Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Exstra Chapter 10 (END & HAPPY ENDDING)


__ADS_3

Setelah mengetahui kehamilan istrinya kembali Xian langsung memastikannya ke rumah sakit untuk melakukan USG pertama


Saat ini Natali tengah berbaring di berangkat rumah sakit khususnya di ruangan dokter kandungan


"Wah sudah lama tidak bertemu tuan Xian dan nona natali, eh sekalinya bertemu nona ternyata hamil lagi"Ucap dokter Maya yang memang sudah menjadi dokter pribadi nata semenjak hamil lano dulu


"Apa ini benar istriku hamil lagi dok?"


"Iya tuan Xian dan nona natali, Selamat kalian akan menjadi orang tua kembali coba kalian lihat ke monitor itu anak kalian mereka baru sekitar berusia 6 Minggu menurut penghitungan dari terakhir kali nona mengatakan ia menstruasi"jelas dokter Maya


Baik Natali dan Xian sama sama tersenyum penuh kebahagiaan akhirnya yang ditunggu-tunggu mereka datang juga


namun nata merasa jangan dengan layar di monitor yang menampakan bayinya yang masi kecil di dalam perutnya


"Dokter Maya kenapa di lihat dari monitor itu aku seperti mengandung bayi kembar, apa itu benar atau apa itu?"Tunjuk Natali untuk dokter Maya


Xian mengerutkan alisnya, bayi kembar?


"Wah iya nona, ternyata anda mengandung bayi kembar saat ini, saya sampai tidak melihatnya karena posisi bayinya terhalang yang satunya'


"Ap-Apa maksudnya kita nanti akan memiliki anak kembar maksudnya seperti itu dok"


"Iya tuan, saya ucapkan selamat lagi karena saat ini nona nata sedang hamil anak kembar"ucap dokter Maya, mata Xian langsung berkaca kaca mendengarnya dia sampai bingung mau berkata apa lagi ia hanya langsung mengecup kening Natali berulang ulang sambil memanjatkan kata terimakasih untuk istri cantiknya itu


"Terimakasih sayang"


sementara Natali dia bingung, setahunya dia tidak memiliki keluarga yang kembar dan setahunya Xian juga tak pernah bercerita jika ia memiliki keluarga yang kembar


setelah dokter Maya membersihkan bekas gelnya, Natali turun dari berangkat di bantu oleh Xian


"Maaf dok kenapa saya bisa hamil anak kembar, soalnya saya tidak memiliki keturunan kembar dalam keluarga saya"tanya Natali kepada dokter Maya


"Mmmm sayang, maaf sebelumnya aku tidak pernah cerita bahwa dulu sebenarnya aku memiliki kembaran namun saudaraku dia meningal setelah lahir beberapa jam karena gagal nafas"ucap Xian yang ia juga baru ingat jika mommynya pernah bercerita jika dulu ia kembar namun sayang adik Xian harus meningal terlebih dahulu setelah lahir untuk beberapa jam


Mendengar itu Natali kaget, kenapa baru sekarang Xian bercerita?


"Maaf sayang aku lupa untuk menceritakan hal itu maaf ya, aku tahu apa yang kamu takutkan tadi tapi percayalah jika hal itu tidak akan terjadi untuk kedua kalinya, aku mohon maafkan aku ya"ucap Xian tulus, mendengar penjelasan itu Natali tersenyum dan mengangguk


Xian tahu apa yang di fikirkan oleh Natali jika ia hamil anak kembar tanpa turunan bagaimana bisa? ia takut Xian akan berburuk sangka seperti dahulu yang mengatakan jika ia selingkuh namun ternyata dari keturunan Daddynya yang mewarisi gen kembar


Setelah berdebat ringan itu Xian dan Natali kembali pulang sepanjang perjalanan Xian terus mengusap perut Natali ia semakin bahagia mengetahui jika Natali ternyata mengandung anak kembar



"Terimakasih sayang"lagi dan lagi Xian mengucapkan kata terimakasihnya untuk Natali


"Kakak sangat bahagia sekali?"


