
Tiga hari kemudian keluarga aldelis, benar-benar mengadakan acara pengajian atau syukuran untuk kehamilan Sarah Ayu.
Jhonatan belum kembali sejak hari itu,dia di kabarkan pergi keluar kota karena urusan pekerjaan.
Selain dari Sarah Ayu tidak ada yang curiga dengan alasan ini.Sarah ayu tidak berkomentar apapun yang penting Jhonatan tidak bicara tentang kehamilan nya.
Diam nya Sarah membuat Mama Jonathan berpikir jika menantu ini adalah wanita terbaik pilihannya.
Wanita manapun mungkin akan merasa kesal jika sang suami tidak hadir pada saat-saat seperti ini.
Tapi hal ini justru menjadi gelombang kecil pada keluarga Sarah Ayu yang merasa tidak senang karena Jonatan tidak hadir.
Acara dijadwalkan sejam 11.00 pagi, dihentikan pada shalat zuhur dan sambung kembali hingga ba'da ashar.
Saat ini Sarah sedang di kamar untuk mengganti pakaian. Dia tidak tahu sebenarnya Reno baru saja tiba di kediaman Aldelis.
Melihat Reno yang datang untuk memeriahkan acara selamatan ini, nama Jonathan sangat senang.
Jonathan tidak hadir karena sesuatu tapi Reno yang jauh di sana malah datang.Bukan kah ini menunjukkan bahwa Reno memberikan dia wajah.
"Alhamdulillah kamu kamu datang jika nggak datang Mama pasti kesal" kata mama Jhonatan memeluk putra nya dengan hangat.
"Ya mah, acara bahagia seperti ini masak Reno nggak hadir"kata Reno tersenyum.
"Alhamdulillah kalau kamu mau ngerti. Kakakmu aja belum pulang sampai sekarang ,seharusnya dia sudah ada di sini dari kemarin kan. Mama nggak ngerti deh gimana pikiran kakakmu, untung aja Sarah Ayu pengertian" kata mama Jhonathan yang kesal.
"Mah Reno baru pulang udah diberikan kabar nggak baik, sudah Ren. Ayo ikut papa ke atas,ada sesuatu yang perlu dibicarakan sama kamu" kata papa Jhonathan.
"bentar pak aku mau ketemu sama kakak ipar dulu mau bilang selamat sama mau ngasih kado"Kata Reno dengan mengedip kan mata nya pada sang papa.
Papa Jonathan mengerti dan berkata "ayo mah,layani besanmu di ruang depan"
"Tapi...
"nggak apa Mbak nggak apa-apa mah pergilah dulu nanti aku nyusul kebetulan bentar lagi ada temanku yang mau datang untuk merayakan acara ini sama-sama"
"Siapa ren?" tanya mama lagi.
"Ada deh, pergilah " ujar Reno dengan sedikit mendorong mama nya untuk pergi.
Sebenarnya Mama Jonathan merasa sedikit tidak nyaman jika diminta untuk berbicara dengan besannya.
Mereka sudah bertanya tentang Jonathan sejak kemarin dan dia sama sekali tidak bisa menjawabnya.
Jonathan juga tidak berpikir tentang keluarga sendiri. Apa salahnya sih meninggalkan pekerjaan untuk satu hari.
Reno menyeringai melihat kepergian kedua orang tuanya dia langsung menuju kamar Sarah Ayu.
Tok..tok..tok...
"Masuk aja,nggak di kunci kok"
Reno masuk dan mendapati sarah ayu dengan pakaian tertutup nya.
"Eh kamu?"
"hai kakak ipar,ini ada boneka kelinci untuk calon keponakan ku. kata orang kalau wanita hamil melihat boneka kelinci anak yang dilahirkan pasti imut dan menggemaskan"kata Reno seraya meletakkan boneka dengan bentuk kelinci
Sarah Ayu mengangguk kan kepalanya dan tersenyum. Saat ini Sarah tidak memakai cadarnya jadi wajahnya yang tersenyum terlihat jelas di mata Reno.
"aduh kakak iparku cantik sekali rupanya. kakak Jonathan beruntung bisa menikahi wanita secantik ini ya aku jadi iri "puji Reno habis-habisan yang membuat wajah Sarah Ayu jadi tersipu-sipu.
"Halo si kecil kenalkan aku pamanmu, baik-baik di dalam ya jangan nyusahin Mama ,tahu?"Reno tiba-tiba menunduk ke arah perut Sarah.
