, nata langsung menghapus air matanya
__ADS_1
"Ti.. tidak kak, nata tidak menangis kok cuman mata nata perih mungkin karena kena asap saja"ucapnya dengan senyum di paksakan
"Kau jangan berbohong padaku aku tau kau sedang menangis, nata walaupun kita berdua baru kenal tapi aku sudah menganggapmu sebagai adik kandungku sendiri jadi kau tidak perlu sungkan denganku"tuturnya lembut
Nata tertegun mendengar ucapan orang yang ada di depannya ini, bagai mana bisa ada orang yang mau menganggap orang yang baru di kenalnya sebagai adiknya terlebih pria dan bukan nata tidak tau jika semua teman xian adalah bukan orang sembarangan
"Ap.. apa, kakak jangan bercanda kak"
"Tidak, aku tidak bercanda, memang saat aku pertema kali melihatmu aku merasakan kau itu orang baik, dan bahkan ketika aku melihatmu aku selalu teringat alm. mommyku"ucapnya yang tiba tiba sedih
"Jadi mommy kakak sudah meninggal? "tanyanya dan di angguki bagas
"Maafin nata kak karena nata sudah mengingatkan mommy kakak"ucapnya merasa bersalah
"Tak apa, kau tidak salah, justru kakak senang karena kakak bisa melihat wajah mommy kakak walaupun di wajah istri sahabat kakak sendiri, kau tidak keberatan kan?"
"Tidak kak, mmm apa semua orangtua kakak sidah tiada?"tanyanya
"Dad masi ada, tapi dia sedang menjalani pengobatan di amerika "ujarnya
"Emang sakit apa kak? "
"Daddy sudah sakit sakitan semenjak mommy meninggal sekitar 10th lalu, dan sementara mommy meninggal karena kehilangan anak perempuannya yaitu adikku sejak 18th lalu, dan itulah mengapa daddy sekarang sakit sakitan, dia belum menemukan putrinya tapi istrinya sudah meninggal duluan, dan itu sebabnya kakak sebagai kakak kandungnya berusaha mencari adik kakak yang hilang yang sampai sekarang belum di temukan kakak tidak mau kehilangan orangtua kakak lagi sudah cukup mommy yang meninggalkan kakak"jelasnya panjang lebar
"Ternyata kakak punya adik?"tanyanya dan di angguki bagas
"Yang sabar ya kak, semoga adik kakak segera di temukan "
"Iya nat"
Di sisi lain tanpa kedua orang itu sadar xian, luxi luhan, dan kenan tengah melihat interaksi kedua orang itu yang sedang bercerita, ntah mengapa hati xian merasa panas dan mulai berpikir jika mereka ada hubungan, karena terlihat sangat akrab dan tidak ada tatapan ketakutan di mata nata tidak seperti saat nata bersama xian
"Xian? "
"Ya memang siapa lagi? Kalian sedang bicara apa tadi?"tanyanya sedikit ketus
"apa xian cemburu padaku? "ucap batinnya
"Tidak kita hanya berbicara biasa saja tak lebih"jawab bagas
"Benarkah? "tanya xian tak percaya
"Hahhh kau ini, apakau sedang cemburu terhaku? "tanya bagas
"Apa? aku cemburu ya tentu ti.... "ucapnya terpotong saat luxi kenan dan luhan menghampiri mereka
"Heyyy dagingnya sudah matang ayok kita makan sama sama, perutku sudah keroncongan "ucap luxi menegahi
Dan mereka berenampun langsung memakan dengan nikmat di temani angin malam yang begitu menembus kulit mereka tapi mereka tidak peduli mereka asik memalan, tapi lixian terus memeperhatikan nata yang terlihat mengigil
"Apa kau kedinginan?"tanya xian pada nata
"I.. iya sedikit"jawabnya
"Aku akan mengambilkanmu simut dulu sebentar"ucapnya yang ingin mengambilkan selimut di dalam, tapi belum juga melakukahkan kakinya, kakinya terhenti kala nata kembali berucap
__ADS_1
"Jangan, nata sudah selesai makan ko, dan sekarang nata ngantuk mau ke kamar aja ya"ujarnya yang di angguki nata
"Ayok kita ke kamar biar aku antarkan kamu"ajak loxian
"Kak nata ke kamar dulu ya"pamitnya kepada keempat pria tampan yang sedari tadi memerhatikan interaksi pasangan itu
"Ya, istirahat yang cukup ya"ujar bagas, dan xian malah menatap sahabatnya tajam karena bagas begitu perhatian menurutnya
