Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
langkah terakhir


__ADS_3

Yana memulai liburan semester nya di sebuah vila bersama Jhonatan.Rutinitas biasa merawat pasien.


Dia di ajarkan oleh pak Rory tentang memijat dan berbicara tentang segala sesuatu yang bisa merangsang Jhonatan.


Adapun obat obatan tidak di lewati sama sekali.Yana jadi terbiasa berbicara dengan Jhonathan tidak peduli siang ataupun malam.


Terkadang tanpa sadar dia menjadi Jhonathan sebagai teman curhat nya .


Bercerita tentang saham saham nya yang naik turun.Dulu dia begitu khawatir jika saham itu turun, sementara dia di kejar waktu untuk mengumpulkan uang setiap waktu.


Sekarang dia punya banyak waktu untuk menunggu.Perisahaan itu tidak akan membuat kerugian lagi .


Ketika Jhonathan tertidur,dia berselancar di dunia Maya dam mendapati saham itu tidak turun lagi sejak dua minggu yang lalu.


Ini kabar baik bagi Yana.


Kekuatan anak itu sudah mulai terlihat.Sementara dengan menarik fee dan membeli lagi saham nya, sekarang dia pemegang saham 30%.


Angka yang sangat banyak.


Hanya dengan fee saja, Yana busa hidup tanpa perlu bekerja.Apalagi Jika saham terus naik dan bertahan di angka aslinya.


Yana pasti tidak akan kesulitan lagi di masa depan.Asal nya dia berniat untuk menjual saham saham ini jika sudah naik.


Uang ini akan di gunakan untuk menebus dirinya.Tapi berhubung uang tebusan sudah selesai,dia tidak perlu lagi menjual saham . Mari nikmati uang datang setiap bulan nya.


Yana tertawa sendiri di saung.


Saat ini dia dan Jhonathan duduk di belakang viila.Ada kolam kecil di sana.Meski pun tidak ada ikan di kolam tapi pemandangan nya sangat baik untuk mata.


Dokter khans datang setiap pagi untuk memeriksa kondisi Jhonatan.Menurut dokter khans,ada perkembangan yang signifikan .


Jhonatan sudah bisa sadar beberapa kali.Dia sudah mau bicara dengan Yana.


Seperti sekarang dia tersenyum melihat Yana yang sedang berceloteh.Berbicara tentang Hari Ginajar.


Dia begitu bersemangat sampai tidak melihat reaksi Jhonathan ketika mendengar nama Hari Ginajar di sebutkan.


Ada sinar kebencian di matanya.


"Sayang sekali kau sakit,juka tidak kau bisa bantu aku menghancurkan Hari Ginanjar itu .Kau tau dia masih hidup dengan nyaman di sini.Aku benci dia, Jhonatan.Sangat benci sekali "


Suara yang sama di dengar Jhonatan di alam bawah sadarnya.


Dia mendengar Yana bercerita dari balik pintu.Di luar sana ini baru dua minggu tapi di alam bawah sadar Jhonatan ini sudah bertahun tahun lamanya.


Dia hanya duduk didepan pintu seraya mendengar kan curhatan Yana setiap kalinya.


Di saat Yana dewasa pergi,dia kedatangan Yana kecil yang selalu menangis dan mengeluh tentang kerinduan nya pada seseorang.


Hari Ginanjar.


Pada akhirnya di dalam hatinya Jhonathan membenci nama ini.


Dia berangsur angsur ingat sedikit sedikit.Terkadang dia sadar dia ada di viila bersama Yana.Dia tau inilah penyakit yang di katakan oleh papa dan mamanya dulu.


Dia menyembunyikan sebuah kejadian yang tidak mau dia ingat lagi.


Kejadian ini melibatkan hariyana Ginanjar dan dia Jhonatan aldelis.


Namun kesadaran nya ini hanya sebentar,dia di tarik lagi dengan paksa ke kamar gelap itu.


Satu satunya cara untuk dia sadar hanya lah sentuhan Yana.


Siapa dia , siapa hariyana Ginanjar ini.


Itulah yang terjadi pada Jhonatan . Orang lain hanya menganggap dia masih ada di sini . Tidak ada yang tau sebenarnya dia terkunci rapat di sebuah ruangan yang gelap.


