Menjadikannya Istri Kontrak

Menjadikannya Istri Kontrak
Sebuah Rencana


__ADS_3

Setelah menelepon Natali, dengan cepat Xian melangkah keluar dari rumah mewah itu dengan senyum yang sulit di artikan


Ini hal gila yang pernah Xian lakukan namun ia tak peduli jika tuan wingson tidak merestuinya dan Bagas yang menentang hubungannya dengan Natali, maka dengan hal ini mungkin adalah cara Xian untuk merebut hati Natali


"Heh, kalian kira kalian bisa menjauhkan ku dengan nataliku? tidak akan"


gumamnya sebelum ia memasuki pesawat pribadinya, di landasan khusus miliknya


***


di sisi lain


"Nyonya ada hal yang harus saya sampaikan"


ucap seseorang pria bertubuh tegap dengan pakaian serba hitam, berdiri di hadapan wanita paruh baya yang sedang duduk di kursi kebesaran yang seharusnya suaminya duduki, namun akibat ia sakit sakitan dan harus selalu mendapatkan tanganan medis ia terpaksa harus menduduki posisi itu, apalagi saat putra satu satunya itu depresi


"Hufhhh"


"Katakan, aku harap itu berita baik karena aku sudah pusing "


"Saya rasa ini berita baik untuk anda nyonya "ucap pria itu dengan tersenyum ramah pada nyonyanya


"Jangan bertele tele katakan dengan jelas padaku "ucap nyonya itu dengan nada kesal karena merasa dipermainkan oleh tangan kanannya


"Ini mengenai wanita yang anda cari nyonya"


"Hah?! benarkah? wanita itu? kau sudah memiliki informasi yang aku minta selama empat tahun ini?"tanyanya dengn beruntun dengan tatapan sulit di artikan


" iya nyonya, saat ini dia juga tinggal di negara ini, dan dia sedang menjalankan praktik kedokteran selama satu tahun di rumah sakit x"ucap asisten itu menjelaskan, namun nyonya itu mengerutkan alisnya ragu


"Apa kau yakin itu dia?"


" ya saya yakin nyonya, dia wanita yang anda cari selama ini, dan saya sudah mendapatkan semua informasinya dengan detail setelah melihat tanpa sengaja wanita ini memasuki mobil yang tak sembarang orang punya "


"Maksudmu apa?"


"Ternyata selama ini dia bukan wanita sembarangan nyonya, dia berasal dari keluarga konglomerat terkaya yang kedudukannya menyamai keluarga anda"jelas sang asisten


"Hah"kagetnya karena tentu ia tahu siapa orang yang bisa menduduki kekayaan keluarganya


"Keluarga wingson?"


"Iya nyonya, ternyata wanita ini adalah anak bungsu dari tuan wingson, mantan mafia itu dan juga adik dari salah satu sahabat tuan muda"


"Apa?!"


"Tunggu!"


"Katakan dengan jelas semuanya, anak bungsu? keluarga wingson, adik kandung sahabat putraku?"


"Iya nyonya ternyata hal ini di ketahui sejak kejadian empat tahun lalu, namun semua data aksesnya di tutupi oleh tuan Bagas sendiri, dan sayapun pernah mencari data datanya namun saya tidak bisa menembusnya , namun beberapa Minggu kemarin saya melihatnya dan ntah mengapa semua data nona itu bisa dengan mudah di bobol, mungkin juga ada seseorang yang juga berusaha membobol data milik nona itu nyonya"

__ADS_1


"Maaf nyonya saya baru mengatakan hal ini, dan sepertinya tuan muda sudah mengetahui hal ini, tapi..."


"Tunggu kau bilang putraku mengetahui hal ini? apa dia sudah bertemu dengannya?"tanyanya lirih, tak terasa matanya mengembang ingin menjatuhkan air mata, ntah mengapa rasa bersalahnya tak pernah hilang, andai dulu ia tak egois, andai dulu ia tak melakukan hal itu, andai dulu ia tak menuruti rencana licik wanita rubah itu


"Iya nyonya, tuan muda sudah mengetahuinya dan bertemu dengan nona itu, bahkan tuan mudah sampai menculiknya dan membawa ke rumah yang sudah tuan muda siapkan untuk nona itu"


"Apa dia terlihat bahagia?..."tanya nyohya yang tak lain ialah nyohya yenli


"Ya nyonya, tuan muda sangat bahagia sekali menemukan wanita yang selama ini ia cari, anda lihatlah foto ini saya sengaja menyuruh salah satu anak buah tuan muda yang menjaga di sana memotret kebersamaannya"


ujarnya namun seketika asisten itu kembali menunduk


"Tapi..."


"Tapi apa?"


"Nona natali sekarang di bawa kembali oleh tuan Bagas yang dengan cepat bisa menemukan keberadaannya akibat tuan Luhan yang ceroboh"


"Apa!? la-lalu apa putraku baik baik saja?"


