
Setibanya mereka di kampus natali, bagas langsung keluar membukakan pintu untuk nata
"Ishh kan angel bisa sendiri kak"
"Gak apa apa sayang"
"Kakak gak usah jemput angel ya, nanti aku pulang sendiri setelah itu jemput lano"
"Nggak pokonya nanti kakak akan jemput kamu"
"Tapi kak, kakakan pasti sibuk"
"Gak ada kata sibuk buat kakak sayang, udah jangan bantah ucapan kakak"
"Hufhhh, punya kakak posesif banget sih"gumam natali yang samar samar di dengar bagas
"Tandanya kakak sangat menyayangimu myangel"
"Angel dan punya anak umur empat tahun, dan kakak juga semakin tua mendingan cariin kakak ipar buat angel aja, jangan terus menjomblo"klakarnya
Bagas terkekeh mendengar ucapan natali, sambil ia mengacak acak rambut adiknya itu
"Kakak belum menemukan wanita sehebat mommy dan setegar kamu sayang, dan juga sebaik hati kamu"ucap bagas lembut, nata hanya mengercutkan bibirnya lucu sambil merapikan rambutnya
"Yasudah masuk sana, kamu sebentar kan? "
"Iya paling sebelum makan siang udah selesai"
setelah melihat natali masuk ke dalam gedung bagas langsung memasuki mobilnya sebelumnya ia langsung menghubungi seseorang di sebrang telepon
"Awasi adikku, jangan sampai lengah kalau tidak kalian tahukan apa yang akan terjadi?! "ucapnya dengan suara dingin tak lupa tatapan mata tajamnya
"Baik tuan"
Panggilan terputus, ia segera kembali ke kantornya, tububnya masih merasa lelah namun ia harus melakukan rapat, ini semua demi adiknya
***
Natali berjalan dengan anggunnya menuju ruang dosen pembimbingnya dengan membawa map laporan yang akan ia serahkah
Namun setelah sampai di ruangan dosennya ternyata tidak ada, ia langsung ke ruangan piket untuk bertanya keberadaan prof. Ashraf dan ternyata beliau sedang melakukan rapat mingguan, ia kembali keluar menuju taman
Banyak mata pria senior maupun juniornya menatap penuh kagum dengan natali yang di panggil angel selain cantik natali di kenal rendah hati meskipun mereka tahu jika natali bukan orang sembarangan karena sering di antar jemput mobil mewah dan tak lupa dari pakaiannya tak luput dari brand brand terkenal di dunia, namun ada juga yang iri dan membenci nata. Hanya saja identitasnya yang sebagai seorang ibu beranak satu tak ada yang mengetahuinya karena bagas benar benar menutup rapat identitas natali dan iliano
__ADS_1
"Hufhh, gara gara keposesifan kak bagas aku bahkan tak punya teman di sini, andai aku bisa menghubungi sherly tapi aku tak mungkin melakukan itu bisa bisa semuanya curiga"gumam natali, sambil duduk di salah satu bangku taman
Memang selama ini ia di suruh kakaknya untuk membatasi dirinya berteman dengan seseorang dan banyak yang takut karena ternyata diam diam bagas menyuruh orangnya mengawasi natali dengan menyamar sebagai salah satu mahasiswa disana
"Tau gini aku di rumah aja dulu, harus nunggu deh mana sendiri lagi"monolognya sendiri, tiba tiba seorang wanita mendekati natali
"Hallo kak, maaf apa aku boleh duduk di sini?"ucap wanita asing itu dengan ramah, tak lupa menggunakan bahasa inggrisnya
Natali mendongak melihat wanita yang terlihat lebih muda darinya
"Iya boleh kok"ucap natali tak kalah ramahnya
"Kakak sendirian aja?"
"Iya aku tadinya mau bertemu dosenku pembimbingku tapi saat aku keruangannya tidak ada"
"Oh kakak sudah senior ya di sini"
"Iya aku semester akhir saat ini aku lagi melakukan internship di salah satu rumah sakit "
"Oh kakak jurusan kedokteran?"jawab natali mengangguk
"Kita boleh kenalam dulu gak kak? "
"Aku chika, aku baru semester awal di sini"nata mengangguk
"Jurusan apa? "
"Aku jurusan teknologi informasi "
selama menunggu dosennya natali dan wanita yang di ketahui bernama chika itu saling mengobrol hangat namun tidak mengenai hal pribadi
Tanpa di ketahui natali ternyata diam diam chika merekam obrolannya dan meletakan suatu alat kecil di dalam tas natali yang sedikit terbuka
Flasback On
Seseorang membungkuk di hadapan xian, yang masih berbaring di brangkar ranjang ruangan rumah sakit, di fikir fikir memang ia harus menstabilkan kondisinya mengingat pertemuannya dengan natali yang sekejap itu
"Jack"
"Saya tuan"
"Kau sudah tahukan mengapa aku menyuruh kau datang? "
__ADS_1
"Iya tuan, tim saya sudah langsung bergerak mulai mencari nona muda"
"Bagus jack saya tunggu kabar baikmu"
"Baik tuan, jika begitu saya undur diri"
Setelah itu jack langsung keluar dari ruangan itu untuk memulai aksinya
Saat pencariannya salah satu anak buahnya mengabarinya jika ia melihat seorang wanita keluar dari mobil mewah bersama laki laki di salah satu pelataran kampus ternama, dan setelah memastikan semuanya benar jack langsung menjalankan rencananya
Ia langsung menyuruh chika untuk meletakkan GPS yang berbentuk chip kecil, dan merekam obrolan dengan cara apapun
sebelumnya memang wanita yang di sebut sebagai chika adalah salah satu anggota wanita di timnya
"Kau letakan alat ini di manapun yang jelas pastikan alat ini mengikutinya di tempat manapun, jangan sampai gagal karena aku tak bisa memastikan jika kedepannya kita menemukan keberadaannya, ingat sekarang mungkun kesempatan kita yang tuhan kasih, kau segera masuk ke dalam gedung kampus itu"
"Sesulit itukah menembus informasi nona tuan?"
"Iya karena mungkin kita sedang berurusan dengan salah satu kelompok gelap yang di takuti di penjuru dunia, aku bahkan belum mengetahui siapa pemimpinnya"
"Dari mana anda tahu jika itu mereka tuan? "
"Aku hanya curiga chika, karena hanya mereka yang bisa melakukannya"
"Apa tuak xian mengetahui akan hal ini? mungkin dia mengetahui siapa orang itu? "
"Aku tak yakin tuan xian tahu siapa tapi aku belum mengatakan ini, aku harus memberikan laporan sedetail mungkin kepada tuan xian jika masih setengah setengah ia mungkin akan marah"
Flasback Off
Setelah meletakan alat itu chika langsung pamit dengan alasan kelasnya akan segera masuk
sementara natali langsung kembali menuju ruangan dosen untuk memberikan laporannya, ia fikir mungkin sekarang dosennya sudah selesai melakukan rapat dan ternyata dugaannya benar
setelah selesai nata langsung kembali ke mansionnyabmenggunakan taxi, ia tak akan mengabari kakaknya, sekitar satu jam setengah lagi iliano baru keluar dari sekolahnya, ia bisa gunakan waktu itu untuk menyiapkam makanan siang untuk anaknya setelah itu ia akan menjemput iliano di sekolahnya
.
.
.
TBC
__ADS_1