Setiap kali dia di beri obat, Jhonatan akan ingat sesuatu tapi hilang lagi tak lama kemudian.


Dengan kombinasi obat obatan dan Yana yang mendampingi nya dia perlahan lahan menyadari di mana dia berada.


Ini adalah memori nya yang hilang itu . Pintu itu tidak di kunci dari luar tapi dia lah yang menguncinya dari dalam.


Tapi di mana kuncinya.


Dia lupa lagi.


Suatu hari Jhonatan menyadari jika kuncinya ada di kantong nya


Dia lupa tentang kunci ini.


Dengan tangan gemetar jhonatan membuka pintu dengan kunci yang pegang.


Awalnya dia gagal pada percobaan yang ke tiga pintu akhirnya tapi Jhonatan mundur dua langkah, dia takut apa yang ada di balik pintu adalah sesuatu yang dia tidak suka.

__ADS_1


Jhonathan kembali ke sudut untuk meringkuk seperti bola lagi.


Di viila,papa dan mama Jhonathan datang seperti biasanya.Mereka akan datang tiga hari sekali.Ini lah yang di anjurkan oleh dokter khans.


Jhonathan perlu merasa kan kebersamaan dengan Yana untuk lebih terkontrol.


Kedua nya tidak percaya jika Yana bisa membawa perubahan seperti ini .Dan ini belum satu bulan berjalan.


"Yana terima kasih ya, karena kamu jhonatan sudah lebih baik" kata mama Jhonathan senang.


"Tante jangan buat aku malu tan, aku kan di bayar untuk ini"kata Yana segan.


Yana tidak melakukannya secara sukarela tapi demi uang yang tidak kecil.Tidak ada pujian untuk ini.


"Tidak yan,kau tidak mengerti sama sekali" mama jonathan menceritakan mini mengapa dia memiliki anak untuk melakukan pekerjaan ini tentang jonathan yang tidak bisa bergaul dengan gadis gadis.


Hanya Yana saja lah yang membuat perbedaan besar.


" Tante tidak tahu bagaimana caranya kalian bertemu pertama kali nya. tapi sejak pertemuan itu dia kambuh sampai sekarang" kata mama Jhonathan .


"Menurut dokter ini sebenarnya adalah hal bagus. Jika saja dengan adanya kamu di sini dia bisa membuka memori nya yang hilang.Maka dia akan sembuh total "


"Tapi kenapa aku Tante,apa hubungannya Jhonathan dengan aku?"


" tante juga tidak mengerti tapi tante tidak mau tahu masalah ini. Yang penting putra Tante bisa sembuh dengan adanya kamu yang mendampingi nya" tambah mama Jhonathan lagi


Dia berharap Jhonatan bisa sembuh total .Dengan ini tidak sia-sia dia membuang begitu banyak uang pada Yana.Semuanya akan setimpal seandainya jonathan benar-benar bisa pulih seperti sedia kala.


" baik tante aku tidak tahu apa yang membuat aku berbeda dari gadis lain tapi aku akan bekerja keras agar dia bisa sembuh total nantinya" janji Yana .


" tante percaya sama kamu "


Sementara itu papa Jhonathan sedang memakai kan sandal untuk Jhonathan.Dia mendorong kursi roda nya ke teras di mana mama Jhonathan dan Yana berada.


"Papa?"


"Ehh?"papa yang mendorong kursi roda terpana sebentar.Dia seperti nya mendengar suara Jhonathan lamat lamat.


"Jhonathan? Jhonatan kau sadar nak?"


"Papa.. aku lapar pa" kata Jhonathan pelan.Suaranya agak kasar.Papa begitu senang mendengar ini.Dulu mereka perlu waktu satu tahun untuk bisa mendengar suara Jhonathan lagi.Sekarang belum lagi satu bulan, bagaimana dia tidak bahagia.


"Oke... mari kita makan ya nak"


"Mama ,mama ambil kan sarapan Jhonathan ma,dia bilang dia lapar"pekik papa .


"Jhonatan bilang di lapar"


Mama Jhonathan langsung berlari mencari Papa yang bersemangat.Mama melihat Jhonatan yang tersenyum tipis ketika melihat nya.


