
Selain Jhonatan aldelis ,data mengenai Gia juga tiba di meja pesakitan hari Ginanjar.
Asisten muda nya meneliti dari arah yang berbeda.Hari percaya jika identitas Yana adalah identitas asli Putri nya yang sudah meninggal.
Putrinya meninggal dengan cara tragis, tapi namanya di pakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Assisten menelusuri jejak nya.Di mana dia bersekolah dari SD sampai kuliah dengan identitas palsu.
"Gia putri ya, apa kau sudah menelusuri masa kecilnya, siapa orang tua dan sebagainya"
"Tuan hari,di katakan Gia putri lahir dari orang tua dari pedesaan.Mereka mengalami kecelakaan maut dan gia kecil di simpan di panti asuhan . Sayangnya tidak di tulis nama panti asuhan yang terkait.Kemudian dia di adopsi oleh seorang wanita yang berprofesi sebagai mucikari" kata asisten itu.
"Mengenai identitas palsu, banyak orang yang melakukan ini.Nona Gia berkeinginan untuk pergi ke sekolah tapi ibu adopsi nya tidak mau dia malu jadi memilih beberapa identitas secara acak" sambung si asisten lagi.
Keahlian nya dalam mencari informasi sangat mengagumkan, hanya saja dia melewati beberapa detail tentang Yana di masa lalu. Jika.saja dia menemukan nya tepat waktu, mungkin kisah ini akan berubah.
"kelompok yang menjual identitas palsu pernah di tangkap beberapa tahun yang lalu.Ada pihak pihak yang bekerja sama dengan mereka mencari anak anak yang sudah mati.Mereka mengakui ada ratusan orang yang membeli identitas palsu yang di gunakan secara resmi.Ada berkas rahasia yang menulis secara detil tentang penjualan identitas ini" asisten membaca kan hasil penelusuran nya dengan bangga.
"Jadi Gia salah satunya?" tanya Hari yang masih berbaring di ranjang pesakitan.Dia bisa pulang besok,tapi sampai sekarang Shiyana masih tidak menanyakan kabar nya.Hati hari semakin dingin saja.
Dia menyayangi orang yang salah.
"Ya tuan,bukan kebetulan jika dia adalah salah satu anak yang mendapat kan tawaran itu pada tahun yang sama"
"Tentang pemilihan identitas, apakah ini terjadi secara acak?" Hari tanpa sadar mengharap ada keajaiban yang terjadi.
Dia merasa ada yang aneh pada tahun mayat itu sudah tidak bisa dikenali pada saat dia pergi melihat nya di rumah sakit.Hanya ada pakai dan aksesoris saja sebagai tanda pengenal sekarang dia sangat berharap dia salah kira.
"Modus operandi kelompok ini sangat licin.Mereka akan membawa sejumlah identitas untuk di pilih.s
Saat itulah nona Gia memilih hariyana Ginanjar sebagai indentitas nya"
Jadi dia memilihnya sendiri, apakah wajar jika hari ingin bertanya padanya. Mengapa identitas itu yang dipilih tapi tidak dengan identitas yang lain .
Akhirnya Hari hanya bisa menertawakan dirinya sendiri. Betapa bodoh nya dia sekarang. Jika putrinya berhasil selamat dalam kekacauan itu, bagaimana mungkin dia akan menjadi seperti ini. Putrinya adalah putri keberuntungan.
Jika dipikir lagi identitas sebenarnya,Gia putri sangatlah tidak mungkin untuk menjadi putrinya yang hilang .Mereka sangat jauh berbeda.
Ingat saja ketika saat pertama kali mereka bertubrukan di toilet universitas. Wajahnya mengandung kebencian yang amat sangat . Terlihat Sseperti dia membencinya layaknya melihat seorang musuh bebuyutan.
Padahal itulah pertama kalinya dia melihat gadis itu. Kebencian apa yang dia punya pada gadis itu.
