
Di dalam kamar remang remang, Jhonatan aldelis kaku tidak bisa bergerak.Dia baru saja di rampok lima puluh juta hanya dalam setengah jam.
Gadis murahan yang kurang ajar,untung cantik.
Jhonatan melihat punggung Yana yang agak familiar baginya.Dia tidak memikirkan hal lain, hanya ingat bagaimana gadis itu mampu memfovokasi nya tadi.Tidak ada gadis yang bisa melakukan itu padanya sejauh ini.
Dengan kondisinya yang sedang di racun,dia bisa menarik keuntungan yang tidak sedikit.Tapi dia memilih membantu nya dengan memberikan penawarnya.
Memang gejolak panas yang tadi dia derita menghilang berangsur-angsur,tapi dengan dia di sini itu makin panas dan darahnya makin menggelegak saja.
Bagaimana cara penawar nya bisa bekerja sementara dia sendiri adalah racun nya.
Dia adalah afrodisiak berjalan.
Yana yang pergi tidak melihat ke belakang.Dia sudah biasa melayani para tamu seperti ini
Yang tidak biasa,dia merespon dan lupa diri untuk sesaat.Untungnya ada bodyguard yang bertanggung jawab penuh atas itu.Jika tidak mungkin dia akan menyerahkan diri tanpa berpikir jernih.
Siapa lelaki itu?"
"Bang bilang sama mami, black list lelaki tadi" kata Yana dengan bodyguard nya.Dua bodyguard sudah menemaninya sejak dia louncing.
Mereka sangat tau jika Yana masih ingin utuh sampai dia bisa bebas.Tapi pekerjaan nya sangat rentan .
Yana tidak pernah bekerja dengan hati,jadi dia tidak pernah merasakan gairah yang sama dengan mereka.
Mendesah dan memasang wajah kenikmatan, itu di pelajari sejak muda di rumah mami.
Ketika gadis lain belajar di sekolah umum, mereka belajar merawat tubuh dan organ intim wanita.
Ingin nonton televisi,anda akan di sodorkan film gituan sebagai tontonan wajib.Jadi Yana dan yang lain sebenarnya sudah mati rasa jika di hadapkan dengan hal hal yang menjurus ke sana.
Bagi mereka ini hanyalah sejenis pekerjaan yang mau tidak mau mereka jalani.
"Oke,kamu juga neng,kebablasan kan.Nggak biasa nya gitu" kata bodyguard yang berusia di awal empat puluhan itu.
"Ngak tau bang,mungkin hari ini aku bad mood,jadi nggak bisa ngontrol juga" harus di akui, pria itu membuat dia basah di sana.Hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.Makanya tadi dia bilang jika pria itu harus di blacklist aja.Nggak mau kebobolan lagi.
"Ya udah neng, simpan uang ini baik baik,abang nggak bisa bantu yang lain soalnya" Dia menyerah cek limapuluh juta dari Jhonatan tadi.
Yana mengambil nya dan menyimpan nya di tas kecilnya.Dia mengambil.Sepuluh lembar dan menyerah pada dua bodyguard.Yang dua lagi hanya bodyguard tambahan.
Jadi dia memberikan nya lagi dua lembar masing masing.Hitung hitung tips dari Yana.
Jika tidak ada mereka dia tidak tau harus menangis darah malam ini. Dengan empat Bodyguard ini ,yana diantar sampai ke pintu gerbang rumah mami ratu. Yana segera menyapa mereka dan mengucapkan selamat tinggal.
"Makasih ya bang ,kapan kapan kita kerjasama lagi" kata Yana berterima kasih.
"Oke.neng, panggil kita ya jika perlu"katanya menyahut lagi,udah kerjanya enteng dia bayar mahal,ehh dapat liat yang enak enak juga . Pulang pulang masih dapat tips.Siapa yang nolak kerja ya kan.
"Siap bang hehehe"
Dompet kecil Yana sudah penuh dengan uang kertas,dia sebenarnya panen besar malam ini.
