Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Berlibur Ke Villa


__ADS_3

Pagi itu tiba nata merasakan hangat dan nyaman, untuk pertama kalinya saat dia hamil dia merasakan kenyamanan saat dia tertidur terlepas selama dua hari ini nata sangat tidak bersemangat menjalani apapun karena selalu di larang oleh bi inah, namun pagi ini nata merasa fress hatinya terasa hangat, rasanya dia enggan untuk bangun beda dari hari kemarin yang rasanya dia bosan tidur.


Nata memeluk guling hangatnya yang bernyawa, sesekali dia mencium gulingnya yang beraroma wangi yang membuatnya sangat nyaman, nata terus menikmati gulingnya itu dengan terus terusan menciumnya namun, seketika ia sadar masa iya ada guling yang mendengkur halus?


Pelan pelan ia membuka matanya perlahan lahan dan matanya langsung membulat sempurna kala melihat bukan guling yang di peluknya DEG DEG DEG!! itu bukan guling! melainkan tubuh seseorang! nata mendongakan kepalanya dan DEG DEG!! (jantungnya kembali berdetak) seakan akan ingin keluar! dia melihat xian yang tertidur di sampingnya sedangkan tubuhnya masi memeluk tubuh berotot xian bahkan sangat intim


"Akhhhhhhhf!" Nata menjerit dengan posisi yang masi sama memeluk xian, karena teriakannya xian terbangun dari tidurnya, xian melihat nata tengah memeluknya dengan sangat erat dengan mata membulat sempurna memandanginya


seperkian detik nata sadar dan ingin menjauhkan tubuhnya dari xian namun sebelum itu xian malah balik memeluknya dengan erat


"Le... lepasin aku! "


"Kamu kenapa teriak teriak gitu hm? apa sengaja biar aku bangun dan melihatmu tengah memelukku? "godsnya dengan senyum mengembang


"Ti... tidak, aku tidak sengaja! aku terkejut kenapa kamu tidur di kamarku?"


"Apakau lupa jika kau juga pernah tidur di kamarku? dan apa kau juga lupa jika semalam lah kau yang memintaku untuk menemani tidurmu"


"Ti.. tidak mana mungkin... kamu pasti boong sama aku"


"Lagian mana mungkin aku meminta dia tidur denganku sama saja aku cari mati"gumamnya yang masi terdengar xian


"Ohhh kamu lupa ya, apa aku perlu mengingatkanmu dengan caraku? "godanya kembali, nata meronta ronta ingin segera di lepaskan


"Le..lepasin!"


"Tidak mau!"


"Lepasin... " rengeknya dan xian malah memutar tubuhnya sehingga xian suadah berada di atas tubuh nata


"Ap... ap..apa yang mau kamu lakuin? "


"Melakukan sesuatu agar kau tidak kembali melupakannya"xian terus menggodanya dengan membelai pipi mulus nata


"Ti... tidak, emmmmmm"nata memejamkan matanya dan


Cup!


xian mengecup kening nata dengan singkat


"Mandilah dan bersiap siap kita sekarang akan berlibur ke puncak dan akan menginap di villa luxi"ucapnya dan xian langsung bangkit dari tidurnya, xian tersenyum lucu karena bisa menggoda nata, xian langsung berlalu dari kamar nata dan membersihkan tubuhnya di kamarnya sendiri


Nata masi bengong dia mengingat kejadian semalam dengan tidak tau malunya dia memeinta xian tidur besamanya


Setelah beberapa menit xian kembali ke kamar nata namun xian masi melihat nata yang masi belum bergeming dari atas tempat tidur dengan bengong


"Kamu belum mandi? cepat gih mandi dan siap siap kita akan berangkat 30 menit lagi dan sebentar lagi luxi dan lain lain akan datang"


"Tapi aku belum menyiapkan bajuku... "


"Sudah jangan fikirkan baju itu gampang kita tinggal beli nanti di jalanan saja"


Nata hanya menganggukkan kepalanya dan segera bergegas ke kamar mandi dan xian turun terlebih dahulu untuk membuatkan susu hamil buat natali


Setelah beberapa menit nata turun dari tangga dengan menggunakan stelan simple dengan balutan makeup tipis, xian yang melihat nata tampil seperti itu tidak habis fikir kenapa nata terlihat sangat cantik walaupun menggenakan pakaian yang simple jauh dari kata mewah seperti pacar pacarnya dulu jika pergi selalu menggunakan pakaian seksi dan terlihat mencolok

