
Pagi ini adalah hari weekand dan natali hanya bisa rebahan di kamarnya sambil membaca novel novel genre romantis, ada rasa bosan yang di alami natali sudah tiga minggu yang lalu sejak pernikahannya dengan lixian, natali di larang untuk ke luar rumah bahkan kebutuhannypun sudah di sediakan oleh lixian
dan sejak kejadian dua hari yang lalu nata maupun lixian bersikap canggung, lixian yang sedang berada di ruang kerjanya sedang memeriksa laporan laporan terkait perusahaan cabang yang ada di negara B, namun seketika konsentrasinya buyar kala ada getaran di teleponnya
drrrrttt... drrtttt
Luxi (begitulah tampilan nama yang ada di layar ponselnya)
"Huhhh... ada apa lagi cecunguk ini meneleponku"gumamnya merasa kesal karena terganggu konsentrasinya
"ya! "sautnya ketika telepon tersambung
"Hai bro! apa gue gangguin lo sama nata? "tanyanya terkekeh karena mendengar nada kesal dari sautan lixian
"Gue lagi memeriksa laporan!"ucapnya seraya bangkit dri duduknya dan melangkah ke arah teras ruangan kerjanya sambil menyalakan pematik dan menyalakan rokoknya
"Hehe gue kira lo sedang asik jalan jalan sama natali"kekehnya
"Udah lah jangan banyak basa basi mau apa lo telepon gue"ketusnya
"Ketus amat si batu es! nggak minggu depan gue mau ngajak lo ke villa gue yang ada di puncak buat ngerefresh otak, siapa tau lo mau ikut, dan jangan lupa ajak natali, gue udah ngomong sama yang lain, dan kebetulan kepala gunung es yang satunya lagi lagi galu hahahah jadi dia juga ikut"jelasnya
"Gue pertimbangkan lagi, lagian gue juga harus tanya ke luhan apa baik buat wanita hamil berpergian jauh! dan maksud lo kepala gunung es itu kenan? "tanyanya
"hmm dia lagi galau gue juga gak tau, dan oh iya gue juga pengen kasi saran sama lo jangan terlalu gila kerja li lo sekarang dah punya istri dan sebentar lagi lo juga punya anak, ajaklah natali keluar sekedar jalan jalan lah"ucapnya seketika bijak
"Dia cuman istri kontrak! dan lo kenapa bisa ngomong kayak gitu? apa natali mengadu sama kamu? dan lagian hubungan kita sudah muli baik bahkan kita sudah pernah melakukan..... ah sudahlah ngapain gue cerita ke lo si"ucapnya santai seraya menghembuskan asap rokok
"Hahhhhh, natali gak pernah cerita apapun sama gue waktu gue ke rumah lo dan lo juga tau sendirikan selama gue dan yang lain main ke rumah lo gue sama sama main dan natali dia langsung kembali ke kamarnya setelah makan"ucapnya
"lalu kenapa lo bicara kayak khawatir sama dia? apa lo suka sama dia? inget ya dia masi istri gue"ucapnya
"Lo bisa cemburu rupanya"kekehnya
"Bukan maksud gue gitu li, gue cuman lihat dari raut mukanya seperti seseorang yang kesepian dan tertekan, gue cuman kasian sama dia, walaupun dia bisa tersenyum ramah tapi gue bisa ngeliat guratan guratan tidak mengenakan di wajahnya, ajaklah dia jalan jalan"sambungnya
"Hmmm mungkin, baiklah gue akan fikirin lagi"ucap lixian
"Oke baiklah gue tunggu kabar baik lo minggu depan jangan lupa kalo ikut ajak natali juga"ucapnya dan langsung memutuskan sambungannya
"lixian lixian lo masi gak sadar dalam diri lo sudah mulai menyukai natali, dan apa tadi dia bilang sudah melakukan itu lagi? "ucap batinnya sambil tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya
***
lixian menghela nafas beratnya seraya memikirkan ucapan luxi tadi"hufhhhhh, baiklah aku akan mengajaknya keluar demi anakku"ucapnya dan langsung mematikan rokoknya dan membuangnya di asbak yang ada di meja teras ruangannya
Setelah menerima telepon dari luxi lixian langsung keluar ruangan kerjanya dan melangkah ke kamar natali, dan setibanya dia di depan kamar natali lixian langsung mengetuk kamar natali
tok tok tok....
