
Rasa senag rasa haru dan rasa yang sulit Xian jabarkan semuanya bercampur dalam dirinya saat ini kejutan yang amat membuatnya bahagia
Xian tak lupa meraih tubuh Natali membawanya kedalam pelukannya bersama iliano yang sudah ada di pangkuannya, Xian menciumi wajah Natali sayang
"Terimakasih sayang terimakasih..."ucapnya
Nyonya yenli yang melihat adegan itu langsung meningalkan tempat itu menuju kamarnya dengan tangisan penyesalan, rasanya ia tak pantas mendapatkan maaf dari anak dan cucunya
"Jangan tinggalkan aku lagi sayang, aku sangat mencintaimu "ketiganya sama sama menangis haru, terlebih iliano yang sudah sejak lama menginginkan sosok Daddynya, ia sudah mengerti mengapa sang Daddy tidak bersama mommynya dulu, namun lano sekarang sangat bersyukur karena Daddynya tidak sejahat yang ia kira, Daddynya ternyata sosok yang cengeng akibat bertemu dengannya, ia paham itu berarti daddynya sangat mencintai dirinya dan mommynya
***
"Daddy apa benal kau ini daddyku?"tanya lano dengan mata berkaca kaca menahan tangisnya karena baginya ini seperti mimpi dan permainan untuknya , saat ini lano dan Xian tengah duduk berdua di ruang keluarga mansion wingson, karean Bagas yang memaksa mereka harus menemui Daddynya dulu sementara Natali dan Bagas mencoba berbicara dengan Daddynya
Xian langsung menatap lano dengan tatapan sendu
"Iya sayang aku daddymu, apa lano tidak menyukai bertemu Daddy nak?"tanya Xian dengan mata berkaca kaca
lano menundukan kepalanya dan mengelang lemah, sesaat kemudian dia kembali menatap wajah Daddynya
"Kenapa lano bertanya seperti itu?"
"Daddy apa Daddy tau, saat ini bagaikan mimpi untuk ano dad"
"Daddy, kadang Ano bertanya dalam hati kenapa Ano berbeda dengan teman teman Ano di sekolah, mereka memiliki keluarga yang lengkap sedangkan Ano tidak? Ano hanya memiliki uncle Bagas yang teman teman Ano anggap dia Daddy ano padahal bukan, sejak Ani bertanya sama mommy dan uncle mereka selalu bilang jika Daddy sudah pergi ke surga, Ano coba terima karean gak mau buat mommy sedih, mommy selalu menangis ketika malam, dan paginya matanya bengkak, ketika di tanya mommy selalu menjawab jika tadi subuh dia mengupas bawang, selalu itu yang menjadi alasan mommy ketika matanya bengkak Ano tahu mommy bohong"
Apa Daddy tau hal yang paling Ano sukai ilah tertidur? karean dengan tertidur Ano bisa bermimpi bertemu daddy sehingga Ano bahasia bisa merasakan punya daddy walaupun hanya dalam mimpi
Ano ingin sekali membenci Daddy karena tega meningalkan Ano dan mommy tapi jujur dad, Ano tidak bisa membenci Daddy karena Ano tidak bisa mbenci Daddy yang Ano sendiri tidak tahu alasan mengapa Daddy meninggalkan kami berdua, terbesit pertanyaan di dalam hati Ano ingin bertanya siapa nama Daddy lano namun mommy tidak pernah menjawabnya kata uncle mommy lupa ingatan makanya mommy tidak mengingat nama daddy, dan hal yang paling Ano inginkan ialah mendapatkan pelukan setra ciuman dari Daddy"ucap lano panjang lebar dengan suara cadelnya sehingga membuat hati Xian teriris mendengar ucapan anaknya, ia tak menyakahkan Natali karena mengatakan ia sudah meningal namun rasanya Xian iangin memutar waktu agar anaknya tidak merasakan kesedihan sepeti itu
tak kuasa Xian menjatuhkan buliran kristal dari pelupuk matanya, ia langsung memeluk lano kedalam dekapannya ia menangis terisak di pundak kecil lano
"Maafkan Daddy sayang, inj semua salah Daddy maaf sayang maaaf"
"Daddy jangan nangis Ano sekarang bahagia ternyata Ano masih punya daddy "
__ADS_1
Xian melerai pelukannya dan metap lano sendu
"Terimakasih lano karena lano sudah tumbuh dengan baik menjadi anak pintar, terimakasih sudah mau bertemu Daddy, terimakasih karean sudah menerima Daddy sayang, Daddy sangat mencintaimu"ucap Xian dan langsung mengangkat tubuh lano agar berada di pangkuannya, memeluknya serta menciuminya dengan bertubi tubi
Tanpa mereka sadari ketiga pasang mata menyaksikan percakapan mereka berdua yang membuat mata Natali dan tuan wingson berkaca kaca karena mereka tak menyangka ternyata anak yang di anggap selalu ceria jika berada di dekatnya menyimpan kesedihannya sendiri
"Apa Daddy dengar itu?"tanya Bagas yang memandang Daddynya Yaang tak bergeming menatap lano dan Xian
"Cucumu kesayangan mu ternyata tersiksa dad, apa Daddy tega memisahkan ayah dan anak itu?"
