
Setelah berbicara dari hati ke hati dengan Jhonatan tadi malam.Papa dan mama Jhonathan banyak berpikir tentang Yana.
Mereka sedikit berdebat tentang sosok Yana ini.Papa Jhonathan mendukung ide ingin melamar Yana untuk Jhonathan.Katanya Jhonatan telah jatuh cinta pada Yana dan ini adalah cinta yang mendalam.
Sementara Mama Jhonatan menolak keras usul itu.Dia bilang Jhonathan baru saja sembuh, pikiran nya belum jernih.Nurida lebih cocok untuk jiwa Jhonatan yang rapuh.
Dua ide yang bertolak belakang namun inilah yang.membuat pasangan ini dalam dilema.
Jhonatan tidak tau apa yang terjadi di belakang nya.Tali dia mencerna kata-kata papa nya tadi malam.
Mengenai sosok Yana yang berbeda dari gadis mana pun.
Dia menelpon Yana dengan no yang Yana tinggal kan hari itu.Hati nya kembali berdetak kencang hanya dengan mengingat nya.
Saat ini jam delapan lebih sekian.Jhonatan menunggu telepon nya tersambung di seberang sana.
Lumpuhkan lah ingatanku... hapuskan tentang dia... hapuskan memori ku tentangnya...
Yana yang sedang duduk di kelas sedikit terganggu dengan nada dering nya sendiri.Dia mematikan HP nya dengan malu.
Di sisi lain jonathan sedang bingung kenapa telponnya ditolak. Tentu saja dia lupa jika saat ini anda sedang dalam kelasnya mengikuti pelajaran dari dosen tertentu. Tapi jonathan yang tidak sadar waktu ini ,semakin marah dan kesel saja dengan Yana.
Dia pikir jonathan adalah wanita yang menghargai uang.Apa perlu transfer dulu sebelum dia mau mengangkat teleponnya.
Jhonathan tidak menelpon lagi Yana setelah itu.Dia langsung pergi ke urusan kantor dengan linglung. Setelah beberapa jam berlalu, Jhonatan menyadari jika dia sudah meletakkan emosinya pada urusan kantor.
Sebelumnya dia tidak pernah berperilaku begini. Beberapa kali dia hampir saja menandatangani berkas yang salah. Untungnya asisten Ana selalu mengingatkan dia. Kerugian puluhan miliar rupiah terhindarkan dengan cara ini.
Merasa tidak memiliki jadwal kerja lagi, ketika jam makan siang jonathan kembali memanggil di no yang sama.
lumpuhkan lah ingatanku.... hapuskan tentang dia... hapuskan memori ku tentangnya...
Yana mengambil lagi telepon genggam nya dan melirik sedikit. Rupanya ini adalah nomor yang sama seperti tadi di kelas.
Kebetulan sekali dia tidak pernah menyimpan nomor jonathan sebelum ini. Jadi dia tidak mengetahui yang memanggilnya itu sebenarnya adalah jonathan si pesakitan tampan.
Tuhan saja yang tahu jika Yana yang menjawab telepon itu sebenarnya dalam keadaan gugup. Setiap kali teleponnya berdering, jika tidak pialang saham. Itu pasti dari mami ratu yang menawarkan tugas di ujung minggu.
Bukankah dia sudah bersih sekarang.
Tepat ketika Yana mengangkat telepon itu. Di seberang ada sebuah suara yang sedikit familiar di telinga Yana.
Di seberang sana jonathan juga sedikit gugup .Karena Yana menjawab telepon ini setelah dia menunggu beberapa waktu.
"Halo Yana?" tanya Jhonathan.
("Hai Tuan Jhonatan,ada apa.Aku pikir tuan Jhonatan bahkan tidak akan mengakui pernah bertemu dengan saya") mata Yana ceria seperti sebelumnya.
" Aku sangat sibuk belakangan ini. Tapi entah kenapa hari ini aku mengingatmu .Apa kabarmu sekarang apa kau sedang kuliah?" tanya jonathan.
(" Sudah selesai ,aku baru saja keluar dari ruangan kelas.Oh kamu rupanya yang menelpon ku tadi pagi. Hampir saja aku memaki orang orang. Padahal ketika telepon berdering aku sedang di dalam kelas dan tidak bisa diganggu .di maaf jika tuhan jonathan tersinggung") jelas Yana, panjang lebar.
Jhonathan tidak mau di salah pahami oleh calon istri hanya gara-gara masalah kecil.Dia berkata ingin bertemu ujung minggu ini.
