Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
terpesona


__ADS_3

Reno dan kawan kawan mengalami patah semangat. tidak ada satupun di antara mereka yang mau bergerak dari sofa.


hal ini sudah terjadi beberapa hari tanpa mereka sadari. ini dimulai dari kejadian jus alpukat yang mengambil korban tiga orang sekaligus.


Kejadian di kantin itu, rupanya menjadi topik hangat di grup chat kampus. Tidak ada yang tahu kapan seseorang mem videokan kejadian ini dan langsung memposting nya di grup WA mereka.


Hanya dalam dua jam, video ini diteruskan dari grup satu ke grup yang lainnya. Ledakan gosip terjadi di beberapa grup WA .


Banyak yang berpikir jika ini adalah hoax untuk shiyana yang tidak memiliki gosip miring selama ini . Akibatnya banyak orang yang tidak percaya tapi inilah yang terjadi.


Shiyana membayar Dina untuk menumpahkan jus alpukat ke atas kepala Yana. Entah apa penyebab nya , tapi beberapa orang sangat cerdas.Mereka tau mengutak-atik sebuah vidio.


Entah siapa yang mulai, yang pasti cctv kantin segera di retas yang bisa menampilkan kejadian aslinya.


Meskipun begitu ,masih ada yang tidak percaya dengan Vidio yang di tampilkan di mereka pikir shiyana tidak akan pernah curang.Dina lah yang memulai semuanya.


Dalam cctv jelas, Yana dan tiga serangkai berjalan masuk dan duduk di satu sudut tanpa memprovokasi seseorang.


Contoh nya ada perbincangan hangat di group pribadi. Admin grup mulai menulis kan satu kata.


" Dina lingkaran merah" tulis Gaya muda


Tempat duduk Dina dan kawan-kawan di lingkar merah . Sementara shiyana di lingkar kuning.Yang jelas cctv model ini gagal menampilkan suaranya.


Hanya gambaran Dina yang di datangin shiyana dengan tiba tiba.Sejurus kemudian Dina berdiri dan menyirami Yana dengan jus alpukat.


Perdebatan di mulai dari sini.


"hei siapa yang memulai ini,dina ?apa hubungannya coba?" tulis gadis satu.


Ada komentar lain yang datang .Kebanyakan komentar di tulis oleh para gadis di kampus.


"liat sampai abis neng,kan di bayar tuh sama si shiyana"


Beberapa orang pintar memutar ulang Vidio dan membuat titik titik merah sendiri.Ada juga yang membuat versi slow motion nya.


Ini mirip dengan gaya detektif amatir yang sedang dari informasi akurat.


"putar dikit arah kanan kan,liat shiyana yang lagi nguping , lucu benar reaksinya kan?"Kicau gadis satu.


Vidio cctv mundur beberapa menit yang menemukan kesalahan fatal shiyana di sini.Dia kedapatan nguping. Meskipun dia berusaha menyembunyikan.Tapi bahasa tubuh menghianati nya.


" cocok tuh buat animasi, celingukan kiri cantik..hei.celingukan kanan. cantik..hehehe"


"Shiyana meski nguping masih cantik kok, ngiri?" Pria gaya masih berdiri di kubu shiyana.


Yang lagi online ,mengira pria ini mungkin adalah penggemar shiyana.Tidak tau benar atau salah idolanya,main bela aja.


" Hoi yang atas, cantik apanya,hati busuk.Mau luh,tu ambil ati ampela di rumah makan Padang,noh" semua nya mulai menyerang pria gaya yang seperti nya satu satunya di group


Udah jelas gerak gerik shi mencurigakan,apa lagi yang harus di perdebatkan.Dasar otak udang.


Beberapa gadis segera terbakar api cemburu.Tapi jawaban dari pihak sana agak menggelitik.


"ngajak dating neng, siapa takut, ayokk" kata pria gaya.


" Dia siapa sehh?" Gadis satu berlagak bodoh melihat jawaban


" Monyet yang baru lepas dari kandang hati hati aja"seseorang menjawab asal asalan


"anak anjing mana yang ditinggal di sini woi,Di sini bukan penitipan anjing "gadis dua berkomentar lagi


" aku di salah fahami,padahal aku cinta Indonesia.Hadei"pria hanya menulis jawaban menyesal.


Semua nya berbicara aneh setelah itu, tapi masih berjalan lagi di gosip yang sama ketika vidio di hentikan pada wajah Dina yang cool tanpa jejak.


."hei aku suka gaya dina,cool banget kan.Hemm dingin" tulis gadis tiga


"Baru nyadar ya ,dina itu keren.Kagum aku " jawab yang lain.


"cool dari Hongkong,mata duitan sih iya" Pria gaya membalas komentar lain dengan jijik.