"Tentu sayang, dulu saat kamu hamil lano aku mengharapkan kamu mengandung bayi kembar tapi ternyata tidak dan apa kamu tahu? jika aku dulu selalu ingin menjadi Daddy"


"Kenapa?"


"Saat aku sekolah dulu aku selalu di tingaklan oleh Daddy dan mommy karena urusan pekerjaan dan pada saat itu aku melihat suatu keluarga yang bahagia saat menghadiri kelulusan anaknya, dan pada saat itu juga aku bertekad jika aku akan menciptakan kebahagiaan itu bersama istri dan anakku nanti dan ketika aku berpacaran aku sangat serius dengan pacarku berharap kita akan berjodoh dan memiliki keluarga yang bahagia"


"Tapi saat anak dan istri sudah aku dapatkan aku malah menyia nyikan kamu dan lano, maaf atas perlakuan aku dulu sayang, aku janji aku akan memberikan kalian keluarga yang bahagia, dan aku janji untuk selalu ada di kehamilan kamu"ucap Xian, Natali hanya tersenyum dengan tatapan haru ia percaya jika Xian akan menetapi janjinya


"Kamu suami dan Daddy terbaik kak, Love you Daddy"ucap Natali yang langsung memeluk Xian


"Kamu memangil aku apa tadi?"


"Daddy, apa kamu tidak suka Daddy?"Xian tersenyum dan mencubit hidung Natali


"Panggil aku seperti itu kala dengan anak anak kita sayang"


"Yes Daddy"


keduanya tertawa bersama selama perjalanan itu hanya menyisakan keronmantisan bagi keduanya, sang supir yang sudah lama bersama Xian terharu melihat tuannya kembali bahagia dan tertawa lepas seperti itu hanya dengan sebuah candaan kecil


"Ternyata nona alasan di balik kebahgiaan tuan Xian, Syukurlah setidaknya tuan Xian tak pernah merasakan kesepian seperti dulu saat ia kecil"ucap batin pak supir


"Selamat ya tuan dan nona"ucap pak supir


"Terimakasih pak"jawab Xian


...****...


Xian sangat bahagia sampai Sampai seluruh karyawan di perusahaannya mendapatkan bonus, Seluruh keluarga sudah mengetahui jika Natali tengah hamil kembali Daddy wingson yang memang menginginkan cucu itu sangat antusias ia akan berencana untuk tinggal di rumah nata dan Xian selama kehamilan putrinya, begitupun dengan tuan namoung yang takkalah bahagianya karena ia akan mendapatkan cucu kembali, nyonya yenli juga tak kalah bahagia mengetahui Natali hamil kembali namun ia masih belum berani menampakkan wajahnya di depan Xian karena ia takut Xian akan marah dengannya


Xian dan Natali mengadakan pesta kecil kecilan yang hanya di hadiri sahabat sahabatnya di halaman belakang rumah mewah itu


"Apa benar kamu hamil lagi sayang?"tanya Bagas yang masih tak percaya jika Natali hamil lagi


"Iya kak aku saat ini sedang mengandung kak"


"Lo kenapa si gas kok kaya gak percaya gitu sama Adek Lo kalo dia hamil lagi, lagian Xian ini sudah lebih pro dari Lo kok gas"ucap canda luxi


"Ya bukan gitu maksudnya berarti gue siap siap ngasuh keponakan lagi dong, ini aja satu maunya nempel terus"


"Uncle tak mau Ano Deket Deket uncle?"celetuk lano yang memang berada di gendongan Bagas


"Emhhh nggak gitu sayang, uncle seneng ko Deket Deket lano, tadi uncle bercanda doang serius deh jangan marah ya?"bujuk Bagas namun dengan tingkah lucunya lano pura pura ngambek dengan menyilangkan tangannya


"Lano gak boleh gitu sama uncle"ucap Xian yang melihat Bagas panik karena melihat lano ngambek


"Habisnya uncelnya Daddy, pokonya lano ngambek sama uncle lano gak mau bantuin uncle lagi"


"eh iya sayang maafin uncle ya tapi jangan gitu dong, nanti uncle beliin ice cream deh yang banyak buat lano"


"Gak mau kata mommy telalu makan ice clem buat batuk"


"Nggak sayang MMM, apapun deh yang di minta lano uncle janji buat beliin ya Pleaseee sorry boy"rayu Bagas


"Promis? uncle mau ngabulin apapun yang lano mau?"


