Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
Amarah Liliana


__ADS_3

Pesawat terbang dari Paris mendarat setengah jam yang lalu.Ada banyak penumpang yang turun dan pergi mencari taksi.


Seorang wanita yang tidak bisa di katakan tua, berdiri dengan koper kecil di bawah kakinya.


Dia memiliki wajah kecil dengan bentuk oval.Dengan baju kaos lengan pendek dan rok panjang berwarna biru,dia tampak berbeda dari wanita lain.


Apalagi dengan bola mata yang berwarna biru laut.


Rambut nya di potong sebahu,dia tampak lebih muda dari usia aslinya.Dia lah liliana.


Berkali kali dia melihat jam tangannya.Untung saja hari belum terlalu siang.Jadi tidak begitu panas.


Tak lama kemudian, sebuah mobil Mercedes Benz tiba dan berhenti di depannya.


Seorang pria muda buru buru turun dari mobil dan datang menuju Liliana dengan wajah malu-malu. Dia berkata " maaf nyonya ,saya terlambat tadi .lagi ngurusin beberapa hal dengan Tuan Hary "


Liliana merasa jengah dengannya tapi dia juga mengerti , bagaimana sulit nya melayani Hary .lagi pula dia tidak memiliki masalah lagi dengan nya.


Tanpa berpikir panjang, Liliana langsung masuk ke dalam mobil dan meminta asisten Rudi untuk pergi ke rumah sakit bertemu langsung dengan Hary yang saat ini dalam masa pemulihan


Tentu saja Hary tidak mengetahui jika saat ini mantan istri yang dia katakan sudah meninggal dunia ini. Akan kembali membuat masalah baru untuknya.


"Di mana anak itu?"


"Saya tidak tahu nyonya setelah kejadian hari itu dia langsung menghilang tanpa diketahui namun ada kabar Jika dia adalah istri yang baru dinikahi oleh Jonathan aldous Aku sedang melacaknya tapi kehilangan jejak juga"


"Paling tidak kau sudah berusaha dan melakukan tugasmu dengan bagus" kata Liliana pada asisten Rudi.


Hary sama sekali tidak mengetahui jika sebenarnya Rudi adalah kaki tangan Liliana .Meskipun dia pergi ke luar negeri untuk memulihkan kondisinya. Sebenarnya dia tidak akan pernah melepaskan Ginanjar group begitu saja.Apalagi dia memiliki banyak saham di Ginanjar group.


Salam hati ,Liliana mengatakan jika putrinya belumlah meninggal .Dia hanya mengalami satu hal sehingga anak itu tidak pernah tidak bisa kembali.


Selama bertahun-tahun, harapan itu tidak pernah padam.Bukan tidak ada yang pernah jatuh cinta dengan liliana.Namun Yana adalah putri yang membuat dia trauma menjalani kehidupan yang di sebutkan dengan pernikahan.


Semua pria baik di awal ,namun mereka menunjukkan wajah asli nya setelah menikah.


Setelah Liliana memulihkan kesehatannya di Jepang. Dia kembali membuat prestise sendiri di dunia usaha. Meskipun dengan nama dan identitas berbeda.


Meskipun begitu Ginanjar group adalah milik heriana Ginanjar yang dia yakini satu hari akan datang muncul di permukaan.


Liliana menerima video yang viral dari asisten Rudi Hal pertama yang dia lihat adalah detak jantungnya yang tiba-tiba menjadi tidak menentu.


Hanya Hary bodoh yang tidak bisa melihat perubahan wajah Yana kecil menjadi Yana yang dewasa.


Teknologi zaman sekarang begitu pintar dan canggih. Demi untuk mencari si buah hati .Liliana sudah menyewa beberapa orang berbakat.


Dengan teknologi ini, orang bisa menebak wajah anak kecil bisa berubah menjadi apa ketika mereka berusia dewasa.


Wajah gadis yang sedang marah di podium saat itu. Mirip sekali dengan wajah yang ditampilkan oleh para jenius yang dia sewa.


Sebab itulah dia kembali ke Indonesia untuk melihat dan mencari kebenarannya.


Harapan itu tetap ada selagi nyawa masih di badan.


Ketika Liliana melihat video itu. Liliana langsung menangis dan yakin jika gadis itu memanglah Putri yang telah hilang selama bertahun-tahun.


