
Lixian langsung mengendarai mobilnya menuju kerumahnya, setelah sampai lixian langsung menuju kamar natali, di sana ada bi inah yang menemani natali tapi ternyata natali masi belum sadarkan diri
"Bi kenapa nata belum sadar? "tanyanya
"Bibi juga gak tau tuan, dari tadi bibi nungguin nona tapi belum bangun bangun"jawab bi inah
"Ya sudah bi, bibi boleh keluar"titahnya yang di angguki bi inah dan bi inah langsung keluar dari kamar natali
Setelah bi inah keluar lixian duduk di tepi ranjng nata tangannya menggenggam tangan natali erat, mata lixian terus memandangi wajah natali yang masi terlihat pucat
"Kenapa kau masi belum sadar? ayo bangun nata jangan buat aku khawatir!"ucapnya dengan nada khawatir
"Aku nggak akan biarin orang lain menyakiti kamu dan anak kita" ucapny lagi dan "cup" lixian mengecup kening nata lama, setelah itu xian langsung keluar dari kamar natali untuk pergi keruang kerjanya untuk memeriksa email
"Tuan makanan sudah siap, anda belum makan siang tuan"ucap bi inah yang melihat lixian keluar dari kamar natali
"Iya bi, antarkan ke ruang kerja saya bi saya mau makan di ruang kerja saja, dan siapkan juga makanan untuk natali"
"Baik tuan"
...***...
Perlahan lahan nata membuka matanya, nata mengingat kejadian tadi pagi saat natali membuka kotak itu yang isinya bangkai tikus dan pakaian bayi dengan lumuran darah
"Tidak boleh tidakkkkk tidak boleh "teriaknya histeris, teriakan nata sampai terdengar dari ruang kerja lixian
"Natali!!" lixian yang mendengar teriakan nata langsung bergegas untuk ke kamar natali
Ceklek
"Nata! kau kenapa? "ucapnya setelah berbeda di kamar nata
"Tidak tidak boleh ini anakku!!"
"Nata kau kenapa?"ucap lixian yang mencoba menyentuh natali namun segera di tepis nata
"Jangan! hiks hiks jangannnn ini anakku! jangan ambil anakku! hiks hiks"
"Nata tenanglah ini aku lixian, kau tenang ya syutsyuttt"ucapnya yang kembali menyentuh natali mencoba menenangkan nata
"Tidakkkk... anakku tidak boleh di ambil hiks hiks"ucap nata dengan masi histeris
Lixian langsung membawa natali ke dalam pelukannya mengusap usap punggung natali "Kau tenang ya, tidak ada yang akan menyakitimu dan anak kita"ucapnha lembut
Nata yang mendapatkan pelukan dari lixian perlahan lahan kembali tenang
"Kenapa ketika aku melihatnya seperti ini hatiku sakit? apa aku tega mengmbil anaknya nanti jika sekarang saja reaksinya seperti ini lalu bagai mana akhhhh sial! aku terjebak dengan rencanaku sendiri!"ucap batinnya
"Kau sudah tenang hm? "tanyanya dan di angguki natali
"Kalo begitu kau harus makan ya"ucapnya yang di jawab gelengan kepala oleh nata
"Kau harus makan meski sedikit ok? "ucapnya lagi yang di jawab gelengan kepala oleh nata
"Kau mau makan atau aku akan membuatmu makan dengan caraku!"ucapnya dengan tegas, nata hanya memmajukn bibirnya, dalam hati lixian terkekeh dan langsung mengambil makanan yang memang sedari tadi telah di siapkan bi inah yang di letakan di atas narkas
"Apaan si tadi dia bersikap manis sekarang malah kek gitu"ucap batin nata
"Ayok buka mulutmu"
"Biar aku makan sendiri"
"Tidak ada penolakan!"
Hufhhh dengan berat hati nata menerima suapan dari lixian
"Aku sudah kenyang "
"Apa yang kenyang? kau itu baru makan setengah piring dan kau bilang kau sudah kenyang, kau harus menghabiskan makanannya"ucap lixian
"Tapi aku memang sudah kenyang"
"Kau harus menghabiskan makanan ini, kau lihat tubuhmu kurus seperti sapu lidi! kau itu sedang hamil tapi berat badanmu itu sama sekali tidak terlihat seperti hamil!"
