
Akibat semalaman menangis membuat mata nata membengkak, hari ini nata nampak diam dengan tatapan sendunya ia hanya mengurung diri di kamar
Nata hanya duduk di balkon kamarnya dengan pandangan lurus ke depan, ntah apa yang ia fikirkan tapi sesekali air matanya jatuh membasahi wajah cantiknya
Bi inah sangat khawatir dengan keadaan nona mudanya, ia mencoba menghubungi tuan mudanya atau mengirim sebuah pesan namun tidak pernah xian balas, xian hanya melihatnya saja
"*Pah mah apa papah mamah di sana hidup bahagia? mah pah, apa nana tidak berhak bahagia? apa mimpi itu akan menjadi nyata mah pah? "
"Nana hanya ingin hidup bahagia tanpa memikirkan hal hal yang tidak nana letahui Kedepannya, hidup dengan anak nana dan suami nana tapi mimpi itu bagaikan alarm untuk nana agar tidak berharap lebih dan menjauh darinya saat bayi nana lahir nanti, apa nana akan siap mah pah? nana bukan orang kuat nana hanya mencoba kuat untuk hidup nana dan cita cita nana yang belum nana capai sampai kejadian pahit itu menimpa nana dan merubah semua rangkaian rangkaian mimpi yang belum sempat nana capai*"
Note: Nana panggilan sayang mama papa natali dulu
Nata terus bermonolog dengan dirinya sendiri, dengan pandangan kedepan menatap hamparan taman halaman rumahnya
Sesaat kemudian bi inah datang
"Non, ayo makan dulu sejak malam non belum makan loh"ucap bi inah yang tiba tiba datang, sedangkan nata langsung menghapus air matanya
"Nanti saja bi, nata belum lapar..."
"Sejak malam non belum makan loh masa belum lapar non, nanti tuan marah kasian juga babbynya non kalo non gak makan"ucap bi inah sedangkan nata hanya diam menatap sendu bi inah, bi inah tau nonanya sedang tidak ingin makan jika tuannya tidak ada nata akan bisa makan jika xian meneleponnya seperti dulu
seminggu ini nata sulit sekali untuk makan, ia kadang hanya meminum susunya dan vitamin saja
"Nona harus sabar ya tuan xian pasti segera pulang, tapi non makan dulu kasian babynya, ayo sedikit saja non" nata masih diam
(Pengalaman tetangga aku itu pas dia hamil suaminya pergi ke luar kota ninggalin istrinya sementara, eh malah dia gak mau makan ternyta gitu ya 😥😆)
Bi inah terus membujuk nata yang pada akhirnya nata mau tapi saat makanan masuk kedalam mulutnya nata malah langsung berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan makanannya
"Aduhh non, kok di muntahin? apa masakannya kurang enak? "
"Tidak bi hanya saja nata memang sulit sekali menelannya rasanya begitu mual bi"keluh nata
"Yasudah kalo seperti itu minum susunya saja ya non nanti bibi buatkan dua gelas saja supaya menganjal perut "dengan lemah nata hanya mengangguk
Saat bi inah turun dari tangga ia terkejut melihat tuannya sudah pulang
"Tuan... Syukurlah tuan sudah pulang"ucap bi inah yang melihat tuannya berdiri dengan wajah datarnya
"Ada apa? "tanya xian
"Itu, anu tuan sejak seminggu nona sulit untuk makan"ucap bi inah, xian yang mendengarnya langsung melangkahkan kakinya menaiki tangga untuk segera menemui nata
Saat membuka pintu kamarnya xian melihat nata termenung duduk di kursi balkon kamarnya nata menangis
Xian menghembuskan nafas beratnya melihat nata seperti itu
"Kenapa gak mau makan hm? "tanyanya tiba tiba, nata yang mendengar suara yang sangat ia rindukan langsung berbalik memastikan apa benar itu sura xian atau bukan
Saat membalikkan badannya betapa terkejutnya nata melihat xian berdiri di dekat pintu dengan senyum tipisnya
"Kakak..."