"Nat apa kamu di dalam?"ucapnya memanggil nata
Nata yang mendengar suara lixian memanggilnya langsung beranjak dari kasurnya dan melangkahkan kakinya untuk membukakan pintu kamar natali
Ceklek(suara pintu di buka)
"e..hhh ada apa?"tanyanya sedit cangung, dan lixian menyadari itu tapi dia pura pura tidak menyadarinya
"Apa kau sedang sibuk? "tanyanya sedikit lembut
"Eh... mana mungkin nata sibuk kan nata nggak ngapa ngapain cuman lagi baca novel kok"jawabnya sambil tersenyum
"Kita makan siang di luar yuk, sekalian jalan jalan"ajaknya sambil tersenyum lembut
"E... eh tapi natli... "
"Udah gak perlu tapi tapian sekarang kamu siap siap ya aku juga mau siap siap nnti langsung ke bawah yaa..? dan apa kamu lupa kita akan memulai dengan hubungan baik?"ucapnya sambil mengelus kepala natali
"i_iya, kalo gitu natali siap siap dulu"ucapnya yang di angguki lixian
***
Setelah bersiap siap kini natali langsung keluar kamarnya dan turun meuju lantai bawah natali terlihat sangat cantik dengan balutan dress rumahan berwarna navy yang di padukan dengan rambut yang di biarkan tergerai indah dan dandanan tipis yang membuatnya semakin cantik natural
Lixian yang sudah sampai di lantai bawah ruang tamupun hanya bisa meneguk salvinanya susah melihat tampilan natali yang sangat cantik, dan lixian hanya menggunakan celana jens dan baju kaos lengan pendek berwarna hitam yang menampilkan bentuk profesional tubuhnya
Dengan tampilan seperti itu lixian malah terlihat sangat tampan dan cool apalagi dengan jam berwarna hitam mahalnya
"Cantik"puji lixian dalam hati
__ADS_1
" lixian benar benar sangat tampan"puji balik natali dalam hati
"Mmm apa sudah siap? yuk kita jalan"ajaknya seraya menarik lengan natali
natali hanya bisa mengangguk, dan mereka langsung berjalan menuju deapan rumahnyaz yang di sana sudah ada mobil hitam mewah yang sudah di siapkan oleh supirnya
"tuan apa mau saya antar? "tanya si supir
"Tidak usah, saya mau mengendarainya sendiri"jawabnya dan langsung membukakan pintu mobil untuk natali, dan setelah itu lixian berjalan memutar untuk meuju kursi pengemudi
Di dalam mobil
"Pakai sabuk pengaman dulu nat"ucapnya dan langsung memasangkan sabuk pengaman ke natali
hingga posisi lixian sangat dekat dengan natali, sehingga membuat natali bisa menghirup aroma parfum maskulin milik lixian
natali langsung tersadar apa yang dia lakuin kala lixian menyalakan mobil mesin mobilnya, dan mobil itupun langsung berjalan ke luar area rumahnya dengan kecepatan sedang
selama di perjalanan lixian maupun natali hanya terdiam, dan suasana sedikit canggung, langsung saja natali memberanikan bertanya
"Mmmmm, kita mau kemana? "tanyanya
"Mau jalan jalan"jawabnya menengok sekilas natali dan kembali memfokuskan pandangannya kedepan
"Mmm... mm..maksudnya kita mau jalan jalan ke mana? "tanyanya lagi
"Nanti juga kamu akan tau"ucapnya sambil tersenyum ke arah natali
Natali yang tidak mendapatkan jawaban pasti itupun langsung terdiam sambil memandangi jalanan dari balik kaca jendela mobil
Setelah 45 menit lixian telah sampai di salah satu taman yang sangat indah, di taman itu ada danau yang menambah kesan indah untuk di pandang
"Kita sampai"ucap lixian tersenyum seraya melepaskan sabuk pengamannya dan keluar membukakan pintu mobil untuk natali
"Ayok keluar"ajaknya sambil mengulurkan tangannya, natali langsung menerima uluran tangan lixian dan melangkah kan kelaur
Pandangan natali langsung menyapu taman itu, seketika wajahnya berbinar bahagia melihat pemandangan indah di depan matanya
"wahhhh indah sekali... "ucapnya sambil berjingkrak jingkrak seperti anak kecil
"Natt jangan jingkrak jingkrak, kamu lagi mengandung"ucapnya untuk mengingatkan natali
natali tak mendengarkan ucapan lixian natali langsung melangkah menuju area danau sambil menarik lengan lixian tanpa sadar, dan lixian hanya bisa mengeleng gelengkan kepalanya
sesampainya di area danau natali tak henti hentinya tersenyum lebar "Wahhh ini sangat indah, nata baru ke sini, makasih ya udah ngajak nata ke sini"ucapnya yang dia angguki lixian sambil tersenyum
"Ayok kita keliling danau ini"ajaknya yang langsung di angguki nata dengan mata berbinar bahagia
mereka berdua berjalan jalan dengan di iringi obrolan singkat nata dan lixian, sesekali nata tertawa bahagia kala melihat ada anak yang bermain dengan anak sebayanya
"Apa bahagianya sesederhana ini? aku hanya mengajaknya berjalan jalan di taman tapi reaksinya sangat bahagia, dan dia terlihat mengemaskan kala dia bahagia"lirihnya dalam hati
"Nat ini udah waktunya makn siang, yuk kita makan di resto itu"ajaknya sambil menunjuk resto yang ada di dekat taman itu
"Tapi nata nggak pengen di situ nata pengen makan itu"tunjuknya ke arah tukang ketoprak yang ada di dekat taman itu
"Apa kamu serius, apa itu sehat dan bersih? "tanyanya
"Tenang aja itu pasti sehat dan bersih ko, ayok"ajaknya sambil menarik narik lengan lixian
sesampainya di gerobak ketoprak natali langsung memesannya
"Pak saya pesan dua porsi ya jangan terlalu pedas"pesannya
"Baik neng"saut si penjual ketoprak
"Pesen dua? kamu yakin bisa makan sebanyak itu? "tanyanya bingung
"Kan buat kamu masa nata makan semua si mas"ucapnya sambil tersenyum
"Nggak deh nanti aku makan di situ saja"ucapnya sambil menunjuk resto
"Ayok lah ... makn ini aja ya"ucapnya dengan mata pupyeys
"Tapi.... "ucapnya terpotong kala si penjual datang membawakan pesanannya
"Silahkan den, dan non di makan"ucap ramah si penjual
"Iya pak terimakasih ya"ucapnya tak kalah ramah
__ADS_1
"Ayok makan... ini enak loh..."