Segera saja Liliana berselancar ke dunia maya. Untuk mencari tahu siapakah hariyana Ginanjar ini.


Gadis yang benar-benar mirip putrinya.Dia juga memakai nama yang sama. Namun kenapa Hary tidak mengenali darah dagingnya sendiri.


Setelah mengetik nama hariyana Ginanjar . Yang tampil adalah sosok lain. Ini adalah Gia seorang penari di klub malam yang digadang-gadang kan sudah menikah dengan seorang CEO muda dari keluarga aldelis.


"Pelacur hebat yang menggaet pemuda kaya"


Dari judulnya saja sudah membuat darah Liliyana mendidih.


Apakah ini nasib putrinya yang hilang. Tidak ada yang baik jika seorang gadis diculik.


Liliana pernah berpikir Yana pasti bernasib baik ,dia mungkin bisa menemukan sebuah keluarga yang menampungnya dan memberinya pendidikan yang layak.


Dia sama sekali tidak berpikir jika putrinya ini mengalami nasib tragis seperti ini.Hal ini membuat dia semakin membenci sosok Hary ginanjar yang telah merubah intan menjadi pasir di mata orang banyak.


"nyonya yang sudah menyelamatkan saya dan Jika benar Nona itu adalah putri yang asli maka saya merasa ini setimpal kata asisten Rudy.


Asisten Rudi awalnya adalah seorang anak yatim piatu. Di sebuah panti asuhan di ibukota.

__ADS_1


Saat Liliana berkeliling kota mencari putrinya yang hilang.Dia bertemu Rudi dan melihat bahwa anak ini begitu menjanjikan.


Sebab itulah dia membayar semua pendidikannya dari SMP sampailah Rudi kuliah.


Liliana tidak menginginkan bayaran atas semua hal yang dia lakukan untuk Rudi.


Tapi Judi adalah sosok pria yang tahu berterima kasih. Dia juga mengetahui masalah dalam keluarga Ginanjar dari mulut Liliana sendiri yang dia panggil dengan nyonya.


Setelah lulus kuliah, sebenarnya Rudi mendapat tawaran bagus dari berbagai perusahaan.Dia lulus dengan nilai yang memuaskan.


Tapi Rudi lebih memilih bekerja di Ginanjar group demi menjadi informasi bagi nyonya Liliyana sebagai bentuk terima kasihnya.


Beberapa hal tentang Heri Ginanjar kerap dilaporkan langsung kepada nyonya Liliana.


Masalah menyangkut shi itu ,bukan menjadi urusannya. Nyonya Liliana juga tidak pernah bertanya.


Adapun masalah Tuan Hary yang menyelidiki Hariyana Ginanjar saat itu. Dia juga tidak melaporkannya.


Karena dia pikir ini hanyalah masalah tentang pertengkaran para gadis yang memperebutkan cinta seorang pria.


Tapi siapa sangka masalah ini akan menjadi panas dan menjadi viral di dunia maya hanya dalam waktu beberapa jam saja.


Melihat situasi menjurus ke arah kebenaran yang ditutup-tutupi Asisten Hary ini segera melaporkan masalah ini pada nyonya Liliana.


Rudi sama sekali tidak menyangka jika video yang dia kirimkan ini.


Mendapat tanggapan cepat dari nyonya Liliana sendiri.


Buktinya nyonya Liliana langsung membeli tiket dan kembali ke Indonesia .Padahal dia sudah tidak kembali bertahun-tahun lamanya.


Setelah itu tidak ada lagi perbincangan di antara mereka. Mobil melaju kencang ke arah rumah sakit di mana saat ini Heri Ginanjar berada.


Sekaligus rumah sakit di mana hariyana Ginanjar berada.


Liliana langsung turun dan pergi sendiri ke kamar yang disebutkan oleh Rudi padanya tadi.


Dia tidak sabar untuk membelah isi otak Heri. Apa sebenarnya yang ada di dalam sana. Kenapa dia tidak bisa berpikir dan melihat kondisi dengan jernih.


Asisten Rudi tidak bisa mengejar Liliana yang berlari cepat.nyonya tua itu sebenarnya masih begitu energik apalagi jika menyangkut hal-hal mengenai Yana.


Liliana yang berlari sama sekali tidak mengetahui. Jika dia sebenarnya melewati sebuah pintu di mana orang yang dia cari bertahun-tahun berada.


Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Liliana langsung membuka pintu dengan suara keras.


Hary yang sedang memejamkan matanya tersentak dan menoleh ke arah pintu.


Matanya langsung melotot melihat siapa yang berdiri di sana.


"Lily" panggilnya.


Tiba-tiba Hary Ginanjar merasa gembira melihat Liliana yang datang untuk melihatnya.


Setelah bertahun-tahun berlalu. Sekarang Liliana berinisiatif untuk menjenguknya di rumah sakit.


Ini artinya Liliana sama sekali tidak pernah melupakan dia di hati nya.


Hary segera memasang senyum lebar.Matanya menatap Liliana dengan pandangan penuh cinta.


Tapi balasan yang dia harapkan tidak pernah datang.


Liliana yang datang mendekat malah menampar Hary dengan keras. Jika saja Hary tidak sedang di ranjang pesakitan seperti ini. Mungkin Liliana benar-benar akan mencekiknya sampai mati.


"Lili, setelah bertahun-tahun kau belum juga menghilangkan rasa marah-mu.Jadi apa maksud kedatanganmu kali ini?" tanya Heri dengan heran.


Dia sedang sakit lho.


"Mana dia,mana Yana hah?"Tanya Liliana dengan kesal.


"Yana? Ada apa denganmu Lili? Bukankah putri kita sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Apa kau sudah lupa ?"tanyanya heran.


luka yang sudah dia berikan pada Lily memang benar-benar tidak termaafkan. Namun Hary masih menyimpan sedikit harapan untuk itu.


Sekarang Lili kembali lagi . Kenapa hal pertama yang dia tanya kan padanya adalah yana.


Bukankah anak itu sudah lama meninggal dunia .Kematiannya adalah penyebab putusnya hubungan Liliana dan hary Ginanjar.

__ADS_1


"Kau bodoh Heri ,Bukankah gadis yang datang di depanmu itu adalah Yana, putri kita? kenapa kau sama sekali tidak bisa membedakannya? Apakah sinar sudah membuat matamu buta?"tanya Lili lagi bertubi tubi.


"Aku sama sekali tidak berpikir jika kau juga tertipu dengan Ini Lili .dia bukanlah putri kita. Yana kita sudah meninggal dunia .Kau harus ingat itu"


"Yana adalah anak baik penurut dan ramah tapi dia adalah kebalikan dari anak kita. bagaimana bisa kau berpikir jika dia adalah Yana?"


"kebaikan apa yang dia punya Hary? Setelah mengalami penderitaan begitu kejam.Semua penderitaan itu adalah perbuatanmu, jasa baikmu. Apa kau sama sekali tidak melihat kebencian yang ada di matanya saat itu?"tanya lili yang membuat Hary mulai tergerak.


"Yana membencimu Hary. Dia membencimu sampai ke tulang,hiks..hiks..Dia pasti menyalahkanmu atas semua penderitaan yang sudah dia alami selama beberapa tahun ini" mata Lili putus putus.


"Yana ku yang dulu lembut dan baik. Sekarang berubah menjadi begitu membenci dunia. Ini semua karena kau Hary. kau tidak punya hati nurani sama sekali.Hiks.. aku menyesal sudah menikahimu dulu. Andai saja aku tidak menikah maka semua bencana ini mungkin tidak akan pernah terjadi"


Liliana menangis tersedu-sedu sampai dia tidak berpikir untuk duduk lagi di sofa.


Dia begitu marah dan memukul Hary yang masih terbaring dalam posisi infusnya masih di tangan.


jika pun Hary mati saat ini, tidak ada yang dia takutkan.


"Hary ,kenapa kau begitu bodoh Heri.Oh tidak, bukan kau yang bodoh hiks...hiks.. tapi aku yang bodoh. Kenapa aku ingin menikahimu saat itu. Ya Tuhan, jika waktu bisa diputar lagi. Aku akan menolak untuk menikahimu Hary. Hari aku menikahimu adalah hari terburuk dalam hidup ku" kata Lili yang tidak lagi bersikap anggun.


Hary tidak bisa percaya begitu saja dengan spekulasi yang dibuat oleh mantan istrinya ini Yana sudah benar-benar mati jika pun dia masih hidup tidak mungkin dia menjadi sosok seperti itu.


