
Dua hari Liliana menunggu tapi buah hati belum juga di kembalikan.
Liliana semakin muak dengan Hary.
Setiap kali dia memandang nya liliana pasti ingin mencekiknya di tempat.
Apalagi dengan kehadiran Sinar yang makin menjadi-jadi di rumah.Sinar berani memarahi pelayan hanya karena masalah kecil.
Yana saja tidak pernah membentak mereka.Siapa sinar di sini.
Tidak seorang pun yang mau melaporkan perilaku sinar di rumah.Awal nya pelayan masih ngomel di depan Sinar.Tapi siapa sangka dia kan mengadu kan hal hal yang tidak benar pada Hary yang membuat Hary marah besar.
Dia memecat pelayan detik itu juga tapi untungnya ada liliana yang memberikan ultimatum pada Hary dengan pandangan dingin nya.
Tapi karena itu lah Sinar yang masih bocah jadi semena mena dirumah.Liliana hanya melihat tanpa ber reaksi.
Semakin dia melihat perilaku Hary pada Sinar,semakin kuat pula keinginan nya untuk berpisah.
Liliana hanya bertahan di rumah ini demi kepulangan Yana saja . Setelah itu dia dan Hary tidak ada hubungan lagi.
Putus.
Di sisi lain Hary makin cemas karena sikap liliana.Hah liliana marah hanya dengan anak kecil.Hei ada apa dengan liliana yang super lembut dan penuh perhatian itu.
Apa mereka masih orang yang sama.
Dia percaya Viktor tapi karena liliana mau tidak mau dia juga was was.
Pada hati kedua, liliana memaksa Hary untuk menghubungi Viktor.Tapi itu harus di depan nya dengan pengeras suara.
Lili memeluk tubuh nya dengan melipat tangan ke dada.Kaki nya di silangkan dengan gaya memerintah.
Hary menelan ludah.
Pada nada dering yang ke tiga, barulah Viktor menjawab.Dari suaranya di terdengar agak muram.
Hati Hary tiba tiba memburuk.
"Har,maaf har ,aku..aku tidak tahu nau bicara apa?"kata Viktor dari seberang.
"A..ada apa vik katakan ada apa?"
"Har, belum ada yang menghubungi sampai sekarang.Jadi..jadi aku pura pura pergi ke sana.. tapi...
"Tapi apa sialan, katakan dengan jelas !"Pekik Liliana yang langsung merampas telepon genggam Hary.
Dia jelas mendengar ada yang salah pada Viktor.
" lili maafkan aku lili .Aku tidak bermaksud untuk mengacaukan semuanya. Tapi..tapi yang menculik itu bukan dari rentenir yang ku maksud kan " kata Viktor dengan nada sedih .
"Apa?apa maksud nya ini Viktor kau .kau kembali putri ku Viktor.Mana dia ,vik,katakan mana dia!" pekik Liliana lagi dengan marah.
Hary pula kejang seperti di sambar petir.Dia tidak berharap akan jadi begini akhirnya.Yang di takuti oleh istri nya sudah terbukti.
Jika orang yang menculik itu bukanlah rentenir yang dikatakan oleh victor jadi ke mana sekarang putrinya itu pergi. Siapa yang sudah menculik nya.
Liliana semakin marah mendengarnya ,dia langsung memaki maki victor tanpa peduli itu pantas atau tidak.Yang penting dia menginginkan putrinya itu kembali dalam keadaan sehat dan tidak kekurangan satu apapun.
"Kau iblis Viktor, iblis. Kenapa kau korbankan anakku kenapa tidak kan aku saja pergi pergilah kau ke neraka victor ,mati kah kau " kata liliana.
"Lili.. lili aku tau,aku salah lili tapi ini di luar perencanaan ku.Tapi aku akan menyelesaikan ini semua percaya lah lili " balas Viktor dengan nada memohon.
" percaya? aku harus percaya lagi pada kata-kata busuk mu itu? kau pikir aku ini hary yang bisa kau bodohi semau mu hah, iblis kau!' bentak liliana.
tap.
Hary merampas telepon genggam dan berbicara langsung kepada victor yang dipercayai selama ini.
