
Apa yang tidak orang lain tahu sebenarnya masalah seratus juta itu segera sampai di telinga Heri Ginanjar.
Pada hari yang sama shiyana segera menelepon papanya mengabarkan bila dia diancam oleh Yana.
"Papa..hiks..hiks...papa"
{" ada apa shi, siapa yang meng2ertak mu, katakan pada papa"} Hari langsung kaget mendengar suara Putri nya yang putus putus akibat berbicara seraya menangis .
Apa yang tidak di inginkan oleh Hari adalah air mata di wajah cantik nya.Sejak kecil sampai sekarang dia rela melakukan apa pun agar shiyana tidak menangis.Jadi gadis itu menjadi manja sampai ke tulang tulang nya karena didikan Hari.
Hari ini dia mendengar suara tangisan nya lagi setelah sekian lama.Dan itu karena dia dibully di kampus yang dia donor kan.Apa saja kerja para dekan di sana sampai sampai putri kesayangan nya ini menderita di sana.
"Yana pah,papa masih ingat dengan cewek kampung yang kita beri sumbangan itukan,nah itu dia pah.!" kata Shi yang masih menangis tersedu sedu.
{"Dia?apa kau yakin?"} tanya hari tidak percaya.Gadis yang sama di dalam toilet.Dia melihat amarah di matanya tapi dia sendiri tidak tau sumber kemarahan gadis itu.Aneh memang.Dan sekarang dia sanggup menargetkan Putri nya ini.
"Astaga pah,papa percaya sama aku ngak sih,aku bilang dia ya dia ,nggak ada yang lain" kata Shi geram,dia lupa menangis sangking marah nya.
{"oke sayang,oke ,tenangkan diri mu dan cerita sama papa ,oke"} bujuk Hari dari seberang sana.
" dia itu bikin gosip di kampus pah, katanya aku itu suka minumlah suka merokoklah.Pokoknya segala-galanya lah.Jadi nama aku itu udah buruk di kampus pah" katanya shi seraya menangis lagi di aslinya dia hanyalah pura pura saja.
Meskipun papanya ini pelit, tetapi sebenarnya tidak sulit untuk mengeruk uang di kantong nya. Cukup menyakin kan dengan beberapa tetes air mata buaya ,maka dia akan luluh dengan mudah.Ini dipelajari nya sejak muda dan itu selalu sukses besar.
{" dia bikin gosip begitu?'} tanya Heri yang tidak bisa percaya. Dia belum pernah salah dalam menilai orang. Menurutnya gadis ini adalah gadis baik-baik dan jujur. Tapi mengapa dia bisa membuat gosip yang tidak bisa dipertanggungjawabkan seperti ini.
Apakah uang yang mereka berikan sedikit kurang untuk kebutuhannya.Lalu dia marah dan melakukan hal yang tidak bermartabat itu .Sungguh tidak bisa dipercaya jika gadis yang terlihat lugu itu sebenarnya menyimpan racun di dalam hatinya.
" itu dia pah,memang dia kok pelaku nya.Aku tidak berniat membohongi papa" tegas shi lagi.
"{ lalu apa yang dia lakukukan selanjutnya sehingga kau bisa langsung kehilangan uang 100 juta itu?"} tanya hari kesal .
Dia pikir masalah ini bukan masalah kecil lagi. Bagaimana jika masalah ini sampai menjadi gossip tidak benar di lingkaran bisnis dan mengganggu turun naik saham Ginanjar grup.
Apa mungkin gadis itu di bayar oleh pihak lawan agar membuat gosip buruk tentang Putri kesayangan nya.
" Sebenarnya dia membenci hubungan aku dengan Reno aldelis ,pa .Awalnya Reno sangat menyukai ku dan ada indikasi menembak aku. Entah bagaimana dia cemburu dan membuat gosip gosip ini tersebar ke seluruh kampus,hiks..."
{" jadi cerita mulanya ini berkaitan dengan Reno aldelis gitu? apa benar reno memiliki niat bersamamu ?"}
Hari ginanjar tiba-tiba bersemangat
Rasa khawatir nya hilang begitu saja. Siapa yang tidak tahu dengan keluarga Aldelis di ibukota. Mereka sepuluh kali lebih makmur berbanding dengan ginanjar grup.
