
Hary baru saja tiba di kamar Yana dengan sekantong barang di tangannya.Dia masuk dan suasana kamar Yana jadi aneh.
Lili dan Yana saling peluk dan Yana menangis di sana.Hary merasa tidak layak untuk bertanya jadi dia diam diam duduk di sofa dan meletakkan semua nya di meja.
"Hary?"panggil liliana.
"Ya,apa lili?"
"Yana keluar hari ini.Aku akan membawa nya ke Amsterdam.Kau urus perceraian Yana " kata lili ketus
"pergi,kalian mau pergi?"tanya Hary terkejut.
Dia tahu lili akan membawa Yana pergi tapi tak secepat ini juga.
Padahal dia juga masih belum puas bersama Yana.
"Ya ada masalah?"
"Ng nggak juga sih tapi kenapa sekarang.Yana belum stabil kan?"tanya Hary beralasan.
"Aku udah tanya dengan dokter,dia bilang nggak apa apa.Nanti di kasih suntikan dulu. Lagi pula aku menyewa pesawat pribadi jadi tidak masalah"
Bisakah Hary membantah Liliana?
jawab nya tidak.Walaupun merasa kecewa tapi lili sudah bicara.
Jadi Hary cuman bisa bilang "oke" tanpa perubahan wajah.
Lili bilang dia akan berangkat secepat begitu urusan administrasi selesai.Tinggal lama di sini juga percuma.Tidak ada yang perlu di tunggu lagi.
Rudi juga bergerak cepat,dia mengurus banyak hal sekaligus.Kali ini dia juga akan terbang ke Amsterdam bersama lili dan Yana.
Kejadian terakhir kali membuat Rudi tidak nyaman.Apalagi sampai saat ini keberadaan Viktor belum diketahui.
Rudi bertanya ke pihak yang berwajib tapi katanya ini sudah masuk ke ranah internasional jadi informasi nya bersifat rahasia.
Jadi Rudi tidak akan membiarkan ibu dan anak ini pergi sendirian ke Amsterdam sana.
Awalnya Hary agak berat mendengar Rudi berniat mundur dari Ginanjar group tapi di tidak bisa menahan orang jika mereka tidak mau.
Untung saja Rudi sudah lama melirik orang orang yang dia kira berkualitas.Mereka sudah di latih sebelumnya jadi ketika Rudi pergi, Hary juga tidak akan begitu di repot kan.
Setelah Jhonatan dan keluarga nya meninggalkan rumah sakit.Lili langsung menghubungi Rudi untuk mengurus masalah perceraian Yana.
Menurut peraturan perlu 6 bulan untuk menyelesaikan masalah perceraian ini. mereka jelas tidak punya waktu untuk menunggu selama itu.
Saat hary berbicara dengan Liliana. Sebenarnya Rudi sudah duduk di kantor pengacara.
Dia menyerahkan semua berkas yang diperlukan berikut bukti-bukti yang akan memberatkan Jonathan.
Yana tidak akan hadir untuk mengikuti acara persidangan bahkan juga menolak untuk melakukan mediasi. Yana akan hanya akan datang pada hari ketuk palu.
Pengacara ini memang khusus di jalur perceraian .Mereka juga harus mencari tahu kenapa pernikahan yang baru berlangsung satu bulan sudah amburadul.
Kasus seperti ini banyak terjadi dan ini terkadang disesali oleh dua pihak pada akhirnya.
Pasangan yang baru menikah tentu memerlukan waktu untuk beradaptasi. Wajar jika mereka memiliki masalah di awal pernikahan.
Tapi pihak istri langsung menolak sesi mediasi .Bahkan hanya datang pada hari H.
Artinya dia langsung menutup kemungkinan untuk bersama lagi.
Setelah beberapa kata Rudi meninggal no pribadinya sendiri alih alih no Yana.
Sebelum pergi Rudi meminta agar perceraian ini di percepat jangan biarkan berlarut larut.
Sementara itu Yana masih berbaring di ranjang pesakitan.Dia hanya melihat mamanya sibuk sendiri.
Sebenarnya Yana masih shock dengan perceraian yang tiba-tiba ini.Jika di pikir mereka menikah buru buru dan bercerai juga buru buru.
