
Dalam dua hari, gosip aneh segera beredar seperti api di ladang kering.Banyak tanggapan yang semuanya bermuara masalah Yana dan Reno.
Pagi ini Yana masih ke toilet untuk mengerjakan tugas nya.sebenarnya untuk memalsukan kenyataan.jika dari dari kalangan bawah,Yana melamar pekerjaan tugas bersih bersih yang termasuklah kawasan toilet.
Agar tidak terlambat Yana datang lebih cepat dari jadwal.Dia mengerjakan semua nya demi imbalan satu juta perbulan.
Orang orang mengira uang ini hanya layak untuk membeli permen di celah gigi.Tapi bagi Yana, ini adalah uang yang dia dia hasil secara sah dan halal
Sangat berbeda dengan uang dari kerja malam yang menghasilkan puluhan juta.Itu seperti menggigit daging tua yang alot.Enak tapi menyusahkan.
Anda hanya perlu mengunyah nya sekali dan menelan nya setelah itu.Tidak ada rasa pencapaian sama sekali.
Makan yang baik itu di dasarkan dari kenikmatan mengigit lagi dan lagi, baru di telan dan di cerna.Begitulah arti uang bagi Yana.
Pada dasarnya,uang kecil ini sangat berharga dan lebih nikmat dari uang besar di klub malam itu.
Seperti biasa,Yana sedang membersihkan toilet dengan cara nya.Dia memiliki pakaian ganti setelah menyelesaikan tugas.
Hanya saja Yana tidak mengira ada sekelompok gadis yang masuk ke toilet dan mengunci nya dari dalam.Mereka menatap Yana dengan mata merah.
"A.. apa?" Yana pikir dia tidak pernah ada di lingkaran pertemanan dengan mereka.Dia selalu menjauh dari kelompok ini.Tapi ada apa dengan mereka sekarang.
Winda maju dan mendekati Yana dengan tangan berlipat.Dalam jarak ini Yana bahkan bisa mencium aroma parfum nya yang menyengat.Aroma keras yang bisa dia cium di klub malam.Yana merasakan suasana agak aneh jadi dia mundur dia langkah ke belakang.
"Hani,apa ini calon Reno aldelis yang baru?"kata Winda masih dengan gaya sombong nya.
Gadis di belakangnya yang dipanggil dengan nama hani ,juga menatapnya dengan pandangan yang sama.Lalu dia berkata " yah say, memang inilah gadis yang aku maksud .Hah.ini benar-benar jelekkan?' katanya dengan gaya yang dibuat-buat.
"A..apa.maksud kalian ..a.ku
tidak mengerti ?" kata Yana terbata bata.
Sekarang dia masih Yana yang pemalu,tapi hatinya tidak bergejolak sedikitpun.Hanya gadis kecil yang tidak tau tentang dunia. Biar kan saja, paling paling ingin menggertak dan menuangkan air kotor,cih.permainan lama.
__ADS_1
"Hei cupu,apa maksudnya kamu ingin mengoda Reno aldelis, Tidak tau artinya kaca hah" Winda menjentikkan jari nya ke baju Yana.Sontak saja Yana mundur lagi ke dinding toilet.
"A..aku.menggoda si.. siapa?" tanya Yana terkejut
Di saat ini dia memang terkejut,bukan lagi acting.Dia menggoda Reno aldelis? kenapa dia tidak tau itu.Kapan pula dia melakukan nya.Dasar anak anak songong.
"Berlagak suci kamu,dasar tukang rayu jelek" kata Heni galak.
Dia dan winda sama sama ingin duduk di tahta para mantan pacar Reno aldelis yang glamor itu
Mereka bahkan akan bertaruh siapa yang akan bertahan lebih lama di posisi pacar Reno.
Jika Yana tau apa yang mereka pikirkan kan ,dia akan mengutuk pemikiran ini dengan keras.Mereka di sini sekolah ingin menimba ilmu bukan mencari pacar dan membuat trofi dengan itu.
"Hei apa kalian pikir ada sesuatu yang aneh di sini, kenapa pula si Reno berpikir mesum dengan nya.Lihat lah kaca mata nya ini,lebih tebal dari buku ku hahahaha"
Mereka tertawa senang seperti melihat pertunjukan sirkus. Adapun Yana hanya berdiam di sudut tanpa ada ruang untuk bergerak.Hanya dia yang tau apa yang dia pikir kan saat ini.
