Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
Siapa dia


__ADS_3

Setelah menunggu beberapa waktu untuk bertemu dengan dokter ginekologi. Akhirnya tiba juga giliran bagi keluarga adelis untuk masuk ke kantor dokter Wijaya.


Beberapa saat dokter yang masih muda ini membalikkan beberapa dokumen mengenai pasien bernama Hariyna Ginanjar.


"Jadi silakan bertanya "kata dokter Wijaya.


Orang yang mengaku mempunyai hubungan dengan pasien. Ingin mengetahui tentang kondisi pasien nya. Mereka juga memiliki beberapa dokumen sah untuk itu. Jadi tidak ada alasan bagi dokter Wijaya menyembunyikan kondisi pasien.


Adapun permasalahan Kenapa pria yang mengakui suami pasien tidak mendampingi saat kritis dia juga tidak mempermasalahkannya.


Ini adalah masalah rumah tangga orang lain dan itu adalah kasus yang berbeda.


"kami ingin tahu di mana pasien berada sekarang kenapa bisa dipindahkan tanpa pemberitahuan?"tanya Reno buru-buru.


Mendapatkan pertanyaan seperti ini tentu saja ini seperti pertanyaan yang lucu bagi dokter Wijaya.


"saya bisa melihat pada data ini jika pasien mendaftarkan namanya sendiri saat itu. Tidak ada tercantum tentang nama suami ataupun nomor yang bisa dihubungi. Jadi pertanyaan anda tidak relevan sama sekali"


"mengenai mengapa dia bisa check out itu juga sudah terlepas dari otoritas kami sebagai dokter.mungkin ada masalah dari segi keuangan atau ingin berobat ke rumah sakit yang lebih bagus .saya juga tidak tahu"kata dokter Wijaya meremehkan pertanyaan Reno.


Seharusnya dia perlu membalikkan pertanyaan itu juga. Kenapa pasien sakit tapi tidak didampingi oleh keluarga.Seburuk apapun hubungan itu jika dalam kondisi kritis harus ada orang yang mendampingi


Tapi saat itu pasien jelas tidak didampingi satu orang pun. ini sudah menjelaskan wanita ini memiliki hubungan yang tidak baik pada keluarganya.


Namun ini juga tidak memberikan pembenaran untuk keluarga pasien menekan rumah sakit.


"saat itu pasien yang bernama hariyana Ginanjar ini mengaku sebagai orang yang baru datang dari daerah lain.inilah yang menjadi alasan beliau tidak mencantumkan nomor lain selain nomor dirinya sendiri"


Jonathan sedikit geram mendengar adiknya bertanya masalah check in dan check out. Bukan itu yang ingin dia dengar dari dokter.


"apa penyakit istri saya dokter Kenapa dia sampai perlu rawat inap?"


"saya tidak akan masuk campur dalam urusan rumah tangga kalian tapi sebagai seorang dokter saya perlu mengingatkan kondisinya kritis saat itu. setelah setelah dicek beliau ternyata sedang dalam kondisi hamil 3 minggu. Namun mengalami tekanan secara psikis yang mengakibatkan tubuhnya lebih rentan daripada wanita lain. setelah ditanyakan rupanya pasien pernah menjalani pengobatan psikologi juga"jelas dokter Wijaya panjang lebar.


tapi Jonathan malah menangkap kata-kata itu lama-lama sehingga dia tidak fokus yang dia dengar hanyalah .


Yana hamil


Yana hamil.


"tapi dokter kami baru menikah satu bulan ini dan mungkin sekitar 40 hari apakah ada kemungkinan untuk Yana hamil?"Tanya Jhonatan gugup.


Pertanyaan ini membuat Reno marah. Sudah jelas dokter mengatakan itu 3 minggu .Kenapa juga perlu ditanyakan lagi .Apakah kakak Jonathan memikirkan hal yang tidak tidak.


Walau bagaimanapun kesalnya Reno .Dia tidak mungkin mempertanyakan kakaknya di depan dokter.Yang notabene adalah orang asing.


Namun Jonathan dan Reno sama sekali tidak tahu jika pertanyaan ini sensitif bagi dokter Wijaya sendiri.


ini adalah pertanyaan bodoh ataukah sikap keraguan dari seorang lelaki.


jika pertanyaan bodoh mungkin dia berpikir baik-baik saja. Itu wajar karena seorang lelaki tidak mengerti bagaimana kondisi wanita saat mereka sedang hamil.


