Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Membawa natali


__ADS_3

Xian perlahan lahan membuka dasi yang bertenggar di kerahnya dan membuka kancing kemejanya satu persatu


Nata semakin ketakutan melihat tingkah xian


"A-apa yang kau mau lakukan... "nata mencoba kembali berdiri namun xian lagi lagi mendorongnya, karena kesal xian menyambar dasinya yang terjatuh dan mengikat kedua tangan natali


"Apa yang kau lakukan berengsek!"teriak nata murka


"Menghilangkan jejak laki laki itu di tubuhmu! "


setelah mengatakan itu xian langsung menyambar bibi*r mungil milik natali, natali terus memberontak dengan mencoba memalingkan wajahnya namun sayang xian tetap bisa meraih bibi*rnya


xian meluma*t bibir natali dengan ganas, sementara natali sudah kehabisan tenaga ia sudah pasrah xian melakukan apapun pada tubuhnya


Namun nata terus menangis, hatinya bingung satu sisi ia merindukan xian di sisi lain ia juga kecewa dengan xian


"ya tuhan apa kejadian empat tahun lalu terulang lagi? hiks"


Xian terus mencoba membuat nata membuka mulutnya dengan mengigit bibi*r bawahnya


"enghhh*h"lenguhan itu lolos dari nata saat tangan xian mulai menyentuh titik sensitif natali


Puas dengan kedua bibi*r nata xian turun menyusuri leher jenjang nata


"Jangan... "lirih nata, namun xian menulikan telinganya


"Kak... "lirihnya lagi dengan suara berat, mendengar natali memanggilnya kakak xian menghentikan kegiatannya


Xian menatap mata natali yang juga menatap matanya


"Jangan... "lirih nata


"Jangan lagi, hiks a-aku gak mau kau melakukan hal ini lagi dengan suasana kacaw seperti dulu "lirih nata, namun xian hanya diam dengan terus menatap kedua mata natali yang memancatkan ketakutan


Xian sadar ia telah menyakiti natali, namun karena kecemburuannya mengetahui natali selama ini bersama bagas membuat kemarahannya memuncak


"Sekarang katakan padaku, apa ada laki laki lain yang sudah menyentuhmu? "tanya xian pelan dengan pandangan sendu


Natali mengeleng"Jika aku mengatakan tidak ada laki laki lain yang menyentuhku apa kamu percaya? "bukannya menjawab nata malah bertanya kembali bertanya


Xian langsung terduduk tak melanjutkan apa yang tadi ia akan lakukan, namun pandangannya masih mengarah pada mata natali


nata duduk dengan tegap memandang manik mata tajam xian yang sulit ia artikan"Dan bukannya sejak dulu kakak selalu meragukanku? bukankah dulu kakak selalu menganggap aku wanita murahan? lalu mengapa saat ini kamu bertanya? jika iya aku sudah di sentuh laki laki lain kakak mau apa?"tanyanya


"Apa kakak akan melakukan tindakan pemerkos*aan seperti empat tahun lalu? apa kau tidak jijik dengankh kak? bagimu aku wanita kotor yang layak kamu buang, bagimu aku sampah kak, wanita murahan yang pantas mendapatkan tindakanmu! wanita murahan yang hanya di hargai segepok uang iya kak!? hiks aku bahkan pernah ingin membunuh bayi itu setelah aku mengetahui aku hamil kak tapi seketika aku sadar jika dulu di dunia ini aku sudag tak memiliki keluarga hiks"lanjut tanya natali dengan suara sendunya, natali terus menangis menangkupkan kedua tangannya di wajahnya


Detik berikutnya nata berdiri, ia langsung membuka pakaiannya yang masih lengkap namun kusut akibat ulah tadi


Xian terkejut melihat tindakan nata yang tiba tiba membuka pakaian atasnya


"Ini mau kakak kan? kakak hanya menginginkan tubuhku kan? ayo kak kita lakukan aku akan melayani kakak sampai puas sekarang namun setelah itu aku mohon tingalkan aku! "ucap natali tajam setelah ia membuka pakaian atasnya dan meyisakan br*a warna merah maron melekat di kedua asetnya


"Apa yang kamu lakukan? "

__ADS_1


"Kakak hanya ingin tubuhku kan? ayo kak aku akan melayanimu sampai kau puas namun setelah itu tolong tingalkan aku jangan mengangguku kak"


"Nataa... "


"Bagi kakak aku wanita kotorkan? aku wanita murah, ayo kita lakukan kak! "teriak natali


"Diam! "benatak xian


Nata langsung terdiam, airmatanya tak kunjung henti hiks


Xian langsung memeluk tubuh natali


"Jangan katakan itu lagi, aku merindukanmu sayang... "


"Maafkan aku, maaf.... "ucap xian dengan mendekap tubuh nata, natali mengelengkan kepalanya di pelukan xian


"Jauhi aku kak... "


"Nggak, aku mencintaimu... "


"Kakak tidak mencintaiku... hiks "


"Jadilah wanitaku selamanya natali"natali mengeleng gelengkan kepalanya ia berontak agar xian melepaskan pelukannya namun bukannya terlepas pelukan xian semakin erat


"Lepaskan aku kak hiks hiks..."


