Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
Pertemuan


__ADS_3

Kepergian liliana menyisakan rasa malu bagi keluarga Aldelis.Tidak ada yang menahan Liliana pergi termasuk lah Jhonatan sendiri


Jhonatan tau dia salah dan sekarang dia sudah lebih salah lagi.Ada orang yang tersakiti karena keegoisan nya.


Tak bisa menghubungi Yana, Jhonathan berlari pergi dengan mobilnya.Dia akan mencari Yana dan meminta maaf.


Budi yang di balas dengan kebohongan.


Apa apaan ini.


Mama Jhonatan yang melihat Jhonatan pergi, juga tidak menahan nya.


Dia lah yang ngotot ingin Jhonatan bercerai, sekarang sudah setengah langkah.Tapi kenapa dia masih tidak senang.


"Papa,apa aku salah pah?" tanya nya pelan.


"Yah kita salah bukan hanya kau mah" sebagai seorang suami dia tidak bisa menghentikan lisan istri.Sebagai seorang ayah dia bahkan mendukung Jhonatan dengan pernikahan yang di dasari oleh nafsu.


Betapa salah nya itu.


"Dia dipaksa untuk terjun ke dunia malam.Tapi dia berusaha keras untuk tetap polos dalam kondisi yang tidak mungkin.Pikirksn ma, betapa sulitnya itu "


"Pah,mama salah pah.Mama hanya tidak bisa menahan diri dari gosip di luar sana pah.Perusaahan kita, harga diri kita pah!!" katanya dengan pelan.


Dia mencoba membuat sebuah penyangkalan untuk diri nya sendiri.


"Ya mah, mama memikirkan perusahaan kan.Mama benar tapi. Apa mama pikir Yana menikah untuk uang?" kata papa Jhonathan menghela nafas berat


"Bukankah begitu?"


"Tidak, sebelumnya papa sudah cari tau.Dia bermain saham dan punya banyak uang sebenarnya.Dia tidak memerlukan uang kita untuk menebus dirinya.Hanya saja dia mendapatkan tawaran bagus dari kita.Jadi dia mengambil pekerjaan dengan setengah hati"


Papa Jhonathan mengatakan banyak hal yang Yana lakukan di masa lalu demi mengumpul uang 200 milyar . Saat itu Yana sudah bersiap siap untuk menjual semua nya demi penebusan itu.


Bukti nya sebulan setelah kejadian, saham di tangannya naik lagi dua kali lipat dari harga penebusan nya.


Tanpa mamanya ataupun Hary .


Yana sebenarnya sudah kaya dengan titik peluh nya sendiri.


Dia berjuang dari nol.


Uang dari aldelis di gunakan untuk membuat usaha agar panti asuhan , bisa mandiri sehingga tidak perlu lagi bergantung pada donatur yang bersimpati.


Sekarang sudah ada lebih dari sepuluh restoran , depot isi ulang dan laundry yang di pegang oleh mantan anak anak panti.


Ini sudah merambah ke enam kota.


Lima persen keuntungan pribadi nya, akan langsung masuk ke dana panti asuhan.


Kabar nya Yana juga menarik beberapa panti asuhan lain untuk kerjasama seperti ini.


Anak anak panti asuhan yang membuka tempat usaha.Mereka juga di wajib kan untuk menyerah kan 5 % itu pada panti asal masing-masing.


Ide ini sudah menarik perhatian kalangan menengah dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.


Dari panti untuk panti.


Berapa banyak anak anak panti yang masih pengangguran setelah keluar dari sana.


Berapa banyak panti yang bertahan hidup dari sumbangan para donatur.Dengan yana masalah ini terselesaikan.


Melalui dana tersebut , panti asuhan di dorong untuk membuat usaha sendiri di lingkungan nya.


Namun sampai saat ini belum ada satu surat kabar pun yang meliput ini.


Yana benar benar tidak mencari perhatian dan keuntungan pribadi.


"Jadi mama nya benar.Hati Yana sebersih itu. bagaimana dengan kita.Mama aja beri sumbangan pakai di tulis nama kan?" kata papa Jhonathan yang tersenyum pahit.


Aldelis group memberi sumbangan tapi banyak jurnalis dan kemera di mana mana.Nama mereka di tulis dengan huruf besar di majalah.


Tapi Yana...