__ADS_1



Nata menggunakan baju seperti dress dengan lengan pendek dan panjang sebatas lutut berwarna putih dengan di lengkapi bunga bunga hitam di area depannya


sementara kakinya beralas sepatu berwarna putih. Serta tas selempang kecil berwarna hitam yang dibawanya untuk membawa lipstik dan bedak padat serta handphone juga kotak kecil yang selalu nata bawa yaitu peninggalan kedua orangtuanya


semua yang di pake nata itu tak lain tak bukan adalah pemberian dari xian sendiri karena pakaian nata di tinggal di rumahnya


"Kamu udah siap? sarapan dulu setelah itu kau harus minum susu"nata hanya mengangguk dan langsung duduk


tak berapa lama Luxi, luhan, bagas, kenan sudah datang dengan pakaian santainya, Niat mereka kini di ubah untuk membuat nata senang dan nyaman


"Good Morning Semuanya!! "sapa luxi dengan tersenyum mengembang


"Ya morning!"jawab xian


"Apa kalian sudah siap? aku sudah menyiapkan sesuatu yang menyenangkan di sana"


"Hm, apa kalian sudah sarapan kalo belum silahkan sarapan dulu "tawar lixian


"Kebetulan belum , ayo bro kita sarapan gratis!"ajaknya kepada ketiga sahabatnya yang sejak tadi hanya diam


"eh iya natali kau sangat cantik dan bercahaya"puji luxi tapi lixian yang mendengarnya tiba tiba kupingnya sangat panas dan langsung menatap tajam luxi, luxi terkekeh dan nata hanya tersenyum manis. setelah itu mereka sarapam bersama


Selama sarapan baik Bagas maupun kenan hanya memandangi nata yang terlihat sangat cantik, Kenan yang melihat nata seakan takjub dengan kecantikan natural yang di milikinya beda dengan pacar pacarnya dulu sedangkan Bagas yang melihat nata seperti ada perasaan hangat saat melihatnya sejak pertama kali, bagas seperti melihat ibunya yang sudah meninggal, bagas bingung mengapa gadis yang sudah menjadi istri sahabatnya ini terlihat sangat mirip dengan ibunya waktu muda, ya bagas ingat saat bagas melihat album foto keluarga di sana ada foto alm. ibunya saat muda


"Sudah sarapanny kan? ayok kita berangkat"ajak luxi dengan antusias


"Kau sudah meminum susuny hm? "tanyanya dan di jawab dengan anggukan nata


"Tidak apa apa nat selama ada aku kau baik baik saja, aku kan dokter dan kebetulan kandunganmu sangat kuat"kini luhan bersuara


"Benarkah? "


"iya benar "nata terlihat sangat lega dan sngat senang karena dia akan berlibur untuk jalan jalan setelah hamir satu bulan dia seperti dikurung di rumah xian, nata juga merasa senang ternyara sahabat suaminya bisa menerimanya dengan baik "ternyata mereka tidak terlalu buruk" gumamnya dalam hati


"Ayok kita berangkat "nata


sangat antusias untuk berlibur ke villa rasanya dia sudah tidak sabar


"Let's go!"


Untuk menuju ke villa xian, nata, luhan dan luxi menggunakan satu mobil bareng dengan di supiri luxi sedangkan xian duduk di kursi penumpang bersama nata, dan luhan duduk di kursi sebelah pengemudi


Sedangkan bagas dan kenan mereka terpisah menggunakan mobil lain, mereka sengaja melakukan itu semua dengan tidak membawa masing masing mobil karena mereka tidak tahu jika sewaktu waktu musuhnya menyerang maka dengan begitu mereka sama sama akan melindungi satu sama lain, Xian juga sudah menyuruh beberapa bodyguard untuk mengikuti mereka dengan jarak sedikit jauh namun masi bisa ke pantau begitu juga dengan bagas yang sama sama memerintah anak buahnya untuk berjaga jaga dekat villa yang akan menjadi tempat liburannya


***


Setelah 3 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di villa luxi yang sangat luas dan indah, villa satu satunya yang jaub dari rumah penduduk dengan pemandangan asri yang indah, dengan cuaca sejuk


Nata yang melihat pemandangan dari kaca jendela tak henti hentinya mengagumi keindahan yang ia lihat sambil


sesampainya di halaman villa nata langsung membuka knop pintu mobil dan langsung keluar, kini ia menatap bangunan dengan nuansa gelap membawa sejuk


