Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Exstra Cahapter 4


__ADS_3

Waktu semakin sore namun Xian masih melakukan meeting dengan dewan direksi sedangkan Natali dan lano masih menunggu dengan setia di ruangan xian, sesekali lano dan Natali bercanda dan mendengarkan cerita lucu lano sehingga anak itu lama kelamaan merasa lelah dan kembali tertidur di pangkuan Natali dan natalipun menyandarkan tubuhnya di sofa tak berapa lama ia menyusul lano tertidur dalam posisi duduk dengan pahanya menampung kelapa mungil anaknya


Tak berapa lama pintu ruangan xian di buka tanpa di ketuk, rupanya Xian sudah selesai melakukan meetingnya


"Astaga kenapa aku sampai melupakan mereka hanya karena membahas permasalahan di perusahaan di Canada, sampai membuat mereka menunggu hingga tertidur seperti ini"Sesal Xian melihat nata dan anaknya tertidur di sofa, Xian tak berani membangunkan Natali dan lano sehingga ia memanggil Lae


"Ada apa tuan?"tanya Lae yang sudah datang di ruangannya


"Kau angkat putraku ke mobil aku akan mengendong Natali"


"Baik tuan"


pelan pelan Xian mengangkat lano dan memindahkan tubuh lano di gendongan Lae, setelah itu ia mengambil tas natali dan pelan pelan ia langsung mengendong Natali untuk segera pulang


"Kau selalu lelap jika tertidur sayang sampai sampai kau tak pernah sadar jika tubuhmu sedang aku gendong"batin Xian saat berjalan menuju lift


Ting


lift turun langsung ke besment khusus tempat mobil Xian dengan hath hati Xian memasuki mobilnya begitupun Lae yang menjaga kepala lano agar tak terbentur pintu mobil


Xian hanya tersenyum melihat ibu dan anak yang tak ada bedanya jika sedang tertidur


Mobil segera berjalan dan membelah jalanan yang sangat ramai karena memang jam jam segini adalah jam pulangnya para karyawan sehingga membuat jalanan macet namun tak berguna untuk mobil Xian karena setiap ia bertemu jalanan macet sudah ada orang yang mengatur jalannya agar tidak membuat ia terkena macet


Beberapa menit kemudian mobil Xian sampai di pelataran rumah megah milik Xian yang di bangun sesuai dengan apa yang menjadi impian Natali itu,


Baik natali dan iliano masih sama sama tertidur pulas, secapek itukah mereka? jelas saja nata dan lano sudah menunggu Xian tiga jam lamanya namun Xian beulm selesai selesai sehingga mereka lelah dan tertidur


Dengan hati hati Xian kembali mengeluarkan Natali dan membopongnya langsung menuju kamar utama yaitu kamar miliknya bersama nata


"Lae kau langsung bawa ke kamar lano, malam ini aku bebaskan kau dengan tugas tapi persiapkan untuk besok jam dua siang aku akan mengumumkannya di depan wartawan"ucapnya dengan suara sedikit pelan


Lae mengangguk mengiyakan ucapan Xian


"Baik tuan, semuanya sudah saya laksanakan"


Dengan hati hati Xian membaringkan tubuh Natali di kasur king size itu,


"Baiklah istirahat sepuasmu sayang, tapi jangan salahkan aku setelah kau bangun akan aku buat kau membuka matamu semalaman"ucap Xian dengan senyum mesumnya setelah itu Xian mengecup singkat kening Natali dan beranjak untuk langsung membersihkan dirinya di kamar mandi


Tak berapa lama ia selesai membersihkan dirinya tubuhnya di balut dengan handuk putih sepingang yang hanya menutupi asetnya saja


saat keluar kamar mandi ia melihat Natali yang sudah menyandarkan tubuhnya di dasabord dengan pandangan bingung


"Eh kau sudah bangun sayang?"ucapnya dan memdekati Natali


"Kak kenapa aku sudah ada di rumah? apa kakak yang mengendongku?"


"Lalu memang siapa lagi sayang? aku gak rela jika tubuhmu di gendong orang lain selain aku "


"Lano mana?"


"Di kamarnya"


"Kok aku gak terusik sih pas kamu Gendong?"


"Kamu tidurnya lelap banget gak anak gak mommynya sama tidurnya gak keganggu"


"Pasti kakak yang emang gak ngebangun akukan?"