Saat pasangan ini menyesali perbuatannya, Liliana pergi ke rumah sakit lagi.


Penderitaan yang di buat oleh Hary pada ibu dan anak tidak bisa di maafkan.


Yana bahkan akan sulit untuk mencuci kekotoran yang sudah terlanjur melekat pada dirinya.


Ini berawal dari papanya sendiri.


Asisten Rudi yang mengemudikan mobil, hanya bisa diam tidak bisa berkomentar.


Baru saja dia membaca surat DNA itu.Nyata memang sudah tidak perlu di ragukan lagi identitas nya.


Rudi sedikit ingin tertawa mengenang Hary yang akan menuntut Yana atas identitas palsu.


Apa jadi nya jika dia tau yang sebenarnya.


Semua orang yang hadir dalam rapat itu mengatakan ada kemiripan tersendiri antara Hary Ginanjar dan Yana. Hanya dalam sekali pandang orang sudah berpikir mereka adalah ayah dan anak.


Tapi kenapa Hary Ginanjar sendiri tidak memiliki keyakinan yang sama .Apakah dia tidak merasakan perbedaan rasa antara anak kandung dan anak angkat.


Kata orang ada hubungan batin yang terjadi jika anda terikat dengan darah.


Rupanya Hary tidak punya itu.


Rudi secara pribadi pernah memikirkan kemungkinan ini dan dia bergerak untuk menyelidikinya secara menyeluruh .


Meskipun saat itu hasil penyelidikan tidak mengarah pada kebenaran seperti sekarang tapi paling tidak. Dia pernah memikirkannya dan berniat untuk menyelidiki.


Kenapa hal yang sama tidak pernah terjadi kepada Harry Ginanjar.


Dia bahkan tidak mencoba mencari tahu apakah ini putrinya atau bukan. Di mata hary ,seorang Yana hanyalah wanita kotor yang menjadi saingan putri angkatnya.


Kenapa bisa semuanya teralihkan begitu mudah di mata Hary Ginanjar. Sementara dirinya adalah sosok yang memiliki kredibilitas tinggi sebagai seorang pemimpin di sebuah perusahaan yang bergengsi.


Mungkin Tuhan sudah menciptakan otak Hery hanya bekerja dalam satu sisi saja.


Tiba-tiba saja Rudi yang selalunya mengidolakan Heri Ginanjar sebagai sosok usahawan yang berhasil .


Merasa Hary Ginanjar tidak layak untuk mendapatkan penghormatan itu


Dari mulut nyonya Liliana pula . Rudi mendapati jika sosok Jonathan juga adalah sosok yang hampir mirip dengan Herry Ginanjar.

__ADS_1


Mereka jelas adalah orang orang yang baik tapi tidak memiliki rasa tanggung jawab dengan orang-orang yang seharusnya.


Ketika Jonathan menikahi yana. Bukankah dia sudah berjanji di mata Allah.Dia akan melindunginya sebaik mungkin.


Tapi pada akhirnya dia jugalah orang yang menjadi pemegang pisau yang membuat hati Yana berdarah.


"nyonya, tadi aku sempat berbincang dengan sopir yang bekerja di keluarga aldelis. Dia menceritakan satu hal yang menurutku tidak pantas tentang nona Yana" kata Jhonathan buka suara.


Liliana yang sejak tadi diam tiba-tiba tertarik mendengar tutur kata Rudi. Dia sedang berpikir ke mana akan mencari putrinya itu.Tapi Rudi sudah maju satu langkah ke depan dan mencari informasi yang relevan.


Rudi menceritakan kembali apa yang dia dengar dari sopir yang mengantar Yana ke rumah sakit malam itu.


Yana sudah dihina dan dicaci maki di rumah mertuanya saat pertama kali dia datang. Itu pun dia belum sempat masuk ke pintu.


Dua kali didorong keras oleh nyonya rumah, Yana diusir secara halus oleh Jonathan sendiri. Sopir yang diperintahkan untuk mengantar ke hotel .Merubah arah ke rumah sakit karena Yana terlihat pucat dan sedikit mengkhawatirkan.


Apa katamu,di rumah sakit mana dia sekarang?'"Kata liliana tidak sabar.


"Ini rumah sakit yang sama dengan tuan Hary "


"Cepat lah,ini sudah tiga hari apa mungkin dia masih di sana Ohh putri mu sayang.Dia sakit tapi dia sendirian di sana.Ya Allah,nak!!"liliana langsung cemas tidak terkendali.