Jika hubungan antara shiyana dan Reno aldelis ini berhasil dan bisa sampai ke jenjang pernikahan. Bukankah ini sangat membantu perusahaan ginanjar grup pada akhirnya .Jadi sebenarnya ini bukanlah kabar buruk melainkan kabar yang bagus.
Di sisi shiyana pula, dia tidak mengetahui pemikiran papanya itu. Dia hanya ingin mencari cara bagaimana dia bisa mendapatkan uang bulanan yang kembali.
" Dengan beraninya si cupu itu membuat foto-foto dengan hasil editan.Sekampus percaya gitu aja dengan gosipnkan,gimana ceritanya jika ada foto pah..hiks"
{" jadi dia mengancam kamu dengan foto foto itu?"}
" katanya mau di berikan sama Reno kalau nggak bayar pah, aku takut kan jadi aku bayar aja dia tapi...aku bokek sekarang Hiks...hiks.."
{" tapi foto foto itu memang nggak aslikan?"}
"pah..aku mana pernah minum minum dan ngerokok segala.Aku tuh Putri papa Hari Ginanjar , anak baik baik,jelas aja foto itu hasil editan" elak shi.tapi jantung nya berdetak cepat, bagaimana jika papa jadi curiga.Bisa berabe ntar.
{"Papa percaya itu,begitu juga dengan Reno .Diakan nggak bodoh bodoh amat sampai bisa di bohongi hanya dengan sehelai foto biasa"}
__ADS_1
"Benarkah pah,aku percaya sama Reno pah tapi uang jajan ku hilang pah , gimana tuh?"
{"hehehehe sayang kau masih sepolos anak SD,mau saja di gertak begitu saja.Ya udah nanti papa transfer an lagi.Buat ganti nya"}
Kemarin dia sedang berada di kota yang sama jadi dia meninggalkan Cek kepada putrinya ini. Sekarang mereka berjauhan tentu saja dia menggunakan transaksi transferan.
Shiyana memiliki hobi lain dengan uang. Diaa lebih suka menggunakan cek alih alih matode transfer. Menurut nya perilaku transfer akan menghilangkan kebiasaan orang menggunakan cek .Bagi hari ini adalah pernyataan yang lucu dan imut versi Putri kesayangan nya.
Tapi sebenarnya dia tidak tahu apa yang dipikirkan oleh putri satu-satunya ini . Sebenarnya dia melakukan ini hanya untuk memamerkan kekayaannya saja.
Jika dia menggunakan sistem transfer, lalu siapa yang bisa melihat kenyataan jika ayahnya mengirimkan uang jajan segitu besar hanya dipakai untuk kurun waktu satu bulan.
"Beneran pah?"
{"Ya sayang,tunggu aja sebentar lagi ,oke.Tapi ingat lurus kan dulu masalah ini sama reno.Papa akan mendukung kalian"} kata hari yang benar benar mentransfer dana seperti yang dia janjikan.
"Ahh apa apan sih pah, orang masih kuliah juga" kata Shi yang malu,dia berhasil lagi.hehehe.
Tak lama kemudian HP shi bergetar, dengan pemberitahuan jika transfer berhasil di terima.
"Papa udah sampai,makasih pah makin sayang deh,muuuahhh, hhihihi"
Hari Ginanjar di sana hanya tersenyum lebar.Shiyana selalu bisa mencerahkan hari hari nya
Dia memikirkan sosok Yana yang di katakan oleh putri nya.
Ada juga gadis selicin itu.Demi seorang lelaki dia melupakan kesopanan dan tata krama.
Ada yang aneh dengan ini.Apa mungkin niat nya hanya murni demi seorang lelaki atau ada rahasia tersembunyi lainnya.
Hari ginanjar adalah seorang pebisnis turun temurun. Dia memiliki banyak saingan yang dia bahkan tidak menyadarinya sama sekali. Karena itulah dia harus selalu berhati-hati dalam bertindak . Mengenai kasus ini , dia pikir ini tidak sesederhana yang terlihat.