tuan wingson yang sempat menolak hubungan Natali dan Xian kembali sekarang menjadi luluh akibat mendengar penuturan cucu kesayangannya, tanapa berkata tuan wingson meningalkan nata dan Bagas kembali menuju ruang kerjanya
"Kak.."
"sabar sayang pelan pelan ya kakak yakin Daddy akan segera merestui kalian"
"Tapi apa kakak setuju jika nana bersama kembali dengan kak Xian?"Bagas tersenyum
"apapun yang menjadi kebahagiaanmu kakak akan mendukungmu my litle princess, lagian kakak gak bakal tega memisahkan anak kalian lagi seperti lano"
"lagi? maksud kakak?"tanya nata yang tak mengerti ucapan bagas
Natali mengercutkan bibirnya lucu dengan semberut merah di pipinya, sehingga membuat Bagas tertawa
"Kau susah menajdi ibu masih saja tidak paham dek"
"Kakak ihhh, aku Maluuuu"
"iya iya kakak nggak bakal ngomong lagi, tapi kamu pegang ucapan kakak deh sebulan lagi bakal ada calon keponakan kakak "
"Susah sudah gak usah cemberut sana gih samperin suami sama anakmu"tanpa berkata Natali mendekati lano dan Xian yang masih menagis haru
Saat sudah berada di depan suami dan anaknya Natali langsung mencium kening Xian dan lano
"Mommy"
__ADS_1
"Sayang"
"Suadah ya sedih sedihnya pasti kalian belum pada makan kan, yuk kita ke meja makan "
"uncle wingson bagaimana?"tanya Xian yang ingin sekali meminta izin agar ia dan natali bersama kembali
"Daddy sedang berada di kamarnya"
"apa aku boleh menemuinya?"
"Sebaiknya kakak makan dulu ya baru kamu boleh ketemu Daddy"ucap Natali lembut
Xian mengangguk dan langsung beranjak sarai ruang tamu menuju meja makan yang sudah ada Bagas di sana
"Gas maafkan gue..."ucap Xian tiba tiba
"Untuk?"
"untuk hal ____"
"sudah gak perlu Lo ingat lagi bagi gue kebahagiaan Natali jauh lebih penting gue ruestui kalian berdua "ucap Bagas pelan namun terdengar tegas
"tapi kalo Lo sampe sakitin lagi adik gue ____"
"Gue janji gak bakal nyakitin Natali dan menjaga dia beserta anak anak kita"Bagas menangguk memegang ucapan xian
setelah itu Xian langsung memakan makanannya bersama Natali dan lano setelah itu Xian meminta izin agar bertemu tuan wingson setelah mendapatkan izin dari Bagas dan menganti bajunya dengan baju Bagas yang baru yang belum terpakai Xian melangkahkan kakinya menuju ruang kerja tuan wingson
Tok tok tok
"Masukk"tersengar suara bariton dari dalam membuat Xian langsung membuka pintu itu
.
.
__ADS_1
.
TBC