" lalu apa sekarang victor, apa yang harus kita lakukan untuk di mengembalikan putriku lagi ke rumah?"
" aku akan mengurus masalah ini. kau tunggulah sebentar di rumah. Percayalah padaku, semua akan kembali normal tidak lama lagi" kata Viktor lagi.
"Tapi bagaimana jika sesuatu yang buruk terjadi padanya ,aku takut vik, Hanya dia yang aku miliki " kata Hary.
Di sisi lain liliana sudah menangis histeris .Dalam dua hari saja, dia sudah kekurangan berat badan membuat dia kurus kering.
Dia marah dan membenci hary untuk ini . Namun hatinya berharap mungkin victor memang benar-benar bisa mengembalikan putrinya lagi. Tapi apa yang terjadi sekarang. Putrinya hilang bahkan tidak tahu siapa dalang penculikan itu.
"Huhuhu ..Yana.. maafkan mama sayang,mama tidak bisa melindungi mu nak huhuhu"
Tangisnya terdengar oleh Viktor,entah apa yang di pikir kan oleh Viktor di seberang .Yang jelas Hary pasti percaya padanya.
victor segera membuat beberapa janji lagi pada hary.Dia juga meminta agar hary bisa menenangkan istrinya yang sedang menangis.
" bujuk istri mu .Saat ini dia pasti sedang sensitif. Katakan padanya semua akan baik-baik saja dalam beberapa hari,aku janji" kata victor yang langsung disetujui oleh Hary.
"Oke vik,aku menunggu kabar baik dari mu"kata Hary sebelum dia menutup telepon nya
Hary berpikir bagaimana cara membujuk liliana yang menangis. Sementara dia tidak dibenarkan untuk menyentuh liliana sedikitpun.
Saat ini masih terlihat jelas luka di lengan yang dia goreskan kemarin.
__ADS_1
"Lili...
"Jangan pernah kau sebut namaku lagi hary.Kau tidak layak lagi.Aku sudah muak denganmu.hiks... hiks. Kau suka berjanji akan mengembalikan putriku tapi mana?mana buktinya hary. kau jahat hary kau jahat !". pekik liliana yang tiba-tiba jatuh ke lantai.
Liliana pingsan.
Hary bergegas menghampiri liliana,dia membawa ke kamar mereka dan memanggil dokter pribadi nya untuk datang sesegera mungkin.
Rasa bersalah tertanam di hati hary.
Hary tidak menyangka akan terjadi kesalahan fatal pada saat-saat seperti ini.Bagaimana jika...
Uh tidak mungkin, hary yakin dengan kemampuan victor dalam menangi masalah.Jika Viktor mengatakan semuanya akan baik-baik saja .
Maka itulah yang akan terjadi nanti.
dokter datang beberapa menit kemudian dan dia segera memeriksa liliana.
" bagaimana dok ?"tanya hary
" Tidak masalah tuan hary,nyonya hanya sedikit banyak pikiran dan mungkin dia agak kelelahan juga. Itu saja " kata dokter tersebut.
dokter memberikan beberapa obat yang perlu diminum setelah liliana sadar nanti.
Ketika dokter sudah pergi. Hary tetap berada di samping liliana menunggu istrinya itu bangun.
Tapi hubungan mereka tidak berubah meskipun liliana bangun setelah beberapa jam.
Liliana yang lemah lembut sepenuhnya tidak ada lagi.Hanya liliana yang penuh kebencian dengan sejuta kata makian yang tidak pantas.
Hary pikir dia akan lelah sendiri setelah beberapa Hary.Tapi satu minggu setelah itu , Viktor menelpon lagi.
"Har maaf har,aku kalah har"katanya.
"Viktor apa maksud nya ini,kalah?kalah apa vik?"
"Aku sudah memeriksa nya, mereka sindikat penjual organ tubuh manusia.Spesialis penculik,jika kita menbayar ,yana akan kembali jika tidak..Har maaf kan aku hary"
"Ayo bayar Viktor,aku .aku punya uang, yang penting putri ku kembali, ayo bayar "
"Tapi kemungkinan ini kecil sekali.