Yana menertawakan dirinya sendiri.
Siapa yang bisa di salah kan dalam hal ini. antara dia dan Jonathan memiliki jodoh walaupun itu hanya sebentar.
Ketika pacar yang baru berkencan selama sebulan sudah memutuskan hubungan. Tentu saja kita akan merasa sedih tapi ini adalah pernikahan.Akibatnya Yana langsung menjadi janda dengan dua anak di rahim nya.
Liliana tidak sanggup melihat Yana bersedih.Dia hanya bisa menyibukkan diri.
Sementara Hary juga sudah menyelesaikan administrasi mereka bisa pergi kapan saja.
"papa?"Shi tidak sengaja melihat Hary lewat di depan kamarnya.Dia masih di pantau oleh parawat khusus.
Yakin jika itu Hary, Shi memanggil nya dengan semangat.
"Papa,papa"
"Papa,ini Shi pah,papa?"
Berapa keras pun Shi memanggil, Hary sudah pun menjauh.Jika pun dia mendengar panggilan ini.Hary bahkan tidak ingin meliriknya lagi.
__ADS_1
Tapi shi tidak berpikir sama.Orang yang dipikir paling menyayangi dirinya adalah Victor .Tapi kenyataannya ini adalah hary.
Hary adalah orang yang paling tulus mencintainya tanpa berpura pura.Shi menyesal sekarang.
Dia ingin memperbaiki lagi hubungan mereka.
"Sus bantu aku suster, panggil pria tadi.Itu papa ku,papa ku suster" kata Shi dengan wajah memohon.
Suster juga kasihan pada Shi jadi dia mengikuti Hary yang belum terlalu jauh.
"Tuan..tuan?"panggil perawat.
Hary berhenti dan menunggu perawat datang padanya,dia pikir ada masalah pada Yana.
"Oh tuan,ini ada pasien yang ingin bertemu katanya tuan adalah papa nya"
Hary berpikir sebentar,dia tahu yang di maksud kan tentu saja adalah Shi.
Bukan ini adalah Viktoria shain.
Hary setuju dia langsung pergi mengikuti langkah perawat itu.
Beberapa menit kemudian,hary tiba di dalam kamar shi .Shi yang melihat kemunculan Hary segera senang dan matanya berbinar-binar seperti menemukan penyelamat.
"Papa"panggil Shi.
Entah kenapa shi merasa melankolis dia ingin dipeluk dan dibujuk oleh Harry pada saat-saat seperti ini.
Jadi dia mengabaikan perubahan wajah Hary dan berkata"papa bayiku papa, bayiku sudah nggak ada lagi. huhuhu.. lihat jariku hilang satu papa ini sakit"rengek nya.
Shi sudah lelah menangis tapi melihat Hary entah bagaimana dia merasa sedih lagi dan dia menangis lagi.
"Papa"
Hary tidak langsung mendekati ranjang shi.Dia hanya berdiri sekitar satu meter dari ranjang gadis itu.
Sejujurnya dia ingin melihat sampai di mana shi akan bersandiwara.Dulu dia pasti akan merasa sedih setiap kali shi merengek dan menangis seperti ini.
Hary merasa tertipu dengan wajah sedih shi.Kenapa dia tidak menyadari jika wajah ini hanyalah topeng bukanlah yang asli.
shi banyak meracau dan berkata beberapa kata yang menyedihkan s
seraya menangis. Namun pada akhirnya dia menyadari hary tidak bereaksi apapun ini tidak sama seperti masa lalu.
Jangankan membujuknya hary bahkan tidak datang mendekat dan memeluknya seperti biasa.
"Papa,apa papa dengar, shi sakit pah" rengek shi yang mengulur kan tangan nya agar Hary memberikan pelukan hangat nya.
"Papa, ada apa?papa ini Shi pah ,apa papa nggak sayang lagi sama Shi?"tanya Shi terkejut.
"Aku menyayangimu bahkan berpikir untuk menyerahkan seluruh hidupku untukmu. Tapi apa yang kau lakukan. Kau bahkan bukan shiyana Ginanjar tapi Victoria shain bukan?" kata Hary dengan melipat kan tangan nya ke dada.