"Mungkin saja kak Reno capek maka roti keju ingin merasai makan singkong bakar kan ?'"Seru serin dtai belakang.Kata katanya menarik minat beberapa gadis lain.Sepertinya mereka baru menyadari satu hal penting.
Banyak gadis akan itu hanya dengan posisi ini.Mereka bahkan bisa berjalan dengan dagu ke atas setelahnya.Namun jika di cupu juga bisa masuk,apa kata dunia.
Ini mengerikan sekali.
"Hahaaku yakin tidak begitu , Siapa tau jika Reno hanya bermain sebentar.Mungkin dia menargetkan salah satu dari kita dan ingin membuat kita kesal saja, benar?" kata winda percaya diri.
Dia saja sebagai wanita malu dengan sosok Yana yang jelek,miskin dan bau ini.Apa lagi dengan Reno aldelis.
Mau tidak mau winda memuji diri nya sendiri karena bisa menebak ide Reno dengan cepat.
Uuh manisnya..
Pipi Winda tiba tiba memerah dengan cepat.Dia membayang hal yang tidak-tidak di sini.Masih untung teman teman nya tidak menyadari hal ini.
__ADS_1
Dia melirik Yana yang terlihat ketakutan di sudut.Aura kemenangan seperti sudah di genggam nya di tangan.
"Tapi aku juga tidak bisa mentolerir gafisn jelek penggoda ini Bagaimana jika dia pergi dan mencoba seribu cara untuk masuk ke ranah mantan pacar Reno aldelis itu,hah benar benar buruk bukan?"
"Kau benar sekali,jangan pernah biarkan dia berpikir ke arah sana.Kau dengar itu cupu jelek?" bentak Hani dan yang lainnya dengan pandangan galak.
"A..aku tidak berani.. sumpah..to tidak" kata Yana dengan gugup.Meski berpura pura dia juga tidak akan makan nasi ini.Hanya bocah bau yang mengharap uang dan ketenaran dari nama besar keluarga nya.Siapa yang mau,ambil sana.Heriyana Ginanjar tidak heran.
Menanggapi wajah ketakutan Yana dan kata katanya tadi,dua puas luar biasa.
"Bagus kalau kamu mengerti, tapi untuk peringatan buat kamu agar selalu ingat , hehehe"
Byuuuur.
Seperti yang Yana duga,seember air bekas pel jatuh di kepala nya.Dia mendengus dalam hati.Kenapa anak anak jaman sekarang tidak kreativ sama sekali.Hanya ini dan ini saja yang bisa mereka lakukan.cih..tiruan bodoh.
Mendapatkan Yana yang basah kuyup, kelompok ini tertawa senang.Mereka pergi dengan rasa puas yang tidak bisa di jelaskan .
Adapun Yana,dia hanya menarik nafas lega.Pergi lah yang jauh, plagiat pelecehan.
Dengan mereka byana tidak kuasa untuk marah.Hanya berhadapan dengan shiyana Ginanjar saja lah temperamen nya tidak di kontrol kontrol.
Apa ini air bekas pel,dia bahkan tiduran langsung di kubangan noda seumur hidup.Dasar anak anak pikir Yana.
Setelah beberapa saat,Yana mengambil satu set pakaian bersih di sudut bersembunyi.Dia sudah menyiapkan semuanya jika hal seperti ini terjadi .Akan ada baju bersih di sana setiap saat.
Yana masuk ke dalam toilet lagi,dan mulai mandi dengan kilat.Hanya rambutnya yang sedikit basah dan kusut.
Tidak perlu repot-repot.Uraikan saja dan tarik ulang dengan bantuan sebuah sisir di tempat rahasia.
Hanya sepuluh menit ,Yana sudah rapi lagi.Dia menyimpan pakaian basah di tempat itu.Setelah keluar nanti,dia akan mengambil nya dan mencuci nya di rumah.
Sekarang jam pelajaran akan segera di mulai.Yana yang tidak mau telat, segera berlari ke kecil ke sana.Tidak ada jejek aneh jika dia baru saja selesai di bully.
__ADS_1
Yana hanya ingin sekolah.