
Dave bangkit dari sofa, ia mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja. Ia terlihat akan menghubungi seseorang.
“Hallo Mike” sambungan telephon sudah terjawab
“Ada apa Dave malam-malam menghubungiku” jawab Mike dari sambungan telefon
“Cepat kesini!” ucapnya tegas
“Hei kawan, ada apa ini... sudah lewat tugas ku dan kau masih memerintahku” berontak Mike
“Ga usah banyak nanya, buruan ajah kesini. Atau aku potong gajimu bulan ini” ancam Dave pada Mike.
“Aaahhhh.... kenapa sih si pria penakut wanita ini selalu ngancam gaji?” Gerutunya pelan.
“Apa katamu?”
“Nggak ada! kau tau lah aku bisa kelaparan kalau kau potong gajiku” Mike merengek.
“Dalam waktu 20 menit kau belum datang juga, ku pastikan akan ku lempar kau ke jalanan” ucap Dave kemudian menutup sambungan telefon.
Dave sama sekali tak mempedulikan suara Mike yang kesal akibat perintah Dave yang mendadak dan harus saat ini juga. Meskipun Mike selalu merengek, namun nyatanya Mike tidak pernah membangkang perintah atasanya.
Dave bukanlah orang yang pelit, dia memberikan gaji yang tidak main main bagi Mike sahabatnya itu. Dave bahkan memberikan fasilitas mewah serta beberapa saham di bidang perhotelan dan rumah makan kepada Mike.
Ting... Tong!!
Tepat 20 menit berlalu ketika bel berbunyi. Tak butuh seseorang untuk membukakan pintu, Mike sudah menerobos masuk ke dalam apartemen Dave. Bel yang dia bunyikan hanya sebatas formalitas baginya.
Tak mengherankan, Dave memang selalu membuat Mike mondar mandir ke rumahnya 24 jam selama di perlukan. Baik itu urusan kantor ataupun urusan pribadinya. Bahkan saat Dave tak berada di dalam apartemen. Itulah sebabnya Mike tahu persis berapa nomer sandi pada pintu masuknya.
__ADS_1
Mike masuk ke ruang tengah. Disana, Dave sedang duduk menikmati secangkir kopi dan menonton siaran TV. Melihat itu, Mike segera menjatuhkan dirinya di sofa tepat di sebelah Dave. Dia menyomot macarron bluebery di atas piring di meja itu kemudian menyandarkan punggungnya.
“Bos, tidak kah kau tahu ini akhir pekan? Dan ini waktunya pemuda lajang sepertiku menghabiskan malam yang indah” Dave masih kesal karena ketika Dave menelefonnya tadi, dia berada di sebuah klub malam bersama parap gadis gadis cantik nan sexy.
Dave tiba-tiba melemparkan kunci mobil ke arah Mike. Dengan sigap Mike menangkapnya.
“Wow.. apa ini? Oh... kau memberikanku hadiah spektakuler!” Teriak Mike kegirangan.
“Jual bugatti ku sekarang juga dan belikan aku yang baru” ucap Dave tegas.
“Apa jual? Maksudmu, kau ingin aku menjual mobilmu?tapi... Kenapa? Bukanya kamu sangat suka mobilmu yang ini? Dan asal kau tau ini limited edition, kau tak bisa mendapatkan yang seperti ini lagi”
“Aku ga mau tahu, besok kau harus sudah mendapatkan mobil baru untuk ku”
Seketika Mike menjadi lemas. Apa yang harus dia lakukan untuk membuat bos singa nya melunak. Mendapatkan mobil super mewah limited edition bukanlah perkara yang mudah.
“Sial sial siaaalll....!! kau benar-benar sialan Dave, andai aku bisa membunuhmu” Mike mengumpat tanpa tau ada hal apa sebenernya.
Dave tak bergeming dengan umpatan Mike. Hal itu sudah biasa. Mereka memang sudah menjadi sahabat sejak lama.
“Tunggu Dave, sebenernya apa yang terjadi” Mike mulai penasaran
Dave meletak kan cangkir kopi nya yang timggal separo.
“Kau mau tau?”
Mike mengangguk cepet
“Jawabanya adalah Clara” jawab Dave singkat.
__ADS_1
“Clara? Wanita genit kepala devisi akuntansi dan & pajak itu?”
“Tepat sekali. Aku ingin kau segera membuat surat pemecatan untuknya besok pagi. Urus semua sebelum aku tiba di kantor” ucapnya tegas.
“Aiihhh.... apalagi kali ini” Mike menanggapinya lemas.
“Dia wanita gila, berani sekali mencoba mengajak ku bercumbu.”
“Apa??” Uhuuk... uhuuk....” Mike terbatuk, dia mendadak tersedak jeruk yang baru saja di kunyahnya
“Bercumbu? Maksudmu?” Mike membelalakan matanya, ini hal gila yang pernah di dengarnya. Pasalnya semua wanita di kantor tau persis bagaimana sikap Dave kepada setiap wanita.
“Ohh... Clara benar-benar bunuh diri” gumam Mike
“Lalu apa hubungannya dengan mobilmu?”
“Ceritanya panjang”...
****
Hallo readers..
Masih semangat baca kan??
sebelumnya author mohon maaf ya, karena ada 1 episod yang sengaja terlewatkan (ada yang menyadari ga) bener sekali... episod yang bercerita tentang perjalanan Dave mengantar Clara pulang. Ternyata Clara punya niat tidak baik.. untung saja pahlawan kita kebal godaan ya... 🤭
Ceritanya nggak lulus sensor karena adegan terlalu fulgar 😅🙏🏻🙏🏻
Ok deh... semoga kalian masih setia membaca karya author ya.. jangan lupa like dan coment ya.. trimakasih 🥰
__ADS_1