"Mana tega sayang aku bangunin kamu dengan wajah leleh gitu"ucapnya dengan mengelus rambut panjang natali


"Kamu mau makan nggak udah waktunya makan malem, tadi udah aku bilangin ke bibi supaya di siapin makanan"


"Aku masih kenyang kak"


"Yaudah kalo gitu, kita lanjutin yang di kantor"Bisik Xian sensual , seketika wajah Natali memerah mengingat ucapannya siang tadi


"**_tapi aku belum mandi kak, aku mandi dulu ya"

__ADS_1


"Nggak usah sayang biar sekalian aja besok mandinya"


"Tapi badan aku lengket kak"


"Nggak papa aku suka sayang, rasanya manis"Xian melancarkan aksinya dengan menciumi leher natali


"Kk_kahhahh mandihh duluhh"nata terus berusaha mendorong tubuh Xian namun Xian sama sekali tidak menghiraukannya ia malah langsung ******* bibir Natali ganas


"Mphhhhhh"


Setelah itu mereka melakukan apa yang ada di fikiran reader


Xian membuktikan ucapannya jika ia mengempur Natali hingga pagi menjelang setelah nata merengek meminta Xian berhenti, Xian yang melihat Natali merengek meminta berhenti hanya terkekeh gemas karena ia inget sendiri ucapan istri cantiknya itu jika ia siap melayani Xian sampai puas namun sebelum puas nata malah menangis memintanya untuk berhenti, karena merasa kasihan Xian terpaksa tak melanjutkannya lagi


Xian langsung memeluk Natali setelah mencapai puncaknya namun penyatuan itu belum terlepas, Natali yang sudah merasa sangat lelah langsung terlelap


"Selamat tidur istriku sayang"ucap lirih Xian mengecup dahi Natali lembut, setelahnya ia menyusul Natali ke alam mimpi


***


Pagi hari itu seorang anak kecil yang tengah menangis sambil mengedor gedor pintu kamar kedua orangtuanya, ya siapa lagi kalau bukan Lano yang mencari Xian dan Natali karena Daddy dan mommynya itu tak kunjung keluar kamar mereka membuat lano merasa terabaikan, ya sejenius apapun lano namun pada dasarnya ia hanya anak kecil yang manja dengan kedua orang tuanya dan orang orang terdekatnya di tambah dengan Natali yang perlahan lahan membuat anaknya itu tidak dewasa pada waktunya karena hal itu tidak baik untuk pertumbuhannya lano, ia hanya ingin lano bertumbuh normal walaupun itu tidak bisa setidaknya sifat lano seperti anak anak pada umumnya


"Mommy Daddy hikss mommy Daddy keluall hikss huaaaaa!"Lano terus menerus mengedor gedor pintu kamar mommy Daddynya namun sepertinya baik Xian dan Natali tidak terusik akan gedoran pintu itu yang di lakukan lano karena jangankan gedoran sekecil itu suara berisik dari luarpun tidak akan pernah terdengar sebelum pengedap suara itu di nonaktifkan


"Tuan kecil mommy sama Daddynya masih tidur, tuan kecil sama paman saja ya tadi paman sudah buatkan nasi goreng loh"ucap paman Han yang mencoba membujuk lano


"Gak mau Ano mau daddy cama mommy, kenapa cih meleka belum banun paman?"


"Daddymu dan mommymu sangat lelah setelah membuatkan adik untukmu lano"tiba tiba suara itu terdengar dari belakang siapa lagi kalau bukan Bagas yang memang sengaja menghampiri rumah itu untuk bertemu dengan adiknya dan keponakan tersayangny


"Uncle..."


"Hallo boy, how are you?"


"I'm okey uncle"


"You crying?"


"Kan ada paman Han bi Inah yang bakal buatin lano nasi goreng, mommy Daddy lano mungkin cape setelah buat adik untuk lano"


"Buat adik untuk Ano?"


"Yes Boy, Maybe now the baby is growing in your mommy's tummy"


"Apa Ano mau punya adik bayi uncle?"tanya lano polos, Bagas mengangguk dengan senyuman yang tidak bisa di artikan


"Holleeee Ano mau punya adik bayi, nanti Ano di panggil aka uncle"Bagas mengangga


"You happy?"dengan melupakan tangisnya lano mengangguk antusias Bagas langsung membopong lano


"Kau ini"gemas Bagas karena ia fikir lano akan menangis karena tak siap punya adik namun ternyata dugaannya salah lano malah sebaliknya padahl dia hanya mengerjai anak itu


Setelah itu Bagas membawa lano ke ruang tv


"Paman Han tolong buatkan sandwich untuk lano ya"


"Baik tuan Bagas"


"Kamu sarapan sandwich dulu ya nnti kalo mommy bangun bakal buatin lano nasi goreng"


lano mengangguk polos


setelahnya Bagas dan lano bermain di halaman belakang, tak ada yang tahu jika alasan Bagas sebenarnya datang ke rumah Natali dan Xian adalah untuk menghilangkan rasa sedihnya yang ntah apa authorpun belum tau


***


Tepat pada jam sebelas siang Natali terbangun dari tidurnya rasanya badannya terasa sakit akibat ulah Xian yang mencoba semua gaya ber***ya yang ia ketahui


ia melihat di sebelah kirinya ternyata Xian masih tertidur dengan memeluknya

__ADS_1


Ia tatap wajah teduh Xian yang sedang tertidur, tangannya terulur membelai wajah suaminya


"Apa sudah puas mengagumi wajahku sayang?"ucap Xian tiba tiba tiba dengan membuka matanya, memang sejak tadi Xian sudah terbangun namun posisi ini sulit untuk Xian hindari ini terlalu nyaman