Dia seperti sedang berbicara dengan bayi yang ada di rahim kakak iparnya ini.
Senyum Sarah semakin lebar mendengar ucapan dari Reno.
"oh kakak iparku yang cantik bisakah aku menyentuh perutmu, soalnya ini pengen banget gitu " kata Reno membujuk Sarah.
Sarah diam tapi sepertinya dia tidak menolak. ini membuat Reno semakin percaya diri dan dia sengaja menyentuh perut Sarah dengan sengaja.
Reno malahan menempelkan wajahnya di perut Sarah. Seperti ingin mendengar apakah orang yang di dalam menyadari kehadirannya.
"Halo keponakan,kau dengar aku?"tanya Reno dengan bodoh.
Sarah tertawa geli mendengarnya. terlihat seperti seorang ayah daripada seorang paman.
Tentu saja tidak akan terjadi apa-apa dengan bayi yang dikandung Sarah .Karena masih terlalu kecil untuk melakukan pergerakan.
Rena meletakkan perutnya lagi tangannya lagi di perut Sarah dan mencubitnya sedikit, tentu saja saraf terkejut tapi dia tidak marah.
Sungguh kakak ipar yang baik.
"kakak ipar keponakanku rupanya pemalu tapi nggak apa-apa ntar kalau udah lahir baru kenal dengan Paman nya kan" Kata Reno.
Setelah berkata beberapa patah kata lagi Reno keluar dari kamar sarah dan pergi ke kamarnya sendiri.
Dia membersihkan diri dan berganti pakaian yang cocok sesuai dengan tema acara.
Hari masih pagi tentu saja belum ada tamu yang datang.Tapi seorang tamu yang di katakan oleh Reno justru sudah hadir.
"Assalamualaikum "
"waalaikumsalam sini Ren, ini toh tamu yang kamu bilang,Dokter Wijaya ?" tanya Mama Jhonatan.
__ADS_1
"Ya mah, makasih udah datang ke rumah kami dokter"kata Reno pada dokter wanita itu.
"Sama sama tapi sebenarnya saya gagal paham apa tujuannya saya diundang di sini ya?" tanya nya heran.
Dokter Wijaya tidak tahu apa yang terjadi. Yang jelas direktur rumah sakit mengarahkan dia datang ke rumah keluarga adelis pada sebelum jam 10.00 pagi.
Semua mata mengarah kepada Reno. Dia mengundang tamu tapi tamunya sendiri tidak mengerti tujuan dari undangan tersebut.
Apa-apaan ini.
" Saya mengundang dokter Wijaya secara khusus untuk bertanya tentang masalah kehamilan kakak ipar saya yang tercinta. saya ingin bertanya kepada dokter wijayadi saksikan dengan keluarga Azhari, apakah kakak ipar saya memang benar-benar hamil saat ini?"
"Reno apa-apaan sih kamu. Kenapa kamu bertanya begitu nak, sudah jelas rumah sakit mengatakan kakak iparmu sedang hamil. Jadi apa maksud pertanyaanmu ini?"kata mama Jhonatan yang langsung tidak terima.
"nyonya Aldelis saya tidak menyangka keluarga kalian begini tidak bertanggung jawab. saya salah sudah menikahkan putri saya pada keluarga yang tidak tahu malu ini, saya salah"kata Umi Sarah.
Sejak awal dia sudah mengatakan kepada adiknya yang bergelar ustad. dia juga mendengar isu yang terjadi sebelum ta'aruf dilakukan.
Tapi katanya Jonathan masih anak yang berbakti dan justru kesalahan terletak pada mantan istri.
Dia terbujuk dan termakan rayuan sehingga ikhlas menikahkan Sarah Ayu dengan Jonathan.
Tapi apa yang terjadi sekarang Sarah sudah menikah malahan dia sudah hamil namun kehamilannya justru dipertanyakan.
Ini sama sekali tidak benar.
"Nak Reno, saya sebagai Paman sarah juga merasa tidak enak mendengar pertanyaan nak Reno ini. Tapi saya juga tidak ingin berburuk sangka, bisakah dijelaskan duduk permasalahannya?"Tanya Paman Sarah Ayu, ustad Azhari.
Papa Jonathan malah tidak berbicara. Dia juga sedang menunggu kejelasan masalah ini dengan jantung yang berdebar.