Dina hanya tertarik dengan uang dan itu terlihat jelas di cctv.Dia di bayar satu dan dua kali bolak balik.Uang ganda bermodal kan jus alpokat doang.


"coba tebak,berapa duit yang dina dapat hari ini?"semua mulai mengarahkan ke lembaran merah di meja dina.


"Oke stop Vidio nya di meja dina ,hitung uang nya!"


"kalau ketebak apa hadiah?" kata Pria gaya lagi


" request lah say..!"


" Aku mau setiap kalian cium satu kali secara sukarela " dia adalah satu satunya pria di group Chat,masih tertawa di balik layar nya.


" kurang ajar, dasar lelaki hidung belang!"


" setan lu,pergi mati"


" kotoran babi"


"hemm,ada polisi nggak?"

__ADS_1


" nampak ni 👊"


Perbincangan semakin hangat tapi mulai menyerempet ke arah lain.Tidak sadar semua gosip menjadi booming dalam sekejap.


Sementara itu tiga gadis korban jus alpukat bergegas pergi membersihkan diri dengan cara masing-masing.


Dina langsung pulang ke rumah nya tanpa kembali ke kampus setelah mungkin reputasi nya sedikit buruk karena ini, tapi dia tidak sepenuhnya di rugikan.Ada dua gulungan kertas merah di tangannya sekarang.Dina rajin menabung,dia ingin membeli berbagai macam barang dengan kemampuan nya sendiri.


Tidak ada yang tau,dina hanya lah anak tiri di keluarga itu.Ayah kandungnya meninggal awal.Ketika ibu menikah dengan ayah tiri ,dua berusia dua belas tahun.


Ayah tiri memiliki dua anak kandung yang hampir seusia dengan nya.Awalnya tidak ada yang terjadi tapi setelah ibu melahirkan bayi lain,dia merasa tersingkir kan.


Dalam keluarga itu hanya dia saja yang tidak memiliki hubungan darah.Ayah tiri masih memperlakukan nya dengan baik.Dia juga rutin mengirimkan uang.Bisa kuliah di universitas ini juga karena kebaikan ayah tirinya.


Semakin dewasa ,dina selalu malu untuk meminta uang tambahan.Dia gadis besar yang memiliki keinginan untuk belanja dan sebagai nya.Sebab itulah dia selalu menabung jika ingin membeli sesuatu.


Bukan dia tidak mendengar gosip di belakang nya,tapi dia tidak peduli sama sekali.Teman sekampus hanya lah sahabat plastik yang tidak tau dunia.


Hanya pergi menggaung kan nama besar keluarga tanpa berniat membuat jasa seperti winda dan Lusi.Hanya untuk beberapa barang, mereka mau di jadikan pacar seseorang.Bahkan bahagia dengan status mantan pacar.


Bagi dina , ingin uang.Cobalah hasilkan sendiri.Di dalam mobil nya ,dia sempat menghitung lembaran uang yang di hasilkan dengan dua gelas jus alpokat yang berlendir itu.


Membaca angkanya dia tidak berhenti tertawa.Besok siapa yang perlu jus alpokat lagi di kepala, panggil Dina.


Shiyana pergi ke toilet kantin dan langsung memesan pakaian pastikan harga baju nya baik baik saja.


Wajahnya di cermin terlihat buruk sekali.Beberapa kosmetik nya luntur karena air.Dia harus mencuci wajah di toilet karena sicupu kosmetik yang batu di terapkan tadi pagi, harus di bersihkan .


Bagaimana dia tidak kesal dengan kondisi ini. Untuk memakai make up saja dia perlu lebih dari satu jam. Sekarang dia harus buru-buru keluar dari toilet tempat ini tidak higienis sama sekali ,menjijikkan.


Bagaimana dia bisa keluar dengan kondisi terburuk ini. Wajahnya terlihat tidak enak dipandang tanpa make-up.


lihat saja bulu mata palsu nya yang gugur ini.Ohhh dan alis melengkung nya yang di ukir dengan susah payah juga hilang setengah .


Lihatlah bibir merahnya yang merona, sekarang sudah hilang kelembaban nya karena tersapu air keran.


Ahhh benar benar tidak bisa hidup tanpa makeup.Shi hampir menangis karena penyesalan ini.Wajah di cermin ini bukan lah wajah cantik yang dia kenal .


Tanpa make-up yang sempurna itu,mata panda nya tidak bisa disembunyikan dengan baik. Beberapa malam ini dia lebih banyak bergadang alih-alih tidur. Akibatnya dia memiliki mata panda.Dan itu jelek sekali.


Seharusnya dia tidak memprovokasi Yana di depan tiga sekawan.Seandainya dia bisa berpikir lebih jernih sedikit.Mungkin kejadian ini tidak akan terjadi.


