Musim Semi Di Paris

Musim Semi Di Paris
Menikahi Nicole


__ADS_3

Di dalam sebuah kamar, dengan suasana yang nyaman dan alunan music yang lembut ,Wajah tampan itu masih terlelap dalam pelukan Nicole. Obat yang membuatnya jatuh tak sadarkan diri.


Nicole sedang terlihat merencanakan sesuatu, dia melepas kemeja laki-laki itu sehingga terlihat dada bidang yang membuatnya bergairah. Dia merabanya kemudian menciuminya beberapa saat. Tak hanya itu, Satu persatu dia melepaskan pakaianya sendiri, dan membuang nya begitu saja. Dan Hal selanjutnya yang dia lakukan adalah menekan tombol pengatur waktu di kamera ponselnya. Kemudian dia berpose tela****g di pelukan Dave. Nicole benar-benar melepaskan semua pakaiannya, dia hanya menutupi bagian tubuhnya dengan selimut, kemudian memgambil beberapa Foto yang tampak natural tanpa paksaan..


Nicole menyeringai puas setelah mengirim foto tersebut ke ponsel Dave dan di teruskan ke Kinan. Dia bahkan tertawa jahat setelah melihat pesan itu di terima oleh Kinan.


“Kau tak akan bisa mengalahkanku Kinan, kau hanya anak kecil tak berpengalaman” seringainya lagi.


****


Malam yang pekat telah berlalu, dan hari baru telah di mulai. Dave bangun dengan kepala yang masih sedikit pusing sementara bahu dan tangan kiri nya terasa kebas. Dia merasakan sebuah beban menindihnya semalaman.


Dave mengerang pelan, membenarkan letak tubuhnya yang terasa tak nyaman. Tiba-tiba saja Dave di kejutkan dengan pemandangan yang di suguhkan di hadapanya saat ini. Seorang wanita tertidur pulas di pelukannya. Wanita itu tampak tela****g tanpa sehelai benang pun. Selimut yang di gunakannya-pun tak dapat menunutpi tubuhnya dengan sempurna.


Dave segera bangkit, dia menepuk kepalanya sendiri, mencoba mengingat apa yang sedang terjadi tadi malam. Namun sayang, dia sama sekali tak dapat mengingatnya. Potongan potongan bayangan tadi malam muncul dan hilang dari ingatanya. Saat itu, dia hanya merasa pusing, kemudian Nicole membantunya ke kamar, sedangkan hal lainya dia sama sekali tak dapat mengingatnya.


Dave berjalan mondar-mandir, dia tak percaya ini terjadi. Dave bahkan tak percaya bisa melakukan hal seperti ini terhadap wanita yang sama sekali tak di cintainya.


“Kinan, maafkan aku?” Ucapnya lirih pada diri sendiri

__ADS_1


“Dave? Kau sudah bangun?” Sapa Nicole yang baru saja membuka matanya


Dave menoleh, dia bingung apa yang harus di jelaskan pada wanita itu.


“Kau... kau... sudah bangun?” Ucapnya terbata


Nicole bangun, dia berjalan ke arah Dave dengan selimut masih membalut tubuhnya.


“Dave, kau hebat sekali” ucapnya memeluk Dave dari belakang, dan bergelayut manja pada punggung Dave


“Nicole, dengar.. aku tak tau apa yang terjadi.. tapi aku pikir ini adalah sebuah kesalahan” Dave mencoba memberi penjelasan.


“Kesalahan? Maksudmu?” Nicole berpura-pura memasang wajah tak bersalahnya.


Nicole terdiam, dia melepaskan pelukanya


“Aku tau, tapi aku juga mencintaimu Dave. Dan kita telah menikmati malam yang indah bersama” ucapnya memasang wajah yang memelas.


Dave tak tau apa yang harus dia lakukan. Seharusnya ini jadi perjalanan bisnis untuk mendapatkan kesepekatan dengan tuan Rudolf.

__ADS_1


“Nicole, maaf aku tidak bisa. Kinan begitu berati buatku” ucapnya.


“Lalu aku Dave? Menurutmu aku apa? Kau sudah berlaku curang Dave. Kau menikmati tubuhku dan sekarang ingin membuangku?” Nicole mencoba memaksa Dave dengan kepura-puraanya.


Dave menemui jalan buntu. Dia bukanlah laki-laki pengecut sebenarnya. Tapi saat di hadapkan dengan dua pilihan yang sulit dia menjadi ragu untuk menambil keputusan. Terlebih salah satunya adalah Kinan.


“Baiklah, aku akan menikahi mu” ucapnya kemudian.


Mata Nicole mendadak berbinar, kegembiraanya membuncah. Dia merasa berhasil dengan sekali umpan. Dia berlari ke pelukan Dave, dia mencium bibir Dave dengan nafas memburu. Dave tak menolak ciuman itu, dia sendiri bertanya, bagaimana dia tak merasa risih saat bersentuhan dengan Nicole, apa benar dia telah melakukan hubungan badan dengan Nicole semalam. Dia masih tak dapat mengingatnya..


“Dave, bagaimana dengan Kinan” ucapnya melepas ciuman itu


Dave menghela nafas panjang “Aku akan mengurusnya”


Nicole memeluk Dave kembali. Di balik pelukan itu senyumnya menyeringai. “Kinan ini adalah hadiah yang ku inginkan!” Ucapnya dalam hati..


****


Selamat menikmati detik-detik ending episod ya...

__ADS_1


Kira-kira readers pilih yang mana antara happy ending apa sad ending??


Jangan lupa tinggalkan jejak ya 🥰


__ADS_2