
Bandara international Charles de Gaulle, Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik tengah berjalan barsama suaminya. Dia baru saja mendarat dari penerbanganan yang membawanya ke kota Paris.
Sebuah Limousine mewah berwarna hitam dan dua orang laki-laki dengan setelan rapi sudah menanti kedatangan mereka.
Tak berapa lama, mobil itu sudah membawa meraka semua ke sebuah mansion di kawasan Bougival, Sebuah kawasan elite di kota Paris.
“Halo?” Suara pria di seberang sana
“Halo sayang, Mama sama papa sudah sampai, bisakah kamu datang ke mansion” pinta wanita itu.
“Tentu ma”
“Oh baiklah, tolong secepatnya karena ada hal yang harus mama dan papa bicarakan... iya... benar... ok”
“Bagaimana kata Dave, sayang?”
“Dave akan segera datang ke mansion” ucap lembut wanita itu pada laki-laki di sebelahnya.
***
Sementara di tempat yang berlainan. Entah sudah berapa tempat yang Kinan datangi, namun tak satupun membutuhkan seorang karyawan saat ini. Kinan hampir putus asa.. dia melihat isi dompetnya yang tinggal beberapa lembar lagi. Tak ada pilihan lain kecuali berusaha lebih keras lagi jika tak ingin berakhir menjadi gelandangan.. atau pulang dengan rasa mal
Di pinggir jalan, Tak jauh dari tempatnya berada kini, terlihat sebuah kedai pinggir jalan tengah ramai pembeli. Seketika pula lapar mulai melanda..
“Bonjour, j’ai faim”
Hallo, saya lapar
Katanya pada penjual makanan di kedai pinggir jalan itu.
“Qu’est-ce que tu veux?”
Kamu mau pesan apa?
Jawab ramah si pemilik kedai
“Emm.. Ja veux hot dog”
__ADS_1
Emm... Saya mau pesan hot dog
Putusnya setelah melihat menu apa saja yang di tawarkan disana.
Tak berapa lama Kinan sudah duduk manis di sebuah kursi tak jauh dari tempat itu sambil menikmati makan siangnya. Sampai dia di kejutkan oleh seorang pria tak di kenalnya..
“Bonjour Mademoiselle” (halo nona) sapa laki-laki yang tiba tiba duduk di smpingnya.
Kinan melirik ke arahnya tanpa ekspresi, Kinan tak menjawab sapaan laki-laki asing itu. Dia tak mengenalnya. Seorang pria yang tiba-tiba datang dengan senyum super mengembang di sertai dengan kerlingan matanya.
“Apa-apan ini, siapa dia sok akrab banget” selidiknya dalam hati
Kinan melanjutkan makan siangnya tanpa menggubris sosok itu.
“Je m’appelle Mike, et vous?” (Halo nama saya Mike, dan anda?)
“Kinan” jawabnya tanpa melirik ke arah laki laki itu.
“vouz parles francais?” (Anda berbicara bahasa prancis?”) tanyanya
Kinan memang tak mahir dalam berbahasa prancis, hanya beberapa kata saja yang dia tau.. sebenarnya dia hanya belajar beberapa bahasa prancis dari kakaknya.
“Mm... est-ce que tu connais Dave?” (Mm.. apa kamu mengenal Dave?)
Pertanyaannya tiba tiba membuat Kinan membelalakan matanya.
Bagaimana tidak mengenal Dave, pria mesum yang mengambil ciuman pertamanya itu. Seketika darahnya mendidih mengingat dua kejadian sebelumnya. Kinan masih bertekat akan menghajar Dave bila akhirnya mereka bertemu lagi.
“Sorry... i dont know who is Dave, ok!!”
Jawab Kinan kesal. Namun sepertinya Mike tidak terkejut, karena Dave sudah menceritakan adegan dewasa yang di lakukan sahabatnya itu.
Tanpa pikir panjang kinan segeran bangkit dari duduknya dan meninggalkan Mike begitu saja.
“Ok.. Au revoir. Bonne journee!” ( Ok, selamat tinggal, semoga harimu menyenangkan!”
Teriak Mike pada Kinan setelah beberapa langkah dari Mike.
__ADS_1
Mike tersenyum melihat sikap Kinan yang cuek.
“La petite fille est minonne” (gadis kecil lucu)
“Ok, ini menarik” katanya lagi dalam bahasa indonesia
***
(Hadeeehhh.... mungkin selanjutnya mesti pake bahasa indonesia ajah ya... Author mules kalo nulis bahasa prancis 😛)
***
Seorang laki-laki menghampiri Mike yang masih duduk disana. Dia menyerahkan sebuah berkas penyelidikan tentang gadia itu..
“Oh... my... God...” ucap Mike tak percaya ketika membolak balik kan isi dari hasil penyelidikan itu.
“Ini berita besar... Dave tak kan percaya siapa yang sedang berurusan dengan hati nya saat ini” Mike masih saja di buat terkejut saat mengetahui siapa Kinan sebenarnya.
“Halo, Dave... aku sudah menemukan siapa sebenarnya pemilik hatimu saat ini” ucap Mike pada bosnya dari telephon genggamnya.
“Oh ya? Ok, kita ketemu di kantor saja. Aku sedang dalam perjalanan ke mansion”
“Oh baiklah, aku yakin kau akan terkejut mendengar kebenaranya.. Mike menutup telephon nya
****
Mana nih jempolnya....
Dukung terus Author ya.. supaya semangat dalam berimajinasi 😅
Jangan lupa coment dan vote ya...
Kamu follow, aku balik follow kamu ok 🥰🥰
__ADS_1