"Maaf sayang maaf... "


"ternyata benar natali tidak lupa ingatan namun mengapa jack mengatakan jika nata mengalami lupa ingatankan? apa yang aku tidak ketahui? dan anakku apa dia selamat? tapi aku tak mau berharap lebih yang penting natali harus bersamaku"


Tiba tiba tubub natali terhuyung, ia jatuh pingsan karena lelah


Xian langsung membaringkan di sofa, tak berapa lama teleponnya berdering tanda pesan masuk yang mengatakan jika dirinya tak kunjung pergi kemungkinan bagas akan mengetahuinya yang sudah menemukan natali


Xian langsung memakai pakaiannya dan memakaikan pakaian atasan untuk natali dan merapihkannya


"Kita akan kembali hidup bersama sayang"gumam xian


setelah itu segera membopong tubuh mungil natali dan membawanya keluar


"Apa sudah siap? "tanya xian setelah ia meluar dari ruangan itu dengan membopong tubub natali


"Sudah tuan, helikopter anda sudah berada di atas gedung ini"


"Apa kau sudah mematikan seluruh akses rumah sakit ini?


"Sudah tuan"


"Baiklah, dan kau bereakan barang barang istriku di dalam jangan sampai meningalkan jejak secuilpun"perintahnya kepada jack, jack mengangguk siap


"Baik tuan"


Setelah itu xian berjalan menuju lift yang mengarah ke gedung teratas yang sudah ada helikopternya, ia akan membawa natali ke tempat di mana tidak ada yang pernah tahu kecuali anak buahnya yang setia bahkan luhanpun tak di izinkan mengetahuinya mengingat jika bagas kenen menghianatinya

__ADS_1


Ting


(Suara pintu lift terbuka)


Xian langsung keluar melangkahkan kakinya


Terdengar suara nyaring dari baling baling helikopter itu, di sana sudah ada anak buahnya yang lain yang membukakan pintu untuk xian


Xian melangkah memasuki helikopternya, setelah itu ia membaringkan nata, sebelum lepas landas xian mengatakan kepada anak buahnya


"Pastikan tidak akan ada yang mengetahui keberadaanku, hapus semua jejak"ucap tegas xian dan setelah itu mereka serentak menatakan siap


Tak berapa lama helikopter itu mebawa xian dan nata menuju tempat yang sudah xian siapkan untuk menjadi hadiah natali


tempat itu salah satu impian natali yang tergambar di buku gambar impian nata


Ya seperti aku bilang natali memiliki hobi mendisign apa yang menjadi impiannya


"Aku tak akan membiarkanmu dimiliki siapapun kecuali aku, dan setelah ini aku pastikan tidak akan ada yang menganggu hubungan kita sayang"lirih xian dengan mengusap kepala natali sayang


"Aku akan membawamu ke tepat impianmu"gumamnya


***


Di sisi lain bagas yang mendapatkan kabar dari anak buahnya jika mereka mengalami kejanggalan dalam menjaga nonanya


Mereka tidak bisa mengakses di mana nonanya berada dan saat mereka hendak memasuki rumah sakit mereka di kejutkan akibat ada yang memastikan akses rumah sakit itu sementara, mereka curiga karena berhubungan dengan kehilangan akses nonanya


Maka dari itu mereka langsung menghubungi bagas namun pangilan di angkat ketika ke tujuh kalinya karena bagas sedang melakukan meeting pada saat itu


mengetahui kabar ganjil tersebut bagas langsung bertindak namun sayang tindakannya kalah cepat, karena anak buahnya mengatakan jika nonanya hilang dan tak ada jejak sedikitpun bahkan rekaman cctv rumah sakit itu sudah mereka coba retas namun tidak ada yang menampilkan nonanya


Bagas panik ia takut terjadi apa apa dengan adiknya, namun ia langsung menuju sekolah iliano untuk mastikan jika dia baik baik saja setelah di pastikan keadaannya baik bagas memilih segera membawa keponakannya pulang karena ia tidak tahu siapa yang menculik natali


Karena yang ia takutkan ialah salah satu musuhnya di dunia gelap


"Sial! siapa yang berani beraninya menculik natali! "geram bagas setelah ia memastikan iliano aman di mansionnya, ia langsung keluar kembali setelah menitipkan iliano di babby siternya


.


.


.


TBC


Hay aku up lagi, duh maaf ya yang sering aku gantung 😆


Banyak yang gereget sama xian, wkwk


Jangankan kalian aku aja yang nulis gereget sama dia, aku bingung kenapa aku nulis karakter xian kek gitu ya? tapi kalo gak kek gitu gak buat gereget ia gak si? dan aku menempatkan karakter pemain di novelku tuh berdasarkan cerita realita guys makanya gitu hehe maafin ya


Oh ya aku selalu baca komenan kalian kok kalo ada waktu sengang, tapi komentar chapter sebelumnya aja yang belum aku baca karena aku sibuk banget, tidur kurang lagi, dan terimakasih banget ya buat yang selalu suport, tapi jangan terlalu berharap endding ceritaku memuaskan kalian ya, soalnya tuh aku takut endding cerita ini tidak sesuai exspetasi kalian

__ADS_1


__ADS_2