__ADS_1


( anggap aja ya ini villa dengan pemandangan asri nan sejuk 😁)


"Waaaahhhh pemandangannya bagussss! aku suka! dan villa ini sangat indah"ucapnya sangat antusias


"Kau suka? "tanya xian yang sudah ada di belakang nata


"Iya aku suka, suka banget"xian merasa lucu melihat nata seperti anak kecil hatinya kembali terheran heran dwngan sikap nata yang bahagia hanya dengan hal hl yang sederhana, ya menurut xian ini tidak apapanya bahkan xian bisa mengajak nata berkeliling dunia berapa kalipun karena uangnya tidak akan habis tujuh turunan bahkan lebih dari tujuh turunan


"Nah ini villa ku nat, apa kau menyukainya? "tanya luxi


"Ya aku menyukainya kak, pemandangan, udaranya sangat sejuk, rasanya aku inin menggambar rumah impianku"


"Apa kau bisa menggambar? "tanya luxi


"Ya sedikit hanya hobi saja"jawab nata yang di angguki luxi dan xian yang tadi sempat penasaran tentang nata yang bisa menggmbar


"Kalo gitu ayo kita masuk kita istirahat dulu setelah utu sore kita jalan jalan dan malam ink kita akan barbequean gimana? "


"Hmm baiklah tidak buruk "jawab xian. dan mereka masuk kedalam villa mewah itu, nata tak hentinya di buat takjub dengan keindahan dan kemewahan villa luxi, (hmmm nata belum tahu aja villa bagas dan xian yang sama sama lebih bagus nan mewah dari luxi)


"Sekarang kita istirahat ok, tapi kamar di sini hanya ada 5 saja yang berarti cukup untuk kita dan xian tentunya akan tidur berdua dengan nata"ucap luxi


"Ap.. apa? ti... tidak kak kalo begitu aku tidur di sofa saja "bantah nata


"Loh kenapa? kaaliankan suami istri "tanya luxi yang sebenarnya dia sudah tau keadaannya


"Tidak apa apa kita berdua akan tidur bersama "sergah xian"dimana kamarku?"tanyanya


"Di situ" tunjuknya pada sebelah kanan di lantai dua. xian langsung menarik nata ke atas, kini jantung nata kembali berdetak takut nanti xian menginginkan sesuatu yang sulit di tolak jika xian merengek seperti kejadian kedua minggu minggu lalu



"Kamu tenang aja aku gak bakal ngapa ngapain kok, sekarang kamu istirahat aja dulu aku mau bersih bersih dulu"titahnya saat sudah ada di kamarnya dan di jawab anggukan nata


***


Setelah cukup untuk istirahat mereka berjalan jalan menikmati sejuknya angin sore sambil membeli jagung untuk tambahan barbequean malam ini nata sama sekali tidak merasa takut lagi malah nata merasa nyaman di dekat pria tampan yang seperti melindungi dan menjaganya


terlebih sikap bagas yang seperti kakak padanya, dan kenan yang selalu bisa membuat nata merasa dilindungi bak seperti kakak juga, xian hanya bersikap posesif kala bagas dan kenan dekat dekat dengan nata, dadanya naik turun dan tiba tiba terasa panas padahalkan udaranya sangat sejuk


"Lihat saja aku tidak akan memaafkan kalian jika berani mendekati nata, dia itu hanya istriku! milikku! "gumamnya dalam hati setelah menarik nata agar berada di dekatnya, keemlat sahabatnya hanya menggeleng velengkan Kepalanya tanda tidak paham dengan jalan fikir xian katanya masi belum moveon dengan mantannya dan hanya memperistri kontrak nata saja tapi sikapnya malah bertolak belakang, seakan akan xian beroeran sebagai suami yang mencintai istrinya dan apabila istri tercintany dekat dekat denganaki laki lain akan bersikap posesif


***


Waktu menunjukkan semakin gelap tanda malam akan datang setelah ouas jalan jalan dan membeli jagung untuk tambahan barbequean mereka kembali ke villa dengan berjalan kaki karena memang jarak mereka tidak terlalu jauh tadi


Sesampainya di villa masing masing memversihkan dirinya dan pelayan di villa itu sedang menyiapkan bahan bahan untuk para tuan muda barbaequean


lagi lagi nata merasa senang karena liburannya sangat menyenangkan ....


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2