Tapi benarkah demikian.


Hary samar-samar mengingat kata demi kata dan perilaku apa yang Yana buat setiap kali mereka berhadapan.


"Aku jadi begini, Ini semua karenamu Hary ini adalah salahmu"kata Yana saat itu.


Satu waktu Yana berinisiatif memeluknya dan memanggilnya dengan sebutan Daddy. Sebenarnya panggilan itu sama sekali tidak membuat Hary jijik .


Dia jelas merasakan ada nada yang penuh kerinduan setiap kali Yana menyebutkan kata itu.


Apakah Liliana benar?


Apakah Yana itu sebenarnya adalah Putri nya yang sudah mati.


"ceritakan padaku Hary, ceritakan bagaimana kau bertemu dengannya.


Apa yang dia lakukan padamu. Apakah dia mengatakan jika kau adalah papanya?"tanya Liliana setengah memohon.


"tidak sama sekali Lili, dia tidak mengatakannya .Hari itu dia meminta aku menikahkannya sebagai wali " kata hary pelan.


Sekarang hary mulai meragukan dirinya sendiri. Apakah Yana mengenalinya sebagai ayah kandung sehingga dia memintanya menjadi wali nikah saat itu.


"Dia memintamu menjadi wali nikahnya.Apa kau tidak berpikir kenapa dia melakukan itu?"tanya Liliana.


" Hary Hary Hary ,Kenapa kau begitu bodoh !!" pekik Liliana.


"dia tidak mungkin putri kita Lili .Dia.. dia adalah gadis yang berbeda .Hari itu dia menamparku bahkan meludahiku ketika aku bertanya tentang identitasnya. Kau tahu Lili.dia bahkan dengan arogan memberikan aku rambut yang dia potong sendiri dan berkata ,cari tahu siapa aku .Saat itu aku begitu marah dan tidak bisa berpikir apa-apa.


Tapi percayalah padaku ini. dia bukan putri kita. Dia adalah orang lain orang yang egois dan kurang ajar" kata Hary dengan tegas.


Bagaimana dia bisa melupakan hari di mana dia ditampar dan diludahi oleh gadis yang tidak dia kenal.Tapi itu adalah awal dari penderitaan gadis tersebut.


Hary pikir dia benar tapi dia terkejut ketika tiba-tiba Liliana tertawa dan tersedak juga menangis di saat yang sama.


"lili "panggil nya.


"Hahaha hary, jika aku bisa ,aku ingin memotong kepalamu dan ingin lihat apakah ada sampah di dalamnya" Hary terkejut dengan perubahan Lili yang kembali bermartabat.Dia bahkan tersenyum lebar.


"Apa kau tidak pernah berpikir. Kenapa dia memberikan rambutnya padamu Hary?"


" mungkin dia ingin kau membuat perbandingan DNA dan mencari tahu apakah dia Hariyana Ginanjar yang asli atau tidak?" tanya Lili yang mulai bangkit.


"Lili apa ku pikir begitu?"


"tadinya aku tidak yakin Heri tapi setelah kau mengatakan ini aku jadi yakin 100% tidak perlu mengadakan perbandingan DNA itu adalah putriku heriana Ginanjar dia dengan susah payah mengambil lagi identitas aslinya untuk bisa kembali ke sisi kami tapi apa yang kau buat Heri kau lagi-lagi mengecewakanku"


"di dalam hatimu tidak ada aku ataupun Yana.itu hanyalah Victor dan sinar .Mereka berdua adalah orang-orang penting bagimu"Liliana pergi menuju pintu setelah dia berkata begitu.


Tapi Hary segera berteriak untuk menghentikannya.


"tidak Lili ,kau adalah orang penting dan yana juga penting. Kau tahu bagaimana menderitanya aku kehilangan dia. Aku menderita sama seperti kau" sanggah Hary dengan rasa takut.


"jangan lagi ,Jangan pernah kau sebut dia dengan nama dengan menyebut dia adalah putrimu .Yana adalah putriku, bukan putrimu. Putrimu adalah shiyana Ginanjar. gadis kotor dan tidak tahu malu sama seperti ayah kandungnya"

__ADS_1


Lili tidak berpaling, hanya pergi dengan tekad yang jelas.Dia akan mencari Yana.


Tujuan pertama nya adalah Jhonatan aldelis.


__ADS_2