"Promise"


"Okeyy"


Hufhhhh,


Bagas tersenyum lega sedangkan semuanya hanya tertawa melihat tingkah Bagas


"Makanya nikah gas, kamu ini adaik kamu udah mau punya anak lagi kamu masih jomblo"


"Siapa bilang aku jomblo dad? ini juga lagi usaha"


"Halah usaha terus maksudnya usaha buat buang buang benih gitu?"


"Eh nggak dad, Bagas udah lama loh gan gitu, buat menantu nanti juga Daddy tahu sendiri kalo waktunya tepat iya gak lano?"


"Hu'um, opah kata uncle nanti bakal bawaain onty cantik buat Ano"


Semuanya tertawa mendengar jawaban lucu lano


Mereka semua menikmati acara pesta kecil kecilan itu namun sayangnga Sherly selaku sahabat Natali tidak bisa hadir dikarenakan ia sudah harus kembali ke negara F untuk perkuliahannya yang sebantar lagi wisuda


"Mommy kata uncle Ano bakal punya dedek bayi?"kata lano yang mendekati mommynya


"Iya sayang, apa lano bahagia?"


"Tentu mommy, Ano pengen punya dedek bayi Ano mau jadi aka, tapi mommy Dede bayiny di mana kok Ano gak liat cih?"


"Dede bayiny masih ada di dalam perut mommy sayang kita tunggu delapan bulan lagi Dede bayinya bakal keluar okey?"


"Kenapa di dalam pelut mommy?"


"Dulu juga lano kaya gitu sayang, sebelum lano lahir ya lano di dalam perut mommy dulu nanti kalo sudah waktunya bakal keluar "jelas Xian yang langsung gendong lano, lano langsung mengangguk


"Kalo gitu Ano mau dengel Dede bayi di dalam pelut mommy"


Xian langsung memposisikan telinga lano di perut Natali yang masih rata


"Kok gak kedenger apa apa mommy?"


"Dede bayinya masih kecil sayang nanti kalo udah besar lano bakal bisa lihat Dede bayi gerak di perut mommy"


"Benarkah Daddy?"tanya lano ke Daddynya, Xian dengan tersenyum mengangguk


"Oh iya kita juga mau ngasih surprise buat kalian"


"Apa itu ?"

__ADS_1


"Jika sebenarnya saat ini Natali tengah mengandung bayi kembar"


"Apa?!"Kaget semua orang tak terkecuali dua orang yang baru datang yang tak lain tuan Namoung dan nyonya yenli


"Wah hebat Lo xi, langsung cetak gol duoble"ucap Luhan


"Congratulation kalian akhirnya Lo jadi Daddy lagi xi"


"Hm thakyou bro"


"Nak apa benar jika kamu hamil babby twin?"tanya nyonya yenli, Xian yang melihat mommynya datang langsung menarik Natali kedalam pelukannya


"Mau apa kamu kesini?!"tanya Xian marah


"Kak..."Natali mengusap dada xian mencoba untuk membuat Xian tenang


Tiba tiba suasana yang tadinya bahagia berubah menegangkan, karena mereka semua tahu jika Xian dan mommynya sama sama belum berdamai


"Xi, maafkan mommy dulu mommy khilaf"sesal


"Cih, khilaf mommy bilang?! mommy tahu apa yang mommy lakukan itu berakibat fatal untuk nata mom?!"