"saya mengundang dokter Wijaya justru ingin menjadi mencari kejelasan tentang duduk persoalannya. Agar kita tidak merasa ragu mari kita dengarkan penjelasan dokter Wijaya"
Setelah Reno berbicara semua mata memandang ke arah dokter Wijaya. Wanita yang dipandang ini terlihat tidak senang dengan apa yang ditanyakan oleh Reno tadi.
Keahliannya dalam bidang kebidanan justru dipertanyakan, siapa yang senang dengan ini.
"saya kira Anda berbeda dengan saudara laki-laki nya, siapa tahu mereka sama saja. sebelumnya izinkan saya mengatakan tentang masa lalu. Kebetulan sekali saya juga adalah dokter yang menangani kasus Nona hariyana Ginanjar saat itu. gadis itu sungguh Malang dia datang tanpa didampingi siapapun padahal kondisinya sedang mengkhawatirkan"Kenang nya.
Mama Jonathan yang paling terkejut mendengar informasi ini . Rupanya dokter ini adalah dokter sama yang menangani Yana saat dia mengalami kecelakaan.
Kecelakaan yang Yana dapatkan di rumah ini.
"pada hari ke-3 dia di rumah sakit suaminya datang yaitu tuan Jonathan aldelis. Saat itu dia juga bertanya tentang kebenaran kehamilan itu. Dia meragukan istrinya sendiri"
" Saya pikir dia adalah pria yang paling tidak bertanggung jawab yang pernah saya tau. Sekarang anda selaku adik kandungnya juga mempertanyakan hal yang sama tentang wanita yang sekarang masih hamil hahaha ini adalah perilaku yang sama tidak disangka kakak dan adik sama saja, sama-sama b****ngan" kata dokter Wijaya dengan sinis.
Pria seperti ini sangat jarang bisa menghormati kaum wanita, dia sangat menyayang kan hal ini.
"Dokter Wijaya,saya tau salah tapi bisakah anda perjelas masalah ini dulu?"kata Reno.
Bagi dokter Wijaya 2 saudara dari aldelis ini adalah orang tidak baik. Okelah jika sang kakak mempertanyakan masalah kehamilan itu miliknya atau tidak karena saat itu mantan istri memiliki status yang tidak benar.
Tapi sekarang kasusnya sangat jauh berbeda . Gadis yang dinikahi oleh putra pertama dari keluarga aldelis ini adalah wanita baik-baik bahkan berhijab dan bercadar juga.
Tapi kenapa masih dipertanyakan karakternya sekarang.
Sungguh terlalu.
Tapi sebagai seorang dokter dia harus menjelaskan secara detail agar tidak ada pertanyaan lagi . Yang akan meragukan ke profesionalismenya sebagai seorang dokter.
kehamilan dapat terjadi ketika ****** membuahi sel telur setelah dilepas dari ovarium selama proses ovulasi ketika proses implikasi berjalan dengan baik maka kehamilan pun bisa terjadi. anda tidak perlu bertanya bagaimana proses kehamilan itu terjadi kan tuan Reno. Tanya dokter Wijaya dengan mata mengancam.
Reno hanya tersenyum mengangguk dan meminta dokter Wijaya melanjutkan.
"selain melakukan tespek kami juga sudah saya sebagai seorang dokter sudah melihat jika beliau mengalami gejala umum sebagai wanita hamil. kondisi setelah melakukan pemeriksaan kehamilan dikatakan sehat baik untuk ibu maupun janin"
"Jika anda tidak percaya atau meragukan kata-kata saya maka anda bisa melakukan pemeriksaan darah ulang atau melakukan USG"
"ih pada intinya dokter Wijaya yakin jika kakak ipar saya sedang hamil kan?"
"tentu saja,saya bersumpah atas nama gelar yang saya pegang "
"Jadi kakak ipar hamil benaran tidak bohong kan?"tanya nya lagi
"apa-apaan sih kamu memang kamu ini udah kurang ajar sekali. udah sana,bikin malu aja"kata mama Jhonathan dengan wajah Semerah udang goreng.
"Nyonya Wira, apa maksud putra Anda mempertanyakan masalah kandungan putri saya . Jika kalian ingin melakukan perceraian seperti yang telah sudah. Kami akan melakukannya tapi jangan mempermalukan putri saya seperti ini ,saya tidak terima" kata ummi Sarah Ayu.
Sarah yang mendengar suara berisik akhirnya muncul di ruangan itu.Tapi dia ingin kabur setelah mendengar apa yang disebutkan oleh uminya.