lixian ragu untuk memakannya, seumur umur lixian belum pernah memakan makanan seperti ini, dia selalu memakan makanan di restoran bintang lima dan memakan makanan hasil dari koki terbaik, tapi sekarang dia di suruh makan makanan jalanan yang tidak tau kehigenisannga
tapi mau tak mau lixian mencoba memakannya karena tidak mau melihat natali bersedih karena tujuannya membawa natali jalan jalan adalah membuatnya bahagia
perlahan lahan lixian menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, hap!
matanya melotot kala merasakan rasa makanan yang dia makan ternyata enak! bahkan sangat enak!
"aku gak nyangka makanan seperti ini enak banget gak kalah sama restoran berbintang, tapi aku gak boleh nunjukin ke natali kalo aku menyukai makanan ini, bisa bisa turun pamor"gumamnya dalam hati
"Gimana enakkan? "tanya natli
"Mmm lumayan"jawabnya sambil terus memakan ketoprak itu hingga ludes, natali hanya mengangguk mengerti
"pak pesen satu lagi ya"ucap lixian
"Loh buat siapa? "tanya polos natali
"Buat aku lah aku masi laper"jawab lixian
"katanya gak suka? "tanya natali
"Mmm setelah aku mencobanya ternyata rasanya lumayan"jawabnya, dan natali hanya tersenyum "katanya gak suka eh malah nambah hihi, lixian ternyata lucu ya dia gengsian ternyata"ucap batinnya
Tiba tiba ada anak yang mendatangi mereka berdua meminta makanan"kak... aku laper aku dan ibu belum makan dari kemarin"ucap si anak itu
natali langsung menoleh ke arah anak itu"kamu laper? kamu boleh pesen kok semau kamu nanti biar suami kakak yang bayar ya"ucapnya "iya kan kamj mau membayarnya, soalnya aku gak pegang uang, anak ini belum makan" dan lixian hanya mengangguk
"horeeee makasih kak, aku boleh pesan empat porsi?"tanya si anak itu
"iya boleh lebih juga gakpapa"ucap natali
"gak usah kak empat porsi juga gakapa apa"ucap si anak
"Pak saya pesan empat porsi buat si anak ini ya"ucap natali
"baik non"
"Terimakasih ya kak semoga tuhan membalas kebaikan kakak dan juga suami semoga kalian terus berjodoh"ucap si anak itu
lixian dan nata hanya mengangguk tersenyum, terselip ketidakmungkinan dalam hati nata
"Mmm, apa nata boleh minta uang"tanya nata, dan lixian langsung mengeluarkan beberala uang lembaran seratus ribu dari dompetnya tanpa bertanya untuk apa, dan langsung di terima natali
"Nih de buat kamu sama ibu kamu ya dan jangan lupa beli obat buat ibu kamu"ucap natali seraya menyerahkan lembaran uang seratus ribu itu kepada si anak
"alhamdulillah terimakasih kak, karena kakak mau mengasiani adit, adit hanya bisa mengucapkan kata berterima kasih sama kakak dan suami, juga hanya bisa mendoakan semoga kakak selalu bahagia, adit permisi dulu ya kak"ucapnya yang di angguki natali, dan anak itu yang di ketahui namanya adit itupun langsung pergi setelah pesanannya siap
"maaf ya, nanti anggap aja itu utang nata ya, nanti nata akan membayarnya kalo nata punya uang "ucapnya
"Nggak usah nat"ucap lixian
"aku gak nyangka ternyata hatinya sebaik itu, bahkan dia tidak tau orang yang dia tolong itu siapa tapi dia tetap menolongnya"ucap batinnya
"Terserah deh"ucap nata
"kamu udah makannya? kita lanjut jalan jalan yuk"ajaknha
"iya"
"Aku bayar dulu ya"
"pak jadi berapa? semuanya"tanyanga
"Jadi 70 ribu den"
dan lixian langsung menyerahkan uang 100an
"kembaliannya buat bapak aja"ucapnya dan langsung pergi dan kembali menggandeng natali untuk melanjutkan jalan jalan ke taman
"Kita mau ketaman atau ke tempat lain? "tanya lixian
.
.
.
__ADS_1
.
TBC