Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Kamu Lagi


__ADS_3

Hari terus berlalu sudah hampir dua minggu xian berada di negara F, nata selalu merasa kesepian semenjak xian pergi kadang nata menangis karena setelah kejadian terakhir kali xian menelepon sampai saat ini ia belum menghubungi natali, ia menjadi uring uringan untuk makan dan minum susu saja nata tidak bisa, kadang bi inah harus berusaha membujuk nata tapi semuanya nata tolak, Natali kadang hanya minum susunya saja itupun karena bi inah membujuknya


Sudah sangat sering bi inah menghubungi tuannya tapi tak pernah di balas oleh tuannya, bi inah hanya selalu berdoa agar semua masalah di sana segera selesai dan tuannya segera kembali


Hari hari nata hanya berdiam diri di kamar, atau duduk di taman rumahnya kadang pula nata keluar untuk menenangkan diri di taman kompleknya


Ia hanya ingin xian kembali memeluknya seperti biasa, dan memanjakannya seperti saat saat itu


Seperti sekarang nata ingin pergi ke taman di daerah komplek rumah xian, di taman banyak sekali anak kecil yang kadang membuat nata tersenyum melupakan kegundahan hatinya


Nata berjalan keluar rumah, seperti biasa ia izin ke penjaga rumah xian


"Non mau kemana? "tanya penjaga rumah xian


"Mm apa boleh nata keluar sebentar pak? nata mau ke taman komplek ini"


"Silahkan non"


"Mmm tapi... "


"Tapi apa non?"


"Ah tidak apa apa pak terimakasih "ucap nata dan penjaga itu hanya tersenyum mengangguk


Tapi nata merasa aneh biasanya banyak pertanyaan yang penjaga itu tanyakan tapi ini langsung mengizinkannya tapi nata tidak mau berfikir jauh, ia langsung berjalan keluar rumah yang memiliki pagar menjulang tinggi itu


Nata terus berjalan ke taman yang ia tuju, sampainya di taman seperti dugaannya banyak anak kecil yang sedang bermain di sana


Natali langsung duduk memandang para anak kecil yang sedang bermain, tak lupa banyak orang tua yang menemani anak anak mereka bermain di sana karena memang hari ini hari weekand yang biasanya di gunakan para orangtua untuk quality time dengan anak anaknya


"Nak, kamu sehat sehat ya di dalam, mommy kadang bertanya tanya seperti apa hidup mommy dan kamu juga daddymu saat kamu sudah lahir nanti? daddymu orang hebat nak dia pria tampan yang dulu menciptakan masalah tapi pada akhirnya masalah yang ia ciptakan berakir indah, maafkan mommy karena sempat berfikir untuk membunuhmu, daddymu ternyata sangat menginginkanmu sayang ia sangat mencintaimu, kamu beruntung memiliki daddy sepertinya"ucap nata pelan yang mengelus perut buncitnya dengan halus


"Tapi mommy tidak tau apa dia mencintai mommy juga? maafkan mommy jika memang suatu saat nanti kita akan berpisah nak, jika daddymu tidak mengizinkan mommy bersamanya mommy akan pergi dan mengikhlaskanmu untuknya walaupun nanti perasaan mommy sakit semoga kamu tidak membenci mommy nanti ya sayang"lanjut nata, tak terasa air matanya jatuh


"Sabar ya sayang daddy sedang sibuk, kamu jangan rewel nanti kalo daddy pulang dia pasti mengabulkan keinginanmu"lanjut nata lagi kali ini ia tersenyum mengingat xian dengan penuh usaha membuatkan nasi goreng dan sate untuknya


Setelah mengobrol dengan anak yang ada di kandungannya nata terfokus kembali ke anak anak kecil yang sedang bermaim, sesekali nata tersenyum


Namun tak berapa lama ada orang yang seperti berbicara padanya


"Kita ketemu lagi cantik, kenapa kau sendirian di sini apa tidak ada yang nemenin kamu? kalo begitu aku temani kamu ya"ucap seseorang itu dan langsung duduk di sebelah nata dan langsung mengelus kepala nata


"apa kabar cantik?"


"Kamu? "


"Iya kita ketemu lagi cantik"


"Ngapain kamu di sini?!"


"Ada juga aku yang tanya kenapa kamu di sini sendirian seperti melamun sesuatu"


"Sok tau, aku di sini karena memang tempat tinggalku di sekitar sini"ucap nata dengan ketus


"Aku tau"


"Kamu tau tempat tinggal aku? "


"Yes my babby girl"


"Bagaimana bisa? "kaget nata


"Tidak ada yang tidak bisa untuk Alan Alexander cantik "bisik alan, ya orang itu ialah Alan


"Jangan bilang kamu nyelidikan aku ya!? "tuding nata dan langsung berdiri

__ADS_1


"Kalo iya kenapa? "


"Dasar kamu ya gak sopan"


"Jangan keras keras cantik banyak orang yang liatin kamu tuh"tunjuk alan pada orang orang yang memperhatikan mereka berdua


"Pergi kamu dari sini!"usir nata dengan suara yang agak di pelankan


"Ini taman umun cantik jadi tidak ada yang melarang aku di sini"


"Tapi kenapa kamu ngikutin aku terus sih? "kesal nata berdecak pinggang


"Kamu duduk dulu ya kasian kamu lagi hamil, kasian anak kamu cantik"ucap alan, dan tanpa sadar alan mengelus perut nata namun langsung di tepis nata, nata langsung menurut tapi ia menjaga jarak untuk alan