Dia minta Rudi memacu mobil agar lebih cepat Liliana pikir siput pun lebih cepat daripada mobil ini.


Tiba saja di pelataran rumah sakit Liliana tidak menunggu pintu dibuka Dia turun sendiri dan berlari menuju ruang administrasi.


Rudi juga buru-buru memarkir mobil dan mengikutinya dari belakang.


Di ruang administrasi, Liliyana bertanya tentang seseorang yang dibawa ke ruang UGD pada malam tersebut. Berikut dengan ciri-ciri Yana yang disebutkan oleh sang supir.


informasi ini adalah rahasia pesien. Namun Liliana memiliki sesuatu yang tidak bisa ditolak oleh perawat.


Menunggu sekitar 20 menit ,


akhirnya informasi itu didapatkan dan Liliana terduduk lemas.


Kamar Yana dan kamar Hary sebenarnya bersebelahan.


Dari informasi ini juga diketahui jika Yana sebenarnya hamil tiga minggu dan beresiko keguguran. Karena itulah dia harus bedrest beberapa hari di rumah sakit.


Hati liliana semakin sakit.Dia akan tumbang Untung saja ada Rudi di sampingnya.


Rudi tidak bisa meninggalkan Liliana dalam kondisi itu meskipun sudah dinasehati oleh Liliana agar dia pergi.


Dia juga harus melakukan tugasnya sebagai seorang sekretaris.


"nyonya"


"Rudi putriku sedang hamil ,aku.


aku akan segera menjadi seorang nenek. Setelah bertahun-tahun tidak bertemu ketika kami bertemu sudah dalam posisi seperti ini"katanya dengan sedih


Andaikan tidak ada kejadian itu pasti kehamilan ini akan menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh keluarga mereka.


Tapi sekarang...


Liliana segera berlari lagi ke lorong di mana dia pergi pertama kalinya untuk bertemu dengan Hary. Tapi kali ini tujuannya bukanlah hary Ginanjar. Melainkan sang putri yang berada tepat di sebelah kamar itu.


Sementara itu yana yang bersendirian di kamarnya, sudah muak dan mulai berjalan keliling ruangan.


Yana hanya meminta cuti dari kampus beberapa hari saja dan ini adalah hari terakhir.


Setelah diketahui dalam keadaan hamil .Yana memiliki semangat baru untuk bangkit dan dia tidak akan pernah menyerah meskipun dibanjiri dengan ludah orang di kampus.


Hanya tinggal dua semester saja lagi .Setelah itu dia akan benar-benar pergi dan tidak akan kembali lagi di kota kecil.


Yana tidak akan pernah malu pergi ke kampus dalam keadaan hamil.Ini adalah hartanya yang paling berharga dan dia akan mempertahankannya sampai kapanpun.


Di kamar sebelah pula, tepatnya kamar Hary Ginanjar. Hary merasa mulai sembuh dan dia ingin keluar jalan jalan sebentar. Kebetulan sekali infus sudah dicabut dan dia tidak memerlukannya lagi.


Hary keluar dari pintu kamarnya. Perlahan-lahan Hary berjalan sampai ke ujung koridor.Dia akan terus berjalan namun baru dua langkah dia berhenti lagi.


Di depannya Liliana berlari dengan wajah kusut dan penuh air mata. Ini adalah wajah yang tidak biasa dilihat oleh Hary meskipun saat mereka masih suami istri.


Melihat kedatangan Liliana tiba-tiba Heri merasa mendapatkan lampu hijau.Siapa lagi yang bisa dikunjungi oleh sang mantan istri selain dirinya di rumah sakit ini.


"Apakah Liliana berubah pikiran dan mulai berpikir jika aku juga sama berharganya dengan Yana?" pikir Hary lagi.


Dia segera tersenyum ramah dan memanggil Liliana dengan nada penuh kasih.


"Lili?"


Liliana tentu saja melihat jika Heri ada di depannya tapi dia datang tidak untuk Hary.Jadi dia tidak peduli dan terus berjalan cepat.


Begitu Liliana melewati tubuhnya. Hary jadi bingung lagi . Tapi dia bergerak cepat dan menarik Liliana agar tidak pergi lebih jauh.


"Lili mau ke mana kau,aku di sini lili?"


