Misteri Rumah Nenek

Misteri Rumah Nenek
Misi Rahasia Mahesa


__ADS_3

"Mereka yang sudah membunuh ibuku saat mengandung diriku, beruntung aku masih bisa selamat dan masih hidup hingga saat ini,". Ucapku memulai kisah yang baru ku ketahui baru sekitar dua mingguan ini.


Cerita tentang Sebuah rahasia kelam yang sudah di sembunyikan ayah dengan rapi sekali dariku, bahkan selama 24 tahun!


*****


Ku mulai raih saku jaket jeansku, dan di balik jaket itu ada kantong kecil tempatku menaruh benda yang sangat berharga menurutku. Ku raih beberapa lembar foto usang yang selalu ku sembunyikan. Foto yang di sertakan oleh ayah dalam box kayu Minggu lalu. Foto utuh satu keluarga lengkap dengan nenek dan kakek saat masih hidup. Disana terlihat tiga orang anak laki-laki tampan menggandeng istri masing masing. Satu lagi foto nenek kakek beserta keempat anak angkatnya. Juga ada foto ayah dan ibu kandungku yang sepertinya tengah hamil diriku. Foto usang yang menyimpan berjuta kisah kelam.


Disitulah foto ibu kandungku berada. Ibu yang cantik dengan senyum dan rambut bergelombang yang menawan. Wajahnya begitu cantik walau tanpa riasan sekalipun. Sayang, dia meninggal sebelum bisa melihat anak yang di kandungnya. Miris!!


"Aku terlahir dengan di caesar paksa, karena ibuku waktu itu sudah sekarat dan meminta agar segera menyelamatkan bayinya yaitu aku. Saat aku sudah terlahir bersamaan dengan itu aku harus kehilangan ibu kandungku. Sebuah ironi bukan? Hahaha. Satu tahun setelah kepergian ibuku, ayah menikah lagi dengan wanita yang juga cantik dan baik. Yang saat ini jadi ibuku, Bahkan tidak ada perbedaan antara aku dan adik tiri ku. Kami sama-sama di sayangi dan di cintai oleh ibu kami, wanita hebat yang tulus merawatku dari kecil,". Lanjutku. Tetap bercerita Walau menceritakan tentang diriku malah akan semakin menambah luka di hati.


"Hingga dua Minggu yang lalu sebuah box datang dari ayah setelah aku pingsan hampir tiga hari. Box yang tidak bisa bicara itu seakan menceritakan semua detail kejadian 24 tahun yang lalu, kejadian bagaimana ibu bisa meninggal dunia karena mencoba ingin melaporkan ajaran sekte yang sebenarnya di bangun oleh nenek tari yaitu simbahku alias mertuanya ibu sendiri,".


"Sebenarnya sekte itu dulu bukan mengajarkan ilmu hitam, walaupun nenek menguasainya. tapi lebih mengajarkan Kanuragan dan ilmu beladiri saja. Hingga penyelewengan ajaran mulai di lakukan oleh ketiga anak angkatnya sendiri yang merupakan murid terbaik yang nenek miliki. Bahkan untuk menutup mulut nenek mereka melakukan santet agar nenek lumpuh dan tidak bisa melawan mereka, di tambah lagi nenek sudah renta dan tak sekuat dulu lagi melawan tiga orang yang masih segar, tentu nenek akan kalah telak,".

__ADS_1


"Ibu yang mengetahui kejadian itu mengancam agar nenek di sembuhkan dan memaki mereka bertiga yang tak tahu berterima kasih, atau dia akan melaporkan pada mas Budi yang kala itu berada di luar kota. Sekaligus akan melaporkan pada pihak berwenang tentang semua kegiatan menyimpang disini.,".


"Tentu Mereka tak tinggal diam, mereka berencana melenyapkan ibuku malam itu juga sebelum mas Budi pulang dari luar kota. Malam itu mereka berencana menculik ibu kandungku. Mereka menyelinap ke dalam rumah. kemudian membekap mulut dari ibuku dan membiusnya. Mereka membawanya masuk ke dalam mobil,".


"Di dalam mobil yang di tumpangi 6 orang yang diantaranya ada dua orang yang familiar, dua orang itu adalah Kaka dan adik iparnya sediri. Melihat ibu yang sudah mulai siuman dari biusnya, mulai dari sini penyiksaan seorang ibu yang sedang mengandung di mulai. Tamparan demi tamparan di terima ibuku, rambut indahnya di tarik hingga ternatuk pada jok depannya, Membuat pelipisnya sobek dan mengeluarkan darah. Dia tak mampu melawan sama sekali, dan hanya pasrah menunggu hal keji apa yang akan di terjadi padanya,".


"Huuuuuuffhh, Hingga akhirnya satu pukulan telak di dada ibu membuat ibu yang sudah bersimbah darah menjadi sesak dan tidak bisa bernafas. Dengan kejam mereka menendang ibu dari mobil yang masih berjalan cepat. Dan perlu di ingat waktu itu ibu masih mengandung aku!,". Ucapku kali ini dengan geram. Tak terbayangkan bagaimana ibuku harus mati konyol dan tersiksa di tangan para cecungunguk demit itu.


"Dan Sekarang mereka berusaha menguasai semua harta kekayaan yang di tinggalkan nenek tari, orang yang mereka bunuh pelan-pelan demi tujuan biadab mereka!!,". Lanjutku.


"Darimana kamu bisa tahu semua kisah itu???,". Tanya kedua pria itu penasaran.


"Tolong jelasin sama kami nak, biar kami nggak penasaran,". Pinta pak Mardi.


"Aku membaca buku catatan harian dari salah seorang pelaku yang saat ini sudah mati sebelum ku lubangi tengkorak kepalanya!!!!,". Jawabku singkat.

__ADS_1


Kedua pria paruh baya itu terlihat menelan ludah mendengar ceritaku. Dan ternyata sekarang aku tahu ketiga orang itu yaitu Heri, Utomo dan tiwi hanya boneka pesuruh dari seseorang yang lebih kuat di balik layar. Seseorang yang memberi perintah pelenyapan semua nyawa seseorang yang di anggap musuh, termasuk ibuku kandungku!


"Baiklah karena kau sudah membantu anakku, aku akan membantumu apapun jika kau butuh diriku Mahesa, aku akan senang sekali membantumu.", Ucap pak Solihin menyalamiku.


Setelah waktu sudah memasuki waktu sore hari aku dan pak Mardi pamit pulang dengan hatiku dan hati pak Solihin yang sudah sama-sama lega, mengungkapkan keluh kesah masing-masing karena teror yang sama.


"Bapak masih heran kok kamu bisa sakti gitu sih nak? Apalagi kamu bisa lihat setan to nak?". Tanya pak Mardi.


"Bisa pak kadang-kadang tapi, hehehe kalo masalah sakti itu saya sebenarnya awam sama hal-hal mistis kaya gitu. Nah karena lihat video di syutup orang kesurupan itu gini-gini bacaannya gini, jadi tadi nyoba di praktekan eh ternyata manjur juga.". Jawabku pada pak Mardi.


"Kalo tadi pas deketin Tono yang lagi kesurupan tadi terus saumpama ilmumu yang lihat video syutup itu nggak manjur gimana??,". Tanya pak Mardi lagi


"Ya saya bakal malu setengah mati lah pak, Hehehe,". Jawabku jujur.


"Owalah bocah gemblung,".

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2