__ADS_1
"Apa katanya sapu lidi? "
Nata yang tak suka di katai badannya seperti sapu lidipun hanya memanyunkan bibirnya yang mengundang rasa gemas lixian
"gemas sekli dia kalo sedang ngambek begitu"
"Ayo buka mulutmu lagi"ucap xian dengan rasa kenyang nata memaksakan untuk makan lagi hingga habis
"Minum dulu "ucap xian menyodorkan gelas yang berisi air putih. Dengan perut kekenyangan natali meminumnya
"Kau istirahat lagi ya, aku ke ruang kerja ada beberapa pekerjaan lagi yang harus aku kerjakan"ucap xian di jawab anggukan oleh nata
Karena perut kekenyangan akhirnya nata tertidur
...***...
Bandara
Tuk tuk tuk
Suara langkah kaki yang menggunakan sepatu high heels, seorang wanita cantik nan seksi berjalan dengan membawa kopernya, dan dengan kacamata hitam yang ia pakai dan dengan baju glamornya ia berjalan menuju mobil jemputannya
Saat sampai di depan mobilnya salah satu supir membukakan pintu belakang dan memasukkan koper wanita itu di bagasi belakang
"Kita langsung ke mansion namoung"ucap wanita itu setelah si supir masuk
"Baik nona"
"Aku tidak sabar melihat reaksi kedatangan aku... pasti ia sangat merindukanku, besok aku akan membawa kejutan untuknya "ucap batin wanita itu tersenyum bahagia karena sebentar lagi ia akan di aliri uang lagi
Sesampainya di mansion namoung supir itu keluar untuk membukakan pintu untuk wanita itu, dan wanita itu langsung keluar dari mobilnya dan berjalan masuk
"Nona bella? "sapa salah satu pelayan mansion namoung
"Ya, mana mom?"
"Ada non, beliau ada di kamarnya"
"Baik nona"
Ya wanita itu bella mantan pacar lixian yang meninggalkan lixian sebelum hari pertunangannya
Pelayan itupun langsung menuju kamar nyonyanya untuk memanggilnya
Tok tok tok
"Masuk"titahnya
"Ada apa?"
"Anu nyonya di depan ada nona bella"
"Baiklah kau boleh keluar, siapkan ia minuman"titahnya
"Baik nyonya"ucap pelayan itu dan langsung keluar menyiapkan minuman untuk bella
"Rupanya ia datang secepat itu hhhh, tapi tak apa aku harus bersikap baik dengannya selama lexa belum di temukan"gumam nyonya yen li
Langsung saja nyonya yenli keluar kamarnya dan menuju ruang tamu, wajahnya sudah ia buat seramah mungkin agar rencananya tidak gagal untuk memanfaatkan bella
"Haiiiii menantuku! kau sudah datang rupanya"
"Hai mommy, how are you? "ucapnya yang langsung memeluk nyonya yen li
"I'm fine, how about you? "tanya balik nyonya yenli setelah melepaskan pelukannya
"Seperti apa yang kau lihat, aku baik baik saja"
"Baiklah kau semakin cantik saja, ayo kita duduk dulu"ucapnya yang mengajak bella untuk duduk
"Bagaimana profesi modelmu di sana? "
"Aku berhasil meraih penghargaan model terbaik mom, itu berkat kerja kerasku"ucapnya dengan tersenyum
__ADS_1
"Cih itu kerja kerasmu katanya, itu semua ulah anakku berkat dia kau bisa seperti itu dasar tak tau diri"ucap batinnya dan langsung kembali tersenyum ramah
"Ohhh benarkan? wow congratulation sayang, mom bangga denganmu ternyata xian tak salah memilihmu "
"Eh iya mom bagaimana kabar li? apa dia tau aku kembali?"