"Kak sabar, ada lano"Bisik Natali, Bagas yang mengarti keadaan itu langsung mengajak lano untuk keluar


"Lano ayo kita cari ice cream di sini gerah"Lano mengangguk dan Bagas langsung mengendong lano dan membawanya untuk membeli ice cream


"Xi maafkan mommy mommy tahu mommy khilaf, mommy hanya ingin yang terbaik buat kamu pada saat itu tapi mommy sadar sekarang jika nata memang menantu terbaik buat mommy, tolong maafkan mommy mommy janji bakal memperlakukan nata sebaik mungkin"


Mendengar itu Xian hanya diam dia langsung pergi dari tempat itu


"Kak mau kemana?"


"...."tidak ada jawaban dari Xian ia pergi tanpa pamit


"Mommy maafkan sikap kak Xian ya, nanti buat nata yang coba bilang ke kakak"nyonya nyeli mengangguk


"Terimakasih sayang"


"Kalo gitu nata pamit susul kak Xian ya"


Natali menyusul Xian yang ternyata masuk ke dalam kamarnya, nata dengan hati hati menaiki tangga saat membuka pintu kamarnya ia melihat Xian tengah merokok di balkon kamarnya dengan membelakanginya


"Kakak..."panggil Natali yang langsung memeluk tubuh Xian dari belakang


Xian terkejut mengetahui kedatangan nata, ia langsung mematikan rokoknya dan membalikan tubuhnya


"Astaga sayang, aku lagi merokok kok kamu langsung meluk aku"


"Kakak marah?"


"Apa kamu yang nyuruh mommy ke sini?"


"Iya"jawab jujur Natali


"Aku gak marah sama kamu, hanya saja aku masih belum menerima semuanya sayang"


"Semuanya sudah berlalu kak, mommy juga udah minta maaf dan menyesali perbuatannya aku tahu mommy sebenarnya bukan orang seperti itu"


"Ini berat sayang"


"Gakpapa pelan pelan aja kak, kita buat seakan akan semuanya tidak terjadi kita mulai dari awal ya?"


Xian mengangguk dengan di barengi air mata yang tiba tiba keluar dari pelupuk mata Xian


"Maaf"kata singkat Xian sebelum ia menangis dengan memeluk Natali


"Kenapa menangis kak?"


"Biarkan aku seperti ini sayang hiks"


Nata hanya diam membiarkan Xian menangis dalam pelukannya, ia tahu Xian masih merasakan penyesalannya juga yang terjadi dulu


"Kakak harus ingat satu hal jika kakak adalah Daddy terhebat untuk lano dan suami terbaik untuk aku"


"Maafkan atas kesalahan aku dulu yang meragukan mu, aku hanya merasa aku bodoh, aku membenci mommy atas apa yang pernah kamu alami dulu, tanpa aku mengingat jika dulu akupun pernah menyakitimu bahkan meragukan darah dagingku"


"Sttt sudah kak, itukan sudah berlalu sekarang saatnya kita buka lembaran bersama anak anak kita nanti"ucap Natali, ia melepaskan pelukannya dari Xian dan mengecup kedua mata suaminya


"Bagi aku kakak adalah suami dan Daddy terbaik buat lano"


"Hallo babby twin, Daddy janji sekrang Daddy bakal nemenin kalian sampai kalian terlahir di dunia"


Cup


Nata tersenyum, ia hanya mengusap rambut Xian setelah itu Xian berdiri dan kembali memeluk juga menciumi seluruh wajah Natali


Setelah perdebatan itu Xian dan nata kembali ke bawah untuk melanjutkan acara pesta kecil kecilan itu, ia akan berusaha untuk melupakan kejadian pahit yang terjadi ulah mommynya


Semua orang nampak bahagia dan menikmati pestanya dengan di akhiri makan bersama di taman belakang rumah Xian yang sudah di hias


Luhan,luxi, Kenan dan Bagas serta Xia dan Lae mereka ikut bahagia melihat keluarga kecil Xian Dan Natali bahagia mereka berharap kisah mereka juga akan berakhir bahagia seperti Xian dan Natali


"Tuhan semoga kau lancarkan semua perjuanganku, dan semoga aku bisa sebahagia mereka"ucap doa seseorang yang melihat keromantisan Xian dan natali


...***...


Delapan Bulan kemudian ...