Jangan salahkan dia jika dia lupa diri dalam sesaat.itu hanya kehilangan kontrol diri dalam hitungan detik .Seharusnya dia bahagia setelah itu mungkin shi hanya akan berbaring dengan gembira setelah nya. tapi lihatlah apa yang terjadi. semua orang menertawakan dirinya sekarang.


" dasar bajingan kecil, seharusnya dia bisa lebih berpikir untuk mengambil hatiku .jika tidak aku....


Uhh dasar cupu...


Kenapa pula dia harus meminta bantuan dari boy. Apa sebenarnya yang menarik pada diri si cupu.lihat saja dibanding dengan Yana dan dia. Semua jelas akan mengatakan dirinya lagi yang cantik dan kaya raya.


Shiyana kerap kali ,mendengar pujian pujian orang yang mengatakan " siapa punya bisa menikahi seorang shiyana ginanjar adalah lelaki yang paling beruntung di dunia"


Berdasarkan ini saja seharusnya si cupu itu, berterima kasih karena Shi memperhatikannya. Tapi tidak dia begitu sombong dan naif" Rungut shiyana dalam hati.


Dia tidak pernah menyangka jika senjata nya akan makan tuan. Harusnya kan si cupu diam aja di sana.Nikmati jus alpokat nya dengan baik.


Ahh seharusnya dia harus di siram dengan uang aja di depan Reno.Nanti Reno tau jika yana itu mata duitan.Hanya berteman karena uang bukan tulus seperti dia kan.


Yana juga perhinek toilet yang dekat dengan kantin.Di sini pakaian ganti nya tidak ada.Yana bingung sendiri di toilet.


Tok..tok.. Tok..


"Yan.. mandi aja dulu, nanti boy bawain baju ganti " kata Reno di luar toilet wanita.Yana kotor dari ujung rambut sampai ujung kaki.Jus alpokat itu sedikit lengket apalagi di tambah susu coklat.


Nggak ganti baju pasti rasanya gimana gitu.Yana mendengar kan ,dia juga merasa buruk dengan kondisi nyasekarang.Hanya sja dia takut dengan referensi boy dalam mencari pakaian untuk nya.


"Jangan yang neko neko ya ?" kata yama dari dalam.


"Oke " jawan Reno.


Jika ada yang melihat reno dan Feky berdiri bak Satpam di depan toilet.Mungkin ini akan menjadi viral lagi.


Reno dan Feky, nunggu cewek di depan toilet.Apa kata dunia.


Sekarang Reno aldelis bukan Reno aldelis yang lama.Dia mengerti kebaikan Yana.


Berdirinya dia disini juga untuk menjaga gadis gadis lain yang akan gelap mata.


Yana tidak mungkin keluar dengan wajah itu.


Siapa tau ada hadis iseng yang mengambil Vidio yang tidak bertanggung jawab di dalam toilet.Bisa gawat kagi cerita nya.


Ini lah sebabnya Reno dan Feky berdiri di sini .Yana bisa nyaman membersihkan diri di dalam toilet wanita.


Yana di dalam toilet terpaksa membersihkan diri seadanya di sana.Badan lengket dengan gula.


Untuk saja nggak nembus ke pakaian dalam.Yang paling parah tentu saja di bagian rambut dan wajah.


Wajah bisa di hapus dengan air.Rambut kotor terpaksa lah kunciran nya lepas. Basahi dengan air keran.


Perlu waktu untuk yana membersihkan rambut nya . Setelah di bersihkan dia punya masalah batu, rambut ini basah tidak bisa di keringkan dengan mudah.

__ADS_1


Huf..


Rambut panjang nya terurai lepas seperti air terjun Niagara.Hitam sehitam malam.


Yang menjengkelkan lagi, lensa kontak nya juga tidak bisa di pakai lagi .Ada beberapa titik jus alpokat mengenai mata dan merusak lensa nya.Ini hatis dilepas juga.


Dia tidak pernah membawa lensa kontak cadangan di dalam tas . Artinya dia harus rela mengungkapkan warna mata biru nya hari ini.Hanya ada kacamata saja yang menyembunyikan nya.Harap saja tidak ada yang curiga.


Di toilet yana hanya memakai bra dengan rok panjang nya .Baju terpaksa di lepas.Menunggu Boy kembali dengan kemeja yang mirip.


Tok..tok..tok...


"Yan...nih bajunya"suara boy terdengar kencang drai luar toilet.Yana buru buru membuka pintu sedikit.Hanya mengeluarkan lengannya untuk mengambil pakaian itu


Dari balik pintu, lengan seputih giok terlihat menggapai gapai mencari keberadaan pakaian yang di sebutkan oleh boy tadi.


"Mana bajunya boy?"


Bagaimana Yana tahu jika di balik pintu toilet. Tiga sekawan ini tercengang melihat lengan putih yang melambai lambai di balik pintu.


