Musim Semi Di Paris

Musim Semi Di Paris
Masalah baru


__ADS_3

Kinan berlari di sepanjang lorong rumah sakit. Airmatanya masih terus bergulir. Dua orang petugas medis mendorong kereta pasien dengan cepat menuju ruang operasi. Suasana tampak lenggang. Namun ketakutan di hati Kinan mulai menyempitkan hatinya.


Hospital Pitie-Salpetriere. Disanalah Dave di tangani oleh ahli medis terbaik di Paris. Pitie-Salpetriere sendiri adalah salah satu rumah sakit terbesar di Eropa dan juga terbesar di Prancis. Sebenarnya dahulu bangunan ini di gunakan sebagai pabrik mesiu. Kemudian pada zaman kepemimpinan raja Louis XIV bangunan itu di jadikan sebagai rumah sakit. Banyak sisi kelam pada zamannya, namun seiring perkembangan Zaman Hospital Pitie-Salpetriere menjadi rumah sakit terbesar dan termewah di Paris.


“Dave...” suaranya bergetar melepas kereta itu masuk ke ruang operasi.


“Nona, anda tidak boleh masuk” ucap seorang dokter bedah sebelum menutup pintu besi itu.


Kinan seketika kehilangan tenaganya, tubuhnya terkulai lemas, dia jatuh bersimpuh di lantai. Air matanya tak henti mengalir dari kedua kelopak matanya yang mulai sembab.


“Kinan, tenangkan dirimu. Jangan khawatir. Dave bukan orang yang lemah” Mike memegang bahu kinan yang masih terduduk di lantai.


“Bangunlah” Mike menatih Kinan agar bangkit dari sana. Dia menuntunnya duduk di kursi tunggu pasien.


Udara AC begitu dingin, nyaris membekukan hati yang terasa nyeri itu.


“Kak Mike... aku takut!” Tenangkan dirimu Kinan. Semua akan baik baik saja.


“Dave... dimana Dave, mana Putraku?!” Teriak seorang wanita yang tiba-tiba berlari menemui mereka. Di belakangnya, disusul seorang laki-laki yang usianya tak jauh beda dengan wanita itu.

__ADS_1


“Tante..?” Suara kinan bergetar. Entah apa yang harus dia jelaskan kepada kedua orang tua Dave


“Mike, apa yang terjadi? Dimana Dave?” William memberikan pertanyaan langsung pada Mike yang sedari tadi berada di sana.


“Dave masih di ruang oprasi om, keadaanya Kritis” Mike tertunduk lemas. Ada rasa penyesalan di hatinya. Sesungguhnya dia pun menyalahkan dirinya sendiri ketika tak dapat melindungi Dave dari serangan tiba-tiba itu.


“Tante... ini semua salahku. Aku yang bersalah” Kinan menangis dengan suara yang tak dapt dia tahan lagi.


Belena juga menangis, Dave adalah anak mereka satu-satunya. Rasa sedih sangat terlihat dari matanya yang biru.


“Kita berdoa saja, supaya Dave bisa melalui ini semua” ucap bellena bersedih


“Maafkan aku tante, andai saja...” ucapan kinan terputus


Beberapa menit setelahnya seorang dokter keluar menemui mereka


“Keluarga tuan David?” Dia memastikan bahwa disana adalah keluarga dari pasien


“Iya dokter? Saya orang tuanya?” William segera berlari ke arah dokter itu.

__ADS_1


“Begini tuan McLaughlin, pasien mengalami luka tembak yang serius, dan dia kehilangan banyak darah. Kebetulan kita tidak meliliki darah dengan golongan yang sama” ucap dokter itu.


DEG... Bellena langsung terkulai lemas “Dave?” Icapnya lirih


“Lalu, bagaimana dokter?” Tanya William dengan rasa kekhawatiranya.


“Usahakanlah secepatnya. Setidaknya dalam waktu dua jam ini. Karna jika terlalu lama saya takut...”


“Baik dokter, akan kami usahakan” sahut Mike yang ikut mendengar ucapan dokter itu.


Bellena masih tak percaya, akhirnya hal yang di takutinya benar-benar terjadi


“Tante, apa golongan darahnya? Kenapa rumah sakit sebesar ini tidak memiliki simpanannya sama sekali?”


“Rh-Null” ucapnya lemas


Dave memiliki golongan darah yang langka. Rh-Null biasa di sebut sebagai “Golden Blood”. Golongan darah ini bisa di tranfusikan ke semua golongan darah ABO baik (-) ataupun (+) namun golongan darah ini hanya bisa menerima dari golongan yang sejenis denganya. Tak banyak yang memiliki golongan darah jenis ini. Sejauh ini hanya nol koma sekian persen saja di seluruh dunia. Dan ini jelas akan menjadi hal yang sulit.


****

__ADS_1


Bagi readers yang memiliki golongan darah yang sama dengan Dave bisa bantu kog.. dengan cara like, comment dan koin 🥰🥰


Trimakasih


__ADS_2