Musim Semi Di Paris

Musim Semi Di Paris
Kinan selamat


__ADS_3

“Kinan, minumlah teh hangat ini.” Ucap Dave kepada Kinan.


Mereka sudah berada di kamar kinan. Seorang dokter pribadi keluarga Dave sedang memeriksa Kinan sekarang.


“Dave, aku takut” ucapnya lirih


“Tenanglah Kinan, sudah tak apa” Dave menggenggam erat tangan Kinan. Dia melihat ketakutan di mata Kinan.


“Bagaimana Albert?” Tanya Dave kepada Dokter pribadinya yang juga merupakan teman ketika mereka masih di bangku sekolah.


“Tidak ada yang serius, dia hanya mengalami gangguan trauma.” Ucapnya terhenti sebelum melanjutkan kalimat berikutnya “ istirahat beberapa hari sudah cukup, jangan lupa berikan obatnya terpat waktu. Dan ini resepnya..” Albert menyerahkan selembar kertas berisi resep obat yang harus Dave tebus. Sebelum dia berpamitan pada Dave.


“Kinan, aku akan keluar sebentar ke apotek, kau... tidak apa-apa kan?”


“Dave, tetaplah disini.. aku mohon. Temani aku”

__ADS_1


Dave tak tega melihat Kinan ketakutan. Akhirnya Dave memutuskan untuk tetep menemani Kinan di kamarnya.


“Baiklah, aku akan meminta Mike mengurus resepnya” Dave naik ke ranjang Kinan, duduk bersandar pada kepala ranjang. menenangkan Kinan yang masih gelisah, hingga Kinan lelap dalam tidurnya.


Malam semakin larut, Kinan sudah tertidur. Dia berbaring di pangkuan Dave.


“Lihatlah, kau tidur seperti bayi” ucap Dave tersenyum.


“Wooaaaahhhh...” Rasa kantuk menyelimuti Dave. Dia baru saja akan pergi ke kamarnya, namun genggaman Kinan seakan tak ingin Dave pergi dan Dave tak tega membangunkan Kinan. Akhirnya, Dave ikut terlelap di kamar Kinan.


***


“Kinan...”


Rico terduduk di atas kasur, meratapi kebodohanya. Dia tak tau apa yang harus di lakukanya setelah ini. Dia tak tau bagaimana menjelaskan tentang perbuatanya kepada Adrian dan Jenny orang tua Kinan. Terlebih kepada Kinan, apa yang harus dia perbuat sekarang. Sebelumnya dia berencana menodai bahkan menghamili Kinan, itu semua terpaksa dia lakukan hanya untuk memiliki Kinan. Agar orang tua Kinan menyetujui hubunganya dengan Kinan. Namun sekarang, sekarang dia justru tak tau apa yang akan dia perbuat. Hanya diam merutuki kebodohanya. Menyesali perbuatanya yang tidak manusiawi.

__ADS_1


“Kinan, maafkan aku. Ini semua salahku”


***


Malam ini begitu menyakitkan bagi ketiganya.. Kinan yang selalu percaya kepada Rico, namun harus berakhir dengan kebengisan Rico.


Dave, akhirnya mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya ketika kehadiran Kinan, namun harus melihat gadis yang di cintainya itu di perlakukan tidak seharusnya dari laki-laki yang di percaya oleh wanita itu.


Sementara Rico, dia masih saja duduk termenung di dalam kamar hotel meratapi kebodohanya, menyakiti wanita yang sangat di cintainya. Dan penyesalanya tak dapat merubah apapun. Entah bagaimana Kinan membencinya saat ini. Andai waktu dapat terulang beberapa tahun sebelumnya, mungkin dia memiliki kesempatan untuk mengutarakan perasaanya dan Kinan akan jatuh cinta padanya.


Nasi sudah menjadi bubur, tak ada yang mampu merubah keadaan. Tapi satu hal yang pasti, kedatangan Dave yang tiba-tiba, menyelamatkan Kinan tepat waktu.


****


Hallo readers... menjadi irt sekaligus pembisnis kecil-kecilan punya balita dan sekarang di tambah penulis dadakan kadang agak reweuh ya 😅

__ADS_1


Nulis cerita di depan wajan, nungguin mbak belanja sambil ngalamun tiba-tiba dapet inspirasi waktu nyebokin adek belum lagi setia mencintai suami, duuhhh repotnya aku 😅😅...itu semua merupakan pengalaman yang seru buat author. Jadi kalau up nya suka telat.. mohon di maapkeun ya...


Jangn lupa laik dan komen nya. Trimakasih reder tercintahhh 🥰🥰


__ADS_2