
Dua Minggu kemudian
Pemandangan laut yang indah di sore hari menemani Xian dan Natali yang tengah duduk di pasir putih dengan natali yang menyandar di dada bidang Xian, sesuai ucapan tuan wingson dua Minggu lalu jika ia akan memberikan tiket Honeymoon untuk Xian dan Natali di tambah memang selama ini Xian belum pernah mengajak Natali honeymoon ke tempat tempat romantis atau tempat yang ingin di kunjungi
Ya sesuai omongan Daddy wingson saat ini keduanya tengah menikmati sunset pantai maladewa dengan pakaian pantai mereka, malam tadi mereka baru sampai di negara yang memiliki pantai favorit orang orang di dunia, siapa yang tidak tahu Maldives? dengan pantai indah dan terkesan romantis untuk pasangan yang sedang berbulan madu seperti Xian dan Natali
Keduanya sangat senang berkunjung ke salah satu destinasi wisata yang dulu menjadi impian Natali, namun sayang Daddynya tidak mengizinkan sang putra ikut bersamanya sehingga Natali hanya berdua bersama Xian menikmati indahnya seperti apa bulan madu
"Apa kau senang sayang?"
"Aku senang karena akhirnya aku bisa menikmati pantai negara ini kak, tapi aku akan jauh lebih bahagia jika lano bersama kita, bermain pantai bersama seperti keluarga yang harmonis"Jujur Natali, Xian langsung menatap nata
"Apa kau merasa kita bukan keluarga harmonis HM?"
"Tidak bukan itu maksudku kak, aku hanya sedih meningalkan lano bersama Daddy dan kak Bagas bagaimana jika ia makan? siapa yang akan menyiapkan ia makanan?"
"Maafkan aku sayang, tapi lano sendiri yang tidak ingin ikut dengan kita"
"Yah dan itu karena Daddyku, tapi aku bahagia kak karena aku kesini datang bersama seseorang yang aku cintai"ucap Natali dengan memeluk Xian, Xian tersenyum dan membalas pelukan Natali dan tak lupa mengecup kepalanya
"Aku janji suatu saat kita akan kembali ke sini bersama anak anak kita, saat ini kita nikmati bulan madu kita sayang"
"Love you kak"
"Aku jauh lebih mencintaimu sayang"
"Terimakasih karena sudah menjadi sosok laki laki yang menerima aku, kemanjaan ku, dan menjaga aku, terimakasih telah menjadi Daddy terbaik di dunia yang mencintai lano dengan seluruh nafas kakak, jiwa kakak, kakak adalah laki laki hebat aku beruntung dapet suami kaya kakak"ucap Natali dengan menatap manik mata xian
"Kamu salah sayang, aku yang beruntung dapet kamu, kamu baik hati, ramah,lembut, penyanyang, pintar, mommy terbaik untuk lano, dan kamu wanita tercantik yang pernah aku temui, Aku sangat mencintaimu dan lano sampai seluruh nafas dan jiwaku habis, jangan pernah tinggalkan aku lagi aku tidak akan bisa hidup tanpa kamu sayang, jikapun suatu saat nanti maut datang, aku ingin nyawaku yang Tuhan ambil dulu, aku tidak akan siap melihat kau meningalkan aku, jika boleh aku ingin kita selalu bersam selamnya melihat lano menikah dengan wanita yang di cintainya, dan memilik anak sampai kita di sebut kakek dan nenek"ucap Xian haru dengan panjang kali lebar, Natali tak kuasa menahan haru atas ucapan Xian
"I Love You LiXian Namoung"ucap nata pelan, Xian sedikit terkejut karena baru pertama kali Natali menyebutkan namanya dengan panjang, natali langsung memeluk lagi Xian dengan erat
"Kau sudah mulai berani ya"canda Xian di tengah pelukannya bersama natali
Di tenagh candaannya Natali baru tersadar jika sejak tadi ia tak melihat orang lalu lalang di sekitarnya
" Kak kenapa di sini hanya kita berdua saja? kemana orang lain? bukannya pantai ini biasanya ramai dengan pasangan?"
