Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Kemarahan Xian (2)


__ADS_3

Sejak pagi tadi dokter sudah mengatakan jika natali sudah baik baik saja dan boleh pulang, saat ini nata sudah duduk di kursi penumpang bersama xian, sementara lae yang menyupir sejak semalam nata selalu menunduk karena malu membayangkan apa yang terjadi malam tadi dan ia bertambah malu kala xian mengendong nata dari ruangan inapnya sampai di mobil, dan hal itu sontak saja membuat semua orang menatap iri dan memuja mereka


Banyak yang mengatakan jika xian suami yang siaga, seperti saat ini xian begitu bersikap posesif ia membawa nata di dekapannya


Nata sedikit risih karena ia belum terbiasa tapi ia membiarkannya saja tanpa menolak karena dalam hatinya ia merasa nyaman dalam posisi seperti ini namun ia malu karena ada lae yang sejak tadi tersenyum melihat ulah xian


Tak berapa lama akhirnya mereka sampai di rumah xian den xian langsung turun dan dengan sigap xian langsung mengangkat nata membawa nata ke gendongannya


"Kak... a-aku bisa jalan sendiri"ucap nata dengan pipi merona karena semua asisten dan penjaga menatap mereka dengan tersenyum


"Jangan ngebantah! "


"Ta-tapi apa kakak gak ngerasa cape kan aku berat? "tanya nata polos


"Mpttttt hahahah! "tawa xian langsung pecah


"Loh kok ketawa si?"tanya nata bingung


"Kamu berat? kata siapa?"


"Aku"


"Sok tau badan kerempeng kayak gini padahal setau aku ibu hamil tuh harusnya berat badannya naik seiring pertumbuhan janin"ucap xian dengan sedikit mengejek


Nata yang mendengar xian berucap seperti itu hanya tersenyum kikuk karena jujur ia merasa malu, tapi dalam lubuk hatinya nata baru sadar ternyata sikap xian tidak seburuk waktu ia mengenalnya xian akan hangat dengan orang di dekatnya yah seperti sahabatnya kenan, bagas, luxi dan luhan


Tanpa basa basi lagi xian langsung berjalan memasuki rumahnya di sana sudah ada bi inah yang menunggu


"Syukurlah nona bail baik saja, maafkan bibi ya non, tuan"ucap bi inah yang hanya dapat anggukan dari xian nata hanya tersenyum sambil menganguk


"Tolong siapkan makanan untuk aku dan nata nanti antarkan ke kamar saja ya bi"


"Baik tuan"


Xian langsung membawa nata ke kamarnya dan merebahkan nata pelan pelan di ranjangnya


"Kamu istirahat dulu ya aku keluar sebentar "ucap xian dan mengecup pucuk kepala natali


"Iya"

__ADS_1


Setelah mendapat persetujuan dari nata xian langsung keluar dan mengunci kamarnya agar nata tidak mendengar apa yang ia akan lakukan nanti


Dengan suara tegas xian memangil asisten lae yang sedang duduk yang hendak meminum kopinya namun tidak jadi karena panggilan tuannya


"Lae"


"Iya tuan? "


"Suruh semua penjaga keamanan dan pelayan kumpul di sini sekarang dalam waktu 3 menit!!"ucap xian dengan suara tegasnya


Semua penjaga dan pelayan nampak pucat tak terkecuali bi inah yang tau sikap tuannya seperti apa jika sedang marah, ia tau tuannya akn membahas prihal kejadiam kemarin walaupun bi inah sudah di anggap keluarga oleh xian tak menutup kemungkunan ia juga kena semprot


Semua penjaga keamanan dan pelayan langsung berlari berhadapan dengan xian yang sedang duduk di single sofa dengan tatapan tajam siapapun akan merasa takut melihat tatapan horor itu


"Siapa di sini yang mejaga keamann kemarin saat kejafian itu? "tanya xian to the point saat semuanya sudah berkumpul


Semua para pelayan dan petugas keamanan sling melirik satu sama lain, xian sngat geram karena tidak ada yang menjawab pertanyaannya


"saya bilang siapa orang yang menjaga kamarin!"ucap xian lagi dengan nada penuh penekanan, namun tidak ada yang berani berucap