Yana selalu memakai pakaian longgar yang menutupi seluruh tubuhnya .Termasuk lah lengan nya.


Karena tidak memakai pakaian lengkap di dalam toilet.Ketika Yana mengeluarkan lengan ini , secara otomatis juga memamerkan keindahan kulit yang dia miliki.


Kulit Yana lebih putih dan terlihat transparan bila dibandingkan dengan gadis-gadis lain pada umumnya .Dia memang menjaga dengan baik kelenturan kulitnya karena dia pikir itu adalah aset dasarnya dalam mencari uang.


Perlu ratusan juta rupiah hanya untuk perawatan kulit nya saja.


"Boy... pakaian nya mana sih!"


Teriakan Yana mengejutkan ketiga nya.Karena nya mereka jadi sadar bahwa Yana sedang menunggu pakaian yang batu di beli itu.


"Ehh maaf yan,nih ambil "kata boy menyerah kan kemeja baru untuk Yana.


Yana yang tidak tau apa apa, mengambil nya dan memakainya dengan cepat.


Boy memang membeli kemeja untuk nya tapi gaya nya jauh berbeda. ada lebih mudah menggambarkan nya kemeja ini lebih mirip dengan kemeja seragam sma namun dengan rok lipid panjang.


Kemeja putih lengan pendek, ukuran nya lebih kecil.Ada pun panjang nya hanya sejengkal dari pinggang.


Kemeja ini di pakai dengan rok lipit berwarna hitam sangat kontras dengan kemeja putih itu.


Tapi Yana tidak menyukai nya sama sekali. Kemeja jenis ini justru menonjolkan bentuk tubuhnya yang seharusnya dia sembunyikan.


Dadanya yang besar membukit seperti menantang mata lelaki.Pinggang kecilnya juga akan terlihat menggoda karena ukuran kemeja yang pendek.


Biasanya dengan kemeja longgar dan panjang itu. Dia tidak perlu menghawatirkan bokong nya yang bulat terlihat.


Sosok cantik nya tidak terlindungi lagi dengan kemeja jenis ini.


Astaga apa yang harus di lakukan sekarang.Yana duduk di toilet dengan melipat kakinya sedikit.


Dia harus memikirkan sesuatu sementara tiga sekawan sedang berjaga di luar.


"Yana?kau sudah selesai?" panggil Reno yang tidak sabaran.Yana sudah lebih dari dua puluh menit di dalam sejak dia menerima pakaian nya Tapi dia masih belum mau keluar juga.Apa jangan jangan dia pingsan di toilet.


"Reno?"panggil Yana ragu-ragu.Harus kah dia bilang nggak suka bajunya.


"Apa ?"


"Hemm bajunya kekecilan,bisa tukar nggak?"tanya yana dengan berteriak keras.


"Nggak kok,kata penjual itu, kemejanya sangat populer sekarang.Dia nggak mungkin bohong kan?" boy tidak percaya jika bajunya kekecilan .Dia sangat pintar untuk mengetahui ukuran pakaian wanita.Maklum aja mantan nya banyak.


"Hemm aku nggak suka model nya aja"katanya lagi.Dia keluar dari toilet dan berdiri di cermin.


Rambut nya sudah setengah kering,Dia bisa mengikat nya dengan karet gelang sekarang.


Kacamata ada di tas kecil nya.Dia Masih berpikir bagaimana caranya untuk keluar.


"Yan?"


"Yan?"


"Yan?"


Tiga pria menerobos masuk ke dalam, mereka tidak berpikir untuk melihat sosok lain dari Yana.


Seorang gadis bermata biru dengan rambut panjang. Pinggang kecil dengan bokong bulat penuh.Yang paling penting, ukuran dada yang menantang iman.Dia sedang berdiri di depan cermin seperti mengagumi diri sendiri.Siapa kah dia, Yana nggak bilang ada gadis lain di dalam sini.


"Kalian ?"


Yana menjerit keras dan buru buru masuk lagi ke toilet.Dia menggigil ketakutan sendiri.


Sementara tiga sekawan masih bengong di tempat.Yang pertama sadar adalah Reno aldelis.Dia menyikut boy dan berkata.


"Kemeja nya kekecilan kan boy?"


"He eh, kecil hehehe"


Ketiganya yakin jika kemeja itu memakai kecil dan buat Yana. Dua bola kapas itu seperti ingin meloncat keluar ketika Yana memakai baju itu.

__ADS_1


Karena itu Reno lebih memilih membeli online dan meminta diantar ke kampus daripada membelinya ke supermarket.


Bukan karena dia canggung atau apa .Hanya saja kakinya sekarang bergetar tidak terkendali.Hal yang sama terjadi pada Feky dan boy.


__ADS_2