Semua biaya akan di atur oleh Jhonatan.Yana hanya pergi tanpa khawatir tidak ada uang saku.
Yana menolak untuk bertemu dengan Jhonatan lagi. lagipula dia bukan lah Gia yang kekurangan uang di mana-mana.Sekarang dia adalah hariyana ginanjar .Wanita kaya raya dengan beberapa persen saham di sebuah perusahaan besar.
Hanya dengan uang saham ini saja, Yana sudah tidak perlu bekerja keras lagi untuk menanggung biaya hidupnya di masa depan .
(" Maaf tuan jonathan ,sekarang saya Hariyana Ginanjar. Saya tidak melayani sistem antar jemput . Sebaiknya tuan jonathan mencari gadis lain yang lebih cocok dari pada saya")
Sepertinya Yana sedikit tersinggung karena jonathan menyinggung masalah uang di sini. Segera saja jonathan tahu titik masalahnya.
" Maaf saya tidak berpikir nona Yana akan tersinggung dengan kata-kata saya tadi .Tapi saya serius ingin berteman dengan Hariyana Ginanjar" kata jonathan yang mereview ulang kata-katanya tadi.
(" tidak masalah tuan jonathan.Tapi saya benar-benar tidak punya waktu ujung minggu ini. Maaf sekali lagi tapi saya benar-benar tidak bermaksud") kata Yana .
Sebagai orang kecil, Yana tidak perlu menyinggung orang besar seperti jonathan ini . Jangan sampai dia melakukan sesuatu yang bisa merugikan nya di masa depan.
" Tidak apa-apa jika nona Yana tidak mempunyai waktu luang. Maaf saya sudah merugikan waktu nona yang berharga ini" kata Jhonatan yang tiba-tiba kesal entah kenapa.
Seketika jonathan memutuskan hubungan telepon secara sepihak. Tentu saja Yana yang tidak tau apa apa, mengernyit kan dahi nya tanda dia tidak mengerti.
" orang berkulit memang beda" pikir Yana.
__ADS_1
Setelah hubungan telepon ini terputus yana kembali melanjutkan pekerjaannya yang ditinggal kan tadi.
Yana sudah kembali duduk di bangku kuliah nya selang satu minggu. Tapi ada ada sedikit perbedaan yang dirasakan oleh Yana di semester kali ini.
Reno aldelis sekarang sedang menjalin hubungan dengan Shiyana ginanjar. Yana tidak akan marah jika Reno berhubungan dengan banyak gadis lain di kampus. Tapi dengan shiyana Ginanjar tentu saja ceritanya akan berbeda.
Ketika dia tahu kabar ini Yana langsung memutuskan untuk tidak bertemu dengan tiga sekawan lagi di semester ini .Apa yang Reno lakukan telah meninggalkan sebuah bekas untuk persahabatan mereka.
Jejak ini tidak akan mudah di hapus.
Sementara itu Reno dan yang lain merasa tidak enak hati melihat Yana yang kembali menjauhkan diri dari mereka seperti sebelumnya.
Saat itulah ketiganya memikirkan sebuah konsep di mana Yana sebenarnya memiliki perasaan khusus pada Reno. Jika tidak begitu, apalagi alasan yang dimiliki Yana untuk menghindar.
Tapi Yana sama sekali tidak tampil untuk menjelaskan duduk permasalahannya.
Seperti kali ini , Yana lagi lagi di temukan duduk sendirian di sudut taman.Dengan sebuah buku tebal di pangkuan nya.
Tiga sekawan tidak sengaja melihat Yana di sini. Di cari cari tidak pernah ketemu, nggak di cari dia nongol sendiri.
"Yana, hariyana Ginanjar.hai"sapa boy .
Tidak tau betapa senangnya dia bertemu yana di sini.Yana sedikit terkejut melihat kedatangan mereka bertiga.
"Hai " sapa nya ramah.
Tapi tidak ada senyuman ikhlas seperti dulu di bibirnya.Yana tidak peduli apa yang mereka pikirkan.Dia membetulkan letak kacamatanya dan fokus kepada buku yang sedang di bacanya.
"Yan jangan gini dong,kan kita temenan enak.Kumpul lagi seperti dulu,oke"kata boy memelas.
"Yana ada ada apa sih, katakan apa masalah nya, biar jelas sayang"kata Feky memegang bahu Yana.
"Nggak ada masalah hanya lagi pengen sendiri aja"kata Yana singkat.
Dia tidak mau tinggal di tempat yang sama dengan Reno yang menurut nya sudah terkontaminasi virus shiyana ini.