"Emang hanya kita berdua sayang"
"Aku yang menyewa seluruh tempat yang akan kita kunjungi, jadi tidak akan pernah ada orang yang berkeliaran di area sini bahkan semua penginapan dari A sampai Z itu sudah aku sewa"
"Kenapa? bukannya akan lebih ramai jika banyak orang?"
"No karena aku tidak akan pernah membiarkan tubuhmu di lihat"
"Kakak ini maksudnya giamana si?"
" Aku akan menyetub***imu di tempat tempat yang tak pernah kau duga sayang" Bisik Xian
Natali membukatkan matanya
"Dasar Mes*m!"teriak Natali
"Mes*m dengan istri sendiri boleh loh sayang, emang kamu mau aku mes*min wanita lain?"
"Awas aja kalo sampe iya, aku gak mau ya tubuh kakak terbagi"
Cup
Xian mencium bibr Natali ringan, Xian kembali mengacak acak rambut Natali
"Kak.."
"Hmmm?"
"Jangan pernah memotong rambut ya udah kaya gitu aja"
__ADS_1
"Kenapa emang?"
"Nggak aku suka aja liatnya, kakak keliatan dewasa "Ucap jujur Natali karena memang ia lebih menyukai Xian yang bermbut gondorng karena Natali fikir tidak akan ada gadis lain yang memandang Xian lagi
"Kalo aku potong gimana?"
"Kakak gak boleh tidur di kamar sebelum rambut kakak panjang lagi"ancam Natali, Xian membulatkan matanya
"Kok kamu gitu sih padahal cuman rambut aja, tapi iya aku janji gak bakal potong rambut kecuali kamu sendiri yang nyuruh aku potong asal...."ucap Xian mengantung ucapannya
"Asal apa?"
"Kita ber**nta di sini mau nggak?"
"Gak gak mau itumah mau kakak"
" Ayo dong sayang sekali ini aja, kita coba hal baru selama tidak ada lano di sini"
" nggak kak malu, nanti kalo ada orang yang lihat gimana?"
"Gak akan sayang"
"Tapi.."
"Mau ya.."Ucap Xian memelas, natali yang tak tega melihat suaminya seperti itu hanya mengangguk pasrah hal itu sukses membuat Xian kesenangan
Tak banyak kata lagi xian langsung mel*mat bib*r natali dengan lembut cukup lama kedua bibir mereka bertautan sampai nafas keduanya habis
Xian mencium kening Natali lembut dan perlahan lahan Xian membaringkan Natali, kali ini permainan yang Xian buat sangat lembut dan penuh Kejati hatian membuat suasana menjadi lebih romantis dan in*im bagi keduanya Natali hanya pasrah di bawah Kungkungan Xian yang bekerja dan mengakses setiap inci tubuhnya yang saat ini tanpa Natali sadari ia dan Xian sudah tak memakai sehelai benangpun di tubuhnya, tanpa tunnggu lama Xian melakukan apa yang seharusnya ia lakukan
Keduanya mel"nguh di bawah bintang bintang yang terang di malam hari di atas pasir putih dengan di iringi suara ombak laut yang menjadi saksi percintaan romantis yang Xian lakukan bersama Natali, tak henti hentinya keduanya melenguh, Xian tak pernah puas selama dua jam ia tak memberi ampun Natali yang sudah merasa lelah dan setelah beberapa lama keduanya mencapai puncak masing masing
"Terimakasih sayang" ucap Xian dengan mengecup kening Natali lembut, setelah itu Xian kembali memakaikan pakaiaan ke tubuh Natali dan memakai pakaiannya kembali ia membopong Natali untuk kemabli ke kamar mereka
"Kita lanjutkan di kamar sayang"ucap Xian, namun Natali hanya mengangguk pasrah karena ia ingin segera hamil kembali
Selama tujuh hari ia berbulan madu yang mereka lakukan hanya bercinta sepuas yang mereka mau dan di manapun yang Xian mau lakukan bersama Natali mereka hanya berjalan jalan di pingir pantai, makan dan setelah itu kembali bercinta sampai sampai mereka tak sadar jika handphone mereka masing masing tidak ada yang di aktifkan
...***...
