
Sekitar jam 03.00 pagi ada kegaduhan yang terjadi di kamar yang di diami oleh jonathan aldelis. Seperti suara barang-barang yang dilemparkan di lantai .
Papa dan Mama jonathan berhamburan keluar dari kamar tidur mereka dan berlari ke kamar jonathan yang terkunci dari dalam.
"Jonathan,buka pintunya nak.. Jhonatan?" panggil papa sam Mama nya.Tidak ada sahutan dari dalam.
Suara pecah terdengar beberapa menit kemudian.
Prang..
"Jhonatan...?? panggil mama nya, Pintunya di kunci ada rasa takut yang samar di hati mama Jhonatan.
"Pah ini buruk pah"ayo dobrak saja"
"Panggil satpam kesini, tulang tua ku tidak kuat"
"Oke"
Mama bergegas berlari keluar memanggil satpam dan masuk beberapa menit kemudian.Satpam ini berfungsi badan besar, hanya perlu dua kali lemparan saja,pintu kamar segera terbuka.
Pemandangan di dalam kamar ini sungguh mengenaskan sekali. Jonathan berguling di sudut ruangan gelap seperti orang ketakutan. Barang-barang juga berhamburan kemana-mana . Ada pecahan kaca dari berbagai benda seperti lemari pakaian dan bingkai foto di dinding.
Semua nya pecah.
"Jhonathan, sayang?" panggil mama pelan.
Hati mama jonathan hancur seketika. Sudah lama dia tidak melihat jonathan seperti ini. Kejadian terakhir adalah dua tahun yang lalu. Perlu empat bulan penuh di rumah sakit barulah dia bisa keluar dan normal sampai sekarang.
Jika kambuh kadang setahun sekali atau tiga bulan sekaligus juka parah.
Kata dokter penyakit ini bisa kambuh kapan saja jadi Jhonatan belum pernah absen makan obat selama ini.
Obat-obatan dosis tinggi akan di berikan jika gejala memburuk. Jhonathan mengambil obat dosis tinggi baru baru ini.
Jhonathan yang di panggil tidak bereaksi sama sekali.Dia menggigil menarik rambutnya sendiri.
"Jhonatan,pah" pekik mama Jhonathan keras.Dia ketakutan di sudut lain.
Satpam segera tau apa yang harus di lakukan.Dia menghampiri Jhonatan pelan-pelan.Ada kaca pecah di tangannya.
Biasanya jika dia sedikit sadar dia akan melukai tubuh nya serta merta.
Benar saja, Jhonatan sadar dan langsung menusuk kan kaca pada satpam ini.Dari alam bawah sadar ya , orang ini adalah musuh.
Papa Jhonathan segera meringkus Jhonatan bersama sama.Perlu usaha lebih untuk melemahkan nya , Jhonatan bahkan berusaha menggigit lidahnya sendiri.
Mama Jhonatan menangis tersedu sedu melihat putra nya menjadi begitu .Dia kembali mengutuk pelaku penculikan itu .Jika tidak karena mereka,apa mungkin putra nya yang tampan dan pintar memiliki penyakit tersembunyi seperti ini .
Jhonathan hanya kambuh berat lima tahun yang lalu.Setelahnya hanya kambuh sebentar yang memerlukan rawat jalan.
Jika di lihat dari kondisi nya sekarang, mungkin lebih parah dari lima tahun yang lalu .
Ada jarum suntik di kamar mama .Ini di siapkan khusus jika dia sedang kambuh begitu parah.Dia berlari cepat ke kamar ya untuk mengambil jarum suntik itu .
Sementara itu Jhonatan masih memberontak berusaha melepaskan diri dari papa nya.
Jhonatan begitu kuat ,dua orang ini tidak bisa meringkusnya dengan mudah.Papa malah di gigit pada lengan dengan begitu keras.
Jika tidak merelakan lengannya sendiri, Jhonatan pasti akan menggigit lidah sendiri seperti waktu itu .
"Cepat mah..cepat lah" jerit papa pada mama.Lengan nya sudah berdarah akibat gigitan Jhonathan tadi .
