
Suasana malam makin panas dan panas, adegan panas pun segera di pertontonkan.Akan tetapi pelanggan nya kali ini bukan orang kalangan bawah.
Mereka punya aturan sendiri dalam melakukan hal maksiat.Seperti sekarang ,tidak ada yang melakukan hal tidak wajar pada para penari di tempat.
Hanya ingin membuat suasana semakin panas.Sama seperti Yana yang di minta untuk toples,dia di tawari banyak uang tapi semua nya hanya sampai di situ.
Jika mereka memikirkan ke arah sana,ada kamar lain yang bisa di boking atau langsung saja cek in ke hotel terdekat.
Orang orang ini memikirkan tentang reputasi masing-masing.Tidak bagus jika anda tertangkap kamera sedang bercinta dengan pelayan bar.
Besar kemungkinan harga saham turun hanya karena desas desus dari orang yang tidak bertanggung jawab.
"Gia...tiga juta ...buka " kata cabul empat ,dia melempar uang tiga juta di lantai.Dengan ini ada lima jutaaan untuk Yana tapi semua ada di lantai.Dan itu perlu untuk Yana mengambil nya.
Yana hanya mundur teratur,dalam jarak tertentu dia melepaskan atasannya.
Satu kancing...
Dua kancing...
Tiga kancing...
Empat kancing...
Lima kancing....
Seragam sekolah di lemparkan di lantai.Menampilkan Yana dalam balutan kain kecil berwarna putih.
Yana hanya memakai bra putih nya dan rok kecil sepaha berwarna biru sekarang.Dia mengambil semua uang di lantai dengan cara genit.
Menunduk sedikit tapi bola kapas bergelombang dengan indahnya.Ambil tas kecil nya dan uang di selamat kan di sana.
Tips lima Jeti.
Tak lama penutup atas terakhir pun di lepas.Bola kapas tidak terlindungi lagi.Sangat tidak manusiawi sekali.
Semua mata menuju ke arahnya.Melupakan gadis gadis lain yang mereka genggam.
Pria di ujung hanya melirik sekilas tapi dia menjadi gugup tidak terkendali.Tubuhnya menjadi panas secara tiba-tiba.
Bukan dia tidak pernah pergi ke klub malam .Dia juga kerap melihat para penari telanjang beraksi. Tapi baru kali ini dia merasakan rangsangan yang berbeda dan dorongan alami dari tubuhnya sendiri.
Entah kenapa dia tidak bisa mengendalikan dirinya sekarang ini tidak seperti dia yang biasanya.
Perusahaan yang dipimpin lima tahun kebelakang ini sudah menempuh nama sendiri di kancah internasional.
Oleh karena itu dia selalu berusaha mengendalikan dirinya sendiri Untuk menjaga reputasi dan tidak membuat malu keluarga.
Reputasi yang sudah diberikan selama ini, mampu mendongkrak nilai sahamnya dan diakui oleh semua orang .Namun begitu dia juga tidak bisa mengelak dengan musuh musuh yang merasa iri dengan kemajuan yang dicapai di usianya yang masih sangat muda.
Hanya saja dia tidak bisa menolak pertemuan bisnis seperti yang dilakukan di klub malam seperti ini.
Beberapa informasi tentang kesepakatan besar terkadang didapat dengan cara seperti ini.
Karena itu seorang pengusaha harus bisa belajar mengendalikan kemampuan nya tentang alkohol.
Biasanya dia membawa sekretaris nya setiap kali dia akan pergi dalam pertemuan seperti ini .Tapi kali ini ada sesuatu yang membuat asistennya tidak bisa pergi.Mau tidak mau dia harus mengatasinya seorang diri.
Mengenai serangan balik seorang penari telanjang. Dia tidak heran dan tidak merasa tertantang sedikitpun.
Apa bagusnya dengan seorang penari telanjang .Apakah mereka cantik, jika pun mereka memiliki kecantikan di atas rata-rata .Itu semuanya adalah komoditas yang bisa dijual beli.
