
“Maaf Tuan, kami tidak berhasil membawa nona Kinan pulang” lapor para bodyguard itu pada Rico
“Apa?? Kenapa kalian berempat tidak sanggup membawanya pulang, dia hanya seorang gadis kecil seorang diri.. bodoh sekali kalian semua!” Bentak Riko.
Rasa marah bercampur cemas menngelayutinya,karena bidadarinya tak kunjung pulang.
“Maaf tuan, tapi...seseorang yang sepertinya akrap dengan nona telah menyerang kami hingga babak belur”
“Apa?? Siapa dia??”
“Maaf, Kami belum tau tuan, dia terlihat sangat berwibawa meski usianya masih muda.Sepertinya dia orang yang sangat berpengaruh”
“Oh Benarkah?? Lantas kalian ber empat babak belur melawan pria itu? Sungguh memalukan!” Bentak Rico tak kuasa menahan amarahnya.
Namun tak dapat di pungkiri, Rico semakin penasaran siapa pria itu..
“Pesankan aku tiket sekarang, besok pagi aku sendiri yang akan berangkat kesana” ucap Rico kepada bawahanya
Detik berikutnya Riko telah meninggalkan ke empat orang itu, dia segera bertolak ke kediaman Adrian Surya
Di pintu gerbang dia di sambut oleh security. Rumah itu sangatlah besar dan mewah. Sungguh pemandangan yang hangat. Begitu memasuki pintu gerbang, para tamu akan di suguhi pemandangan air terjun buatan dan kolam ikan yang tampak alami.. di sebelah kanan tampak tertata rapi aneka bunga2 dan agak jauh dari sana ada hamparan rumput menghijau dan beberapa pohon rindang yang sejuk. Bahkan dapat terlihat disana ada empat rusa di biarkan bebas berkeliaran. Dua orang penjaga kebun sedang sibuk merapikan daun-daun yang mulai tumbuh tidak rapi.”
__ADS_1
Riko menepikan mobilnya tepat di depan pintu masuk rumah besar itu.. tak berapa lama diapun berjumpa dengan pemilik rumah itu
“Rico, bagaimana?” Ucap Adrian sembari berjalan cepat ke arahnya
“Pak adrian, nona masih berada di Paris, namun sepertinya nona bersikeras untuk tidak pulang” ucapnya pada Adrian.
Adrian hanya diam tak bergeming.
“Rico.. tolonglah,, bawa Kinan segera pulang, kinan pasti sendirian disana. Kinan tidak memiliki siapa siapa disana” ucap perempuan setengah baya yang biasa Kinan panggil mama itu
“Tenang bu, saya berencana akan bertolak ke paris besok pagi. Saya pastikan nona akan pulang bersama saya”
Belena dan willian mendengar apa yang baru saja di ucapkan oleh orang kepercayaan Adrian itu.
“Jadi Kinan masih di Paris.. ? Adrian, aku juga akan pulang hari ini” ucap William kepada Adrian.
“Honey, lets go home now” ucap William pada belena isterinya.
Belena sebenarnya adalah warga negara belanda, namun setelah menikah dengan William diapun tinggal di Paria-Prancis dan menetap disana. Sementara William lahir dan Tumbuh de perancis.
“Belle, aku tidak tau bagaimana cara kami meminta maaf pada kalian atas perjodohan yang gagal kali ini. Aku berharap kalian dapat mengerti kondisinya sekarang” ujar jenny kepada kedua orang itu.
__ADS_1
“Sayang tenanglah” jawab Belena lembut “Aku punya firasat bahwa meskipun saat ini kita tak dapat melanjutkanya, tapi aku yakin mereka adalah jodoh. Jadi kau tak perlu kawatir atau merasa bersalah pada kami”
Wanita bermata biru itu memeluk sahabatnya.
“Dan satu lagi, aku punya rencana untuk mereka berdua, jadi tunggu saja kabar dariku” ucapnya sekali lagi.
“Rencana?? Rencana apa?”
“Kau tunggulah saja dengan manis disini, aku tau apa yang harus aku lakukan” ucapnya menenagkan jenny sembari mengerlingkan mata kepafa William suaminya.
“Ok Adrian, aku aku akan bersip-siap. Sekarang juga kami harus kembali ke Paris.” Ucap William mantap kepada Adrian
Sementara Adrian hanya diam mengangguk.
****
Sampai disini sudah bisa menebak kan??
Yuk ikutin part selanjutnya
Jangan lupa tinggalkan jejak ya 🥰🥰
__ADS_1