Mama buru buru menyuntikkan obat pada Jhonathan yang sedang berjuang keras melepaskan diri dari cengkraman papa dan satpam rumah.
Lima menit kemudian obat mulai bereaksi dan Jhonatan mulai melemah dan tertidur pelan pelan.
"Ayo ke rumah sakit sekarang, burhan bantu aku, panggil toni kesini" Toni adalah supir keluarga,dia tinggal di kamar belakang.
Malam itu juga Jhonathan di larikan ke rumah sakit swasta.Ada beberapa koneksinya di sana,kabar ini tidak akan lepas ke luar.Rahasia di jamin oleh pihak rumah sakit seperti sebelumnya.Itulah mengapa keluarga aldelis mau membayar mahal rumah sakit ini.
Akhirnya Jhonatan di rawat di rumah sakit selama seminggu.Dia agak linglung, matanya pun seperti tidak memiliki cahaya kehidupan
__ADS_1
Benar dugaan mama Jhonatan,kali ini serangannya lebih parah dari lima tahun yang lalu.
"Tuan aldelis, seperti nya kami harus mentransfer tuan Jhonathan ke luar negeri seperti yang terakhir.Maaf tidak ada jalan lain" dokter kans tidak berdaya, menurut nya ilmu yang dia miliki belum cukup.Apalagi peralatan kesehatan tidak memadai.
"Dokter..apa tidak ada obat nya dik, kasihan sekali putra ku dok harus menanggung kegilaan ini lagi dan lagi" kata mama Jhonathan seraya menangis.
"Saya pikir, kita tidak ada jalan.Bagaimana dengan gadis itu.Aku pikir kita pantas mencoba nya " ketika mereka berbicara tentang hal yang memicu kambuhnya penyakit jonathan kali ini .Dokter kans diberitahu jika pemicu nya adalah seorang gadis muda. Kemungkinan besar emosi jonathan dipengaruhi oleh gadis itu.
Tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan emosi antara pria dan wanita akan membuat suatu penyakit itu bisa kambuh.Tapi tidak rugi rasanya jika dicoba.
"Gadis itu agak rumit dokter,dia...dia..latar belakangnya sedikit buruk"kata mama putus putus.
" Saya tidak punya pendapat tentang bagaimana dan siapakah gadis ini Tapi saya usulkan kita mencobanya terlebih dahulu. Jika tidak ada perubahan mari kita bahwa dia kembali ke jepang"
Mama dan papa jonathan memandang jonathan yang berbaring di ranjang pesakitan dengan tangan dan kaki terikat.
Sekarang dia sedang tidur di bawah pengaruh obat .Bila dia sadar dia kan mengamuk lagi untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Seperti kata Dokter kans tadi,
penyakitnya sekarang lebih parah dari yang dulu .Kemungkinan untuk membuat dia kembali normal memerlukan waktu lebih lama dari sebelumnya.
"Apa menurut dokter ini akan berhasil. jika gadis itu di bawa pulang?" tanya mama Jhonathan.
"Saya tidak bisa menjamin apa apa,di sini kita hanya mencoba peruntungan.Selama ini tidak ada gadis yang bisa memancing emosi nya keluar.Ada harapan kecil di titik ini.Perasaan adalah sesuatu yang tidak ilmiah.Ada kasus khusus, seseorang dengan penyakit kanker bisa sembuh hanya karena dorongan dari kekasihnya.Jadi tidak ada jaminan tapi ku saran kan mencoba dan berjudi dengan nasib" kata dokter kans lagi.Dia sangat emosional sehingga melepaskan kacamata nya di meja
Jhonathan adalah kasus khusus.Tidak ada luka apapun otak Jhonatan. Hanya dia sendiri lah yang menutup memori tentang kejadian itu.
Dia menguncinya rapat rapat dari diri sendiri dan dunia.Jika saja gadis itu bisa membuka kuncinya suatu hari.Kemungkinan untuk sembuh akan lebih besar lagi.
