Musim Semi Di Paris

Musim Semi Di Paris
Masuk dalam jebakan Nicole


__ADS_3

Sebuah mobil mewah telah menanti kedatangan Dave di Aeroporto Leonardo Da Vinci, bandara internasional Roma yang terletak di Fiumichino. Mereka menyambut Dave dengan ramah sebelum mempersilahkan Dave memasuki mobil itu dan melesat ke jalanan nan padat.


Selama perjalanan, Dave masih dapat melihat Bangunan-bangunan eksotik dari jaman dahulu berdiri kokoh dengan sejuta pesonanya. Sebagai salah satu kota destinasi terfavorit di dunia, kota gladiator ini selalu ramai di kunjungi turis manca negara.


Kota Roma, di di sinilah Dave berada saat ini.


Mobil itu berhenti di halaman sebuah hotel, dia segera turun melangkahkan kakinya ke dalam lobby hotel itu.


“Benvenuti” (selamat datang)


Sapa ramah receptionis di meja lobby dengan aksen khas orang Italia


“Ha una camera libera?” (ada kamar kosong?)”


Tanya Dave padanya.


“Hai Dave?” Seorang wanita tiba- tiba datang menyapanya


“Nicole? Hai... sedang apa kau disini?” Dave menoleh ketika suara itu datang.


“Aku sedang ada perlu dengan paman Rudholf, kau?” Ucapnya dengan nada mendayu.


“Aku? Sejujurnya ada beberapa urusan yang harus ke seleseikan dengan tuan Rudholf”


“Ow.. sepertinya paman akan banyak tamu hari ini. Oh ya Dave, bagaimana jika mengobrol sambil minikmati secangkir kopi di cafe?” Nicole mencoba menawarkan waktu bersantai sejenak.

__ADS_1


Dave melirik jam di pergelangan tangannya, belum terlalu malam. Tak apa mungkin jika menerima tawaran Nicole. Bagaimanapun Dave berhutang nyawa dengan Nicole setelah insiden itu.


“Tentu” jawab Dave.


Mereka berjalan ke cafe setelah Dave berbicara dengan seorang roomboy sebelum membawa barang bawaan Dave ke kamarnya.


****


“Aku agak terkejut melihatmu datang ke Roma Dave, karena biasanya Mike yang menyelesaikan urusan pekerjaannu di sini” ucap wanita itu seolah mengenal Dave dengan baik.


“Kau benar, tapi kali ini aku yang harus datang.. tapi bagaimana kau tau itu” Dave mengerutkan keningnya.


Nicole tersenyum “popolaritasmu melebihi artis


“Mereka selalu melebih-lebihkan” ucap Dave sembari menyeruput kopinya.


Beberapa saat Dave berada disana, tak ada hal serius yang sedang mereka bicarakan. Hanya sekedar menghargai ajakan Nicole saja.


Nicole tersenyum.. senyum yang berbeda.. Dave coba memastikan tapi pandangannya mulai kabur.


“Kau kenapa Dave?” Tanya Nicole yang melihat ekspresi berbeda dari laki-laki dibhadapanya.


Dave menggeleng “ Entahlah, aku sedikit pusing”


“Apa aku perlu memanggil dokter, Dave?” Tawarnya

__ADS_1


“Tidak, lebih baik aku kembali ke kamar. Aku butuh istirahat”


“Baiklah..” Nicole mengangguk.


Baru saja Dave berniat bangkit dari duduknya sebelum dia jatuh terduduk tkembali di kursinya. Dia merasa ada yang aneh pada dirinya, kepalanya terasa begitu pusing sehingga untuk sekedar berdiri dia tak mampu.


“Dave??!” Nicole segera menangkap Dave dengan sigap, seolah dia tau apa yang akan di alami Dave


“Aku akan mengantarmu ke kamar” tanpa menunggu jawaban Dave, Nicole sudah memapahnya, membawa Dave ke kamarnya.


Nicole membaringkan Dave di atas kasur di dalam kamar hotelnya. Kamar yang begitu mewah dengan kelas President suit room. Nicole tersenyum jahat ketika melihat Dave mulai kehilangan kesadaran. Rencananya berhasil. Sebelumnya, atas perintahnya seorang pelayan telah memasukkan obat bius ke dalam minuman Dave dan berhasil membuat Dave jatuh tak sadarkan diri di pelukannya.


“Maafkan aku Dave, kau tak tau aku begitu tergila-gila padamu sejak lama, tapi sayang, sekalipun kau tak pernah melirik ku.” Nicole membelai lembut wajah tampan di hadapanya.


“Namun bagaimanapun aku berterimakasih kepada dua wanita yang membuat mu dalam


Kondisi kritis saat itu, sehingga aku berkesempatan memberikan darah berhargaku untuk mu Dave” Nicole tersenyum “kau berhutang nyawa padaku Dave, maka kau harus membayarnya dengan menjadi miliku” seringai wanita itu..


***


Telat up nya.... maap ya readers..


Author sedang di sibuk kan dengan ke-galau-an dalam menyusun naskah 😅


Bantu author dengan like dan coment ya... tengkiyuhhh 🥰

__ADS_1


__ADS_2