Namun jika dia meragukan anak yang dikandung pasien adalah milik pria lain ini adalah hal yang berbeda.


Katanya mereka baru menikah satu bulan. Jadi apakah pria ini tidak merasa pernah menabur benih di rahim pasien.


Sebagai seorang dokter yang sudah lama berkecimpung dalam urusan seperti ini. Dokter Wijaya juga pernah mengalami bertemu dengan pasien yang mempunyai keraguan yang sama.


Tapi sebagai seorang wanita ,


hatinya juga tidak nyaman mendengarnya.tapi sebagai seorang dokter dia harus mengedepankan urusan profesionalisme daripada urusan pribadi.


Dokter Wijaya segera berkata dengan lembut namun menekan perasaan menjijikkan.


"kehamilan diawali oleh proses fertilisasi atau pembuahan yang berlangsung dalam 72 jam setelah ****** bertemu ovum atau sel telur. jika tidak ada ****** yang membuahi sel telur sel telur akan hancur dan terjadilah menstruasi.Jadi pertanyaan saya apakah bapak merasa telah melakukan proses fertilisasi atau pembuahan? dalam hal ini hubungan **** antara suami istri dengan pasien?"


Wajah Jonathan langsung memerah mendapatkan pertanyaan itu tidak perlu diragukan lagi dia memang.Bahkan seperti yang dikatakan orang dia adalah pencoblos pertama.


Melihat perubahan wajah Jonathan ini .Dokter Wijaya bertambah yakin dengan apa yang dia pikirkan jadi dia melanjutkannya dengan berkata.


"sebagai seorang suami ,Anda harusnya lebih sensitif lagi dengan perubahan yang terjadi pada pasien. Pada kehamilan 3 minggu. Terjadi pendarahan ringan, nyeri payudara, mual ,sering pipis ,rasa lelah suhu tubuh lebih tinggi, menolak makanan dan perubahan suasana hati. Apakah anda tidak tahu itu?"

__ADS_1


Beberapa pertanyaan beruntun dari dokter Wijaya.Tidak satupun yang bisa dijawab oleh Jonathan. Selaku seorang suami yang seharusnya melindungi dan mengayomi.


"kondisi psikis pasien membuat dia mengkonsumsi obat-obatan sehingga berimbas pada lemahnya rahim.Mungkin ada tekanan batin juga akhir-akhir ini membuat tubuhnya drop dengan cepat.Apalagi pasien juga mengatakan. Jika dia sempat jatuh yang membuat Dia segera dilarikan di ruang UGD malam itu"


"mengenai bagaimana pasien bisa pindah .Menurut data dia dipindah oleh ibu kandungnya sendiri jadi rumah sakit tidak berhak menahan beliau lebih lama di rumah sakit ini"


Lalu dokter Wijaya menjelaskan sebab dan akibatnya. Namun semua hal itu tidak lagi bisa masuk di otak Jonathan.


Baru setelah penjelasan dokter Wijaya tadi mengatakan usia kehamilan. Yang merujuk pada darah dagingnya sendiri.


Selanjutnya papa Jhonatan sendiri yang bertanya masalah itu dan mereka tetap di sana lebih dari setengah jam kemudian.


Jonathan tetap berdiam diri dari rumah sakit sampailah mereka tiba di rumahnya lagi.


Jika Jonathan adalah orang normal mungkin tidak ada yang berpikir buruk namun Jonathan adalah seorang pasien mental yang tidak diperbolehkan memiliki tekanan.


Reno juga ingin mengatakan beberapa hal pada kakaknya .


Namun segera diinjak oleh papa yang mengisyaratkan jika Jonathan tidak bisa diganggu saat ini.


Terpaksa Reno diam dan memendam pertanyaannya sendiri.


Agar Jhonatan tenang, papa mulai mengatakan hal-hal baik .Jika saat ini Yana sedang berobat entah ke mana. Hanya saja kondisi mental Yana tidak baik.


Untuk itu Jonathan harus memberikan Yana sedikit waktu lagi.


Sampai mereka masuk ke dalam rumah .Mama Jonathan segera menyambutnya dengan wajah yang sedikit khawatir.


Ingin bertanya dengan Jonathan wajahnya tidak baik.


Begitu juga jika ingin bertanya dengan Reno.