"Pa bagaimana pah,ini...
"mama ,papa udah saranin tapi mama yang nggak mau. Sekarang terserah mama.Jika mau kita bisa berangkat sekarang ke Jepang "kata Papa yang tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Istrinya ini penurut tapi jika dia sudah bilang tidak,maka selama nya tidak.Papa dan mama Jhonatan sudah bersama bertahun-tahun lamanya,jadi masing-masing tau kelemahan pasangan mereka.
Mendengar kata kata papa dan saran dari dokter, akhirnya mama setuju untuk membawa Yana ke ibu kota.
Hari Itu juga mami ratu di hubungi lagi.Mereka bertarung layak pasar sayuran.
Harga akhir di setujui sebelum makan siang.Tinggal menunggu keputusan dai Yana seorang.
Untuk itu papa Jhonathan menghubungi Yana secara langsung.
Hari ini adalah hari terakhir kuliah sebelum semua orang liburan semester.
Seperti yang dikatakan oleh Reno,dia akan kembali ke ibu kota bersama teman teman nya esok hari.
Yana juga akan pergi namun berusaha agar tidak satu pesawat dengan mereka.
Dia sengaja bertanya tentang waktu penerbangan mereka.Alasannya pengen nganterin.
Namun rencana yang dia susun tidak lagi berlaku gara gara satu panggilan dari tuan ray aldelis ,papa Jhonathan aldelis.
hapus kan lah ingatanku.... hapuskan tentang dia.... hapuskan memori ku tentang nya.
Yana segera menarik HP nya ,no nya tidak di kenal.
Yana memiliki kebiasaan untuk tidak menjawab no yang tidak di kenal seperti ini jadi dia mengabaikan nya.
Beberapa waktu kemudian ada WA dari mami yang menyebutkan Panggilan tadi adalah panggilan penting.Dia harus menjawab jika dipanggil lagi.
Benar saja, beberapa menit kemudian Ringtone nya bernyanyi lagi.
Ini masih no yang tidak di kenal tapi mami ratu meminta agar dia menjawab nya
"Halo"
("Halo Gia,ini papa nya Jhonatan")
Deg..
__ADS_1
Yana bingung apa urusan nya dengan papa Jhonathan ini dengan dia.Janhan jangan ingin melabraknya dati jauh.Padahal kan bukan salah Yana jika ada pria yang tergoda,itu lah resiko pekerjaan nya.Namun begitu Yana masih menjawab ragu ragu.
"Ehh halo paman,maaf saya..hem"
(Jangan bilang apa apa, dengarkan paman dulu, oke ") kata papa Jhonathan dari sana.Dia ingin berbicara langsung tanpa di intrupsi oleh Yana.
"Oke, silahkan " kata Yana lagi.
(Kami tau mengenai tawaran Jhonathan.Tau juga nina Gia menolak nya.Saya sebagai papa menyelidik tentang nona Gia.Tau juga jika nona Gia sedang kuliah di universitas yang sama dengan Reno putra bungsu paman")
Yana agak terkejut dengan ini, orang tua Jhonatan menyelidiki sampai ke sini.Apa maksud nya ini.Jangan bilang mau menuduh dia sedang berdiri di dua perahu.
("Saya akan membayar jumlah itu secara cuma-cuma dengan satu syarat kecil,datang dan layani Jhonathan untuk beberapa waktu.Jika waktu habis nona gia bebas, bagaimana?') tawar papa Jhonathan lagi.
Jangan menunda waktu lebih lama.Jika mau katakan mau, jika tidak mereka bisa berangkat ke Jepang sore ini juga.
"eh..mak.. maksud nya paman mau nebus aku buat jadi simpanan putra paman kan .Paman salah tentang saya,saya memang kotor tapi tidak berniat untuk menjadi kotor seumur hidup.Jadi lupakan saja" kata Yana yang tidak habiskan pikir.
Ayah dan anak sama sama gila.
