Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Harus bagaimana?


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 12 malam, tapi lixin belum pulang natali tidak bisa memejamkan matanya karena biasanya sebelum tidur lixian selalu mengelus elus perut nata hingga nata tertidur tapi sekarang xian belum pulang dan ntah mengapa sejak pagi xian tidak menelepon nata untuk menanyakan kabarnya seperti biasa, dan biasanya xian selalu pulang tepat waktu dan jika ada lemburpun ia selalu menghubungi nata tapi sekarang? jangankan telepon pesan saja tidak ada


sungguh itu membuat nata gelisah, tak berselang lama suara mobil terdengar memasuki pekarangan rumah mewah itu, nata yang tengah duduk dikasurpun langsung turun untuk keluar menyambut lixian dengan senyum cerianya


Perlahan lahan nata turun dari tangga bertepatan dengan lixian yang masuk ke dalam rumah, lixian yang melihat nata turun dari arah tangga mengerutkan kedua alisnya


"Kenapa belum tidur? "tanya lixian pada nata


"Aku gak bisa tidur"jawab nata dengan senyumannya, dalam hati nata berharap lixian akan mengajak tidur dan melakukan sesuatu yang membuat nata akan tertidur, ya contohnya mengusap usap perut nata


"Tidurlah.... "


"Iya ta..... "ucapannya terpotong saat melihat xian berjalan menaiki tangga


senyumannya pudar dan harapan nata seketika buyar kala melihat lixian langsung melewati nata dan masuk kedalam kamar


"Ada apa dengannya? "batin nata menatap punggung xian sendu


lama nata terdiam di tempat itu, dan saat sadar nata langsung masuk ke dalam kamar yang sudah 1 minggu ini di tempati ia dan xian


saat masuk kedalam kamar nata tidak melihat sosok xian namun terdengar suara gemercik air di dalam kamar mandi dengan inisiatif nata mengambilkan pakaian tidur untuk xian dan meletakannya di meja yang terletak di dalam itu, setelah itu ia langsung membaringkan tubuhnya di kasur empuk itu


Cklekkkk (Pintu kamar mandi terbuka)


munculah sosok tubuh sempurna yang hanya mengunakan handuk yang melilit di pinggangnya


lixian melihat nata sudah berbaring di ranjangnya, dan ia langsung masuk ke dalam walk in closet yang letaknya berada di dalam kamar itu, saat ingin mengambil baju xian melihat sudah ada baju lain yang terletak di meja


"Apa dia yang menyiapkannya? " seulas senyum tipis terukir di bibirnya tanpa berfikir panjang xian langsung memakai pakaian yang nata siapkan untuknya


setelah memakai pakaiannya xian langsung keluar dan langsung membaringkan tubuhnya di samping nata, xian melihat wajah cantik nata yang ternyata ada bekas air mata yang ada di sudut matanya, lixian langsung menghapusnya


dan mengusap pelan kepala nata dan mengecup singkat kening nata


"Maafkan aku.. "lirihnya yang masih terdengar nata, ternyata nata belum tertidur


dalam hatinya nata bertanya kenapa dengan lixian? kenapa ia meminta maaf apa karena seharian ia tidak mengabarinya? jika iya nata akan sangat lega karena berarti lixian tidak mengabaikannya mungkin karena ia tidak memberikan pesan karena ia sibuk


"Hufhhhh, aku harus bagaimana? sudah sejak lama aku mencari lexa dan setelah aku ingin hidup bersama nata dan anakku kenapa lexa kembali? "batin xian yang matanya masi menatap wajag cantik nata, tangannya terulur menyentuh perut nata, lixian sedikit menyibakan baju nata dan terpangpanglah perut mulus nata yang sekarang sedikit membuncit


"Hai jagoan daddy, apa kamu rindu daddy? maaf ya seharian ini daddy tidak menanyakan kabarmu, kamu baik baik saja kan di dalam perut mommy? cepat tumbuh ya daddy mencintaimu" Cup


lixian mengecup perut nata, nata yang belum tertidur merasakan sentuhan hangat dan basah itu


"Tumbuh baik baik di dalam sana, daddy sangat menantikanmu" bisiknya kembali pada perut nata seolah membisikannya kepada anaknya

__ADS_1


"apa dia hanya mencintai anaknya? hey dasar bodoh kau nata! sudah jelas sebelum pernikahan itu berlangsung ia menikah denganmu hanya demi anaknya"batin nata


setelah berbicara dengan anak yang ada di kandungan nata xian langsung berbaring di samping nata, tak berapa lama xian dan nata langsung tertidur


...***...