Natali yang terkejut langsung menarik tangannya dari wajah Xian namun dengan Xian memeluk tubuh nata semakin erat


Biarkan seperti ini sayang, ini terlalu nyaman


"Lepasin kak aku mau mandi"


"Kita mandi bareng yuk"


"Nggak mau nanti bisa bisa bukannya mandi malah berbuat hal hal aneh"


"Nggak aneh sayang itu namanya romantis, emang kamu nggak ngerasa ya ada yang mengganjal"ucap Xian yang membuat Natali baru sadar ternyata Xian belum melepaskan bendanya yang saat ini sudah menegang akibat gerakan nata (haduhh dasar Xian)


degan jail Xian menggerakannya perlahan lahan tubuh bagian bawahnya yang tertutup selimut Samapi membuat suara surara itu kembali terdengar, kini keduanya malah larut dalam percintaan panas lagi dan lagi


Setelah mengempur Natali habis habisan Xian langsung beranjak dari tidurnya meningalkan Natali yang langsung tertidur lagi setelahnya ia beranjak ke kamar mandi dan membersihkan dirinya jam sudah menunjukan pukul satu siang ia melupakan sarapan dan makan siangnya dan satu jam lagi ia harus menghadiri acara kompersi pers di salah satu gedung hotelnya


Beberapa menit berlalu


"Sayang bangun, kamu belum makan ayo makan dulu "saat ini Xian sudah rapi dengan setelan kantornya namun Natali sama sekali belum terbangun


"Apa gue terlalu mengempur dia ya sampe Natali kecapean kaya gini?"


"Kalo kamu gak bangun nanti aku bakal..."dengan tiba tiba Natali membuka matanya


"Iya ini aku bangun, lagian ini salah kakak seenaknya aja main"


"Yaudah kamu mandi setelah itu makan ya di bawah katanya ada Bagas nyariin kamu dari pagi "


"What?! terus kamu kenaoa gak bangunin aku?"


"Aku juga baru tau sayang, udah sana mandi dulu aku mau ke acara konfersi pers kamu baik baik di rumah ya"nata mengangguk lucu


Cup


cup


Dua kecupan mendarat di kening dan bibir Natali yang sudah bengkak akibat ulah Xian


"Aku berangkat sayang"


"Iya kak kamu Hati hati ya"


" Iya sayang, tapi nnti kamu nonton aku ya"


"Emang kata Daddy boleh?"


"Hmm Daddy mengizinkannya demi kebaikan kita asal jangan lano yang di publish, kamu gak usah ikut diam di rumah tunggu aku pulang"nata mengangguk


***


Tepat pada jam dua siang sebuah berita besar terungkap mengenai kebenaran jika Seorang CEO Namoung yang memiliki kekayaan masuk dalam sepuluh besar orang terkaya di dunia itu sudah memiliki istri dan anak, banyak yang terkejut bahkan merasa sakit hati atas berita yang tersebar terlebih kaum wanita yang mengidolakan Xian sebagai suami impian para wanita wanita


"Sebenarnya tidak ada gunanya jika saya mengumumkan berita pernikahan saya namun karena demi kebaikan saya dan istri maka saya umumkan hari ini jika berita yang tersebar mengenai jika saya sudah menikah itu adalah benar, saya sudah menikah empat tahun lalu bersama seseorang yang sangat saya cintai dan sekarang saya sudah menjadi seorang daddy"ucap tegas Xian setelah ada wartawan yang bertanya mengenai kebenarannya


"Wanita mana yang beruntung Anda nikahi itu tuan? apa dia salah satu anak dari orang berpengaruh juga?"


"siapa nama istri anda dan mengapa anda tidak mengenalkan wajah istri anda di depan publik apa ada sesuatu terjadi?"


""Sebenarnya bukan istri saya yang beruntung memiliki saya namun justru saya yang sangat sangat beruntung memiliki wanita setulus dan secantik dia, dan mengenai pertanyaan kedua mengapa alasan saya tidak menaikkan wajahnya karena jujur saja istri saya sangat cantik jauh di dalam fikiran kalian, saya orang pencemburu maka dari itu saya tidak suka juka nanti banyak orang yang mengaguminya, Istri saya berasal dari keluarga wingson dia putri bungsu dari tuan Wiliam Wingson "


Satu berita besar yang semakin mengemparkan jika ternyata yang menjadi istri dari Lixian Namoung adalah salah satu putri keluarga wingson yang di takuti namun yang membuat mereka bingung bukannya putri dari keluarga wingson itu hilang namun sekarang mengapa ia kembai


Di rasa membuang buang waktunya Xian langung beranjak dari tempat itu banyak wartawan yang masih bertanya tanya namun ia hiraukan baginya informasi segitu cukup untuk ia tak ingin urusan pribadinya di ganggu lagi sudah cukup semua orang tahu jika ia memiliki Natali dan nayali memiliki Xian seutuhnya.


...💫💫💫...

__ADS_1


...Exstra Chapter masih lanjut🙏...


...NANTIKAN PEMGUMUMAN GA DI JAM 17.00 WIB...


__ADS_2