Biasanya gadis gadis seperti ini adalah sisa dari banyak laki-laki . Jadi dia tidak tertarik untuk ikut ikutan memakan sisa.
Dengan berpikir demikian ,di matanya para gadis ini. Sama seperti sampah yang tidak layak untuk dia pegang sedikit.
Karena itulah dia tidak pernah merasakan sedikitpun dorongan aneh setiap kali dia melihat mareka.
Terkadang dia sendiri merasa aneh dengan dirinya apakah dia normal atau tidak memiliki keinginan ke arah itu.
Namun dengan jadwal pekerjaan yang ketat .Dia tidak memiliki waktu untuk pergi memeriksakan diri kepada dokter khusus.
Semakin lama dia semakin melupakan masalah ini. Apalagi keluarganya tidak pernah bertanya tentang kenapa dia tidak pernah membawa pasangan wanita ke rumah.
Namun anehnya hari ini dia merasakan reaksi yang tidak biasanya .Dan itu terjadi hanya karena melihat gadis di depannya
Siapa gadis itu dan apa istimewa nya dia.
lihat saja betapa gadis itu sama menjijikkan dengan gadis-gadis penari telanjang yang lain.
Memamerkan komolekan tubuhnya kepada pria pria hidung belang hanya untuk selembar uang.
"Tuan Jhon, anda tertarik dengan Gia ?" pak kusno bertanya dengan hati hati.Dia sudah merencanakan hal ini sejak lama.
Jhonatan aldelis namanya.
Seorang pemuda yang baru berusia 27 tahun .Namun dia sudah bisa memimpin sebuah perusahaan besar seorang diri. Sebelum berada di tangannya tidak banyak yang tahu sebenarnya perusahaan ini sempat mengalami kemunduran.
__ADS_1
Namun setelah dia duduk di jajaran kursi CEO , perusahaan aldelis kembali makmur .Malahan bisa merambah ke kancah internasional hanya dalam waktu lima tahun saja.
Sudah banyak orang yang berpikir ingin meraih keuntungan dari sisi kemudaan nya. Beberapa orang malah pernah menyodorkan putri sendiri untuk bisa menghangatkan ranjang CEO muda.
Beberapa kadang tidak malu menggunakan trik obat terlarang untuk mendorong dia , namun entah bagaimana Jonathan adelis tidak bergeming sedikitpun.
Pak kusno memiliki dua putri yang cantik.Betapa ingin nya dia memiliki Jhonatan aldelis sebagai seorang menantu. apalagi daya tahan jonathan ardiles dengan para gadis sangatlah
"Gia?"
"Yang itu namanya Gia, penari terbaik di ibu kota.Harga nya sangat mahal.Hanya untuk menjamu anda,dia di datangkan ke sini" tunjuk Pak kusno ke arah Gia.
"Gadis itu....
Deg...deg..deg.
Jhonatan melihat lagi ke sana, gadis itu mengambil uang yang di lemparkan ke lantai dengan penuh senyuman.
Tampak malu malu dan berlagak polos,dia membuka pakaian nya dengan lihat.O...M..G..
Pemandangan di depan membuat Jhonatan malu sendiri.Yang punya barang baik baik aja , kenapa dia yang panas dingin.
Dua bola ...
Itu bola terindah yang pernah dia lihat,itu... terlalu... lembut.Lihat saja ketika dia bergerak,bolanya ikut menari dengan...Waw.
Mata Jhonatan tidak bisa berpaling dari dua bola bola kapas itu.Sekarng dia tahu kenapa ada orang yang mau membayar mahal hanya untuk melihat nya saja.
Tegang coy..
"khenm kehmmm..pak kusno.bisnis kita ...
"Hahahaha pak Jhonatan,santai sajalah,aku ragu kau bisa fokus hati ini kan hahaha"sekali pandang pak kusno tau Jhonatan sudah makan umpannya.
Putri nya ada di rumah.Jika selara nya naik, pelampiasan tidak punya.Tarik aja pulang dengan sedikit alasan .Pastikan dia salah masuk kamar hahaha.
ide brilian.