Dia memanggil asisten nya dan meminta data tentang Yana . Hari tidak tau nama lengkapnya , baginya hanya ada shiyana saja di dunia, yang lain tidak bisa di bilang gadis kecil.
Asisten nya sudah biasa menangani masalah seperti ini.Dia bisa menyelesaikan dalam waktu dua jam saja .Tidak sia sia dia di bayar mahal oleh perusahaan.
Terakhir kali Hari Ginanjar mengirim kan sejumlah dana untuk Yana,jadi tidak sulit untuk mengetahui data dirinya dari universitas.Bahkan itu no telpon pribadi nya.
"Tuan ini berkas yang tuan minta" kata asisten yang lulusan universitas luar negeri.Dia batu bekerja di sini enam bulan saja tapi kinerjanya sudah bisa di acungi jempol. Cepat tanggap dan tidak kenal lelah.Awalnya dia adalah calon mantu yang dia pikirkan.
"Baik, bawakan kesini "katanya,dia sedang berdiri di dinding yang sepenuhnya terbuat dari bahan kaca tebal.Dari sini dia bisa melihat semua keadaan di luar dengan jelas.Sang asisten menyerah kan berkas yang di terima oleh Hari Ginanjar .
"Apa ada perintah lagi tuan?" katanya sopan.Hari menggeleng,dia belum perlu apa apa sekarang.Dia Hanya ingin membaca berkas dan merenungkan siapa dalang di balik ide pencemaran nama baik putri nya itu.
"Tidak ada, pergilah" katanya lagi.
Asisten itu pergi tanpa di suruh dua meninggal kan hari sendirian di ruangan itu.
Setelah asisten nya pergi,berkas di buka dan di baca oleh Hari dengan serius.
Tapi dia terkejut membaca nama panjang gadis itu."Hariyana Ginanjar, bagaimana bisa?"
Tiba-tiba saja dada nya terasa sakit sekali.Dia menjadi sulit bernafas.Pikirannya jadi kosong dan dunia seperti nya mulai berputar putar.
Hari jatuh ke lantai ,dia semakin sulit bernafas . Hari memiliki penyakit jantung dia tidak bisa menerima tekanan.
Dengan susah payah dia berusaha bangkit dan merangkak ke arah meja kerjanya.Dia harus menemukan di dalam laci anda obat khusus untuk penyakit jantung yang dia derita.
Kedengarannya itu mudah sekali, tapi kenyataannya terlalu sulit untuk dilakukan.Dia tidak punya tenaga hanya untuk sekedar berdiri.
__ADS_1
Untungnya dia bisa menarik kursi yang tidak jauh dari tempat dia jatuh.Kursi itu di tarik tapi di pukul dengan keras berkali kali.
Tong..tong..Tong..
Asisten nya ada di depan pintu masuk,dia sedang mengerjakan sesuatu di sana.Segera saja telinga nya menangkap suara berbisik yang tidak bisa di jelaskan.
Jika tuan hari memangilnya ada bel kecil di meja.Atau ni saja dengan menekan no khusus di telpon kantor.Jadi dia tidak yakin ini adalah panggilan untuk nya selaku asisten pribadi.
Tapi suara suara itu belum berhenti dan dia sedikit ragu.Akhirnya dia mencoba mencari tahu apakah tuan hari memerlukan dirinya untuk perintah pekerjaan.
Begitu pintu di buka,dia terkejut dan bergegas menuju ke arah Hari selaku presdir perusahaan Ginanjar tapi dia ingat dengan obat di laci.
Sebagai seorang asisten dia juga tahu jika Presdir nya memiliki riwayat penyakit jantung.Obatnya selalu siap di dalam laci jika dia sedang di kantor.
Tanpa banyak berpikir dia mencari obatnya terlebih dulu sebelum dia pergi ke hari yang mengalami serangan jantung .
Hari tidak menolak obat yang di kirimkan oleh asisten nya.Dia menelan nya dengan cepat.Berharapa sakit yang menekan dadanya itu segera berkurang.