Suasana di pagi hari dengan di temani hujan gerimis membuat sebagian orang enggan untuk beranjak dari tidurnya apalagi jika bersama pasangan semakin membuat Xian enggan untuk ke kantor hari ini


"Kak bangun, katanya mau ke kantor sebentar"


"Aku masi ngantuk sayang, aku malas ke kantor mending temani aku tidur lagi"


"Kak ihh bangun"


"Kakak!"


"Lima menit lagi aja sayang Masi ngantuk ini, sebaiknya kamu temani aku sini "Xian tanpa sadar menarik tubuh Natali yang saat ini kehamilannya berusia sembilan bulan perkiraan Minggu depan ia akan lahiran dan rencananya besok ia akan tinggal di rumah sakit untuk persiapan persalinannya takut jika terjadi kontraksi tiba tiba


"Awhhhh kak perut aku" karena tanpa sengaja tubuhnya tertarik membuat tiba tiba perut Natali sakit


"Hmm"


"Kak perut aku Ss-sakitttt"rintih Natali tiba tiba, Xian yang mendengar itu langsung membuka matanya ia kaget melihat Natali memegangi perutnya


Beberapa detik otaknya ngeblnak karena melihat muka Natali tiba tiba merah


"Kak...awhhhh sa-Sakitttt kak"


"Astaga sayang Ap-Apa bayinya mau keluar?!"


"Sepertinya aku mengalami kontraksi kak"


"Terus ini aku gimana sayang?"


"Awhhhh sakittt kak..."


Natali mencoba untuk tidak terlalu panik ia mencoba mengatur nafasnya, namun sebaliknya Xian ia langsung turun dari ranjangnya dan hendak akan membopong Natali tanpa ingat jika tubuhnya masih dalam keadaan polos tanpa sehelai benangpun


"Kakak mau ng-apain ?"suara Natali terbata bata


" Ayo sayang kita ke rumah sakit"


"Awhhh, pakai pakaian dulu kakh"


"Astaga hampir saja"Xian dengan panik ia langsung memakai boxernya kembali dan celana panjangnya serta kaos berlengan pendek


ia langsung membopong Natali, seketika kondisi rumah mereka menjadi recok akibat tiba tiba Natali yang mengalami kontraksi sebelum waktu yang di tentukan


Daddy wingson dan Daddy namoung beserta Bagas yang memang sudah standby di rumah mereka di buat panik kala mendengar teriakan minta tolong Xian dengan membopong nata


Pada akhirnya Daddy wingson, dan daaddy namoung langsung mengantar Natali ke rumah sakit yang mereka tentukan sebelumnya bersama Bagas sementara nyonya yenli menyusul bersama lano dan Bi Inah nanti


Selama di perjalanan Natali hanya merintih kesakitan namun berusaha tenang, dengan membuang nafasnya teratur


Sedangkan Xian ia merasa bersalah karena tadi ia sempat menarik Natali kedalam pelukannya tanpa dia ingat jika Natali sedang hamil


"Awhhh sakit kak..."


"Sabar sayang sebentar lagi kita sampai di rumah sakit, Gas cepatin bawa mobilnya"

__ADS_1


"Iya ini gue juga udah secepat mungkin tapi ini kondisinya ujan kalo terjadi apa apa gimana?"


"Awhhh ssshhh"


"Sabar sayang sabar"Daddy wingson tak kalah paniknya hal ini seperti kejadian saat Bagas cerita saat mommynya hendak melahirkan nata dulu, pada saat itu ia sedang keluar negeri hendak pulang


Semua orang yang berada di dalam mobil itu panik karena Natali terus mengeluh rasa sakit karena walaupun Natali mencoba tetap tenangpun tidak bisa karena nata merasa sesuatu keluar dari selangkangannya


"Kak air ketubanku keluar..."


"Astaga, gas cepatin mobilnya!"