"Uhtuk saat ini saya belum mengetahui kejelasnya nyonya, ini semua berkas2 nya, namun saya tidak yakin jika ini seratus persen lengkap "


"Tak apa, kali begitu kau boleh kembali "


"Baik nyonya"


*


"Ternyata dugaanku salah, dia wanita baik baik"


"Aku menyesal telah berbuat jahat padanya, mungkin perbuatanku menimbulkan trauma berat bagi wanita mungil ini, hiks"


Nyonya yenli menangis dalam ruangannya memeluk foto Xian bersama Natali


ia sungguh sangat menyesali semu perbuatannya, namun apa Xian akan memaafkannya?


Namun tiba tiba ia teringat dengan bayi yang pernah Natali kandung, ia langsung membolak balikkan datanya dan pada lembaran terakhir matanya kembali menjatuhkan air matanya setelah mengetahui ternyata Natali sempat melahirkan seorang bayi dengan melakukan Cesar saat kejadian itu


"Cucuku..."


"Apa dia masih hidup? hiks hiks aku pembunuh cucuku.... hiks "


Untuk beberapa jam nyonya yenli menangisi Perbutan jahatnya yang ia lakukan dengan Natali


"Aku harus segera bertemu dengannya dan meminta maaf, tapi apa mungkin dia akan memaafkan aku? Hiks"


"Akhhh yenli! kenapa kau bodoh"


"Nenek macam apa aku ini, mencoba melenyapkan bayi yang bahkan belum lahir pada saat itu"isaknya


***

__ADS_1


Setelah beberapa jam Xian mendarat di negara S dengan tampilan masih rapih, kemeja hitam, jas hitam dan tak lupa celana bahan yang senada, walaupun terlihat misterius namun hal itu tak membuat dirinya terlihat menyeramkan namun terlihat bak dewa Yunani yang tak memiliki celah kejelekan dalam fisiknya


Beruntung Xian memiliki landasan pribadh dah setiap Negera negra tertentu, hal itulah yang tak membuat banyak pasang mata melihatnya karena kawasan Xian di jaga ketat langsung oleh pihak bandara


"Apa kau sudah menemukan mansion itu Jack?" Tanya Xian pada asisten Jack karena asisten Lae harus menggantikannya di perusahaan


sebenarnya Lae sangat khawatir dengan tuannya dan sebagai asisten pribadi yang sudah mengabdi di Xian membuat Lae yang kadang bersikap posesif, apalagi jika depresi tuannya Jumat


"Kau awasi dan jaga tuan muda terus selama aku tidak ada di dekatnya"ujar Lae kepada Jack sebelum Jack mengikuti printah Xian


"Biak tuan saya akan menjaganya"


"Good"


begitulah percakapan singkat padat dan jelas itu


"sudah tuan, semuanya sudah sesuai rencana"


"Bagus Jack, aku tidak mau gagal lagi karena hanya dengan cara ini aku bisa bertemu dengannya walaupun dengan cara murahan seperti itu"


"Baik tuan"


Xian terus melngkah menuju mobil yang sudah anak buahnya siapkan, sebelum ke mansion keluarga wingson tujuan Xian adalah ke apartemennya terlebih dahulu karena malam baru ia akan beraksi


*


setelah sampai di unit apartemennya Xian melangkahkan kakinya menuju kamar yang akan menjadi tempatny sementara


ia ingin istirahat untuk beberapa menit, namun sejak tadi bibirnya terus menyunggingkan senyuman di kedua bibirnya


natah rencana apa yang akan Xian lakukan, otorpun tak tahu😂


"Tunggu aku sayang..."lirihnya sebelum memejamkan matanya


Xian sudah siap dengan segala konsekuensi yang ia terima walaupun nanti wajahhya kembali bonyok atau ia bahkan sampai masuk rumah sakit karena ia sangat yakin setelah ini hal itu ia akan dapatkan mengingat rencananya yang cukup gila itu


***


selain Xian natapun sejak menerima telepon dari Xian hanya bisa terdiam duduk di dekat jendela kamarnya, memandang haru anak yang ia lahirkan dengn taruhan nyawa, saat ini anak itu sudah tumbuh menjadi malaikat kecil Natali, laki laki yang sangat pintar namun penuh dengan keterbatasan aturan dirinya dan sang unclenya


namun tak menampik jika iliano selalu terlihat bahagia jika bersama Natali, Bagas, ataupun opanya


tapi tidak ada yang tahu hati rapuh makhluk kecil itu


Pernah sempat Natali memergoki putranya menangis dengan memeluk lututnya, ntah apa yang membuatnya menangis yang jelas anak itu selalu menampilkan senyuman manisnya di depan dirihya dan uncle opanya, namun bersikap dingin dengan orang yang tak akrab dengannya


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2