Sedangkan di negara lain, seorang anak kecil yang sedang menangis karena tidak ada kabar dari mommy dan Daddynya
Bagas yang menjadi pengasuh dadakan untuk keponakannya merasa pusing karena tangisan lano
"Hikss uncle mommy Daddy mana katanya mau buat Dede bayi tenapa mereka lama uncle"
"Udah ya jangan nangis, masa jagoan uncle nangis si? nanti juga mommy sama Daddy telepon mungkin mereka sibuk"
"Sibuk buat Dede bayi?"
"Enghhh iya sibuk buat Dede bayi, jadi lano jangan nangis mau gak uncle ajak jalan jalan di mall kita beli ice cream gimana?"
"tapi nanti mommy Daddy pulang bawa Dede bayikan uncle"
"Shitt sialan si Xian pasti ini ulahnya bisa bisa mereka gak aktifin handphonenya, apa yang harus gue katakan!"
"Engghhh gini sayang buat Dede bayi itu emang lama kalopun pulang mommy kamu gak mungkin langsung bawa Dede bayi buat lano, tapi tenang aja uncle yakin mommy pulang pulang nannti langsung bawa Dede bayi buat lano"
"Sekarang uncle ajak jalan jalan mau?"
"hu'um"angguk lano
Di tengah kesibukannya Bagas memang lebih memilih menjaga lano karena sang Daddy yang sudah kembali ke negara S karena ada permasalahan yang tidak bisa di jabarkan, beruntung dua hari jni ia sedikit di bantu oleh Sherlly dan luxi yang sering main ke sini menemaninya sedangkan urusan kantor ia serahkan semuanya ke kalai tangannya, besok Xian dan Natali baru berencana akan pulang dan Bagas berjanji ia akan memukul kepala Xian yang saat ini menjelma menjadi adik iparnya karena selama tujuh hari tidak ada kabar dari mereka
...***...
Pagi harinya Natali terbangun tanpa pakaian bersama Xian yang selalu memeluknya, hari ini jadwal mereka untuk segera pulang, nata menatap wajah damai Xian yang sedang tertidur, nata terkekeh karena banyak tanda merah di leher Xian akibat ulahnya ia masih tak menyangka jika ia akan memeiliki kehidupan seperti ini, kehidupan yang tak pernah ia fikirkan, ia fikir ia akan menikah dengan orang sederhan dan hidup bahagia tetapi nyatanya tuhan terlalu baik ia menikah dengan seseorang yang sangat berpengaruh sekaligus hebat dan mendapatkan anak yang cerdas serta memeiliki keluarga kandungnya namun di balik rasa bahagia itu hatinya masih mengganjal akibat Xian yang belum bisa memaafkan mommynya yang sudah menyakitinya, demi tuhan Natali sudah memaafkan mertunya itu mungkin ia hanya takut harus berhadapan kembali dengan nyonya yenli
__ADS_1
"Apa aku sangat tampan sehingga kau tak mau berpaling sayang?"
Natali kaget mendengar suara Xian, ia replek menyentuh pipi Xian
"Kakak sudah bangun dari tadi?"
"Hmm, aku kira aku akan mendapatkan morning kiss saat aku tertidur ternyata hanya tatapan"
"Astaga kakak!" pekik Natali tiba tiba dan langsung bangun dari tidurnya, ia langsung mencari handphonenya tanpa mengingat jika ia saat ini tak memakai pakaian sehelai benangpun
"Kenapa sayang?"