"Nggak lembur neng Gia?" tanya satpam di pintu pos jaga dengan ramah.
Dia membuka pintu gerbang untuk Yana dengan cepat. Biasanya jika para gadis ini pergi bekerja ,mereka hanya akan kembali pada dini hari. Bahkan kadang-kadang mereka tidak kembali sampai keesokan harinya.
Jadi dia sedikit heran jika Yana kembali sebelum tengah malam. lagipula Yana jarang menolak pekerjaan karena dia memang benar-benar lagi menabung untuk menebus diri sendiri.
Namun jika yana bekerja keras sekalipun dengan cara ini. Bagaimana dia bisa mengumpulkan dana sebesar dua ratus miliar itu.
" nggak enak badan bang, capek. Udah bilang pada mami kok" kata Yana.
raditya sempat mampir dulu untuk beli martabak dan gorengan untuk dibagi-bagi kan pada penghuni rumah lainnya.
Tentu saja ada jatah pak satpam dan bibi di dapur. Yana memberikan makanan dan kopi panas yang dibungkus plastik kepada satpam di depan.
"Makan bang, biar melek " kata Yana.
"Ohh makasih ya neng, sering sering aja ya, hehehe" satpam memang menyukai Yana karena Yana selalu membawa sesuatu untuk dia makan di malam hari seperti ini.
Yana pergi ke kamarnya yang masih kosong, rupanya teman sekamar tidak kembali malam ini.
Artinya dia sendirian sekarang.
__ADS_1
Yana pergi ke kamar mandi ,dia.merasa jijik sendiri setelah melakukan hal itu.Tapi sekali lagi inilah resiko pekerjaannya.
Selesai mandi dia berbaring di ranjang hanya dengan baju mandi nya saja.Di sini dia menghitung uang yang dia dapatkan malam ini.
Hasilnya lumayan, masih seimbang dengan pendapatan nya minggu kemaren.
"hapus kan lah ingatanku ku.... ..hapuskan tentang dia...."
Yana tersenyum melihat nama orang yang menghubunginya.Makelar saham.
"Halo ?"
( Nilai saham itu naik pagi ini, hampir dua kali lipat sekarang,kau pintar sekali mencari celah.Mau jual lagi?")
"Tunggu lagi,kabarkan lagi jika ada peningkatan"
("Hem..hei saham Ginanjar masih ada tiga kotak lagi,mau?")
"Berapa duit?"
("Satu kotak seratus juta")
"Kenapa turun Minggu ini,minggu kemaren masih dua ratusan gitu?"
("Ada gosip,katanya tuan Hari sakit jantung dan sedang di rawat di rumah sakit.Kabatnya sakit nya kali ini agak parah, jadi semua orang khawatir dia KO duluan kan?")
"Sakit?se.. sekarang bagaimana kondisinya?"
("Hemm ,aku bayar mahal untuk informasi ini,jadi kau harus berterima kasih pada ku nanti. Kata nya penyakit nya itu sudah kronis banget,perlu donor jantung yang baru.Kan tau sendiri jika donor jantung itu sulit di cari.Singkatnya dia nggak bakal lama lagi")
Beginilah cara cara orang berbisnis. Mereka melihat latar belakang seseorang .Seperti hari ginanjar kali ini, meskipun dia dibilang sangat jujur dalam berbisnis .Tapi dia tidak punya keturunan ataupun anak yang bisa mengambil alih perusahaan setelah ini.
Semua orang di kalangan bisnis tahu siapa shiyana ginanjar. Dia adalah seorang gadis manja yang sangat tidak bisa untuk ambil alih kepemimpinan perusahaan ginanjar grup.
Hanya dengan begini saja, semua investor bergegas untuk menjual saham-saham mereka. Sebelum harga saham itu menurun drastis hanya karena desas desus kesehatan heri ginanjar.