Dengan penuh percaya diri ,Hary merasa jika Liliana begitu panik karena takut kehilangan dirinya. Sehingga dia tidak menyadari jika dia ada di depannya.


Jika dia sadar maka...


Liliana yang ditahan oleh Hary langsung tidak senang dan menghempaskan tangannya dengan marah.


"Lepas kan aku bajingan!!"


"Lili ada pada dengan mu?" tanya Hary tidak mengerti kenapa lili masih marah padanya.


"Ada apa, setelah apa yang kau lakukan kau bertanya ada apa?" tanya Lilliana garang.


Lelaki seperti Hary tidak layak dikasihani .Dia adalah sampah di antara para lelaki yang ada di dunia.


Oh tidak ,Jonathan juga sampah satu tipe dengan Hary.


Mendengar amarah Liliana yang tidak juga surut akhirnya Heri mendapat kesimpulan jika liliana masih tetap pada pendiriannya mengenai status Yana.


"setelah mendengarkan argumenmu semalam .kupikir mungkin saja ini sebuah kebenaran .Tapi kita juga harus melakukan sesuatu untuk pembuktian. Apakah dia benar putri kita atau tidak"kata Hary yang masih memiliki 2% keraguan di hatinya.


Bagaimana dia bisa membandingkan putri kecilnya yang imut, cantik dan baik hati ini .Bisa berubah menjadi wanita cantik penggoda bahkan perayu ulung.


Martabat nya bahkan jauh untuk bisa di bandingkan.


"Pendapatmu tidak lagi penting hari Ginanjar dia adalah putriku bukan putrimu.Semua penderitaan yang dia rasakan. Semua penghinaan yang dia terima semua adalah hasil jasamu Hary Ginanjar dan kau berhak mendapat piala ayah terbaik di dunia karena perilakumu ini" kata liliana dengan kasar.


Mereka segera berbagi argumen lagi membuat beberapa pasien di rumah sakit gelisah.

__ADS_1


Liliana tentu saja ingin berlari pergi ke kamar Yana .Namun tangannya jelas terjepit oleh Hary dengan keras.


Hary menolak untuk melepaskan dirinya. Dia ingin mereka berbicara dan menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin.


Tapi Liliana semakin tidak sabar karena karena Hary menghabiskan waktunya yang berharga.Tentu saja Liliana yang tidak sabar menjadi marah dan marah lagi, akibat nya.


Plak..


Satu tamparan keras dilayangkan Liliana pada Hary dan membuat jeratan di tangan mereka terlepas begitu saja.


Heri langsung diam dan memegang pipinya yang memanas. dulu juga Liliana menamparnya tapi itu hanya ada mereka berdua.


Sekarang Liliana tega menamparnya lagi di hadapan begitu banyak orang. Bagaimana dia bisa memandang wajah orang lagi setelah aib ini akan disebut dari mulut ke mulut.


Suara pertengkaran ini begitu keras. Membuat Yana juga sedikit terusik dan pergi ke pintu untuk mengintip. Ada apa gerangan.


Saat Yana keluar dari pintu diam jadi membeku di tempat.Karena saat itu juga Liliana berbalik untuk pergi ke kamarnya.


Deg...


Liliana yang merasa marah karena perilaku Herry tiba-tiba mencair seperti es yang di timpa panas.


Ini meleleh.


Begitu juga dengan Yana, wanita yang berdiri di depannya ini jelas mirip sekali dengan mama lili dalam ingatannya. Tapi tidak mungkin juga. Mamanya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.


Tapi kenapa hatinya merasa sedikit hangat dan ingin menangis begitu tatapan mata mereka bertemu.


Tidak ada yang bisa menjelaskan perasaan yang dirasakan oleh dua wanita beda usia ini.


Yang jelas Liliana langsung berlari pergi seperti busur. Mulutnya jelas berteriak dengan kencang sehingga Hary sendiri mendengarnya.


"Yana !!panggil Lili


"Mama??" Meskipun sudah lama tidak bertemu tapi Yana begitu familiar dengan suara dan wajah liliana.


Hatinya pun tergerak begitu saja secara otomatis. Otak tidak bisa berpikir tapi hatinya langsung berkata ini adalah Mama.


Yana juga berlari kepada lily dengan tangisan yang dia tahan selama ini.


"Mama..mama!!"