"A. apa?vik.. Viktoria apa?"tentu saja sih tidak akan mengakui jika itu adalah nama aslinya. Dia tidak akan pernah mengakuinya sama sekali meskipun dipaksa.
Pada titik ini Shi menyadari jika dia sudah salah menilai orang. Sekarang papanya Victor tidak ada lagi. Bayinya juga tidak ada lagi.Dia tidak akan pernah bisa menjadi seorang ibu. Sebagai seorang wanita dia sudah gagal.
Selain itu bahkan jarinya juga tidak ada lagi . Dia menjadi wanita yang cacat fisik.Di masa depan pada siapa dia harus bergantung. tentu saja hanya pada hary Ginanjar.
Sebab itulah papa hary tidak boleh mengetahui jika dirinya ada sangkut paut dengan papa Victor.
Tapi apa yang terjadi , papa hary menyebutkan Victoria shain. Bukankah ini menunjukkan jika dia mengetahui banyak.
Sekarang dia dihadapkan dengan kenyataan jika Hary pun sudah akan pergi.
"jangan kau berpura-pura Victoria,18 tahun aku membesarkanmu .Kupikir kau adalah bidadari tapi rupanya adalah seekor ular berbisa"
"Papa"
"berhenti menyebut aku papa aku bukan papamu. Papamu adalah Victor jangan pura-pura bodoh. Aku sudah mengetahui semuanya dari awal sampai akhir"
Shi bingung sekarang,papa hary tidak pernah menyebut dirinya dengan kata aku. Dia selalu menyebutkan kata papa setiap kali dia berbicara.
Apakah ini menunjukkan dia sudah selesai.
Tidak..ini tidak bisa.
"Papa ,Aku tidak tahu apa yang terjadi papa .Percayalah padaku. Apa yang papa dengar itu adalah bohong" kata Shi putus asa.Saat ini dia perlu Hary lebih tepat nya uang Hary.
Dia terbiasa hidup dengan banyak uang sekarang terancam bangkrut.
Bagaimana cara nya bisa hidup tanpa Hary di masa depan.
"bohong?kesalahanku adalah mempercayai kebohongan dan aku tidak akan mempercayai lagi padamu Victoria. Perlu kau ketahui shiyana Ginanjar tidak ada lagi di dunia.Baik dari hati juga dari hartaku.Cari papamu jika kau butuh uang"
"Papa Shi sayang papa, kenapa bisa begini pah, shi sakit"keluh shi lagi agar Hary luluh.
"Viktoria shain, tidak bodoh kan?" setelah mengatakan itu Hary keluar dari kamar Shi.
Walaupun hatinya sakit dan mengerti semua kebohongan ini. Namun masih ada sedikit rasa sayang di dalamnya.
__ADS_1
jika berlama-lama di depan si hari takut hatinya akan lulus dan memaafkannya begitu saja. Dosa yang Shi buat bertahun-tahun tidak bisa dimaafkan. Perilaku nya sudah menghancurkan keluarga kecil mereka yang bahagia.
"Papa,papa jangan tinggalkan Shi pa ,papa huhu Tidak.. tidak papa!!"pekik Shi lagi dengan keras.
Jika papa Hary pergi maka dia tidak memiliki harapan lagi untuk hidup.
"Papa..!!"
Hary pergi menjauh di kamar itu walaupun di dalamnya Shi menjerit dan mengamuk lagi.Tentu saja Hary mengerti saat ini shi sedang sedih.
Shi bilang dia kehilangan anak dan kehilangan jari ,bagaimana dengan dirinya.
Putrinya hilang dan dia membencinya seumur hidup.
Bagaimana bisa disamakan dengan kehilangan shi pada bayi yang bahkan belum lahir ke dunia.
Dia kehilangan satu jarinya tapi bagaimana dengan hary yang kehilangan istri tercinta.
Demi memberikan shi identitas .Dia bahkan rela mengatakan pada dunia jika istrinya sudah pun meninggal dunia.
Ini bukan jari tapi hatinya yang hilang.
Keluarga kecilnya yang dulu bahagia. Sekarang sudah lengkap lagi namun tidak akan pernah sama seperti sebelumnya.