"No sayang dia tidak tahu kau kembali, dan apa kau tahu saat kau meninggalkannya ia terpuruk..."ucap nyonya yenli yang tak meneruskan ucapannya
"Ha?! benarkah mom?" ucapnya kagetnya tak menyangka ternyata xian mencintainya
"Benar kah xian sampai seperti itu? oh god! itu hal yang bagus berarti ia sangat mencintaiku"ucap baginnya tersenyum mengembang
"Ya benar tapi gara gara itu semua ia menghamili perempuan lain! "ucapnya dengan ketus
"Ap... apa!? bagaimana bisa?! "kagetnya sampai langsung berdiri dari duduknya
"Hei tenang dulu sayang, duduk dulu ok?"
"Bagaimana bisa li menghamili perempuan lain? siapa wanita itu? bagaimana mungkin"ucapnya yang langsung terisak
"Hei tenang lah sayang dengarkan dulu, kau jangan khawatir dia hanya wanita rendahan yang berhasil menjebak xian dengan kehamilannya"
"Bagaimana aku bisa tenang mom! xian menghamili wanita lain lalu bagai mana aku mom? hiks hiks"
"Wanita itu hanya seorang tikus got yang berhasil menjebak anakku, dia hanya wanita miskin yatim piatu tidak sebanding denganmu kau tenang lah mom juga tak menyukainya, dan kau harus merebut xian lagi darimu bella, mom yakin ia masi mencintaimu jika tidak mana mungkin hal itu akan terjadi "jelasnya panjang lebar
"Mommy benar aku tidak akan membiarkan li di rebut wanita itu, aku akan merebutnya darinya"ucapnya dengan mengeraskan rahangnya hatinya begitu emosi bagaimana bisa ia kecolongan jika xian pergi darinya bagaimana ia mendapatkan kekayaan lagi? profesi modelnya tak secukup uang yang lixian kasih padanya
"Ia kau harus merebutnya dari wanita itu, dan kau sekarang menginap saja di sini ok? kau pasti lelah"
"Iya mom, aku memang sangat lelah"
"Kau tidurlah di kamar yang biasa kamu tempati bel, kamar itu sudah di bereakan pelayan sejak pagi, kau istirahat nanti saat makan malam mom akan panggilkan kamu"ucap nyonya yenli, ya memang dulu bella sering menginap di mansion itu makanya ia di kenal oleh para pelayan pelayan di mansion itu
"Iya mom terimakasih ya"
Dengan rasa lelah dan rasa marah dihatinya bela berjalan menuju kamar yang ia biasa tempati
sesampainya di dalam kamar bella langsung melepaskan high heelsnya dan meletakkannya sembarang tempat dan melempar tasnya di sofa yang ada di kamar itu
"Sial! jangan sampai wanita itu merusak impianku! aku tidak akan membiarkan lixian jatuh di tangan wanita itu hanya aku BEllA ADELIN SEA yang pantas berada di sisi lixian"ucapnya tersenyum licik memikirkan rencana rencana kedepannya, ntah mengapa bella sangat marah dan tanpa melihat wajah wanita itu bella sudah membencinya
"Hufhhh andai aku dulu berhasil membuat lixian tidur denganku kejadiannya tidak akan seperti ini! tapi siapa nama wanita itu? ahhh sudahlah lebih baik aku tanyakan nanti kepada mom aku sangat lelah"ucapnya dan langsung brbaring di atas kasur king size itu
matanya menatap langit langit kamar itu tapi otaknya merencanakan rencana licik "hmmm tunggu aku sayang... "gumamnha dan setelah itu bella langsung memjamkan matanya
.
.
.
TBC
********
Hmmm kira kira apa rencana bella ya?
Bagaimana keadaan natali jika sudah ada dua nenek lampir ini?
Kalian mau gimana?
Silahkan berikan komentar kalian ya 😊
Jangan lupa tinggalkan jejaknya berika komentar dengan kata kata positif dan membangun ya bby 🙏❤😇
jika suka tinggalkan likenya bby ❤😘
#Aku gak bisa double up ya karena aku harus ngejar deadline tugas kuliah hehe #
Seeu next chapter
Terimakasih yang sudah mendukung karya ini semoga tuhan membalasnya 😇🙏
__ADS_1