
Kinan sedang berdiri di balkon kamarnya, memandangi bintang-bintang yang indah di langit Paris. Semilir angin menerpa wajahnya, menggoyangkan anak rambutnya yang panjang tergerai. Sesekali dia melihat ke bawah, disana disuguhkan pemandangan malam yang tak berbeda jauh dengan Jakarta. Lampu-lampu jalan dan laju kendaraan di malam hari menciptakan suasana gemerlap kota Paris, Kota para pecinta.
Disini, dia menyadari tentang satu hal.. Tentang dirinya.. tentang cintanya..
“Dave...” sebuah nama keluar begitu saja dari mulutnya.
sebuah nama yang belakangan ini mulai mengusik kehidupanya. Sebuah nama yang membuatnya memikirkan tentang banyak hal. Andai dia tak melarikan diri mungkin Dia tak akan menganalnya.
Apakah benar dia telah jatuh cinta pada pria itu? Kinan tak tau. Tapi satu yang pasti, dia selalu merindukan Dave di sisinya.
Kinan melirik pada jam yang ada di pergelangan tanganya. Disana Jam menunjukkan pukul delapan malam.
“Hari ini sepertinya Dave akan pulang terlambat, Mungkin ada banyak pekerjaan yang belum terseleseikan” ucap Kinan dalam hati. Dia menghembuskan nafas kasar.
“Rasanya sepi kalau si mesum itu ga disini”
Kinan memainkan ponselnya, berencana melakukan panggilan kepada Dave, namun detik berikutnya dia urungkan.
Kinan memutuskan turun ke jalan, menikmati suasana malam sambil berjalan jalan di sekitar apartemen. Ada sebuah taman kecil di seberang jalan, mungkin tak buruk menunggu Dave disini. Kinan duduk di sebuah ayunan di taman itu. Mendorong kakinya perlahan hingga menggerakkan ayunan itu dengan pelan. Tak banyak orang-orang disana, hanya beberapa pasangan muda mudi sedang memadu kasih di kursi taman di bawah pohon.
Pandangan Kinan menerawang jauh, memikirkan tentang kedua orang tuanya di rumah.
“Pa, ma, maafin Kinan ya.. Kinan gak nurut kali ini” ucapnya pada diri sendiri
“Ma.. bisakah mama kasih tau Kinan, seperti apa rasa jatuh cinta itu?”
__ADS_1
Kinan melihat ponselnya, tak ada pesan ataupun panggilan sama sekali.
“Huuhh... dasar laki-laki mesum!” Umpatnya kesal karena Dave terlambat pulang dan bahkan tak memberikan kabar sama sekali.
“Hai, boleh duduk?” Rico tiba-tiba saja muncul dan mengagetkanya
“Kak Rico? Kog kakak masih di sini?” Ucap Kinan pada Rico
“Yah, ada beberapa hal yang perlu di urus” ucap Rico duduk di bangku ayunan di sebelah Kinan.
“Oh,, sudah selesei?” Tanya Kinan penasaran.
“Sudah, mungkin besok pulang”
Kinan tersenyum mengangguk. Senyum yang sama. Senyum cantik yang selelu Rico rindukan.
“Ah.. tidak, maaf, aku tak akan pulang untuk sementara” jawab Kinan pelan. Dia Memainkan ponselnya lagi.
Rico memerhatikan Kinan “Kau sedang menunggunya?”
Lagi lagi Kinan tersenyum dan mengangguk. Dia tau penantian itu bukan untuknya. Dan Itu membuat hati Rico terasa perih.
“Ponsel baru?” Tanya Rico, dia tau persis merk ponsel dan tipe yang biasa Kinan gunakan.
“Huum, baru pagi tadi” Kinan tersenyum
__ADS_1
“Dia pasti sangat mencintaimu, tapi dia juga laki-laki yang beruntung” Dave pastilah yang membelikan Kinan ponsel super mewah itu, karna dia tau kartu debit Kinan sama sekali tak terpakai.
Kinan tersenyum sekali lagi sebelum mereka terdiam beberapa saat.
“Kinan, apa kau mencintainya?” Pertanyaan Rico membuat Kinan mengerutkan keningnya.
“Apa?”
“Oh.. tidak, ga perlu di jawab”
Rico terdiam.. tangannya merogoh sesuatu di saku celana nya dia sedang merusaha menarik sesuatu keluar dari sana. Ada setitik keraguan pada dirinya, namun hatinya tak bisa berbohong bahwa dia sangat menginginkan Kinan saat ini juga.
“Kinan, maafkan aku..” ucapnya tak sungguh-sungguh menyesal.
“Ha? Ap...” tak sempat Kinan melanjutkan kalimatnya, sebuah sapu tangan yang sudah di oleskan obat bius sudah membekap hidung dan mulutnya. Dan detik berikutnya, Kinan sudah terkulai lemas di pelukan Rico.
Rico menyeringai, wajahnya mengisyaratkan kemenangan, kemudian membenamkan kepala Kinan dalam dekapanya.
“Maafkan aku Kinan, kau harus jadi milik ku”
***
## Bonjour para reders... sudah sampai ke bab 41 hlo..
## Masih setia kan?? Ucapan terima kasih tak henti hentinya buat kalian yang selalu setia menunggu kelanjutan cerita ini.
__ADS_1
Jangan lupa like, coment, dan koin ya... 😋
## Trimakasih..