"Dek sabar dulu ya ini sebentar lagi kita sampai"ucap Bagas yang ikut panik, Xian sudah menangis melihat perjuangan Natali yang hendak melahirkan ia janji selamanya ia tak akan menyakiti nata atau bahkan ia tak mau Natali hamil lagi jika melihat rasanya sesakit ini saat melahirkan, ia sebagai suaminya aja tak kuat melihat wajah pucat Natali apalagi nata yang mengalaminya


setelah beberapa lama mereka sampai di rumah sakit terdekat yang memang sebelumnya sudah di booking Xian


Para petugas rumah sakit yang sebelumnya sudah di telepon oleh Daddy namoung langsung membantu Natali untuk di baringkan ke brangkar namun di tengah kepanikan itu semua tanpa mereka sadari ada wartawan yang mengenali keempat pria dari keluarga ternama itu


dan seketika beritanya heboh yang mengatakan jika istri dari Lixian Namoung putri dari keluarga wingson tengah melahirkan bayi kedua


"Tuan seperti yang saya katakan nona natali tidak bisa melahirkan secara normal karena sejak awal nona natali melahirkan secara cesar?"tanya dokter Maya yang memang di khususkan menangani Natali


"Iya dok, saya tidak peduli, yang jelas tolong selamatkan istri saya dan anak saya"


"Baiklah tuan"


"Dok apa saya boleh masuk kedalam melihat istri saya?"


"Boleh tuan, asal nanti tuan tidak menganggu konsentrasi dokter dan yang lain "


Xian mengangguk, dan masuk kedalam ruang oprasi sebelumnya ia meminta izin ke Daddy wingson, namoung dan Bagas setelah mereka mengangguk Xian memasuki ruangan oprasi namun sebelumnya ia harus membersihkan tubuhnya terlebih dahulu agar kondisi ruangan operasi tetap steril


Selama kurang dari satu jam Xian menemani Natali di ruang operasi, Xian tak berani melihat saat dokter mencoba mengeluarkan bayi mereka ia hanya menundukan kepalanya di celuruk leher natali dengan terus mengatakan kata kata romantis


"oooekkk, oooekkk ooekkk"


Saat suara tangisan bayi terdengar, Xian mendongakan kepalanya ia melihaat bayi mungil yang masih berdarah


"Bayi pertema perempuan, tulis jam dan waktunya"


Mata Xian berkaca kaca, saat melihat bayi mungil itu


Setelah lima menit dokter kembali menyerahkan bayi yang berjenis kelamin perempuan juga


"Bayi kedua perempuan"


"Ooekkk ooekkk ooekk"


Mata Xian kembali berkaca kaca ternyata kedua bayinya sesuai keinginannya yaitu perempuan, ya sebelumnya ia dan Natali sepakat untuk tidak mengetahui jenis kelamin anak mereka biar menjadi sebuah kejutan


Anak Xian dan Natali langsung di mandikan oleh suster yang berjaga, sementara dokter melanjutkan untuk kembali menjahit perut Natali setelah mengeluarkan bantal bayi atau sering di sebut Ari Ari


"Sayang itu anak kita, mereka sangat cantik sepertimu Terimakasih sayang terimakasih untuk semuanya, kini hidupku sempurna karenmu"


Natali hanya tersenyum karena ia sudah sangat lemas


Setelah beberapa lama kedua bayi Xian dan Natali selesai di mandikan


"Tuan nona ini anak kalian, keduany perempuan dan sehat mereka cantik seperti mommynya"


"bolehkan aku menggendongnya?"tanya Xian


suster itu mengangguk dan menyerahkan bayi pertama ke gendongan Xian dengan hati hati


"Hi my beautiful girl ini Daddy sayang, kamu cantik kaya mommy,cup "


Setelah menyapa bayi pertema Xian langsung kembali menyerahkan bayinya kepada sang suster dan ingin menyapa bayi keduanya


"Hi sayang anak Daddy, nah ini kamu matanya kaya Daddy, tapi kamu secantik mommy kamu,cup"


Setelah mengecup keduahya dokter menyuruh para perawat untuk meletakan bayi nata dan Xian di dada natali untuk skin to skin guna membangun ikatan batin, membantu proses menyusui dan mebuat bayi agar lebih tenang