Lain pak kusno lain pula cabul dia dan tiga.mereka berbicara sedikit keras dan itu di dengar oleh Yana.Secara dua cabul sedang bermain-main dengan dua bola nya.
"sudah siap semua nyakan?"
"Oke..tarik dia ke kamar sebelah, foto dan kirim ke tabloid,pasti sahamnya bakal turun kan?"
"Oke.Oke..Slupp.."
"Ohh..Gia sayang , yang ini kok enak banget ,sluop. nyam.."
"Mas...ahh..lima menit kan, udah kadaluarsa oke"satu menit untuk satu juta.Yana pintar sekali cari duit.
"Ahhh.. nanggung banget.."
Karena lima menit nya udah abis ,Yana mundur dan menari lagi dengan lemah gemulai.
Dalam hati dia mencibir sekaligus kasian dengan calon korbannya.Masih muda, berkarya dan buat iri banyak orang.Ahh kasian sekali.
"Gia...satu ciuman berapa sih?"Tanya si cabul satu .Di Mata Yana tidak ada si A dan si B.Hanya cabul satu atau cabul dua dan begitu seterusnya.Dia terlalu malas mengingat nama nama itu
"Satu juta.. cukuplah ..mas"jawba Yana genit.
"Oke.. satu juta untuk yang di sana" dia melempar uang lagi untuk Yana dan gayung bersambut.
"Oke...
Dengan lihai Yana mengambil tas kecil nya dengan membelakangi penonton.Dia mengambil dengan gaya ambigu.Beberapa orang menelan ludah dengan kasar.
Tidak ada yang tau jika di posisi ini dia mengambil satu butir pil obat dari dalam tas.Dia menggenggam pil dan pergi ke arah Jhonatan.
Jhonatan melihat Yana datang dengan gaya bak model di majalah dewasa.Dia menjadi ngeri tapi juga menanti kan nya.
Deg...Deg..Deg..
Gleg.
Yana di bayar dan dia tau apa tugasnya.Tanpa malu dia langsung duduk di paha Jhonatan yang melongo.
Hei..
"Sialan..dia keras " Yana terkejut tapi tidak terkejut juga.Pria ini sudah on ,tapi dia tau itu adalah pengaruh dari obat yang di tuangkan di dalam gelas tadi.
"Cium...cium..cium.
"Kau..."Jhonatan terkejut mendengar arahan beberapa orang .Dia tidak mau..ini.
Tapi dia tidak bisa menolak nya.Yana Paling benci dengan pria seperti ini. Sok polos tapi nyata harimau Untung nya hati Yana sedang baik sekarang.
Yana melupakan hal keras di bawah nya.Dia segera ******* bibir Jhonatan yang berkedut kedut tidak terima.
__ADS_1
Dalam sesi ini sebenarnya Yana mengirimkan pil obat dari mulut ke mulut.Tentu saja Jhonatan menyadari keberadaan oil itu.Dia ingin mengeluarkan nya dengan segera, tapi Yana menutup mulut nya dengan tangan.
Dia berbisik di telinga Jhonatan " Kau di beri pil,kau di jebak.Ini penawarnya.Telan saja jika kau percaya, oke?'
Jhonatan terkejut sekaligus kecewa.Dia tidak menyangka orang orang ini berniat buruk padanya.Yang lebih terkejut nya lagi,gadis penari di depannya mau menolong tanpa di tanpa sadar Jhonatan menelan pil itu karena reflek.
Yang di kecewa hanyalah ciuman ini terlalu singkat.
Yana bangkit dari pangkuannya tapi di tahan oleh Jhonatan yang memandangnya dengan seribu arti.Yana melirik tangannya yang di pegang .Dia ingin bertanya ada apa.
"Dua juta...oke?" kata Jhonatan penuh kasih dengan suara seraknya.
"Hahaha cabul juga dia rupanya, kupikir biksu hahah" kata Yana dalam hati.Dia benar mana ada pria baik baik yang pergi ke klub malam jika bukan pria brengsek.Ini salah satu contoh hidup.Tapi ini juga lahan basah dan sumber uang bagi Yana, tidak baik nolak rezeki kata ibu panti, hehehe.