Satu kali mereka sempat berjabat tangan di pentas untuk menerima beasiswa yang hari berikan. Tapi lihat saja gadis itu yang tidak memasang wajah baik padahal dia sedang diberikan rezeki yang tidak terduga.
Meskipun shiyana terkadang sulit diatur. Tapi dia benar dengan satu hal. Gadis itu tidak biasa dan berpikir buruk pada orang lain.
Sekarang terbukti apa yang shiyana takut kan.Gadis ini adalah penipu besar .Dia bahkan bukan gadis culun yang polos dari perdesaan bagaimana bisa menyembunyikan perilaku asli nya.Dari gadis nakal yang mengumbar tubuhnya ke mana mana, berubahnya menjadi gadis baik-baik yang bahkan tidak akan tahan untuk memijat semut.
" tuan nona shi tadi mengabari jika dia membutuhkan dana tambahan minggu ini. katanya ada tour ke perkemahan"
" berapa banyak yang dia minta kali ini?" tanya hari ginanjar pada asistennya .
"menurutnya 50 juta cukup tuan"
"Lima puluh juta hanya untuk pergi camping?"
"ya tuan"
" Tahan dulu uangnya, nanti jika dia menghubungi mu lagi, bilang saja aku belum terlalu sehat untuk mengurus keuangan. Tunggu saja papanya ini keluar dari rumah sakit sebelum dia ingin meminta uang lagi" katanya acuh tak acuh.
Ada sedikit sinar penyesalan di mata tuanya itu .Entah apa yang dipikirkan saat ini .Hanya saja sebagai seorang asisten dia hanya berkewajiban untuk melakukan apa yang diperintahkan jadi dia setuju dengan itu.
__ADS_1
Baru saja keluar dari kamar VIP, Telepon seluler di sakunya berbunyi lagi.Mata asisten menjadi gelap melihat nama si pemanggil.
Dia menjawabnya dengan enggan.
"Halo Nina Shi?"
("kenapa aku belum melihat pengirim yang aku minta hah?")
"Maaf nona,tuan Hari belum bangun .Saya belum bisa mengabarkan nya"
(" dasar asisten busuk, pergi kirim kan aku uang!")
"Maaf nona,saya hanya asisten kecil,sama sekali tidak punya akses ke rekening tuan Hari. Tanpa surat kuasa nya saya tidak bisa mengeluarkan dana seperti yang Nona minta"
("omong kosong kau, biasanya kau bisa atasi ini kan.Cepat lah aku butuh uang .Jika tidak bilang sama papa terbit kan aku kartu kredit.Jadi nggak bolak balik seperti ini ")
"Nona Shi,ada baiknya nona menghubungi tuan Hari secara langsung" asisten itu mendengus di dalam hati kecilnya.Padahal dulunya tuan hari memang berniat untuk memberikan dia sebuah kartu kredit yang bisa dia pakai untuk berbelanja. Hanya saja saat itu nona shi benar-benar menolaknya. Dia bilang dia hanya menginginkan kartu kredit unlimited. jika tidak menggunakan kartu khusus itu maka dia tidak mau menerima kartu kredit lain.
Anehnya dia tidak menginginkan uang dengan cara transfer melainkan dengan cek yang sebenarnya lebih ribet.
Sekarang dia malah berubah pikiran dan menginginkan uang dalam cara apapun. Tidak menolak transperan bahkan menginginkan sebuah kartu kredit pula. Apakah matahari terbit dari barat.
(" jika aku bisa menghubungi papa, apakah aku akan menyusahkan mu seperti ini .Dasar asisten bodoh , percuma saja kau tamatan dari luar negeri jika mengurus ini saja tidak becus")
"Maaf nona, sekali lagi ini bukan wewenang saya"
("dasar asisten yang tidak berguna,nanti aku minta papa untuk memecat mu.Kerja begitu aja nggak becus apa lagi yang lain ")
Asisten menjauh HP dari telinga nya.Dia tau jika sudah begini, shiyana pasti akan berbicara panjang lebar dan mengutuk orang di sana sini.Biarkan saja dia bicara sendiri.
