
Hari sudah berganti, kini nata telah beraiap siap untuk berangkat memeriksakan kandungan nya yang sudah menginjak 5 bulan napak guratan kesedihan di mata natali saat memandang dirunya di depan cermin, nata sedih karena tidak ada lixian di sisinya yang mengantarnya untuk memeriksa kandungan, nata sadar ia hanya seorang yang dijadikan istri kontrak oleh xian karena ia telah mengandung benihnya tapi apa salah nata berharap jika xian bisa mencintainya? apa salah nata jika ia sudah menyimpan perasaannya terhadap xian?
sibuk dengan fikirannya sendiri, tak lama pintu kamarnya di ketuk
tok tok tok
"nonnn... non.. non nata"panggil bi inah, namun nata seperti tidak mendengarnya bi inah langsung masuk saja yang ternyata pintunya tidak di kunci
"non.. "panggil bi inah sambil memegang pundak natali
"Eh.. astaga! bibi"
"Mm maaf non, habisnya bibi panggil panggil non tidak menjawab"
"Eh iya bi gakpp, ada apa bi? "
"Itu non tuan bagas dan tuan tuan yang lain sudah datang"
"Oh yasudah bi nata akan turun, terimakasih ya bi"
"Iya non sama sama" dalam hatinya bi inah sebenarnya ia merasa kasian dengan nata yang terus di tinggal oleh tuannya padahal nata sedang hamil
Nata langsung menuruni anak tangga dengan pelan ia memakai pakaian dress cantik berwarna hitam yang sangat cocok dengan tubuhnya
Memang sejak dulu pakaian nata kebanyakan dress karena ia tipe wanita peminin hanya bedanya jika dulu ia memakai pakaian yang di beli dari pasar tradisional tapi sekarang ia memakai pakaian dengan harga selangit yang di sudah di belikan lixian sebenarnya nata tidak nyaman memakai pakaian dengan harga begitu fantastis tapi xian Selalu mengucapkan kata
"Kau harus bisa menyeimbangiku, karena kau istriku ibu dari anakku! aku tidak mau melihatmu berpakaian dengan pakaianmu yang dulu"
__ADS_1
begitulah pesan xian, dengan terpaksa nata memakai pakaian serta barang dari lixian walaupun pernikahannya hanya orang tertentu yang tahu namun setidaknya nata mengargai pemberian xian, yahh begitulah sikap natali
tap tap tap...
"Kak... "panggil nata, semua laki laki itu menengok melihat nata yang selalu tampil anggun, kenan tak bisa berkedip melihat tampilan nata yang selalu cantik
"Kau akan menyesal lixian jika kau meninggalkan istri yang sangat cantik bak dewi, dengan hati seperti malaikat ini li"gumam kenan yang masih menatap wajah nata
"Hai, apa kau sudah siap? "
"Siap kak, ayo kita berangkat"ajak nata dengan senyum cerianya
"Let's go bby! "ajak bagas
"Kau sangat cantik nat"ucap luhan
"Natamah selalu cantik kali setiap hari"ucap luxi yang juga mengakui kecantikan nata
"Dasar lixian bodoh! sudah punya istri secantik ini masi aja mengharapkan lexa!"gumam luxi kelepasan yang di dengar samar oleh nata
"siapa yang bodoh kak? "tanya nata
"Eh tidak tidak bukan apa apa kok, yuk jalan"
Keempat pria tampan itu langsung mengajak nata memasuki mobilnya dengan luhan yang mengemudi dan luxi yang duduk di sampingnya sedangkan bagas duduk di belakang bersama nata di sampingnya sementara kenan membawa mobilnya sendiri karena tidak muat
Keemapat pria tampan itu berencana akan membuat nata bahagia hari ini dan menjadikannya ratu, mereka tidak memperdulikan larangan pengawal xian yang melarang membawa nata pergi karena nata akan aman jika berada di dekat mereka
Keemapat pria tampan yang sibuk seketika absen dari tugasnya karena mereka harus membuat nata senang
__ADS_1
bagas yang sudah tau jika lexa akan kembali membuat sebuah rencana yang akan membuat xian mengetahui akal bulusnya namun karena xian mungkin sudah termakan omongan lexa akhirnya bagas meminta bantuan ketiga sahabatnya yang lain karena bukan tidak mungkin xian sudah tidak percaya lagi dengannya karena hasutan lexa
dan ketika sahabatnya yang menganggap lexa wanita baik baik di buat terkejut atas bukti nyata yang di tunjukan bagas pada mereka ternyata mereka tertipu oleh sikap mania lexa ternyata lexa lebih berbahaya dibandingkan dengan bella
"Nat, apa xian sudah menghubungimu? "tanya luxi
"Mmm belum kak, sepertinya ia sangat sibuk"jawab nata dengan tersenyum
"Kau tidak apa apa kan? "
"Tidak kok kak, nata tidak apa apa"
"Nat jika sesuatu terjadi padamu ku bisa menghubungi kita memang di antara kami hanya xian yang bodoh jika soal wanita"ucap luxi tanpa sadar mengandung pertanyaan di benak nata
"Bodoh? soal wanita? "maksud kakak?
"Ahh tidak kok, sudah tidak perlu di fikirkan, nanti setelah memeriksa calon keponakanku bagaimana kita jalan jalan? "tawar luxi
"Tapii... apa nanti tidak apa kak? "
"Tidak apa apa kok kan ada kita"jawab bagas
"baikalah kalau begitu kak nata mau, lagian nata bosan selama berbulan bulan nata selalu diam di rumah "
"nah itu ini kesempatan kamu keluar selama si bodoh itu tidak ada hahahahaha"ucap luxi dan langsung tertawa di susul luhan bagas dan nata hanya mengeleng gelengkan kepalanya yang mengetahui sikap kedua sahabatnya itu memang sedikit humor
.
.
__ADS_1
.
TBC