Melihat senyum jhonatan,mama tau papa Jhonathan tidak bercanda ketika mengatakan jika putra mereka lapar.


Asisten rumah tangga sudah pulang sejak tadi.Tapi sepiring nasi uduk masih ada di sana .


Dengan senang hati mama Jhonathan berlari ke depan lagi melihat jhonatan menunggu untuk makan.


Dia menyuapi jhonatan seperti ketika Jhonathan masih anak-anak.Namun nasi goreng belum habis Jhonatan sudah kosong lagi.


Pupil matanya kembali kosong seperti yang telah sudah.Mama memanggil Jhonathan lagi tapi tidak ada respon seperti tadi.


Mereka tidak tau,di dalam sana, Jhonatan keluar sebentar untuk melihat apa yang bada di sebalik pintu itu


Baru sebentar dia kembali ke kamar gelap dan duduk lagi di sudut yang sama.


Sementara itu papa langsung menelpon dokter untuk menceritakan tentang Jhonatan tadi.Dalam satu jam dokter tiba di villa dengan seperangkat alat alat medis.


Jhonatan berbaring di ranjang besar lagi setelah dia kembali tidak sadarkan diri.


Dokter khans memeriksa kondisi Jhonathan dengan serangkaian tes dan dia terlihat lega setelah itu.


"Ini kabar baik, tuan aldelis.Dia sudah siap untuk rawatan selanjutnya" kata dokter khans berbinar-binar.Ada harapan besar bagi Jhonatan untuk sebuah sepenuhnya. Dia hanya perlu sedikit dorongan untuk melakukan langkah terakhir.


"Benarkah dokter?" tanya papa Jhonathan tidak percaya.Mereka sudah bertahun-tahun memikirkan cara untuk Jhonathan.Sekarang ada kesempatan besar, mengapa tidak.


"Ya kali ini pasti sukses mungkin sedikit sulit tapi kesempatan nya 80%" kata dokter khans lagi.


"80%, Itu bagus dokter, jadi bagaimana selanjutnya " kata papa Jhonathan berdebar-debar.


"nanti saya akan memberi suntikan ,ini saat yang paling menentukan sekali.Dia perlu tenang dan kuncinya ada pada gadis itu.Jangan tinggal kan dia sampai dia bangun dengan sendirinya


mengerti?" jelas dokter khans.


Metode ini pernah dipakai sekali di jepang. Namun tidak ada hasilnya sama sekali .Waktu itu jonathan tidak bisa tenang dan terus menerus merasa khawatir atau bimbang. Jadi semuanya gagal dan kondisinya semakin memburuk. Sejak itu mereka tidak pernah melakukan nya lagi.


Kali ini kesempatan naik menjadi 80% .Ada Yana yang bisa menenangkan jiwanya.Ini menambah tingkat keberhasilan menjadi 100%.

__ADS_1


Layak di coba.


Yana setuju saja meskipun tidak tau apa yang di maksud kan oleh mereka.Toh dia sudah di bayar mahal untuk ini.


Ada tiga suntikan,satu di berikan setelah makan malam.Satu lagi dua belas setelah nya ,itu jam tujuh pagi.Dan yang terakhir ketika dia sadar atau bangun dari tidur panjangnya.


Papa dan mama Jhonathan mengerti.Mereka mulai


mempersiapkan segalanya. membicarakan hal hal yang sekiranya di perlukan.


Yana sendiri tidak di izinkan jauh dari Jhonatan, jika bisa biarkan dia ada di ranjang yang sama dengan Jhonatan malam ini.


Setelah berbicara panjang lebar, dokter khans pergi dan kan datang lagi untuk suntikan yang pertama.Sebelum pergi dia memasang infus jhonatan agar stamina nya cukup kuat untuk langkah terakhir ini.


Yana kembali ke kamarnya lagi dan berharap metode ini berhasil dan dia bisa cepat pergi dan bebas sepenuh.


Yana tetap di kamar nya sampai sore.Dia bahkan melewatkan makan siang nya.Ada kebingungan kecil di hati Yana.


Kenapa dia.