"tidak tante saya tidak bermaksud apa-apa justru saya bermaksud baik menanyakan masalah ini di sebelum para tamu undangan datang, saya hanya ingin bertanya kepada dokter Wijaya apakah kakak ipar saya sedang hamil apakah itu salah, dokter?"tanya Reno yang semakin berputar-putar pada pertanyaan yang sama.
hal ini membuat dokter Wijaya sendiri tidak bisa bersabar lalu dia berkata" kebetulan sekali laporan tentang kehamilan itu sudah saya bawa bersama. Anda bisa lihat laporan data-datanya sendiri yang mengatakan pasien dengan nama Sarah Ayu sedang hamil 8 minggu,anda puas?"
"Hahaha hamil 8 minggu, puas dengan jawaban dokter Wijaya ternyata dokter Wijaya memang cukup akurat " kata Reno puas.
Papa Jonathan juga mengangguk dengan puas. Papa Jonathan tidak yakin dengan apa yang akan dilakukan oleh Reno . Tapi setelah mendengar jawaban dari dokter Wijaya sendiri, akhirnya dia mencapai sebuah kesimpulan.
Ternyata masalah ini tidak begitu rumit.
Dokter Wijaya langsung mengendurkan saraf-sarafnya yang tadi tegang mendengar kata pujian dari Reno.
Dia sudah bebas hanya dengan mengatakan hal ini. Tapi mengapa tadi Reno berbicara berputar-putar.
Anehnya keluarga dari Sarah Ayu justru merasa terkejut mendengar informasi ini.
__ADS_1
"dokter apakah dokter tidak salah, Sarah, Sarah Ayu hamil 8 Minggu Dok?"tanya Mama Jonathan dengan gugup.
Sekarang dokter Wijaya tambah bingung lagi ,tadi yang meragukannya adalah Reno dan yang lain marah.
Sekarang Reno yang setuju malah yang lain meragukannya.
Apa apaan ini.
Menganggap ini aneh dokter Wijaya langsung setuju dan tidak menyembunyikannya"saya serius berkata Sarah pasien dengan nama Sarah Ayu hamil 8 Minggu dan ini bisa dipertanggungjawabkan"
"Tante sekarang tante ngerti kan apa kenapa aku panggil dokter Wijaya ke sini. kakak iparku tersayang dan paling cantik ini sebenarnya hamil 8 Minggu .Ini adalah berita paling bagus yang pernah aku dengar hahaha" kata Reno tertawa terbahak-bahak.
Wajah keluarga Sarah Ayu terlihat menghitam begitu juga dengan yang terjadi pada Paman Sarah yang notabene adalah ustad Azhari.
Mereka tidak percaya dengan informasi yang mereka dengar. mengetahui cara hamil tentu saja informasi ini sangat bagus. Namun usia kehamilan inilah yang membuat kecurigaan beralih arah.
"dokter Wijaya terima kasih atas informasinya dan maaf sudah menyusahkan dokter Wijaya"kata Papa Jhonathan.
"sama-sama tuan aldelis tapi saya harap tuan lebih memperhatikan etiket tentang karakter anak-anak anda. jujur sebagai seorang wanita tidak nyaman jika kehamilan ini dipertanyakan"kata dokter Wijaya lagi.
Dia juga tidak ingin berlama-lama di rumah ini rasanya seperti sedang dihakimi oleh massa.
"saya tahu itu dokter terima kasih atas perhatiannya bukan kami mempertanyakan masalah kehamilan hanya saja Jonathan dan Sarah Ayu baru menikah 5 Minggu" Papa Jonathan bahkan berbicara dengan suara yang sengaja dikeraskan.
Hal ini membuat dokter Wijaya tercengang. Jika menikah baru 5 minggu apa kabar dengan kehamilan yang sudah 8 Minggu.
Ini...
Dia melirik Sarah Ayu yang sudah membeku di satu sudut. Tiba-tiba saja dokter Wijaya yang mengerti ke arah mana sebenarnya Reno berbicara tadi.
Ini serigala berbulu domba.
Dokter Wijaya segera mengundurkan diri. Dia tidak ingin masuk campur dalam kisruh rumah tangga orang lain.
Tanpa dokter Wijaya sekarang di ruang tamu hanya ada keluarga besar Sarah Ayu dan keluarga Jonathan tentunya.
Mama Jonathan tiba-tiba mulutnya seperti terkunci. Dia tidak bisa berbicara dan memandang Umi Sarah dengan tatapan tidak percaya.