Aku sudah cari informasi.
Tidak ada anak yang kembali dalam keadaan hidup.Hary aku ..aku akan membayar mu Hary, tidak dalam kehidupan ini.Aku aku pasti akan membayarnya di akhirat hary"
"Viktor kenapa kau berkata begitu, Viktor?"
"Viktor aoa yang akan kau lakukan,kau..kau jangan gila vik"
"Tidak Hary,aku malu bertemu lagi dengan mu.Tapi sebagai ayah aku hanya ingin memohon jalan untuk hidupnya, berjanjilah Hary berjanji lah kau akan menjaga Sinar kehidupan ku?"
"Vik .
"Jangan katakan apapun berjanji lah dulu"
"Oke aku janji Viktor aku janji tapi katakan dulu di mana kau sekarang?"
"Aku di rumah Hary,di tempat yang seharusnya "
"Oke tunggu aku di sana,kau jangan lakukan apapun, dengar itu Viktor!"tidak ada suara lagi di seberang.
Hary langsung berlari pergi ke rumah Viktor. Di sana sudah ada mobil kebakaran.
Rupanya ketika Viktor menelpon Hary tadi dia sudah ada di dalam kobaran api.
Setelah beberapa jam ,ada konfirmasi jika pemilik rumah terbakar hangus sehingga tidak bisa di kenali lagi.Tapi Hary tau itu adalah Viktor.
Lagipula mayat gosong itu memakai cincin kawin nya yang sangat familiar di mata Hary.
Hari itu Hary kehilangan sahabat terbaik nya.Dia sedih sekali sampai lupa jika putri nya juga raib.
Ketika dia kembali ke rumah.
Hary marah pada Liliana.
Bukankah liliana sudah memakai victor sedemikian rupa .Sehingga membuat sahabatnya itu langsung drop dan merasa frustasi.
Mengenai di mana Yana, mereka masih bisa menghubungi kantor polisi meski itu sedikit terlambat.
Tapi ini adalah victor sahabat terbaik satu-satunya di dunia ini.
Dia lebih memilih bunuh diri daripada berhadapan langsung dengan kenyataan.
Kenapa Viktor begitu bodoh . Tidak bisakah dia berunding dulu untuk berpikir apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.
Di sisi Liliana.
Dia sama sekali tidak perduli jika victor lebih memilih bunuh diri daripada bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan pada putrinya.
Yang dia pikirkan adalah Hariyana ginanjar.
__ADS_1
Di mana dia sekarang ?
Apakah dia sudah makan atau belum?
Apa dia sakit di sana?
Jadi di sini pasangan suami-istri ini sudah tidak lagi sependapat.Meraka perang dingin.
Meski begitu keduanya tetap sepakat melaporkan masalah ini kepada pihak berwajib.
Belum sempat mereka melapor sudah ada berita jika ada sindikat penjualan anak yang di serbu oleh polisi.
Liliana langsung berlari ke tempat dimana kejadian itu berlangsung. Meskipun tidak berharap tapi dia memohon dalam hati agar buah hatinya tidak ada di tempat mengerikan tersebut.
Bukankah victor sendiri yang mengatakan jika penculik itu adalah sindikat penjualan organ tubuh yang berspesialis dalam penculikan anak-anak.
Walaupun kesal dengan liliana tapi hary juga merasa takut dengan kabar ini.
Hary benar-benar menyayangi Yana jauh di dalam hatinya.
Tidak mungkin dia berharap darah dagingnya itu dalam kondisi terburuk kan.
Ada puluhan anak anak di sana tapi Yana tidak menampakan batang hidungnya.Liliana merasa sedikit lega.
Tidak ada di sini artinya dia bukan lah salah satu korban.
Ada anak lelaki gemuk yang tiba tiba bertanya pada seseorang yang di perkirakan adalah papanya.
"Yana?yana mana pah?"
Jegerrrtt
"Hary dia bilang Yana kan Hary ?" tanya lili pada Hary yang tidak lagi dia sebut dengan kata "mas" itu.
Suara anak itu juga di dengar oleh Hary , jadi dia pergi bertanya dengan polisi.Apakah ada anak dengan nama Hariyana Ginanjar.