"Apa kalian bisu hah! JAWAB SIALAN! "bentak xian marah dengan mengebrak meja kaca di depannya membuat meja itu pecah dan melukai tangan xian tapi rasa marajnya tidak membuat ia merasa sakit, bi inah dan semua orang di sana termasuk asisten lae terkejut karena melihat tangan xian yang sudah berlumuran darahnya sendiri


saat sudah di depan orang itu xian langsung memukulnya dengan keras sampai penjaga itu terhuyung ke belakang, penjaga itu tidak melawan karena ia tahu ia salah mengizinkan orang masuk walaupun itu ibu tuannya sendiri padahal ia sudah di pringatkan


"Apa kamu bosan kerja di sini hah! "ucap xian mencekram kemeja yang di kenakan petugas itu


"Ti-tidak tuan, tolong ampuni saya saya hanya takut pada saat itu nyonya mengancam saya, tolong jangan pecat saya tuan istri saya sedang hamil"


"Apa peduli ku hah! istriku juga hamil dan kami hampir kehilangan bayiku karena kalian tidal becus belerja!"


"Maaf tuan saya salah tolong maafkan saya"ucap petugas keamanan itu dengan wajah momohonnya


Xian langsung melepaskan cengkramannya dan bertanya siapa lagi yang bertugas waktu itu dan pejaga itu menunjuk temannya yang lain dan xin langsung memukul mereka


Bugh


Bugh


Bugh

__ADS_1


Xian langsung memukul semua penjaga keamanannya yang berjumblah 10 orang yang berarti semuanya mendapatkan bogem mentah dari xian


dengan rahang mengeras xian mentap semua orang di sana


"Jika klian sudh bosan bekerja dengan saya silahkn angkat kaki! saya memberi gaji tinggi kalian untuk menjaga keamanan semuanya tapi apa yang kalin lakukan hah! saat istriku di perlakukan seperti itu dimana kalian?! taruh di mana otak kalian hah! apa saya harus menjelaskan tugas kalian lagi?! saya sudah bilang jika kalian harus menjag nata jika dia sedang berada di dekat orang lain! "ucap xian dengan penuh penekanan di setiap katanya


"Maafkn kami tuan karena kelalaian kami, tolong jangan pecat kami tuan"


"Jika kejadian seperti ini terulang jangan harap kalian bisa bekerja di sini dan di tempat manapun! "ucap xian lagi dengan sorot mata tajamnya


"Dan saya benar benar kecewa dengan kalian "tunjuk xian kepada semua pelayan di sana


"Apa karena saya tidak menyuruh kalian memberi natali makan kalian enak enakan hah?! apa kalian tau kondisi kehamilannya bagai mana bisa saat usia kandungan dia bertambah kodisi gizinya tidak baik? "kali ini xian berucap dengan suara seperti akan menangis tanpa lupa sorot mata yang masih tajam


"Maafkan kami tuan"ucap semua pelayan di sana tak terkecuali bi inah yang sudah meneteskan air matanya karena ia tidak becus menjaga nona mudanya


"Lae kau urus semuanya, siapkan ahli gizi dan dokter kandungan terbaik di negara ini, kau tau apa yang harus kau lakukan"perintah xian dan langsung pergi tapi sebelumnya ia meminta bi inah membawa makanan yang ia suruh tadi xian tau bi inah tidak salah tapi karena kemarahannya semua penjaga dan pelayan di sana terkena dampaknya


setelah tuannya pergi lae langsung memberi hukuman tapi tidak dengan bi inah hanya para penjaga yang mendapat hukuman berat ia tau tuannya tak akan memecat mereka karena mereka penjaga terbaik jadi lae hanya memberi hukuman untuk mereka ntah apa yang ia lakukan namun mata lae sangat gelap memancarkan kemarahan matanya lebih gelap dibandingkan dengan xian


Sebelum masuk ke kamarnya xian terlebih dahulu mengobati lengannya di ruang kerjanya dan setelah itu ia ke kamar menemui nata yang ternyata sedang menonton salah satu drama yang di tayangkan


Cklekk


"Loh kok kamu gak istirahat hm? "tanya xian lembut dengan mengusap kepala nata


"Aku udah banyak istirahat di rumah sakit masa iya harus istirahat lagi aku cape pingangku pegal"


"Yaudah nanti aku pijiti ya, tapi kamu harus makan dulu stelah itu minum obat dan vitaminnya ya"


"Iya kak"ucap nata dengan senyum manisnya tapi mata nata terkejut melihat tangan xian


.


.


.


TBC

__ADS_1


Maaf ya kalo gak enak di baca 😆


__ADS_2