"Kenapa gak mau makan hm? "tanya xian lagi, namun sedetik berikutnya bukan malah menjawab pertanyaan xian nata malah langsung berlari memeluk xian, hal itu sontak membuat mata xian membulat melihat nata berlari ke arahnya
Buk
"Dengan erat nata langsung memeluk xian dengan erat"
tapi beberapa detik berikutnya xian melepaskan pelukan nata
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan! "sentak xian yang berhasil membuat nata kaget dan langsung menundukkan kepalanya karena ia fikir xian marah karena nata memeluknya
"Maaf.. "cicit nata, air matanya yang sudah terjatuh kembali terjatuh saat xian menyentaknya
"Hiks maaf nata gak bermaksud... "cicitnya lagi dengan suara terisak
"Lain kali jangan lari lari hanya karena ingin memelukku, kamu harus ingat kau sedang mengandung nata! "
Deg
Nata baru sadar ia tengah mengandung, ternyataa xiab marah bukan karena ia memeluknya, xian marah karena nata berlari
"Hiks maaf nata lupa... "
"Hufhhhh sudahlah lain kali harus ingat ya"ucap xian dan nata hanya mengangguk, xian langsung merengkuh tubuh mungil nata dengan erat, nata langsung membalas pelukan xian tak kalah eratnya dengan air mata terus mengalir di wajah cantiknya
Sebenarnya urusannya di negara f belum sepenuhnya selesai namun seminggu yang lalu xian mendapatkan pesan foto dari no yang tidak di kenal
Flasback On
Saat itu xian tengah makan siang, tiba tiba handphonenya berbunyi yang ternyata sebuah pesan foto
Karena penasaran ia membukanya saat melihat foto itu xian terkejut melihat ternyata yang ada di foto itu tak lain ialah nata yang tengah berpelukan dengan seorang pria bahkan di foto tersebut ada foto nata dan laki laki itu yang seperti berciuman
Tentu saja xian marah apalagi saat melihat satu kalimat pesan yg dari pengirim
"Istrimu ternyata bermain di belakangmu selama ini, anak itu bukan anakmu, ia menjebakmu"
Begitu pesan yang xian terima, xian langsung tersulut emosi ia langsung pergi dari restoran itu dan memilih pulang ke apartemennya, saat di perjalanan xian menelepon asisten pribadinya yang tak lain lae untuk menyuruhnya ke apartemennya
Selama di jalan xian mencoba memikirkan dengan jernih, ia tak percaya jika nata seperti itu, ia bukan orang bodohh yang langsung percaya tanpa mencari tau kebenarannya
"Aku harap kau tak seperti itu nat"gumam xian, xian trauma jika ia harus di khianati oleh perempuan untuk yang ke tiga kalinya
Xian langsung menunjukan foto foto nata dengan pria yang tak xian kenali itu
"Lae priksa kebenaran foto itu apa benar atau editan"
"Baik tuan"tanpa bertanya lae langsung menerimanya
"Saya izin ke ruangan kerja anda tuan"jawab xian hanya mengangguk
Setelah satu jam memeriksa kebenaran foto itu lae langsung kembali ke hadapan xian
"Tuan.. "
"Katakan apa itu asli atau tidak "
"Ini memang foto asli tuan"
Xian langsung mengepalkan tangannya
"Tapi, sebaiknya tuan jangan percaya dulu mungkin ini suatu cara nyonya besar untuk menjauhkan anda dan nona muda, mungkin kejadiannya tidak seperti ini tuan"
"Lalau seperti apa lae?"tanya xian
"Tuan saya sangat yakin jika anak yang di kandung nona nata itu seratus persen anak tuan"
"Apa yang membuatmu yakin lae?"