Mata Natali berkaca kaca melihat kedua buah hatinya sehat dan selamat selama tiga puluh menit bayi itu di letakan di dada natali yang tanpa terbungkus benangpun


"Terimakasih sayang, aku sangat mencintaimu "ucap Xian yang tak berhenti mengucapkan kata terimakasih untuk Natali dan kata cintanya  


Setelah melakukan skin to skin di dada mommynya saatnya melakukan skin to skin ke Daddynya guna membangun ikatan batin juga


"Ututttt Anak Daddy"


Sedangkan orang di luar saat mendengar tangisan kedua bayi kangsung merasa lega


"Glndma apa itu cuara Dede bayi Ano?"


"Iya sayang itu suara Dede bayinya, lano sekrang udah jadi kakak"


"Asiikkk Ano jadi kakak omaa"


"Tapi kenapa mereka sangat lama di dalam?"tanya tuan wingson


"Mungkin dokter sedang menyuruh mereka untuk melakukan skin to skin"


"Syukurlah artinya proses berjalan lancar "


...***...


Semua anggota keluarga sudah berkumpul di ruang rawat Natali, tak terkecuali sahabat sahabat mereka terutama Sherly yang sudah kembali, ia yang paling antusias saat mengetahui jika Natali melahirkan


"Wahh bayi kalian sangat cantik, hiks andai aku punya anak laki laki aku ingin mereka di jodohkan dengan anakku tapi sayang nikah saja Belum apalagi punya anak"


"Makanya cepat nikah dong sher"ucap Natali


"Gimana mau nikah orang belum di kasi kepastian Mulu"Grutu sherly yang melirik salah satu laki laki di ruangan itu


"Keponakan gue cantik sii untung gak mirip Daddynya"celetuk Bagas


"Enak aja lo kalo ngomong lihat tuh matanya, alisnya semuanya mirip gue"


"Cih semoga akhlaknya mirip mommynya ya sayang ututt"


"Mommy, Daddy apa kakak Ano boleh gendong Dede bayi?"tanya lano yang langsung menyebut dirinya kakak membuat semua orang tertawa


"Boleh sini kakak Ano duduk dulu nanti Daddy yang letakin Dede bayinya"


Lano dengan senanga hati duduk di ranjang Natali setelah itu Xian meletakan bayi itu di gendongan lano, lano dengan hati hati mengendong adik perempuannya itu


"Hayoo Dede bayi, ini kakak Ano, kamu nanti manggil aku kakak Ano ya"ucap lano lucu


"Tapi nanti kalo tidak ada orang dewasa kakak Ano gak boleh ya gendong Dede sembarangan takut nanti dedenya sakit"


"Iya Daddy, kalo gitu kakak mau gendong Dede bayi yang satunya"


Xian langsung meletakan kedua bayinya dan bayi pertama yang langung di gendong Natali


"Hallo Dede bayi, ini kakak Ano, kamu nanti manggil aku kakak Ano ya"


"Yeyyy Ano punya dedek bayi dua, meleka cantik cepelti mommy"


Semua orang yang berada di dalam ruangan rawat Natali tertwa bahagia melihat tingkah lucu lano


"Oh iya ngomong ngomong apa kalian susah menyiapkan nama untuk kedua cucuku ?"tanya nyonya yenli


"sudah mom"


"Wah siapa itu?"Xian melirik Natali yang tersenyum menganggukan kepalanya


"Namanya untuk bayi perempuan pertema ialah Lillyana Angelia Putri Namoung"


"Dan bayi kedua perempuan adalah Iriana Angelia Putri Namoung"


Kedua nama Putri mereka memeiliki atri yang bagus, semuanya nampak bahagia terlebih Xian dan Natali karena di berikan keluarga yang lengkap anak laki laki dan kedua bayi perempuan


Namun di balik kebahagian mereka tidak ada yang tahu jika dari salah satu mereka yang ikut berbahagia memendam sebuah masalah rumitnya dalam percintaan mereka


...TAMAT...




__ADS_1



Bonus pict


__ADS_2