Menjijikkan .
Yana tidak bercanda untuk mengatakan jika dia sangat lah lebai.Tapi jika mengingat lagi ada jejak shiyana di tubuh Reno, dia merasa kulitnya merinding setiap kali Reno ingin menyentuh ujung jarinya.
"Yana kau mau kemana, ingin menghindar lagi?"tanya Reno ketika Yana bangun dan terlihat ingin pergi.
"Aku tidak menghindar hanya saja sedang badmood doang" kata Yana.
"Yana apa kau cemburu karena aku dan Shi?"Tanya Reno harap harap cemas.
Sejak kejadian di bogor itu shiyana segera mengumumkan di wa grup kampus. Jika dia sedang menjalin hubungan serius dengan Reno aldelis.
Sekarang ini dia juga kerap kembali ngumpul dengan tiga sekawan demi menunjukkan jika dirinya sedang tidak berhubungan dengan pria lain selain Reno.
Sebenarnya tidak ada satu pun yang ikhlas dengan pendekatan shiyana ini. Tapi mau bagaimana lagi perjanjian tetaplah perjanjian.
Shiyana hanya ingin meminta waktu dua bulan saja. Untuk menjalin hubungan dengan Reno setelah itu dia boleh putus sama seperti pacar pacarnya yang lain.
Jika tidak dituruti maka dia akan segera menyebarkan berita pemerkosaan yang tidak beradab.
Tentu saja mereka tau jika rumor yang tidak bermutu seperti ini bisa meruntuhkan perusahaan dalam hitungan menit.Ini sangat beresiko.
Sebagai teman yang tidak memiliki rahasia , Reno menceritakan tentang peristiwa malam itu dan dia terpaksa menuruti permintaan Shiyana dengan berat hati.
Baik boy atau feky juga mendukung ini. Lagi pula apalah artinya dua bulan itu .Setelah itu tidak ada lagi perjanjian yang mengikat.
Sebenarnya dia ingin mengatakan kejadian ini juga dengan Yana secara jujur. Reno akan meminta Yana untuk mengerti jika tidak ada hubungan serius antara dia dan shiyana.
Belum sempat tiga sekawan ini menceritakan kejujuran itu tapi Yana sudah lebih dahulu menghindar dan tidak ingin bertatap muka dengan salah satu dari mereka.
Dari sinilah timbul kecurigaan jika Hariyana Ginanjar sebenarnya memiliki perasaan khusus dengan Reno aldelis yang membuat dia cemburu buta.
Di sini lah kata kunci nya
Cemburu.
Yana yang mendengar kata itu dari mulut reno berbalik dan tertawa dengan geli.
"Aku? cemburu dengan Shiyana? hahahah kau benar sekali Reno aldelis .Memang benar tapi kata-kata cemburu itu tidak begitu tepat. Yang lebih tepatnya adalah aku membenci shiyana Ginanjar dari ujung kaki hingga ujung rambut"Kata Yana dengan menahan kebencian di dalam dada nya.
__ADS_1
Tiga sekawan tersentak dengan kata kata itu. Mereka jelas melihat jejak keinginan membunuh dari dalam matanya yang masih terlindungi dengan bingkai kacamata hitam ini.
" Kau sudah berhubungan dengannya secara intim kan . Hahahaha jangan berbohong pada ku . Lelaki memang seperti seekor anjing yang selalu memakan kotoran" kata Yana memaki Reno terang terangan.
Tentu saja ketiganya lebih terkejut lagi mendengar kata-kata kasar dari Yana ini. Mengapa ada kebencian yang begitu dalam antara shiyana dan hariyana ini.
Mengingat nama belakang mereka yang sebenarnya sama. Ada spekulasi yang tidak wajar terjadi di pikiran mereka masing-masing.
Jangan jangan...
"Yana kau ada hubungan darah dengan Shi?" tanya boy dengan cepat.Hanya inilah penjelasan yang masuk akal untuk perilaku Yana yang tidak wajar.
Apa mungkin Yana sebenarnya adalah anak haram papa Shi dan dia marah karena tidak mendapat kan perlakuan yang sama dengan Shi.
Yana sendiri sempet terkejut dengan pertanyaan ini .Dia justru tidak tahu apa yang membuat dia membenci shiyana begitu dalam. Sebenarnya yang membuat semua penderitaan nya adalah hari Ginanjar sendiri bukan Shi.
Bukankah dia dan shi masih anak-anak ketika peristiwa itu terjadi. apakah benar yang dikatakan reno sejak awal dia sebenarnya merasakan cemburu.