Yana memegang dada nya sendiri, dia merasa sakit hati yang tidak bisa dijelaskan di dalam sana. Mendengar kabar ini saja ,dia mengerti bahwa ikatan batin antara dia dan hari tidak mudah diputuskan begitu saja.
jika benar begitu dia mau tak.mau bertanya, apakah hari merasakan bagaimana sakit hatinya saat ini. Saat dia dihina dan dilecehkan di klub setiap malamnya.
Atau hubungan batin ini hanya mengikat dirinya tadi tapi tidak mengikat hari ginanjar .Sehingga hari tidak merasakan apapun juga demi Yana.
("Jadi bagaimana,mau tidak?")
" mau beli saja nanti aku kirimin uangnya oh iya jika masih ada yang menjual lagi beli saja untuk ku oke"
("Oke... senang berbisnis denganmu nona Gia")
setelah itu yana menutup sambungan teleponnya secara sepihak dia langsung berguling di kasur lagi seraya memikirkan berapa banyak uang di tangannya sekarang.
dia baru saja menjual semua saham-saham kecil yang dikumpulkan selama ini hanya untuk membeli saham yang satu itu.
Memang dia bisa menjual saham itu kembali dengan harga dua kali lipat seperti sebelumnya. Tapi dia yakin harga akan naik lagi setelah beberapa minggu.
Bukan itu saja keuntungan dari saham-saham yaitu dia kembali membeli saham yang baru di tempat yang sama. artinya saham yang dibeli hanya sekian lot sekian kotak saja tapi sekarang sudah menjadi 1% saham penuh.
Jika ini terus berlanjut dia akan memiliki lebih banyak persen saham di sana. Dengan peningkatan minggu ini artinya pria muda itu sudah mulai unjuk gigi.
jika saja saham ini di pulihkan ke nilai aslinya, Yana akan bisa menebus dirinya penhujung tahun ini.
Setelah lama memikirkannya Yana menjadi lelah dan dia tertidur tanpa sadar.
Di sisi lain jonathan aldelis tidak bisa tidur sama sekali.
Berpisah dari yana dia berusaha memasukkan kondisinya. meskipun dia tidak merasakan lagi darah yang melonjak naik .Dia tetap menunjukkan jika dia memiliki tanda-tanda ke arah itu. Jhonatan hanya ingin tahu apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan.
Samar-samar telinganya menangkap percakapan orang-orang ini. Mereka berdebat tentang apa yang harus mereka lakukan sekarang.
pak kusno menginginkan jonathan untuk ikut dia kembali ke rumah dan beristirahat di sana dengan jujur.
Dari cara pembicaraannya, Jhonatan tahu apa yang dimaksudkan dengan kata jujur itu.
sudah beberapa kali pak kushina menyodorkan dua putrinya untuk dijadikan sebagai pasangan kencan buta. Tapi jonathan telah menolaknya berkali-kali karena dia sama sekali tidak tertarik dengan salah satu dari mereka.
Baginya wanita hanyalah wanita biasa, tidak ada yang istimewa selain itu.
__ADS_1
Saat ini hanya empat orang yang tinggal di kamar ini, termasuk jonathan sendiri .Tiga yang lainnya telah pergi menarik tiga penari telanjang pergi.
Siapapun mengerti untuk tujuan apa mereka pergi.
Setelah lama berdebat, akhirnya pak kusno kalah dan dia pergi dengan perasaan kesal .Meninggalkan dua yang lain .Pak kusno tidak ingin masuk campur apa yang akan mereka lakukan kepada jonathan muda.
Tak lama kemudian jonathan digiring pergi ke hotel bintang lima. ketika mereka melakukan cek in itu tidak dilakukan dengan nama dan identitas jonathan aldelis sendiri.
Di dalam kamar hotel itu sudah menunggu dua orang gadis yang tidak diketahui namanya.
Tanpa diperintahkan gadis-gadis itu tahu apa yang mereka lakukan. Mereka langsung melakukan acara buka kado.
Ketika gadis-gadis itu ingin melepaskan pakaian jonathan can itulah jonathan bangun.