"Apa tuan lupa saat itu dengan jelas dr. luhan mengatakan anda terkena syindrom kehamilan? dan itu di akibatnya karena nona hamil anak tuan, jika tidak kejadiannya tidak seperti ini, dan tuan juga bisa menilai jika nona itu berbohong atau tidak, sudah jelas sebelum anda menikahi nona nata anda mencari tau seluk beluk nona nata dan hasilnya tidak ada yang mencurigakan"ucap lae tegas, ia sangat percaya dengan nata jika nata tidak mungkin seperti itu
__ADS_1
"Tuan jangan karena sebuah foto anda langsung mengklain jika nona muda seperti itu, jika tuan tidak percaya tuan bisa tanyakan kepada dr. luhan"
"Saya rasa anda cukup pintar menangapi ini tuan"lanjut lae
"Hufhhh" xian menyandarkan kepalanya di sofa sambil membuang nafas kasarnya
Xian kembali melihat foto itu, mata xian membulat melihat siapa laki laki ini
"Bukankah dia laki laki itu, jika memang bukan kenapa untuk keduakalinya nata bertemu dengan laki laki ini, fi dunia ini tidak ada yang kebetulan"ucap xian dalam hatinya, rahangnya mengeras
Tanpa sepatah katapun xian mengebrak meja kaca yang ada di depannya dan ia langsung pergi ke kamarnya, lae yang melihat tuannya seperti itu hanya mengelengkan kepalanya
"Semoga kau bisa berfikir jernih tuan, jangan sampai kau akan menyesal telah mempercayai ini"gumam lae dan langsung keluar dari apartemen xian
Setelah itu xian tak lagi menghubungi nata, dan selama seminggu bi inah terus mengirim pesan kepada xian namun tak pernah xian balas
Sebenarnya ia merasa kasihan dengan nata, jika di fikir lagi ucapan lae ada benarnya jika nata tidak hamil anaknya bagaimana bisa xian yang mengalami masa ngidamnya
akhirnya setelah ia berfikir ia langsung memutuskan untuk segera pulang untuk urusan perusahaannya untuk sementara xian akan menyuruh asisten lae yang mengurusnya
Xian fikir ini langkah tepat, ia akan membuktikannya sendiri nanti
Malam itupun xian langsung terbang ke negaranya tanpa memberi tahu siapapun
Setelah beberapa jam ia sampai di negaranya pada sianh hari, saat itu xian mengagetkan para pelayan rumahnya karena kedatangannya
Flasback Off
"Aku tanya sama kamu kenapa gak mau makan hm? "tanya xian setelah melepaskan pelukannya ia langsung menatap nata
Nata hanya mengeleng gelengkan kepalanya
"Kamu harus makan ya, aku suapin mau? "tanya xian lembut, mendengar xian akan menyuapinya ntah mengapa nata langsung mengangguk dengan semangat
Xian terkekeh kecil melihat tingkah nata, tanpa kata kata xian langsung membopong nata menuju dapurnya dengan replek nata langsung mengalungkan tangannya di leher xian
Karena xian yang menyuapi nata, membuat nafsu makan nata bertambah
"Kamu gak makan? "tanya nata dengan mulut mengunyah, yang di jawab gelengan oleh xian
"Kalo lagi makan jangan bicara"ucap xian sambil membersihkan mulut nata yang belepotan, nata langsung menunduk
"Aku udah makan tadi di pesawat, kamu mau nambah lagi? "tanya xian dan mendapatkan gelengan oleh nata
"Kalo kita kembali ke kamar" xian langsung membopong nata menuju kamarnya, setelah sampai ia langsung membaringkan nata dan setelah itu ia memebrsihkan dirinya setelah selesai ia memakai pakaian rumahnya dan menyusul nata untuk berbaring memeluk nata dengan erat
Tingkah xian tak seperti fikirkannya yang berkelana kemana mana tapi dalam hati kecilnya ia sangat berharap anak yang di kandung nata itu memang anaknya
Xian mengelus perut nata sampai nata tertidur
"Mengapa saat aku ingin selalu bersamamu selalu ada hal yang membuatku taku, ragu akan dirimu nat? jika semuanya memang benar aku tidak tau apa aku siap untuk itu? "gumam xian
.
.
.
**TBC
Untuk yang bertanya kenapa nata lemah banget ya? maaf ya guys emang aku sengaja buat sikap nata lemah untuk saat ini, tunggu kelanjutannya ya tapi jangan berharap lebih karena takut gak sesuai exspetasi kalian guys nanti kecewa otor harus gimana Coba? 😁
__ADS_1
Maaf ya kalo cerita aku emang kek gini, maklum otornya abal abal 😆 hanya anak kuliah online korban coronceu wkwk canda korban:V
Yang udah bosen tinggalin aja ya hehe**