Musim Semi Di Paris

Musim Semi Di Paris
Hari Pernikahan


__ADS_3

Dia sedang menatapi dirinya di depan cermin. Riasan yang elegan. Headpiece bunga-bunga yang di tutup dengan wedding veil putih terlihat sangat serasi dengan gaun putih bertabur berlian yang membalut tubuh gadis cantik itu.


Wajahnya tengah memancarkan kebahagiaan yang sangat besar. Hanya hitungan menit, dia akan segera jadi nyonya David McLauglin..


“Sayang, kau sudah siap?” Suara Adrian yang tiba-tiba masuk ruanganya mengagetkan dirinya.


“Papa..? Masuklah pa” jawabnya tersenyum.


Adrian melangkah lebih dekat. Dia membelai pucuk kepala Putrinya.


“Kau sangat cantik, putriku” Adrian menatap lekat gadis itu. Gadis yang dulu selalu menangis di pangkuannya. Gadis yang dulu selalu merengek ketika tak mendapatkan mainan atau hanya untuk sepotong coklat.


“Tak terasa waktu cepat sekali berlalu. Kau dulu hanya sebesar ini” Adrian memperagakan seolah dia sedang menggendong seorang bayi yang mungil. Dia tersenyum. Namun Matanya mulai berkaca.


“Pa...” Kinan mengernyitkan dahinya. Di lihatnya seorang ayah yang sangat di banggakanya mulai berkaca matanya.


Adrian tersenyum lagi “tak apa sayang, ini air mata bahagia.” Adrian tersenyum lagi.


“Dengar.. Jadilah seorang istri yang baik, berbaktilah kepada suamimu. Lakukan tugasmu dengan ikhlas.. dan ingat, orang tua Dave adalah orang tuamu juga. Maka hormatilah mereka selerti kau menghormati kedua orang tuamu sendiri” pesan Adrian pada putri kesayangannya.


Adrian merasa telah tiba saatnya gadis kecilnya akan pergi jauh meninggalkan dirinya.


Kinan mengangguk “Kinan akan lakukan yang terbaik pah. Trimakasih...” ucap Kinan mengakhiri percakapan. Dia memeluk Adrian dengan erat. Air matanya pun mulai menetes.


Dia merasa telah merindukan keluarga ini meskipun belum selangkahpun kakinya pergi meninggalkan rumah besar ini..


“Ada apa ini tangis-tangisan segala... ini hari bahagia. Ga boleh ada air mata” Ucap Aldo yang datang ke kamar itu bersama dengan sang mama.


“Sayang, kau cantik sekali.” Ucap sang mama membelai pucuk kepala Kinan. “Ku harap Dave akan menjagamu dengan baik” lanjutnya.


Kinan tersenyum....


“Ayok ayok berangkat..! Sudah jam 9 nih.. Kasian Dave sudah nunggu dari tadi. Pada ga mau kan kalo sekarang giliran Dave yang kabur?” Aldo mengakhiri drama.


PLETAK! Jitakan kecil dari sang mama tepat di ubun-ubun Aldo “dasar kamu Aldo”


“Hehehehe..... gak ma, becanda doang”


*****


Upacara pernikahan di lagsungkan dengan sangat Khidmad. Begitu banyak orang-orang penting yang hadir disana. Tak mengherankan, kedua keluarga mempelai adalah orang yang sangat berpengaruh di dunia bisnis. Itulah mengapa wedding organizer bekerja sangat keras agar dapat menampilkan kesan sempurna dan berkelas untuk acara kali ini.

__ADS_1


“Jangan dorong-dorong dong....!”


“Awas.... !”


“Sebelah sini Kinan...!”


“Sebelah sini ajah...!”


“Aku di sini Kinan...!”


“Kinan...! Aku disini!”


Bukan hanya Intan dan Dhika, bahkan Sulatri dan teman-teman lainya hadir dalam pernikahan nan megah itu. Mereka sedang berdesakan dengan para tamu undangan lain yang merupakan artis-artis papan atas yang belum menikah dan pengusaha muda lainya.. Mereka semua tengah bersorak dan menanti ke tangan siapakah buket bunga sang pengantin akan jatuh. Harapan-harapan bagi para jomblo untuk mendapatkan buket itu begitu besarnya.