Pagi harinya nata terbangun dari tidurnya namun ia tidak menemukan xian di sampingnya, nata langsung membersihkan tubuhnya dan setelah itu ia turun ke bawah namun saat berada di meja makan nata tidak menemukan xian di sana, saat nata melihat bi inah tengah membereskan rumah nata langsung bertanya


"Bi, apa bibi tau xian di mana? "


"Oh tuan sudah berangkat sejak pagi non, em emang non tidak tahu? "


"Berangkat?"


"Oh iya bi mungkin karena nata masi tidur, yasudah bi terimakasih ya"


"Iya non" setelah itu bi inah izin kembali untuk bekerja


nata masi berdiri di tempat, ini baru pertama kalinya xian berangkat tidak berbicara dengan nata, bahkan waktu pulang xian hanya bertanya singkat saja meskipun xian sempat mengucapkn kata maaf


"Ada apa dengannya? baru 1 minggu ini hubungan kita membaik tapi sekarang dia? ahh mungkin dia sibuk kali ya"


...***...


Perusahaan namoung



Tangan xian terulur mengambil handphonenya dan membuka galeri dan mencari foto ia dan lexa


setelah ketemu lixian memandang foto itu


"Apa ini alasanmu meningalkanku waktu dulu? tapi kenapa kau tidak mengatakannya padaku? "lirih xian memang dalam hatinya xian masi menyimpan rasa untuk cinta pertamanya itu


(Hmm bukankah ada pepatah yang mengatakan jika cinta pertama itu sulit di lupakan? )


"Aku sudah menikah lex, apa yang harus aku lakukan? aku menyayanginya dia sekarang sedang mengandung anakku"


ya lixian hanya sadar ia menyayangi nata belum bisa mencintai nata sepenuhnya cintanya masi untuk cinta pertamanya dan mungkin bayinya


kabar lexa membuat hati xian bingung, haruskah ia meninggalkan nata dan memutuskan bersama lexa? tapi dalam hatinya xian tak rela, ia terjebak dalam kontraknya sendiri, jika ia meninggalkan nata dan kembali bersama lexa, lalu bagaimana anaknya?


lixian bahkan sudah lupa dengan rencana liciknya sebelum menikahi nata


"Aku harus bagaimana? "

__ADS_1


"Ahh tapii mungkin lexa sedang membutuhkanku! aku harus memastikannya sebelum Memutuskanny! "


Lixian langsung mengambil hpnya dan memanggil asistennya dan langsung di angkat asisten lae


"ya hallo tuan? "


"Siapkan penerbangan aku ke negara f aku akan ke sana menemui lexa, dan kau segera kembali jaga natali"


"Ta-tapi tuan... "


"Tapi apa? sudah siapkan semuanya yang saya perlukan, kau sudah selesai kan? "


"iya tuan, tapi apa anda yakin? tuan sebaiknya anda fikirkan kembali, nona nata sekarang istri tuan"


"Aku tahu dan lexa pasti sekarang membutuhkan aku lae! "


"Baik tuan" dengan terpaksa lae menyegujui permintaan xian


tut ( panggilan di putuskan)


"tuan nona nata juga membutuhkanmu"lirih lae tentu saat telepon sudah di putuskan


"Aku harus bagaimana aku takut tuan akan menyesali tindakannya, apa aku bilang saja ya sama tuan bagas? "


"tapi lebih baik nanti saja saat aku kembali, aku harus menyelidiki informasi tentang nona lexa dulu sepertinya ada yang tidak beres dengan berkas berkas informasi ini "


.


.


.


TBC


DIMOHON UNTUK BERSABAR YA BBY šŸ™


Aku lagi berusaha untuk up setiap hari nih,


aku lagi nyusun bab juga karena ini bulan puasa šŸ˜…


Aku harus cari planning b 😁


jadi mohon bersabar ya, nantikan kelanjutannya seeu next chapter bby šŸ˜ lov uuuuuā¤


mohon masukan/kritikan juga ya jika kurang gimana gitu hehe

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejaknya ā¤šŸ˜‡


__ADS_2