
Setelah memencet kode, Dave langsung masuk ke dalam rumah. Tak seperti biasanya, Dave merasa ada yang aneh disana.
Korden terbuka, lampu menyala, beberapa hiasan meja bergeser dari tempatnya semula. Ada sebuah tafeta tergeletak di sofa..
“Ini bukan punya mama, siapa yang datang”
Dave semakin penasaran, siapa orang yang berani beraninya datang ke rumahnya dan menyentuh barang barangnya.
Apakah lagi-lagi ini kerjaan Mike? Kurang ajar Mike, tak henti hentinya mengirimi ku gadis gadis bodoh.
Dave mulai menyusuri ruangan itu, Langkahnya terhenti saat melihat kamar tamu terbuka lebar. Tanpa berfikir dua kali dia melangkahkan kakinya kesana. Matanya tertuju pada celana jeans dan t-shirt wanita yang ada di atas kasur. Tak hanya itu celana dalam dan bra juga ada di sana.
“Hmmm... sepertinya ada orang yang sedang menikmati fasilitas disini” Dave merasa geram, ingin sekali melempar gadis gadis bodoh itu keluar dari rumahnya.
Tanpa pikir panjang Dave berjalan mendekati gemericik suara air dari kamar mandi, Dave besrsiap membukanya.... dan....
Krieett...sreeekkkk... !!
Pintu kamar mandi terbuka di lanjutkan tirai penutup yang juga di bukanya dengan penasaran.
“Aaaaaarrrrggghhh.....!!! Bug bug bug....”
Seorang gadis tiba tiba menjerit histeris. bukan hanya itu, Dave bahkan menerima serangan yang bertubi-tubi dari gadis itu. Namun tak bertahan lama, karena lantai yang licin gadis itu mulai kehilangan keseimbanganya, dia berusaha menggapai sesuatu agar tak jatuh. Namun percuma saja karena tanganya justru meraih dasi Dave dan...
“Byuuuurrrr..!!” mereka jatuh bersamaan ke dalam bathup.
“Kinan??”
“Dave?”
Mereka saling bertindih, terdiam, mematung, rasa kaget dan terpesona memyelimuti keduanya.. bagaimana hal seperti ini bisa terjadi..
__ADS_1
Sedekat ini, Kinan melihat Dave sedekat ini.. ada rasa yang tak bisa di jelaskan, jantungnya berdetak kencang. Kinan seperti terhipnotis dengan pria tampan ini.
Sementara Dave, dia kembali merasakan dirinya sedang berhalusinasi.. dia memandangi Kinan tanpa berkedip. mereka saling berhadapan. Dave melihat betapa cantik dan menggodanya gadis ini, dengan tambut yang basah dan tubuh yang terexpose sempurna.
“Sepertinya aku sudah gila” gumam Dave tak jelas. Dia merasa bahwa ini sungguh halusinasi yang benar benar seperti nyata. Halusinasi yang membuatnya menggila.
Perlahan Dia mulai menyentuh bibir mungil itu namun urung karena sebuah hantaman persis mengenai bagian tubuhnya yang mulai berubah ukuran.
“Aaarrrggghhhhh..!!!” Duk....
Kinan baru saja menyadari dirinya dalam keadaan telanjang saat ini, dan Dave bahkan berada persis di atas tubuhnya. Spontan Kinan menendang bagian bawah Dave, membuat Dave menahan rasa sakit yang tak tertahankan...
“Oowwwcchhh......, masa depanku 😭😭”
Dave mengaduh, dia terdorong oleh Kinan dan jatuh dari bathup, sementara Kinan secepat kilat memanfaatkan keadaan dengan berlari mengambil handuk untuk menyelimuti dirinya.
“Dave, kurang ajar kau, apa yang kau lakukan disini” teriak Kinan pada Dave berapi api.
“Apa maksudmu?! Kenapa kamu masuk kesini!!” Bentak Kinan sambil menutupi tubuhnya yang terbalut handuk dengan kedua tangannya.
Dave terdiam, dia masih saja terkesima dengan gadis yang ada di hadapan nya saat ini.
“Dia memiliki wajah yang cantik dan polos seperti bidadari, namun di waktu yang bersamaan, dia sangat sexy.. lekuk tubuhnya membuatku gila” gumam Dave tak jelas.
“Hentikan melihat tubuhku seperti itu dasar pria brengsek!!”
Bugghh...
Sekali lagi Kinan menghajar Dave di bagian perutnya.. Dave mengaduh sambil memegangi perut akibat hantaman Kinan.
“Ki.. Kinan, apa yang kau lakukan” Dave meringis kesakitan.
__ADS_1
“Dave sialan, Kenapa kau terus saja mengikutiku, kau bahkan mengintipku mandi dasar laki-laki mesum!” Bentak Kinan.
“Apa maksudmu mengintipmu.. bukankah kau menerobos rumahku? Kau bahkan menggunakan fasilitas tanpa ijinku.., ahh sudahlah lupakan saja. Kau boleh menggunakan sesuka hatimu” Dave mencoba duduk di kasur Kinan.
Kinan terdiam beberapa saat, dia mencoba mencerna kalimat Dave
“Apa?? Ru...rumah mu?” Kinan seolah tak percaya, bagaimana bisa tiba-tiba rumah ini adalah milik Dave? Dia bahkan sudah tinggal disana menikmati fasilitas dan sekarang menghajar si pemilik rumah.
“Oh, tidak.. ini gak mungkin” gumamnya sendiri.
“Sudahlah,, ganti bajumu dan segera ke ruang tamu” Dave bangkit dari tempat duduknya, berjalan menuju ruang tamu.
Ada rasa sakit sekaligus bahagia di hati Dave..
Drrtttt....
ponsel Dave bergetar,
“Halo ma, apa ini rencana mama?” Sebuah pertanyaan langsung di tujukan kepada Belena sesaat setelah dia mengangkat telephon.
“Bagaimana? Apa kau suka?”
“Ini gila, benar benar gila.. tapi... yahh, kali ini.. trimakasih ma” sebuah senyum mengembang di bibir Dave..
Dave duduk di sofa ruang tamu, dia benar benar bahagia kali ini..
****
Author senyum-senyum sendiri... bayangin punya mama yang kecehhh kayak Bellena 😄
Jangan lupa tinggalkan jejak ya 🥰
__ADS_1