"Oke.."
Jhonatan tidak punya uang tunai,dia menulis cek untuk dua juta penuh.Cek di beri kan dan Yana duduk lagi di tempat yang sama.
Kali ini Jhonatan tidak mau rugi,dia berlama lama untuk satu sesi.Yana mengelap,bocah ini..sialan.
Dia pikir pria ini buruk dalam hal ini tapi dia sebenarnya ahli dan bertahan lebih lama dari yang lain.Dia menyesap dan mengiling semua area bibir merahnya tanpa terkecuali.
Ummpp...
Entah kenapa kali ini Yana kalah, pengendalian nya agak kendor.Ini ciuman yang memabukkan bagi Yana.
Belum ada yang bisa membuat Yana melayang hanya karena satu ciuman. Lidah nya terasa manis dan Yana ingin lagi dan lagi.
Lima menit kemudian barulah bibir mereka di pisahkan tapi Jhonatan tidak mau berhenti dia pindah ke leher ini harus di hentikan jika tidak..
" Mas..
"Aku bayar..kau hitung aja oke?"kata Jhonatan dengan mata kabur.Dia tidak mau di ganggu, entah bagaimana di tidak peduli dengan orang di sekitarnya sekarang.Hanya mau mengambil satu sesi lagi.Aku punya uang,aku bayar kok.pikir Jhonatan.
"Oke tapi tau aturannya kan?"Jhonatan tidak tau apa yang di maksud oleh Yana tapi dia tidak peduli tentang itu, jadi dia hanya mengangguk setuju.
Di sisi Yana pula,dia pikir pengaruh obat perangsang itu masih ada.Ya mungkin rezekinya aja kali.Mari kita hitung uang murah. Lanjut mass.
"Hemm "
Setelah berucap Jhonatan berlabuh di leher putihnya.Mengendus seperti anjing kelaparan.Memberikan tanda yang tidak sedikit di leher putihnya.
Satu tanda dua ratus rebo,oke kan.Yana menghitung lagi di dalam hatinya.
Ayo mas , tambahkan satu lagi,hemm ya itu.oke..satu lagi..mas.
Awalnya Yana menghitung dan benar benar menghitung dengan jujur tapi berlama lama di atas batang yang hidup dia juga mulai panas,ini..
Hemm.uhh
Lagi lagi Yana melenguh dan itu menambah semangat Jhonatan.Dia tidak sabar bermain dengan bola bola kapas.Ini jadi mainan favorit nya sekarang.
Ihhh... lembut.
Genggam...gigit... hisap...
Ihhh ahhh..
Mass.
Hemm.."
Dua insan sudah lupa diri , tidak ada yang mau berhenti.Keduanya kalah tak bisa menahan hasrat.
Tangan Jhonatan mulai nakal pergi ke area terlarang tapi...
"Stop...
Bodyguard Yana datang dan menepuk pundak Jhonatan.Dengan begitu Yana juga sadar dia sudah hampir pergi ke jurang maut.Untungnya ada Abang bodyguard yang datang.
Yana bangkit dari duduknya dan bersiap siap untuk pergi.Waktu juga sudah habis.
"Kalian siapa?"
Bodyguard tidak menjawab tapi dia tau pekerjaan nya sendiri,mati hitung ceri merah yang Jhonatan buat.
Satu ,dua ,tiga..enam, delapan..
",Ada dua belas jejak di leher dua puluh di xxx " kata bodyguard Yana.Dia menghitung lagi. Dua ciuman dan main bola dua puluh menit. Anehnya ada kalkulator yang sengaja mereka bawa.Dan alat gesek uang juga astaga...
Gesek atau cek?"
"Apa apaan ini?" kata Jhonatan.Yana tidak melihat lagi,dia pergi setelah mengambil pakaian nya di lantai.Tiga wanita penari sudah di bawa pergi entah kapan.
Jhonatan tidak percaya dia di rampok dengan cara ini.Hanya setengah jam dia habis hampir lima puluh juta...
????
__ADS_1