Seketika penampilannya yang penuh dengan aurat cabul dan tidak beradab berubah menjadi aura kuat yang meng intimidasi dua lelaki yang membawanya tadi.
"Tuan Jhon?"
"Tuan Padli,tuan dan? beginikah cara anda berbisnis?"
Jhonatan memperbaiki penampilan nya lagi.Dia memandang rendah dia wanita yang sekarang toples.Jijik.
Di pandang dengan cara begitu, dua wanita itu merasa malu . Lalu keduanya bergegas menarik pakaian mereka kembali ke kamar mandi.
"Tuan Jhonatan,ini tidak seperti yang tuan pikirkan, kok?'
Jadi apa yang aku pikirkan setelah melihat dua gadis tanpa pakaian dan kamera yang kalian pegang itu?"
"Ini...
" jangan lupa, hotel ini memiliki cctv.Aku baru saja meminta asisten ku untuk mengambil cctv dan mengirim yang langsung ke kantor polisi. Mungkin saat ini polisi sudah menerima video itu"
Tentu saja dia masih waras setelah mendapatkan obat dari gia.Jhonatan lalu menelepon sekretaris nya secara diam-diam dan meminta dia melakukan sesuatu.
Saat ini video cctv memang sudah sampai di kantor polisi dan sekretaris nya itu menuntut tiga orang sekaligus sebagai usaha pencemaran nama baik.
Kebetulan sekali dia sempat merekam pembicaraan mereka bertiga . Ketika mereka berdebat tentang apa yang akan mereka lakukan.
Dalam percakapan itu ada juga cerita tentang rencana jebakan di hotel dan dua gadis yang sudah menunggu.
Sekarang hasil rekaman juga dikirimkan ke kantor polisi , sebagai barang bukti tambahan.
Hanya dengan dua bahan ini sudah cukup untuk membendung musuh dalam selimut.
Mendengar kata-kata jonathan itu, dua pengusaha muda ini langsung menggigil dan tidak tahu ingin melakukan apa.
Mereka tidak menyangka jika jonathan tidak mempan sama sekali dengan obat afrodisiak yang mereka berikan.
" tuan jonathan maafkan kami sekali ini .Kami tidak akan melakukan hal ini lagi tuan " kata mereka dengan kaki lembut, bagaimana jika Jhonathan benar benar melakukan hal ini.Reputasi nya bakal hancur dan perusahaan akan terkena imbasnya.
"kenapa kalian aku akan memaafkan sementara jelas-jelas kalian akan menjerumuskan aku ke dalam lubang api .Sekarang rasakan hasil dari jebakan yang kalian buat sendiri"
Tidak mau berbicara dengan mereka lebih lama lagi .Jonathan langsung pergi meninggalkan lokasi hotel. Sementara itu polisi sudah sampai di tempat tak lama kemudian.
Jonathan tidak mempedulikan lagi masalah dengan polisi ini. Serahkan saja semuanya kepada sekretaris kecil.
Dia langsung pulang ke apartemennya dengan kesal.
Sesampai di apartemen, jonathan pergi membersihkan diri di kamar mandi.
Ketika dia menyentuh benda pusaka nya dia langsung ingat.Jika benda ini sudah membuat dia malu ketika berhadapan dengan penari telanjang itu.
Anehnya lagi dia tidak merasakan reaksi yang sama, ketika melihat dua gadis cantik.Padahal mereka tidak mengenakan pakaian apapun di depannya tadi.
Apakah ini terjadi karena reaksi afrodisiak nya sudah hilang. Karena obat penawar yang diberikan oleh penari ketika dia mengirim kan obat dengan cara itu,ohhh ciuman nya itu.
???
Memikirkan masalah ciuman sang gadis penari, tiba-tiba hal yang tidak diduga terjadi lagi.
Barang pusaka nya bereaksi tanpa diminta. itupun hanya karena dia membayangkan sosok Gia.
catat.
Hanya membayangkan saja.
__ADS_1