Sesungguhnya assisten bersyukur jika shiyana di geser dari kepemilikan saham mayoritas .Jika tidak ketika tuan hari meninggal,maka perusahaan akan bangkrut dalam sekejap.
Shiyana berani mengutuk pegawai seperti dia,ini hanya karena dia berpikir semuanya akan jatuh di tangan dia.
"Nona Shi,maaf saya harus pergi ,masih ada banyak pekerjaan lagi" kata asisten memotong pembicaraan shiyana.
("Kamu mau menghindar ya,kamu...)
Tut....Tut...Tut...
Asisten sangat kesal jadi dia berani memutuskan hubungan telepon itu . Siapa takut di pecat,dia bekerja untuk tuan Hari bukan untuk nona shi.
Jika suatu hari dia di haruskan bekerja di bawah nona Shi.Dia tidak Kana mau pergi.Dengan atasan seperti itu,lebih baik nggagur di rumah.
Shiyana sekarang sedang ada di kamarnya.Dia butuh uang sekarang.
Kemarin dia bertemu dengan dua lelaki di bar tempat biasa dia nongkrong.
Dua pria ini awalnya baik baik aja.Shiyana mengalami malam malam panas bertiga.Dia cukup puas dan hubungan ini terjadi atas suka sama suka.
Karena perawatan yang bagus, shiyana terus bertemu dengan kedua nya beberapa malam lagi.Suapa yang tau jika kebersamaan nya malam itu sebenarnya di rekam.
Sekarang mereka memerasnya dengan sejumlah uang.Jika tidak di serahkan,Vidio akan di sebar luaskan di internet.
Bagaimana Shiyana bisa berdamai begini.
Sudah beberapa kali dia menghirup hubungi papanya tapi telepon tidak pernah diangkat kemungkinan besar apa-apanya itu sedang istirahat dan tidak menyadari jika dia sedang menghubunginya.
Mana dia tahu jika sebenarnya papa Hari , melihat tapi tidak pernah ingin mengangkat panggilan darinya. Karena Hari tahu jika panggilan itu sebenarnya hanya berujung pada uang.
Meskipun ini hanya tebakan saja. Tapi kabar yang disampaikan oleh asistennya tadi. Jelas membenarkan tebakan nya itu. Putrinya shiyana Ginanjar ,tidak menghubunginya karena khawatir akan kesehatan papanya. Melain kan untuk meminta tambahan uang lagi.
__ADS_1
Shiyana berjalan memutar ranjang nya seraya berpikir bagaimana cara nya untuk mendapatkan uang dua ratus juta dalam semalam.
Sejak dulu dia memang ingin terkenal dan dikenal oleh banyak orang. Tapi tidak dengan cara seperti ini juga kan.Bagaimana jika video ini ditonton oleh calon ibu mertua masa depannya. Bukankah semua yang diperhitungkan nya akan menjadi gagal total nantinya.
Tut...Tut .. Tut.
Panggilan dari pengecut itu rupanya. Shiyana menyesal sudah mengenali mereka pada malam itu. Seandainya dia tidak pernah ber bertemu mereka berdua .Dia pasti tidak akan terjebak begini.
Tapi mau bagaimana lagi, layanan mereka memang sangat luar biasa memabukkan dan dia menginginkannya lagi dan lagi.
Mau tak mau shiyana mengutuk dirinya sendiri .Mengapa dia begitu sensitif dan begitu cepat terlena dengan sentuhan laki-laki.
Sudah lama dia melakukan hal ini di belakang papanya. Tapi baru sekarang dia bertemu dengan dua lelaki yang tidak tahu malu seperti mereka.
Walau bagaimanapun dia jelas sudah memberikan mereka kepuasan yang setimpal.Lalu mengapa mereka masih tidak puas dan menginginkan uang darinya lagi.
Shiyana gugup dan panggilan itu terus menerus berbunyi tanpa henti.
"Ha halo.."