Cemburu kepada shiyana yang telah hidup dengan limpahan kasih sayang dan bergelimang harta benda dari seorang Heri ginanjar.
Sementara dia sendiri hidup berbanding terbalik dengan Shiyana. Yana terpaksa menjalani kehidupan dari dua dunia yang berbeda.
Dia menderita lahir dan batin tapi semua nya berpunca dari hari Ginanjar. lalu ada apa dengan Shiyana.Yang tidak tau apa apa.
Yana sedikit gugup dengan pemikiran ini. Tidak bisa dipungkiri usia mereka berdua terlalu muda saat itu .Besar kemungkinan shiyana mungkin tidak ingat apa yang terjadi di tahun tahun itu.
Tapi Yana segera menepis pemikiran ini.
Tidak benar, yang benar adalah shiyana juga memiliki kontribusi tersendiri atas penderitaan yang dialami nya sejak kecil . Shiyana lah yang merebut posisinya sebagai putri di rumah besar itu.
Posisinya sebagai anak kandung dari mama dan papa tersayang.Mama adalah wanita yang telah melahirkan dan membesarkan nya dengan tulus.
Tapi kenapa dia yang mendapatkan nama dengan sebutan anak kandung dari beliau.
Jika memang shiyana adalah anak dari Hari ginanjar. Itu tidak berarti bahwa dia adalah anak kandung dari mama.
Anak mama yang asli adalah dirinya. Hariyana ginanjar bukan Shiyana Ginanjar. Suatu hari dia akan mengambil alih lagi posisi ini lagi.
Baik Hari ginanjar atau Shiyana ginanjar. Keduanya akan mendapatkan pembalasan yang setimpal dan penderitaan sebanyak dua kali lipat dari yang pernah dia alami.
Kemiskinan , hinaan dan cercaan banyak orang, akan Yana kembalikan sepuluh kali lipat lebih putih dari itu.
" aku dan shiyana tidak ada hubungan apapun selain kebencian. Aku mengakui aku membencinya sampai ke tulang dan kau Reno aldelis . Tubuhmu telah memiliki jejak dan dari musuh bebuyutan ku. Sekarang kau tidak layak lagi untuk aku anggap sebagai teman .Mari kita membuat kata lain dari hubungan kita saat ini" kata Yana berapi api.
"Yana dan Reno adalah musuh "kata Yana kejam.
Setelah mengatakan semua yang ingin dia katakan. Yana pergi dengan bebas .Hatinya terasa lapang ,tidak ada lagi perasaan berat .Dia juga tidak perlu dihindari ketika bertemu dengan tiga sekawan ini.
Setidaknya setelah ini ketiga nya tidak akan lagi ngotot untuk bertemu dan membuat wajah pura-pura di depannya.
Selama ini mereka bertiga hanyalah berpura-pura baik saja. Tidak pernah tulus ikhlas dalam membantu anak-anak panti.
Dulu mungkin dia perlu untuk bermanis muka demi meraih sedikit bantuan untuk panti asuhan dari mereka bertiga .Tapi sekarang dia tidak lagi memerlukan kebaikan pura-pura itu.
Sementara itu tiga sekawan yang ditinggal pergi oleh Yana. Masih tercengang dengan apa yang mereka dengar dengan telinga mereka sendiri.
Yana tidak saja menolak untuk memperbaiki hubungan pertemanan mereka .Tapi Yana sudah membuat garis yang jelas.
Yana memberi satu kata baru dari hubungan mereka.
Musuh .
"Guys,apa gue salah dengar,dia bilang apa tadi?"tanya Reno pada boy dan Feky yang juga terpana.
Dua sahabat itu memandang Reno dengan raut wajah kasian.Mereka pernah memiliki perasaan juga dengan Yana.Tapi tidak sekuat perasaan Reno pada Yana.Demi sahabat mereka mengalah.Namum Reno kalah sebelum berjuang.
Alasannya adalah shiyana dan malam terkutuk Itu.
" Reno, sepertinya kau sudah menjebak dirimu sendiri .Ada masalah antara Shi dan Kupikir kubur saja cinta mu itu sebelum dia terlanjur jauh "kata Boy menepuk pundak Reno.
Reno sama sekali tidak mendengar apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu . Di telinganya hanya terngiang-ngiang dengan satu kata saja.Kata kata yang tidak pernah terpikirkan olehnya selama ini.
Yana dan Reno adalah musuh.
Musuh.
__ADS_1
Musuh.