Polisi segera melirik daftar di tangannya sebelum dia berkata.
" tidak ada nama itu pada daftar korban yang selamat .Namun kami sudah mengkonfirmasi jika beberapa anak tewas dalam kejadian ini .Mungkin diperkirakan ada lebih dari sepuluh anak"
"Akhhj Yana,yana ku Hary huhuhu"liliana pingsan lagi di lokasi kejadian.
Dia pingsan pada saat Jhonatan kecil juga kehilangan memori nya.
Secara tidak sadar Jhonatan kecil tiba di rumah sakit bersamaan dengan liliana yang juga di larikan ke rumah sakit terdekat.
Setelah menghantar kan Liliana ke rumah sakit , Hary langsung pergi ke kantor polisi untuk indentifikasi mayat.
Ada beberapa keluarga yang datang untuk hal yang sama.Mereka adalah orang orang yang pernah melaporkan kehilangan anak nya masing-masing.
Hary merasa sedikit tersentuh.
Dia sama sekali tidak pernah melaporkan masalah kehilangan Yana pada pihak polisi.Waktu itu dia pikir semuanya akan baik-baik saja tidak sampai terjadi seperti ini.
"Harap bersabar para orang tua. Kuatkan hati kalian untuk menerima kenyataan .Pada dasarnya mayat mayat yang kami terima ini sudah tidak lagi lengkap. Pastikan anda mengenali ciri khas anak anda masing-masing. jika sudah dikonfirmasi,berikan laporan selengkapnya agar bisa kami lanjutkan ke atas"
" dalam ruangan itu hanya ada tiga mayat yang bisa dilihat wujudnya. Selebihnya hanya bisa dikenali dengan pakaian yang pernah mereka pakai sebelum penculikan terjadi .Pada dasarnya semua mayat yang di preteli sudah dibakar sampai menjadi abu. Hanya tiga mayat ini saja yang bisa diselamatkan itupun kondisinya sangat mengenaskan sekali"
Ada seorang polisi yang memberikan beberapa pengarahan pada semua keluarga yang hadir. Polisi itu mengatakan hal-hal yang mengharuskan keluarga agar bersiap secara mental.
Sebelum mengidentifikasi mayat, semua orang berdoa di dalam hati termasuk lah Hary.
Semoga Yana tidak ada di sana.
" yana ku adalah anak baik yang penuh keberuntungan. Dia pasti tidak ada disana .Semua mayat itu adalah mayat anak orang lain" kata hary di dalam hatinya.
Masih jelas di ingatan Hary. Bagaimana manisnya senyuman Yana setiap kali dia pulang dari kantor.
Meskipun akhir-akhir ini Yana jadi berubah menjadi anak yang egois. Namun dia masih lah permata hati seorang Hary ginanjar.
Hary adalah seorang ayah yang selalu berharap anaknya akan selalu sehat dan tumbuh menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua nya kelak
Liliana pernah berkata jika dirinya tidak lagi memiliki hati untuk yana Itu tidak benar sama sekali.
Bagaimana caranya menunjukkan kasih sayangmu pada darah daging mu sendiri..
Apakah itu hanya perlu kata-kata cinta setiap hari atau cukup menghujaninya dengan berbagai hadiah.
Hary jelas melakukan dua hal di atas. Tapi kenapa Liliana masih mempertanyakan cinta dan kasih sayangnya kepada Yana saat ini.
Itu pun hanya karena berdasarkan rasa cemburu anak itu pada seorang gadis kecil yang sangat memprihatinkan di rumah.
"Bapak hary Ginajar?"panggil seseorang.
"Ya saya"
"Silahkan masuk pak"kata nya lagi. beberapa orang keluar dari ruangan itu dengan isak tangis dan bahkan cenderung histeris. mereka juga menyebutkan nama seorang anak yang kemungkinan besar sudah menjadi mayat di dalam sana.
Mau tidak mau hary juga turut berpikir dan berdoa di dalam hatinya. Sebelum dia benar-benar masuk ke dalam pintu itu.
Bukan yana ku,bukan...
__ADS_1