Liliana dan Hary sudah bercerai.
Apakah itu bisa disamakan dengan jari.
Tidak sanggup menahan duka ,Hary duduk di kursi kosong untuk menenangkan detak jantungnya yang sudah tidak stabil.
Dia tidak ingin jatuh sekarang ,paling tidak dia bisa melakukan beberapa hal untuk putrinya.
Dia harus kuat.
Hary berusaha menenangkan diri dan dia menelan sebuah pil yang memang dikhususkan untuk jantungnya.
Sakit.
Sementara orang orang lagi sibukkan dengan beberapa hal. Keluarga aldelis yang baru kembali dari rumah sakit. Dikejutkan dengan kabar jika Yana ingin bercerai.
Mama Jonathan bisa dikatakan orang yang paling bahagia mendengarkan kabar ini.
Menantu dari golongan rendah tidak pantas berada di rumahnya .Apalagi menyandang nama sebagai menantu dari keluarga aldelis.
Menantu seperti itu bisa didapat dengan mudah di jalanan. ini bukan menantu tetapi hantu.
Dia hampir saja berkata akan mengadakan syukuran untuk bersih-bersih rumah.
Namun dia seperti disiram dengan air es ketika Jonathan berkata"Yana hamil anak kembar, dia bilang hak asuh ada di tangannya"
Mana mungkin dia bisa membiarkan keturunannya yang sudah dia tunggu lepas dari gendongan.
Menantu rendahan itu memang kurang ajar dan tidak tahu diri. di mereka keluarga adelis lebih berhak daripada Yana dalam hal mengasuh bayi.
Siapa dia.
Hanya seorang pelacur kecil.
punya menantu seperti itu sudah membuat wajah keluarga adeli si malu apalagi jika suatu saat cucu mengetahui jika mamanya adalah orang seperti itu.
DI manakah wajah cucunya akan diletakkan di masa depan.
Menantu sialan yang hanya bisa membuat malu keluarga.
"Jonathan mama bilang padamu ya kau boleh bercerai tapi hak asuh harus di tangan kita. Mama nggak mau tahu ya.Pikirkan aja dia sudah berperilaku buruk sejak muda. Pasti dia hanya bisa mengajari anak-anakmu menjadi buruk juga. Selamatkan anak-anakmu sebelum hal itu terjadi"
"Mama, apa Mama hilang akal?"pekik Reno kesal.
Reno melirik kakaknya dia tidak menyangka .Kakak Jhonatan tidak akan berdebat dengan kata Mama.
Paling tidak belalah istrimu walaupun hanya dalam satu kata.
"Reno kau aku memarahi Mama?"kata Mama Jhonatan tidak terima.
"Aku tidak akan memarahi mama karena aku tidak boleh. Tapi aku boleh bertanya pada kakakku yang bijak dan pintar ini. Apa kakak ku sudah hilang akal?" Reno anak jadi dia tidak bisa berkata kasar dengan orang tua nya,tapi dengan kakaknya boleh kan.
"Reno perhatikan kata-katamu itu adalah kakakmu oke ingat itu"kata papa Jhonatan pula.
Mereka bisa saja bertengkar namun posisi Reno sebagai seorang adik tidak boleh membentak saudara laki-lakinya.
"Aku sudah lama jauh dari rumah dan aku sama sekali tidak mengenali kalian lagi. Nyatanya aku sudah sangat kecewa" kata Reno mengangkat bahu.
"Reno kau mau bilang apa"kata Jhonatan yang juga tidak nyaman jika adik kecil yang dia sayangi tiba-tiba menyerangnya dengan kata-kata yang seakan-akan merendahkannya.
Reno mendengus kesal dan dia menggelengkan kepala sebelum berbicara .Namun apa yang ingin dia sampaikan tidak bisa keluar dari tenggorokannya.
Tidak bisa berbicara tapi dia bisa.
Reno mengangkat jempolnya ke atas dan dia menurunkannya dengan keras. Menunjukkan apa yang dimaksud.
__ADS_1
Setelah melakukan itu Reno kembali ke kamarnya meninggalkan Jonathan yang tercengang.