Jalan satu-satunya hanyalah bertanya dengan suaminya.Namun papa mengedip kan mata pada mama


"Jonathan, Reno pergilah beristirahat terlebih dahulu nanti kita akan bicarakan masalah ini lagi oke "kata papa.


Reno juga tidak ingin lama-lama di sini. Pikirannya penuh dan perasaannya tidak enak. Entah kenapa hatinya tidak senang berada di rumah. jadi dia setuju dengan cepat dan pergi ke kamar pribadinya.


Begitu juga dengan Jonathan yang Bahkan tidak mengeluarkan suara sedikitpun. Hanya berjalan pergi dengan kepala yang menunduk.


"Yana hamil dan baru 3 minggu itu sudah jelas cucu pertama kita. kau mendorongnya itu mengakibatkan dia hampir mengalami keguguran"kata papa yang membuat Mama langsung duduk di sofa dengan lemah.


Berapa usia Jonathan tahun ini .Itu sudah cukup tua untuk membuat mereka memeluk cucu.Namun Jonathan tidak tidak kunjung menemukan pasangan bahkan cenderung ke arah sebaliknya.


Sekarang ada seorang wanita yang diklaim sedang hamil anak Jonathan. Tapi dirinya lah yang membuat Yana hampir saja mengalami keguguran.


Itu adalah cucu pertama yang dia tunggu selama ini.


Mama Jonathan biasanya akan berkata beberapa hal untuk membuat citranya tidak lemah di mata suami dan anak-anak.


Tapi jika dia berpikir kejadian malam itu membuat hatinya tidak tenang dan dia mulai merasa bersalah.


Andai saja dia tidak mendengarkan kata-kata dari shi dan guncang-ganjing dari luar. Mungkin saat ini Yana masih berada di sini dan dia masih bisa melihat perkembangan bayi itu di perutnya.


Tapi sekarang Yana sudah hilang dan tidak diketahui di mana dia berada.Yana juga pergi dalam kondisi marah dan mungkin juga tidak akan pernah kembali ke keluarga adelis lagi.


Mengingat apa yang dikatakan oleh wanita yang mengaku sebagai Mama dari Yana.


Mereka lebih menyukai cerai daripada tinggal di keluarga ini. Yang artinya dia akan gagal melihat cucu itu lahir ke dunia.


Mama Jonathan tiba-tiba menangis dan dia tidak bisa mengatakan apapun untuk menyangkalnya.Untuk pertama kalinya. Papa Jonathan juga tidak membujuk istrinya ini karena letak kesalahan memang pada dirinya.


dalam tangisannya Mama Jonathan memandang suami yang sudah mendampinginya bertahun-tahun.


Dari cara ini Mama tahu jika suaminya ini menyalahkan dirinya atas kejadian ini. tapi dia juga mengerti dia memanglah bersalah.


Kesedihan ini makin berlarut-larut apalagi dia tidak akan bisa melihat cucu yang dia nantikan.Di manakah dia akan mencari anak dan meminta maaf atas segala perkataan buruknya malam itu.


Mama Jonathan tidak puasa menahan rasa sedih jadi dia menangis dan ini membuat kepalanya sakit. Setelah bertahun-tahun baru kali ini dia menangis sedih ini.


Air matanya tidak berhenti seperti air hujan.Rasa sakit dan rasa bersalah.

__ADS_1


"Huhuhu cucuku huhu"


Dalam kesedihannya Mama Jonathan merasakan kegelapan. papa Jonathan menyadari keanehan itu dia berlari menyambut tubuh istri nya yang makin lemah.


Mama Jonathan pingsan.


Malam itu juga dokter khans dipanggil ke rumah untuk menstabilkan kondisi Mama Jonathan yang sedikit mengkhawatirkan.


Untung saja tidak ada sesuatu yang mengkhawatirkan di sini. Menurut dokter khans, dia hanya stres dan sedikit kelelahan saja.


Jonathan tidak dipanggil ketika dokter kan datang tapi Reno mengetahuinya.Melihat kondisi mamanya yang sudah begini Reno tidak bisa memberi tekanan lagi dengan menyalahkannya mamanya.


Ini bukanlah solusi, yang penting sekarang reno harus mencari ke mana Yana .Paling tidak dia harus membujuknya agar tidak terjadi perceraian antara yana dan kakaknya Jonathan.