"sekarang kalian mengerti kan kenapa Reno bertanya pada dokter tadi. Sarah Ayu sekarang Papa ingin bertanya. Kenapa ini bisa terjadi, apakah dokter Wijaya tadi salah dalam menafsirkan usia kandungan mu?" tanya Papa Jonathan serius.
"sarah, Sarah tidak tahu papa. Mungkin saja mereka salah dalam menghitungnya, sarah.. Sarah tidak tahu " jawab Sarah Ayu terbata bata.
Sarah juga menyalahkan dirinya sendiri kenapa dia lupa tentang hal ini.
Kenapa.
"salah hitung benarkah begitu?'
Sarah diam tapi uminya segera berbicara dengan suara keras. saya juga berpikir demikian wajar jika ada salah perhitungan dalam hal ini tapi ini tidak membuktikan jika putri saya berbuat curang. sejak kecil Sarah sudah saya didik dengan norma-norma agama dia juga tahu tentang dosa pahala. sekarang kalian sedang melancarkan fitnah besar.
Jika ingin memutuskan hubungan kenapa dengan cara seperti ini. kembalikan putriku dan kita berpisah baik-baik"
Reno tiba-tiba bangkit dan mengambil laptop yang tergeletak di sudut.
Semua mata tertuju pada pergerakan tangan Reno yang bermain cepat di keyboard.
Segera saja adegan antara dia dan Sarah Ayu di kamar tadi terlihat dengan utuh tanpa sempat diedit.
Semua mata tercengang lagi.
Reno berperilaku nakal di video itu. Dia bukan saja berbicara pada perut Sarah dalam jarak dekat tapi dia juga menyempatkan diri untuk menyentuh perut Sarah.
Di mana Sarah Ayu sama sekali tidak menolak perilaku seperti itu.
"apakah wanita baik-baik akan membiarkan adik iparnya melakukan ini, hem?"tanya Reno.
Semua keluarga Sarah Ayu melihat bagaimana cara gadis itu berinteraksi dengan orang lain.
Dia bahkan akan menolak bersalaman dengan lawan jenis.Tapi di video mengapa Sarah membiarkan perilaku seperti itu.
"Tidak ini mungkin bukan Sarah apa kau sedang mencari seseorang untuk membuat buruk nama putriku?'
"ini adalah adegan belum lama, lihatlah pakaian yang dia pakai sama persis dengan pakaian yang dipakai Sarah Ayu saat ini. Bagaimana aku bisa berbohon.Jika Sarah Ayu sedang memakai cadar saat itu mungkin kalian bisa mempertanyakan ini tapi lihat lagi ini jelas adalah wajah kakak iparku yang cantik, aku benar?"
"Tapi.. tapi, Sarah apa ini benar-benar kau atau Reno sedang berbohong katakan pada Umi umi, Sarah Ayu?"Tanya umi Sarah.
Siapapun tahu zaman sekarang teknologi sudah begitu canggih. Anda juga tidak bisa mempercayai dengan video yang bisa diedit ini.
"Umi itu jelas bukan aku, hiks..hiks.. aku,aku tidak tahu kenapa adik ipar melakukan hal seperti ini. jangan-jangan hiks...dokter Wijaya tadi juga dibayar olehnya. Umi sepertinya mereka tidak menyukaiku Umi huhuhuhuh" segera saja Sarah Ayu menangis seperti orang yang di aniaya.
Di sini mereka akan lebih percaya Sarah Ayu berbanding dengan Reno.Seorang pemuda yang jelas-jelas adalah pemuda bertalenta yang tentu saja mampu melakukan apapun yang dia mau.
Apakah lagi ini hanya sekedar manipulasi sebuah Vidio.
Mereka juga sudah mendengar bagaimana Reno ini sebenarnya masih bersahabat dekat dengan mantan kakak ipar.
Mungkin ini yang membuat dia tidak menyukai sosok Sarah Ayu dan memburukkan reputasinya sebagai wanita beragama.
Pasti lah, heriyana Ginanjar yang sudah memintanya melakukan ini.
"Hatci..."
Yana yang jauh di sana menjadi bersin tiba-tiba. Dirinya juga tidak mengetahui mengapa bisa bersin padahal sedang tidak musim hujan.
Mungkin saat sedang hamil stamina jadi menurun"pikir Yana.
__ADS_1
Hah hamil sebenarnya tidak mudah.