Suasana cukup riuh ketika Kinan menghadap belakang dan mulai menghitung


“Satu....”


“dua....”


“ti...”


“ga....”


Buket bunga pengantin itu melayang sebelum jatuh bebas oleh gravitasi.


Sontak meraka saling dorong berusaha menggapainya namun..


“Hap!” Buket jatuh ke tangan seorang pria muda yang tampan dan macho... Mike....


“Aku??” Mike tidak menyangka dia yang mendapatkanya... sebelumnya dia bahkan tak pernah memikirkan tentang pernikahan...


“Saatnya kau berubah kawan” ejek Dave pada sahabatnya....


Sontak mereka berdua tertawa terhabak, kemudian saling berpelukan dan memberi selamat..


“Selamat Bos... kau sudah jadi seorang suami” ucapnya pada Dave


“Selamat Kinan, kau boleh menyiksanya kapan saja kau mau” ucapnya pada Kinan


PLETAK... ! Jitakan mendarat di kepala Mike. “Dasar anak buah kuarang ajar” Ucap Dave yang di susul tawa Mike yang renyah.

__ADS_1


****


“Hati-hati sayang.... jaga dirimu baik-baik” ucap Jenny kepada putri tercintanya.


“Dave, selamat ya... dia seutuhnya menjadi wanitamu.” Ucap Adrian pada menantunya


“Hehehe.... makasih pah” Dave sudah memgganti sebutan paman dengan papa.


“Jangan makasih ajah, jaga dia dengan baik!” Adrian berpura-pura galak kali ini.


“Hahahaha.... kau benar Adrian, Kinan putriku juga. Kalau terjadi sesuatu padanya aku yang akan mencincang Dave” giliran William yang berceloteh


“Iya pa, Dave janji akan menjaga Kinan dengan baik. Akan Dave jaga Kinan dengan nyawa Dave” ucapnya serius kali ini.


“Sayang, berikan mama pelukan...” Jenny memeluk Kinan “berbahagialah.... dan berikan kami kabar baik secepatnya” bisiknya di telinga Kinan


“Hehehe... i... iya ma” Kabar bahagia yang di maksud pastilah seorang anak. Artinya aku harus..... Aaarrrgghhh....... Kinan membayangkan betapa beringasnya Dave. Dia menutupi wajahnya dengan telapak tangannya.


“Kenapa kau tutup wajahmu, sayang... kau tak perlu malu. Aku janji, Itu pasti sangat menyenangkan..” goda Dave pada Kinan dan di sambut gelak tawa semua yang hadir disana...


“Baiklah ma, pa...” Kami pergi dulu. Pamit Dave kepada seluruh keluarga sebelum meninggalkan gedung itu.


Mereka saling berpelukan. Rona bahagia terpancar dari kedua keluarga itu.


“Akhirnya jadi juga mereka menikah..” celoteh Aldo di ikuti tawa lagi oleh mereka..


“Hati-hati sayang, jaga diri baik-baik”


Lambaian tangan melepas Dave dan Kinan masuk ke dalam mobil mewah itu. Dengan gaun putih menjuntai dan tuxedo bernuansa sama dengannya, mereka pergi bersama.... pergi mengarungi samudra yang hanya ada mereka di dalamnya...


Samudra cinta yang di namakan... “pernikahan”


“Je t’aime ma cherie” ucap lembut Dave mencium punggung tangan Kinan.


Mobil melaju dengan kecepatan rata-rata. Kedua sejoli yang sedang di mabuk cinta itu akan pergi menikmati bulan madu mereka. Dan Spanyol... adalah tujuan mereka.


“Aku mencintaimu juga Dave” senyum Kinan mengembang di balik riasannya...


***


Mohon dukungan readers semua ya....

__ADS_1


🥰


__ADS_2