"Reno papa tidak bisa mengandalkan kakakmu Jonathan untuk mencari Yana tapi papa hanya bisa mengandalkanmu"


Selain dari Reno ,sebenarnya papa juga mengerahkan beberapa detektif swasta untuk menyelidiki .Siapa wanita yang mengaku sebagai mama Yana ini dan ke mana mereka pergi tadi malam.


Reno menyetujuinya dengan cepat .Bukan hanya masalah Yana tapi ini adalah masalah keponakan yang jelas adalah keturunan aldelis pertama.


Malam itu Reno ditakdirkan untuk tidak bisa tidur memikirkan masalah yang diletakkan pada pundaknya secara tiba-tiba.


Namun bukan dia saja yang tidak bisa tidur malam ini. Shi yang mendapati papa hary tidak kembali sampai malam. Rupanya tidak senang.Dia langsung menelpon seseorang dengan marah.


"Papa!!"pekik nya ketika telepon tersambung.


"Shi ,ini masalah besar. Papa sudah menyelidiki orang tersebut.Namanya hariyana Ginanjar. Papa yakin ini adalah orang yang sama"orang di sana merasa situasi memburuk sehingga dia buru-buru berkata begitu.


"Apa?Yana?tidak mungkin pah. kenapa harus dia dan apa hubungan dia dengan papa hary?"namanya diganti dengan nama Yana Apakah itu mungkin.


Apa yang dipikirkan papa Hary. Sehingga dia melakukan hal ini. Apakah dia dalam keadaan terpaksa.


"papa juga tidak tahu ,mungkinkah ini hanya karena nama yang membuat hari jadi lembek?" ini hanyalah masalah menebak dan shi tidak menyukai tebak-tebakan ini.


"jangan-jangan itu memang dia. Tapi papa bilang kan papa sudah membunuhnya dulu?" kata Shi tidak senang.


Dia masih ingat sosok anak kecil yang sombong di tahun itu. Bagaimana shi membencinya hanya karena dia memiliki beberapa hal di rumahnya.


Tapi lihat bagaimana dia menggenggam dan menghancurkan sosok itu hanya lewat kata-kata.


Siapapun yang membuat shi marah. Maka mereka akan menuai termasuklah dia, Yana kecil.


"papa bisa jamin itu dia memang sudah mati!" kata orang di seberang sana.


"tapi sekarang buktinya apa pah.Jika Itu bukan dia kenapa papa Hary bisa memindahkan semua hartanya atas namanya, atau papa yang berbohong padaku?"untuk pertama kalinya shi meragukan pria ini .


Tapi ini juga tidak mungkin, karena shi tahu pria ini adalah yang terbaik yang pernah dia miliki.


"tidak mungkin papa berbohong nak. Itu adalah masalah penting untuk kita, kau ingat?" kata orang itu.Dari suaranya jelas dia menginginkan shi percaya dengan apa yang dia katakan.


"iya papa , shi ngerti. Tapi kenapa bisa begini. Itu yang tidak masuk di akal bukan. Siapa dia yang membuat papa Hary menyerahkan semuanya begitu saja?"


"papa tidak tahu tapi tunggulah sebentar mungkin akan ada perkembangan terbaru"Kata orang di seberang sana.


"Aku percaya pah tapi jangan kecewakan aku lagi oke"kata shi merajuk.Papanya adalah orang yang paling menyayanginya dan shi tidak pernah meragukan itu .


Papa sudah memberikan satu dunia untuk shi termasuklah posisi yang sekarang dia pegang .Putri satu-satunya hari Ginanjar.


"iya sayang ,kau adalah putri papa yang paling baik yang paling papa sayangi. Papa akan melakukan apapun untukmu"kata nya lagi.


"oke papa ditunggu kabar baik dari papa tapi awas ya Jangan sampai salah lagi" ancam shi.


Ketika hubungan telepon itu terputus wajah shi sudah lebih baik .


Karena dia merasa mendapatkan suntikan kegembiraan lagi.


Tapi pria yang di seberang sana merubah wajahnya seketika.


Wajahnya lebih menunjukkan rasa jijik daripada rasa sayang seperti yang terdengar dari telepon.


Bertahun-tahun yang lalu dia terpaksa menyembunyikan diri dan identitas dari mata dunia. kasih sayangnya pada membuat dia melakukan hal itu.

__ADS_1


Tapi benarkah itu hanya didasarkan atas nama kasih sayang antara seorang ayah dan seorang putri.


Hanya dia yang tahu.


__ADS_2