"Iya kak"jawabnya, dan setelah itu xian membawa nata ke kamar mereka berdua
***
"Kau istirahat dulu aku akan mandi tapi kau tenang saja aku akan tidur di sofa itu"ucapnya smbil menunjuk sofa sedang yang ada di kamar villa itu,nata hanya mengangguk tanda mengiyakan
Saat xian ke kamar mandi nata ingin mengambil handphonenya di tas kecilnya untuk mencari tahu apa ada pesan masuk dari sahabatnya yaitu sherly, sampai sekarang sherly belum tahu tentang keadaan nata mereka berdua hanya memberi kabar masing masung tanpa memberi tahu keadaannya yg sebenarnya
tapi saat ia ingin mengambil hp bututnya, dia malah melihat kotak pemberian kedua orangtuanya yang belum sempat ia buka, dan nata malah mengurungkan niatnya untuk mengambil handphonenya dan malah membuka kotak itu karena penasaran dengan isi kotak yang belum sempat ia buka itu
"Aku bahkan sampai melupakan kotak ini untul aku buka, lebih baik aku buka sekarang "ujarnya seraya membuka kotak itu
krekkkttt(suara kotak di buka)
"Wahhh kalung ini cantik sekali, apa mama papa sengaja pmeningalkan ini untukku? "
"Hufhhh, andai mama papa masi ada mungkin nata tidak merasa sendiri ma, jika tidak mengingat anak ini mungkin nata sudah menjemput kalian ma... pa"ucapnya yang kembali sedih mengingat kedua orangtua yang sudah meninggal
"Ehh tapi kok ada foto juga si? apa ini fotoku ya? dan sungguh kalung ini cantik sekali"
nata terus memperhatikan foto bayi perempuan itu dan kalung yang ada di tangan kirinya, kalung seperti berliyan berwarna putih yang di bentuk seperti bentuk hati kecil dan di dalamnya terdapat huruf W "ehh kok di dalamnya ada huruf W ya? dan ini seperti berliyan, tapi mana mungkin papa mama bisa membelikan ini untukku? "
"Kau sedang melihat apa? "tanya seseorang yang sidah ada di belakangnya itu
"Ehh, nggk nata cuma lagi liat kalung sama foto peninggalan kedua orangtua nata, nihh isinya ternyata klung yang sangat indah"jawab nata seraya menunjukkan kalung itu kepada xian
"Kalung?" lixian terus memperhatikan kalung peninggalan kedua orangtua nata yang nampak tak asing baginya
"Rasanya aku pernah melihat kalung berbentuk seperti itu. tapi ntah di mana"
"Ahh inikan kalung murah, mungkin kamu lihat di mana gitu, dan ini kan pasti banyak juga orang yang punya seperti ini"ujarnya yang hanya di angguki lixian
"Apa kau tidak menginginkan sesuatu seperti nasi goreng lagi? "
"Tidak, nata ingin tidur"
"Baiklah kau istirahat yaa"ujarnya
Dan nata langsung tertidur dengan lelapnya.. sementara xian duduk di sofa sambil memandangi wajah damai nata
"Ntah mengapa hatiku menghangat ketika melihatmu, rasanya aku ingin memelukmu, andai pertemuan kita dengam cara baik baik mungkin aku akan mencintaimu, dan bisa berbahagia hudup denganmu selama sisa hidup ini, tapi maaf aku hanya menginginkan anak itu tapi dengan cara yang mungkin akan menghancurkan hatimu nanti, aku tau kau menginginkan anak itu juga karena kau ibunya tapi aku juga ayahnya dan aku ingin memiliki penerusku, melihatmu yang tidak mencintaiku dan ketakutan kepadaku aku melakukan hal gila ini dan tentunya akan menyakiti hatimu.. tapi kita lihat saja ntah apa yang terjadi nanti setelah kau melahirkan anak itu..."lirihnya dalam hati dan langsung terlelap di sofa sedang itu namun masi bisa untuk xian tertidur
.
.
.
__ADS_1
TBC
Maaf banget guys aku kemarin gak up, lagi nggak fit hmm maklumlah cuacanya kek gini, apalagi setelah banjir huhuuuu😢 dan maaf banget kalo ceritanya masi acak acakan ya 🙏 maka dari itu aku minta komen kalian dong supaya aku tahu dimana letak kesalahan aku di mana mananya yaaa 😚