"Kakak ihhh kita melupakan untuk mengaktifkan handphone, bagaimana jika lano menelepon kita"
"Maaf sayang aku juga lupa" Xian hanya mengatur garuk tengkuknya yang tak gatal degan senyuman tanpa merasa bersalahnya karena bagaimanapun ini salah satu rencananya agar bulan madunya tidak di ganggu oleh orang lain termasuk anaknya sendiri
Saat kembali mengaktifkan hpnya mata Natali membulat karena mendapatkan dua ratus pesan dan seratus lima puluh delapan panggilan dari kakaknya dan juga sahabat sahabatnya
"Tuh kakak ihh banyak banget panggilan yang masuk"
"Udah nggak papa sayang paling lano yang rindu kamu, toh sore nanti Kita pulang"
"Jangan di telepon kembali kita habiskan waktu kiata berdua di sini dulu sayang"ucap Xian yang mulai melangkah mendekati Natali dengan keadaan polos
" Saat ini ayo kita lanjutkan yang tadi malam"
"Apa?!!"
"Siapa suruh mancing mancing pagi pagi gini"
Dan Natali baru tersadar jika ia tak memaki pakaian sehelai benangpun
Dan akhirnya keduanya kembalj mengulang kejadian malam hari kembali setelah ituu mereka berbelanja untuk oleh oleh yang akan mereka bawa
Tepat pukul empat sore Xian dan Natali menaiki jetnya untuk segera pulang ke tanah air, sejak tadi wajah Xian dan Natali hanya terpancar raut kebahagiaan di wajahnya
Kurang lebih 8 jam waktu yang mereka tempuh menuju Jakarta pad pukul dini hari Xian dan Natali sampai di area khusus pendaratan jet Xian, Natali yang tertidur di pelukan Xianpun tak terusik Xian langsung mengendong Natali karena ia tak Mau menagnggu istrinya tidur ia mengendong nata dan masuk ke dalam mobil yang sudah berjejer menjemputnya, tepat pukul setengah dua dini hari mereka sampai di pelataran rumah mereka keadaan sudah sepi namun ternyata saat di pintu ia bertemu Bagas
"Sialan Lo enak enakan di sana anak Lo di titipin ke gue"
"Shtttt berisik istri gue lagi tidur, kalo mau ngomel besok aja gue cape abis buat bayi"ucap Xian dengan setengah berbisik dengan Natali yang masih berada di gendongan ya
"Gila Lo ya adik gue Lo apain hah sampe kecapean gitu"
"Menurut Lo gimana?"
"Shittt sialan Lo!"
Setelah itu Xian menaiki tangga menuju kamarnya dan ia terlebih dahulu membersihkan tubuhnya, sebelum tidur Xian kembali berjalan keluar ia ingin melihat anaknya lano
"Ternyata jagoan Daddy sudah tidur, Maafkan Daddy sayang karena sudah mengabaikanmu selama seminggu ini"
Cup
"Good night boy"
Xian langsung kembali ke kamarnya dan ikut tertidur menyusul Natali
"Good night sayang"
Cup
...Tau dah masih ada yang baca, kasi like, komen apa nggak yang penting sesuai req ini Masih ada part lgiš Pliss part ini di tolak Mulu makanha aga lama aku gak sadar kirain sudah terupload ternyata tertolak yaudah aku nulis lagi eh di tolak lagi nulis lagi tolak lagi dan berkahirlah seperti ini 𤣠yg masih nunggu...
...harap bersabar kakak² cantik, otornya Minggu Minggu ini di kejutkan dengan tugas yang MasyaAllah subahanaallah š„“ Do'akan dosenku agar bertobat menyudahi memberatkan tugas untuk mahasiswa eaaaa!šš¤£ eh nggak deng canda wkwkwk...
...Aslinyamah susah nyari inspirasi part ini di kumpulkan dalam satu Mingguš¤¢dan Pliss yang komen adegan hot di perjelas Mon maaf ni kak cantik, otornya belum pengalaman otornya masih nunggu lamaran pangeran cyaaaaaa š„“ š eh tapi beneran lagi nunggu wkwk...
__ADS_1