(" hai sayang kenapa kuku apa kau mau satu putaran lagi,Hem.Hahahaha")
" Sialan kau david ,aku tidak menyangka kau bisa berlaku curang seperti ini,berikan aku Vidio nya,oke"pinta shi menghiba , belum pernah dia di hina seperti ini.Dia perlu merendah kan diri di depan mereka ,Najis.
Kenikmatan yang mereka suguhkan dulu. Tidak seimbang dengan ancaman yang menakutkan ini.
(" sabar sayang ku,jangan terburu-buru begitu.Aku akan memberikanmu vidionya. Yang penting kau berikan aku uang untuk minum minum malam ini") ada suara tawa yang teredam di seberang sana.Ada juga suara gadis gadis.shi bisa mengira jika mereka sekarang sedang bersenang-senang di klub yang entah di mana itu.Dia geram sekali, mereka tidak kuasa dengan diri nya sekarang masih memeras uang dari nya.Ini di gunakan untuk meraka main dengan pelacur jalanan.
Apa mereka pikir status seorang Shiyana ginanjar ,sama seperti wanita-wanita yang akan mereka jamah malam ini di tempat kotor itu.
Pergi dan banding kan lah.
Setelah itu kalian kan tau bedanya.Sekarang shiyana harus mau merendahkan diri demi Vidio jelek itu.Sialan...
" Aku tidak punya uang sekarang, aku tidak bohong papa hanya akan mengirimkan aku satu bulan sekali tidak lebih" kata shiyana serius.Dia tidak bohong,qpapanya memang sedang ada di rumah sakit sekarang.
Seharusnya dia hanya perlu meminta asisten bodoh itu untuk memvideo kan kondisi papanya di rumah sakit. Ini mungkin bisa menjadi agar dua racun itu mau mengulur waktu nya lagi.
(" aku tidak mau tahu ya sayang. Saat ini kami sedang minum di bar. aku tidak punya uang untuk membayarnya kembali, pikirkan caranya sendiri") kata David lagi.
" itu salahmu sendiri kan, pergi ke bar tanpa uang di tangan. Mengapa kau mau meminta uang dariku, apa salahku padamu hah?" kata shiyana yang hampir menangis di ranjang nya.
Dai menyesal sekarang,otak nya buntu .Siapa yang bisa menolongnya kali ini.Teman teman nya pasti tidak akan mau meminjamkan dia uang. bahkan jika teman-temannya ini sampai tahu dia diancam karena masalah terlarang pasti dia akan dikecam dan diketawain seumur hidup di universitas.
Di mana dia bisa meletakkan wajah cantiknya ini sekarang .Jika Vidio itu tersebar dan menjadi viral di mana-mana.
Shiyana benar benar menangis sekarang.Dia menyesali nya sangat menyesal.Jika waktu bisa di putar lagi.Dia pasti tidak mau bertemu dengan mereka berdua.Tidak akan pernah lagi.
(",uhh jangan menangis cantik, kami tidak sengaja,hanya kami sedang butuh uang,oke.Dua ratus juta apalah artinya buat kau kan, ayolah')
"Papa ku sedang sakit sekarang, beri Aku waktu lagi,satu bulan lagi,oke?" kata shiyana memohon.Awal bulan Dana nya kan di kirim lagi.Dia akan memohon uang tambahan lagi pada papa yang pelit itu.
("Baik, Aku beri kau dua minggu,jika tidak tunggu saja lah untuk terkenal hahahaha") ancam pria itu lagi.Dua minggu belum cukup.Dia perlu lebih banyak waktu untuk memenuhinya.
"Tidak ,satu bulan oke,satu bulan"
Tut..Tut..Tut..
Telepon di putus kan, shiyana langsung histeris dan jatuh di ranjang nya.
Bagaimana ini,apa yang harus dia lakukan sekarang.Papa sakit dan tidak bisa di hubungin.Asisten sialan itu sangat bodoh dan tidak penurut.
__ADS_1
Huhuhuhuh