
Mike masih duduk di ruang tengah, sementara Dave masuk ke ruang kerjanya mengambil dokumen penting ekspor impor yang sudah di tanda tangani olehnya.
Suasana hening saat itu. Siaran TV yang membosankan sudah tak terdengar lagi.
Mike tiba-tiba di kagetkan oleh suara bersin dari arah dapur. Memang letak ruang tengah dan dapur tak terlalu jauh, sehingga dia bisa mendengarnya dengan jelas sekali. Dia sedang bertanya tanya dalam hatinya. Suara bersin yang begitu khas dari seorang wanita
“Dave? Apa kau menyimpan sesuatu?” Ucap Mike menyelidik. Dia bangit dari duduknya, melangkahkan kakinya menuju sumber suara.
Sebuah pemandangan yang belum pernah terlihat di apertemen Dave sebelumnya. Seorang gadis berambut kecoklatan yang di ikat ke atas sedang memakai celemek disana.
Dia mengenakan hotpants dan kaos putih yang sangat serasi. Memperlihatkan kaki jenjangnya yang indah. Dia terlihat sedang asyik mengaduk sayur yang di panaskan di atas kompor. Gadis itu menggunakan earphone di kedua telinganya, sehingga tak menyadari akan keberadaan Mike disana. Mike terus memandanginya dengan sejuta pertanyaan dalam hatinya.
“Kalo ini tante Belle.... ahhh ga mungkin” sangat tidak mungkin, dari bentuk tubuh, rambut dan suara saat dia bersenandung jelas itu bukan Bellena. Lalu siapa? Gadis itu masih berdiri membelakangi Mike. Pertanyaan itu masih belum mendapatkan jawaban. Dave jelas bukan tipe laki-laki yang suka menyembunyikan gadis di dalam rumahnya. Semua orang tau itu.
Pletak!!
Sebuah jitakan kecil mendarat di kepala Mike
“Jaga matamu” ucap Dave yang tiba- tiba muncul di belakangnya.
“Aww... sakit bos” Mike setengah berteriak sehingga membuat gadis itu menyadari keberadaan dua orang di belakangnya.
“Kau??!” Ucap Mike dan Kinan bersamaan
“Kalian kompakan banget sih” ucap Dave kesal
__ADS_1
“Sory Dave jangan cemburu... ehh kamu Kinan kan?” Ucap Mike beralih pada Kinan setelah berucap pada Dave.
“Kamu pria yang waktu itu?”
“Dave apa aku bermimpi?” Ucapnya sambil memperhatikan Kinan dari atas sampai bawah.
Melihat Mike yang nyaris terlihat saperti orang bloon. Terhipnotis dengan lekuk tubuh Kinan dan kaki jenjangnya yang mulus, Dave jadi geram.
“Sini sini..” Dave dengan kasar menarik tangan Mike menjauhi Kinan
“Aduh aduh.... bos, apaan sih.. kira-kira dong kalo narik orang, di kira jemuran apa?” Mike kesel
“Jangan ganggu Kinan!” Ucapnya tegas
Mike membuang nafas kasar.. “hufff..... akhirnya bos ku benar-benar terbebas dari penyakit sialan itu” ucap Mike girang
Kinan meneruskan kegiatanya di dapur. Sebagai asisten rumah tangga adalah tugasnya menyiapkan makan malam dan semua keperluan bosnya. Kinan memang tak banyak menguasai masakan Eropaa dan Itali dia hanya bisa beberapa masakahn khas Indonesia. Seperti saat ini, dia hanya membuat sub ayam sayur empal goreng dan jus jeruk. Kemudian menatanya di atas meja makan.
***
“Ngomong ngomong Dave, sebenernya apa yang terjadi antara kau dan Clara” Mike mencoba mencari tahu
“Dia datang kesini beberapa jam lalu” Dave melanjutkan kalimatnya setelah berhenti beberapa saat “dia bilang mobilnya mogok”
Mike masih setia mendengarkan.
__ADS_1
“Setelah memohon, Kinan memaksaku mengantarnya tanpa ingat bahwa aku selalu membenci para gadis”
“Kau tau, aku bahkan tak berdaya dengan perintahnya” Dave mengingat betapa bodah dirinya saat itu.
“Dan....??” Mike menyelidik
“Clara berusaha mengambil kesempatan, di dalam mobil, dia melepas satu persatu baju yang dia kenakan dan berusaha mengajak ku bercumbu.”
“Whatt??!!!” Mike tersentak, namun dia semakin menikmati cerita itu “lantas?”
“Aku berusaha mengikuti permainan nya, aku menepikan mobilku, ku bilang aku suka bermain kasar, tapi justru dia semakin terpacu dan terlihat tak sabaran.”
“Oh ya?”
“Entahlah, wanita itu seperti ahli dalam hal ini, semakin kesana dia semakin liar” Dave mencoba mengingat kembali kejadian itu.
“Saat itu, aku mencontoh gayamu saat merayu wanita,” dia berhenti beberapa saat sebelum melanjutkan kalimatnya lagi “namun ketika aku sudah mendekat, aku buka handle pintu yang dia gunakan untuk bersandar.. kau tau,, seketika dia jatuh terjungkal ke belakang hingga jatuh ke aspal” Dave menyudahi ceritanya dengan puas
“Hahahahahaha....... tidak, tidak.. aku tak percaya ini, nyaris saja aku mengira kau akan terlena oleh kemulusan dan kemolekan tubuhnya. Kau tau dia memiliki belahan dada yang indah” Mike mengatakan seolah olah pernah melihatnya.
“Sialan kau, gadis itu benar- benar bi*** , aku jijik sekali.”
“Jadi itu sebebnya kau menyiksaku untuk menjual mobil mewahmu dan segera dapatkan yang baru? Huh... saat kau menderita kau selalu menyeretku, dan aku berakhir lebih menderita darimu. sial sekali nasibmu Mike” Mike merutuki dirinya sendiri.
Mike sangat mengerti Dave, tidak mungkin bagi Dave untuk menggunakan mobil itu lagi setelah seorang wanita duduk di dalamnya.
__ADS_1
“Tepat sekali”