"Yana ku huhuhuhuh"


Mereka langsung berpelukan dan saling menangis di saat yang sama. Tidak ada yang mengharukan lagi daripada adegan seperti ini .


Di mana dua orang yang terpisah oleh waktu bertemu lagi dalam kondisi yang tidak pernah diduga.


Liliana tidak saja memeluk tapi dia juga mencium Yana .Seolah-olah dia masih kecil padahal Yana sekarang sudah begitu besar dan akan menjadi seorang ibu.


Yana tidak kuasa menyimpan perasaan ini jadi dia menangis tersedu-sedu sampai ingin pingsan dalam pelukan mamanya.


ini adalah mamanya orang yang paling menyayangi dia dalam dunia ini. Bagaimana Yana bisa melupakan wajah ini dan kasih sayangnya.


"Mama huhuhuhuh"


"Sayang,mama di sini nak. Jangan takut sayang. Mama akan melindungi kamu .Mama tidak akan membiarkan kamu merasa sedih lagi. Mama akan ada untuk Yana Mama... Hiks mama sayang Yana" kata liliana terputus putus.


"Mama kenapa telat ma,yana ...yana kotor mama"sudah bertahun-tahun Yana tidak menyebut dirinya dengan Yana lagi.


Namun di depan mamanya dia merasa waktu sudah berputar dan dia masih anak kecil seperti 9 tahun yang lalu.


Dia menangis dan mengeluhkan pada lili. Bagaimana penderitaan dan noda yang tidak bisa dicuci ini pada tubuhnya.


Lili mengerti apa yang dikatakan oleh Yana. Jadi dia menghapus air mata dan mencium pipi dan mata putrinya agar kesedihan ini bisa pergi.


Dulu Yana tidak akan di berikan kesempatan untuk terluka meskipun hanya sebuah duri kecil.Sekarang lihatlah dia lagi, terimakasih Hary


Karena kau putri ku di rendam dalam selokan hitam.Sedangkan anak orang tidur dalam toples madu.


Mama tidak akan membiarkan ada debu di mata mu lagi nak, tidak akan.


"Mama tahu sayang mama mengerti. Tapi di mata mama kamu masih suci dan polos sama seperti dulu .Sampai kamu dikhianati dan dibutakan oleh laki-laki seperti sekarang"


Yana terkejut mendengar kata Mama yang baru dia temui ini rupanya Mama mengerti tentang pernikahannya dengan Jonathan pasti Mama juga tahu bagaimana sakitnya dia sekarang akibat perlakuan keluarga Jonathan.


Yana makin kuat memeluk mamanya dan menangis histeris lagi.


Mama adalah orang yang paling mengerti dirinya .Dia tidak akan menyalahkannya untuk hal-hal yang sebenarnya tidak dia inginkan.Ini lah Mama nya,mama Yana.


" Mama...huhuhu...mama"


"Sayang ,mama sayang yana"kata liliana pelan.


Adegan ini dilihat langsung oleh Harry , dia tercengang dan membeku tanpa bisa bergerak.


Meskipun tidak ada surat DNA tapi melihat kedekatan mereka berdua. Hary merasa melihat adegan masa lalu.


Ini persis sama saat Yana kecil menangis mengadukan sesuatu pada mamanya.


Beginilah cara Liliana membujuk Yana yang menangis karena di marahi Hary untuk pertama kalinya.


Dia tidak ingin bonekanya diambil oleh shi.


Adegan ini sama persis.Apakah.


Tapi tidak mungkin kan.


Asisten Rudi yang baru tiba mengerti jika Hary sekarang dalam kondisi bingung dan tidak mengerti inti di balik ini.


Jadi dia menyerahkan surat hasil perbandingan DNA itu pada Hary dengan wajah mencibir tidak suka.


Hary melihat itu dengan jelas. Sejak Rudi bekerja menjadi asistennya


Dia tidak pernah menampilkan wajah seperti ini. Tapi Hary menekannya dan melirik langsung ke arah apa yang Rudi serahkan.


Tiba-tiba tangan Hary bergetar dan kakinya melemah. Begitu dia selesai membaca surat itu.


Hasilnya ini tidak pernah dia duga dan tidak akan pernah dia sangka sekalipun.


Tidak..ini tidak mungkin kan.


Deg..deg.. deg...


Hufft hufft..

__ADS_1


Deg.. deg.. deg..


__ADS_2