("Nona Gia, paman tau tapi Jhonathan sedang sakit sekarang.Dia kepikiran sejak pertemuan pertama kalian.Atau jika nona Gia mau,bisa nikah siri dulu ")
Yana tercengang, baru kali ini dia mendapatkan tawaran suka dari seorang bayah,dan itupun masih karena putra nya yang sedang sakit.
Sakit nya juga gara gara terpesona oleh si kupu kupu malam.O..M..G..
("jika ada kemajuan ,saya akan membayar biaya tambahan nanti, sebutkan saja angka nya sesuka hati")kata papa Jhonathan.Tiba tiba suara panggilan berubah menjadi suara ibu ibu Kemungkinan besar ini mama nya jhonatan.
("nona Gia, sebagai seorang ibu,saya meminta tolong.Kami tidak bermaksud untuk merendahkan nina Gia.Tapi kami juga tidak berdaya.Dia sakit bukan gara gara kamu tapi kamu harap nona bisa menjadi penawar nya.Ini permintaan saya sebagai seorang ibu yang malang ")
"Bukan begitu Tante, tapi Reno kenal aku "
("Tidak masalah,nona Gia masih bisa kuliah dan kembali nke ibu kota ujung minggu.Ini masih sama kan.Mengenai Reno, serahkan kepada kami ")
"Ya Tante tapi wanita simpanan , maaf aku menolak nya"
("Tidak , Tante tau itu dosa.Jadi kita ketemu dulu di ibu kota. Harga masih di bayar langsung ke maminya.Jika ada pengaruh mari bicara kan tentang nikah siri, oke")
"Maksudnya asalkan mau ke ibu kota sekarang, harga tebusannya di bayar kan penuh gitu.Terlepas dari kondisi tuan jonathan begitu kah?" Yana antusias sekali mendengarkan ide ini.
("ya begitulah maksud kami ")
Yana tidak berpikir panjang lagi.Dia langsung menjawab
"oke, saya akan berangkat hari ini juga ke ibukota"
("bagus ,nah nona Gia bersiap lah") suara tawa wanita tua yang terdengar menyedihkan di sisi itu.Mungkin sedih akan kehilangan uang banyak hari ini.
Tidak ada masalah untuk Yana, Mereka masih banyak uang untuk di buang .Yana hanya menerima sedikit cahaya dari mereka.Yang lain pikir kan besok saja.
"baik,saya mengerti"
Begitulah semua masalah diputuskan dengan cepat.Terkadang kita masih terpana dengan cara kerja uang kan.Tapi tidak masalah, yang penting sekali. Yana bahagia mengetahui masalahnya perihal dua ratus milyar itu akan selesai dengan cara ini.
Di dalam hati Yana berdoa agar tidak ada pengaruh apapun paa Jhonathan setelah mereka bertemu.Dia datang saja untuk bertemu tuan jonathan kali ini, jika semuanya selesai dia akan langsung kembali ke kota kecil.
Setelah diputus begitu, Yana langsung mengepak barang-barang dan bergegas berangkat menuju bandara. Di bandara dia segera menelpon Reno yang menggabarkan jika dia memiliki masalah dan tidak bisa mengantar nya esok hari di bandara.
Di sisi papa jonathan pula setelah mengkonfirmasi keberangkatan Yana, mereka langsung mentransfer selisih uang dua ratus miliar itu kepada mami Ratu yang membuat Yana adalah manusia yang bebas.
Sebelum keberangkatan pesawat, dia juga diberi tahu oleh mami harga itu sudah dibayarkan tunai.
Yana tersenyum manis seperti bunga mawar yang mekar di tetesi embun pagi.Segar dan mewangi.
Bagi nya ini adalah hari yang paling membahagiakan melebihi hari-hari biasa. Dia akan berterima kasih kepada kepada tuan dan nyonya aldelis karena ini.
Jika tidak ada perubahan lain, sekembalinya dari liburan semester ini dia akan benar-benar menjadi seorang Hariyana Ginanjar yang sedang belajar di universitas negri.
Gia hanya bakan menjadi masa lalu.
Tgl 30 Agustus adalah hari kemerdekaan Yana.
__ADS_1