Dia di bawa untuk berbaring di shopa kantor agar nyaman.Asisten menelpon dokter pribadi dengan cepat.
Setengah jam kemudian dokter pribadi itu tiba dan segera menangani Hari Ginanjar dengan cekatan.
"Tuan hari harus di bawa ke rumah sakit"kata dokter yang langsung meminta di bawa ke rumah sakit terdekat.
Hanya dalam satu jam saja hari sudah tiba di ruang UGD. Dia segera ditangani oleh pihak rumah sakit dengan cepat karena penyakitnya agak mengkhawatirkan.
Hari sendiri sebenarnya masih sadar saat dia dilarikan ke ruang UGD. Sampai detik-detik itu dia masih memikirkan tentang nama yang sama dengan seseorang yang dia tidak pernah bisa melupakannya.
dia sama sekali tidak pernah melupakan sosok itu malah dia sangat merindukannya sampai detik ini.
Ada kerinduan yang mendalam,tapi ada juga kebencian yang sama dan rasa bersalah yang teramat sangat atas kejadian yang terjadi bertahun-tahun yang lalu.
Tapi bukankah gadis itu sudah mati hari itu. Dia bahkan sudah melihat mayatnya yang terbujur kaku saat itu.
Lalu siapa kan hariyana Ginanjar yang saat ini belajar di universitas yang sama dengan shiyana itu.
Hari semakin sesak setiap kali dia memikirkannya.Para dokter sangat Kewalahan menangani Hari Ginanjar di meja pesakitan.
Obat yang diberikan kepadanya seperti ditolak oleh tubuhnya sendiri. makanya juga menolak untuk menutup seakan-akan dia ingin melihat seseorang yang sangat dia rindukan.
Hampir tiga para dokter bekerja keras untuk menangani hari Ginanjar yang terserang penyakit jantung secara tiba-tiba.
Untungnya semua usaha itu berhasil dan kerja keras para dokter tidak sia sia. Akhirnya hari sudah bisa stabil lagi .Hari Ginanjar tertidur setelah perjuangan yang panjang itu .
Sementara itu Shiyana yang mendapatkan kabar dari asisten papanya. Malah menganggap semua yang terjadi itu adalah hal yang biasa saja.
Papanya itu sudah beberapa kali masuk ke ruang UGD . Tapi tidak terjadi sesuatu setelah itu. Jadi dia tidak perlu khawatir malah berpikir positif jika papanya itu akan diselamatkan seperti sebelumnya.
Walaupun kabar yang dia dapatkan itu tidak menyenangkan. Karena dia menganggap itu biasa jadi dia pergi bersenang-senang dengan teman-temannya seperti yang dia janjikan sebelumnya.
Dia dan tiga sahabat yang selalu mengikuti jejak langkahnya ini. Pergi menonton bioskop .Meskipun film yang diputar adalah film yang sudah beberapa kali mereka tonton .Tujuan sebenarnya pergi menonton film hanyalah untuk berburu pria tampan.
Banyak pria tanpa di bar dan di klub.Tapi menemukan mereka di bioskop dan mall adalah hal baru dari geng ini.
semua dilakukan hanya semata-mata demi kesenangan dan murni hanya untuk menghabiskan waktu.
Setelah puas bermain di bioskop, mereka berempat pindah ke restoran mahal .Mereka juga tidak segan-segan memesan menu andalan restoran .Masalah uang sudah teratasi ,jadi apa yang ditakutkan oleh shiyana Ginanjar.
Papa nya tidak mungkin mati dengan mudahnya.
__ADS_1
Jika dia mati pun tidak ada yang dirugikan oleh shiyana. Dia masih bisa mendapatkan fee dari saham-saham yang dimiliki oleh papanya Itu . Yang tentu saja jatuh ke dalam pangkuannya sebagai putri satu satu nya.Dia hanya perlu mengambil uang setiap bulan dan pergi bersenang-senang setiap hari. Bukankah ini hidup yang memang diinginkan oleh banyak orang.