"Nah gitu dong kan tambajmh cantik"ucap apan tanpa menghilangkan senyumannya sejak tadi


"Sekarang jawab aku kenapa kamu di sini? "


"Sengaja"ujarnya enterng


"Apa! "kaget nata


"Udah jangan marah marah cantik, kamu mau ice cream gak? "tanya alan


"Gak!" tolak nata dengan membung muka dan nata langsung berdiri hendak berjalan karena ia harus pulang, nata merasa takut karena alan ternyata mengikutinya, namun belum sempat ia berjalan tangannya di tahan


"Mau kemana? "


"pulang"


"Gak mau ice cream? "


"Gak usah"


"Nggak usah"


"Udah kamu tunggu aja di sini ya, sebentar ko"ujar alan dan langsung berlari ke pedagang ice cream


"Bang saya mau ice cream rasa vanila 2 ya"ujar alan


"Om om ngantri dong kita dulu yang mau beli "ujar salah satu anak yang mengantre di sana namun alan langsung menerobos


"Maaf boy, kamu liat wanita yang duduk di sana?"tanya alan dengan menunjuk nata yang juga sedang melihat ke arahnya


jawab anak itu mengangguk


"Dia sedang hamil kasian dede bayinya jadi izinkan om duluan ya, nnti om yang bayarin semua jajan ice cream deh"ucap alan kepada anak kecil itu


"Oh gitu, yaudah deh om gakpp tapi serius nih mau bayarin kita? "jawab alan mengangguk


"Pak semuanya saya borong, totalnya berapa pak"


"Aduh terimakasih tuan semuanya jadi satu juta limaratus tuan"ujar bapak penjual ice cream itu, alan langsung mengeluarkan uang di dompetnya yang ada cash 3jt


"ini untuk bapak semua, kalo begitu saya ambil ice cream saya ya pak "


"Alhamdulillah terimakasih tuan, semoga istri anda selalu di berikan kemudahan dan selamat sampai lahir, dan hubungan kalian Langeng ya"ujar si penjal ice cream itu, alan hanya tersenyum mendengarnya


"Terimakasih om"ujar anak anak yang kesenengan karena ice cream gratis dari alan, alan hanya mengangguk dan langsung meningalkan mereka menuju tempat duduk nata


"Di makan ya "ujar alan yang sudah ada di depan natali


"Kamu tadi ngapain? "tanya nata pada alan


"Hanya memberikan hadiah kecil untuk anak anak kecil tadi"ujar alan dan langsung duduk

__ADS_1


Nata baru tahu ternyataa alan tidak seperti yang ia fikirkan ternyata ia sangat lembut dengan anak kecil


"Ayo makan ice creamnya, kamu suka vanila kan?"jawab nata mengangguk


"Terimakasih "ucap nata dan alan tersenyum


"Sama sama cantik, jadi bolehkan kalo sekarang kita berteman? "tanya alan


"Kalo aku nolak emang boleh? "


"Tentu saja tidak cantik"


"Kamu bisa tidak si jangan panggil aku cantik cantik mulu"


"Gak bisa"


"apa susahnya nama aku natali! bukan cantik atau cantika"


"Aku tau tapi karena emang kamu cantik"


"Kalo gitu aku gak mau temenan sama orang yang hanya menganggap aku cantik, kalo gitu aku mau pulang dulu "ucap nata dan langsung berjalan tapi ia berhenti sebentar dan menatap alan tajam, yang di tatap hanya tersenyum melihat tingkah lucu nata


"Oh ya terimakasih ice creamnya "ucap nata dan langsung berjalan


"Hati hati nanti aku telepon kamu angkat ya"teriak alan cukup keras, nata merasa malu karena banyak yang memperhatikan mereka ia langsung berjalan cepat


Tapi tanpa sepengetahuan nata dan alan sedari tadi ada orang yang lagi lagi mempotret mereka berdua, Apalagi saat alan menguaap kepala nata dan perutny tadi seolah oleh nata sedang ingin di manja oleh alan


***


Nata terus berjalan hingga sampai rumahnya ia langsung merebahkan tububnya dan tak lama ia bangkit lagi dan membersihkan tubuhnya setelah itu nata langsung merebahkan kembali tububnya dan terlelap


Waktu sudah menunjukan pukul dini hari, nata terus menggeleng gelengkan kepalanya


"Tidak.. "


"jangan sakiti anakku, jangannn! jangannn "


"Tolong jangan ambil anakku! "


"Jangan! " naga langsung terbangun dengan napas yersengal senggal


nata terbangun karena mimpi buruk, ia bermimpi ia di lempar dari jurang


nata melihat ke kanan kiri seperti orang bingung namun ia sadar tidak ada xian saat ini


"Hiks hiks aku takut "tangia nata, ia, langsung meringkuk dengan air mata yang bercucuran


"Kak kapan kamu pulang? aku takut hika hiks"


.


.


.


TBC


Next insyaallah besok ya guys


Terimakasih untuk kalian yang selalu membuat aku semangat untuk lanjutin cerita ini ❤


Terimakasih untuk yang selalu memberikan like dan komentar positif, kadang aku suka senyum senyum sendiri liat komenan kalian bikin mood


Semua komentar kalian aku selalu baca kok ya 😇

__ADS_1


__ADS_2