Kenapa hanya dia yang berbeda bagi Jhonatan.Apa kah mereka pernah bertemu sebelum ini .Ataukah Jhonathan ini yang memang tidak benar.


Yana adalah penawar untuk Jhonathan.Apa maksudnya ini?


Kapan hariyana Ginanjar menjadi racun bagi Jhonatan aldelis.


Penawar apa,racun apa?


Gila..


Yana tertidur sampai sore.Di mana dokter khans baru tiba di villa lagi.Dia di bangun kan oleh Mama Jhonatan yang memutuskan untuk tinggal sampai Jhonatan sadar atau bangun dari tidur nya.


Takut Yana lapar Mama Jhonathan menyimpan banyak makanan kecil di nakas.Ada juga air mineral kemasan.Semua memudahkan Yana nanti nya.


Yana yang melihat semua itu tidak bisa berkata apa-apa.Dia seperti kambing yang akan di korban kan sebentar lagi.


"Yana makan dulu,kau bahkan tidak makan siang.Bagaimana jika kau lapar nanti" kata mama Jhonathan mengingatkan Yana.


Jangan biarkan masalah lapar yang menggangu proses malam ini.


"Baik tante"


Yana mengambil sepiring nasi putih dengan tambahan pecel lele.


Di kamar utama, dokter khans melepaskan infus yang tadi dia pasang.Jangan sampai infus ini menjadi bumerang seandainya Jhonathan mengamuk nanti.


"Gimana dokter khans?"


"Kurasakan kita sudah siap, sekarang terserah tuan aldelis " kata dokter khans meminta persetujuan dari orang tua yang bersangkutan.


"Kami siap dokter "


"Oke, Yana,duduk di sebelah nya.jangan tinggal kan dia sendirian malam ini. Jika mau buang air pergi lah sekarang"kata dokter khans serius.Dia mengarah kan apa apa yang harus di lakukan.


Singkat nya lakukan apa saja demi membuat Jhonathan tenang malam ini.


Seperti yang dokter kans pernah bilang dulu. Sebenarnya jonathan tidak mempunyai sakit dari segi fisik. Hanya mental nya saja yang sedikit terganggu.


jika bisa menguraikan masalah mental ini dan membuat Jhonathan menerima kenyataan. Semuanya akan bisa disembuhkan.


Yana melihat dokter memberi kan suntikan pertama nya.Dalam lima menit ini segera bereaksi.


Saat itulah Yana buru buru naik ke ranjang dan menenangkan Jhonathan seperti seorang ibu.


Dia memeluknya dan berbicara lembut sekali .


"Jhonatan tenang lah, Jhonatan anak baik,ayo tidur,tidur Jhonathan"


Berkali kali Yana berkata begitu sebelum Jhonathan tertidur lagi .Dia benar-benar berhenti gemetar.Dan diam seperti orang tertidur pada umumnya.


Melihat kondisi yang memalukan ini, orang tua jhonatan memilih keluar bersama dengan dokter khans.


"Dokter maaf jika situasi nya agak memalukan , hehehe" kata mama dan papa Jhonathan yang sedikit malu dengan cara Yana menenangkan Jhonatan tadi.


"Tidak masalah tuan,ini biasa terjadi.Enyah apa hubungannya dengan gadis itu.Yang pasti dia mampu menenangkan Jhonatan ksn.Mari berharap agar dia bisa setenang Itu sampai pagi"kata dokter khans maklum.


"Mudah mudahan dokter " kata Papa dan Mama Jhonathan serempak.


"Oke tuan , nyonya, saya pulang dulu.Kabari jika ada apa apa.Besok pagi saya datang lagi untuk suntikan yang kedua " pesan dokter.


"Oke dokter, silahkan " ucap papa mengantar dokter sampai ke pintu.


Dokter khans berlalu sementara mama Jhonathan kembali ke kamar utama untuk melihat kondisi Jhonathan.


Kali ini Yana berubah menjadi bantal guling hidup untuk jonathan. Putranya itu benar-benar tidak tahu malu. Untungnya dia masih tidak sadarkan diri. Jika ka dia melakukan ini secara sadar mama pasti akan menarik kupingnya dengan keras.

__ADS_1


Kabar gembira nya adalah Jhonatan yang ternyata normal.


__ADS_2