Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
kelainan seksual


__ADS_3

Setelah hari penebusan nya , kehidupan Yana seperti danau yang tenang tanpa riak yang berarti.


Dia menjalani rutinitas yang sedikit membosankan.Bangun pagi, sarapan dan pergi kuliah.Begitu begitu saja.Tidak ada yang berbeda dari hari sebelumnya.


Ketika pulang istirahat sejenak dan pergi ke dunia maya melihat lihat situasi dunia bisnis . Melihat perkembangan saham saham dan gosip gosip terbaru.


Jika tidak ada jadwal kuliah dia akan menghabis kan waktu di panti asuhan.Hanya itu saja lah rutinitas Yana sekarang.


Untuk uang dia tidak banyak berpikir.


Karena uang di tangan,dia membuka restorannya lebih awal dan menyerah nya langsung atas kebijakan panti asuhan dengan pembagian hasil 8 dan 2.


Setelah di potong biaya operasional dan gaji karyawan, keuntungan bersih di bagi delapan untuk panti dan dua untuk Yana sebagai pemilik modal.


Yana juga tidak bermaksud untuk berhenti sampai di sini.Jika restoran sudah bisa berjalan pada jalur nya,dia berencana membuka usaha sampingan lainnya.


Laundry kiloan dan air isi ulang.


Pengerjaan nya tidak rumit dan pengembalian dana cepat asal tidak takut modal aja.


Lulusan panti asuhan yang lama banyak yang sudah berkeluarga.


Mereka kebanyakan tau sedikit tentang Yana.


Dengan uang di tangan yana berniat untuk menjalin kerjasama dengan mantan anak anak panti ini.


Depot isi ulang dan laundry bisa memakai sistem yang sama dengan restoran.Hanya saja karena ini masuk ke ranah pribadi tingkat pembagian nya lebih banyak.


Empat dan enam poin.


Di bisnis seperti ini Yana tidak takut merugi.Ini hampir sama dengan bermain saham skala kecil.Ada kala nya untung ada kala nya merugi.


Jadi di hari minggu Yana datang ke panti asuhan untuk bertemu dengan teman teman lama nya ini.


Untuk gelombang pertama ini.Dia hanya menginginkan tiga pengurus londry dan tiga pengurus air isi ulang.


Meski tanpa Yana orang orang ini sudah mendapatkan informasi dari ibu panti tentang niat Yana.


Mereka di panggil oleh ibu panti karean ibu panti tau tentang kesulitan ekonomi mereka.


Meskipun sudah berkeluarga dan keluar dari panti ,orang 8 ini kerap datang mengunjungi panti asuhan.


Mereka selalu ingat dengan panti asuhan tapi tidak berdaya untuk membantu seperti Yana.Kata orang gali lubang tutup lubang.


Berkat ini lah keberadaan mereka di pikirkan oleh panti asuhan ketika Yana menceritakan niat nya.


Yana punya dana dan pintar dalam menjalankan usaha.Taoia dia tidak punya banyak waktu .Dia masih seorang pelajar yang pengeluaran bulanan nya sendiri tidak kecil.


Yana takut juka uang di tangannya tidak di putar seperti ini,uang akan habis sia sia.


Untuk restorannya saja ada lebih dari dua ratus juta untuk memulainya.Yana pikir belum tentu restoran bisa mengembalikan dana awal dalam satu tahun kan.


Yana tidak memiliki persyaratan ketat untuk orang orang yang di pilih oleh hanya perlu jujur tidak neko-neko.


Ketika Yana tiba di panti dia sudah di tunggu oleh semua orang.Yana langsung di giring ke ruangan yang di buat untuk rapat ini.


Tanpa basa basi Yana mengedar kan sebuah berkas untuk masing-masing orang.


Mereka bisa membaca nya dan memilih siapa yang menangani laundry dan siapa yang mengambil depot air isi ulang.


"Baca saja,di sana sudah di tulis tentang dana dan sebagainya.


Mengenai lahan kita akan bicara kan secara terpisah"kata Yana terus terang.


Semua nya fokus pada berkas yang yana berikan Mereka semua mendukung ide Yana.Tapi tidak ada saudara di bidang bisnis.Jika sudah setuju , mereka harus pergi menadatangani kontrak dengan pengacara Yana.Jadi ini bukan usaha main main.


"Yana di sini di tulis penyeragaman tipe dekorasi dan bahan baku serta nama .Apa ini seperti perusahaan kecil kan?"Tanya duan.


Namanya Siswanto entah kenapa di panggil dengan duan.Dia sudah menikah dan memiliki dua anak balita.Tapi bekerja sebagai seorang tukang parkir di kota kecil.


Penghasilan yang dia dapatkan hanya cukup untuk makan saja.


Sampai sekarang masih menyewa rumah kecil.


Kebetulan sekali dia menikah dengan seorang gadis yang juga mantan anak panti.Jadi mereka sama sama bisa menanggung kesulitan .


"Hahah seperti nya kau benar, aku tidak berpikir seperti ini tadi" kata Yana tertawa.


Jika di pikir lagi ini memang mirip dengan perusahaan kecil.Ada pemimpin dan karyawan juga.


Yana pikir lahan di beli bukan di sewakan.Untuk mesin cuci dan pengering pakaian akan di beli khusus.Memang sedikit mahal tapi tidak memerlukan begitu banyak orang untuk operasional nya.

__ADS_1


Karena nama yang seragam ini lah maka di bilang sebuah perusahaan kecil.


Nantinya akan merambah ke berbagai kota lainnya .Anak anak cabang yang membantu Yana untuk menghasilkan uang kecil kecilan.


Jangan remeh kan usaha Loudry, katanya jika cukup pintar bisa menghasilkan omzet bersih puluhan juta rupiah perbulan nya.


Itu hanya satu toko, Yana buka tiga sekaligus bayangkan saja keuntungan bersih yang yana dapatkan setiap bulan nya.


Tahun depan Yana bisa membuat kipas angin dari uang kertas.Rasakan bedanya antara angin yang di buat dari listrik atau angin yang di buat dari uang.Bisakah Yana tertawa sekarang.


Dengan dana satu milyar saja Yana bisa membangun sepuluh londry dan sepuluh sekaligus.


"Yana aku Lebih suka dengan Loudry, rumah masih sewa jadi bisakah keluarga tinggal ?" kata Duan lagi.Jika dia bisa tinggal di tempat kerja maka dia bisa menyimpan selisih uang sewa rumah.


"Oke ,akan ada dua lantai nanti.Yang di atas setengah nya di biarkan kosong untuk tempat penjemuran setengah nya lagi bisa untuk tempat tinggal keluarga.Jika mau bisa saja bawa keluarga mu kan" kata Yana.


Sebenarnya dia sendiri tidak pernah terpikirkan masalah tempat tinggal para karyawan nya.Dia pikir mereka pasti memiliki rumah sendiri setelah bertahun tahun lamanya.


Tapi mendengar keluhan teman-temannya ini Yana mengerti mereka memiliki kesulitan tempat tinggal.Ketika mereka keluar dari panti , itu tanpa keahlian apa.pun di tangan.Jadi cari pekerjaan lebih sulit, biasanya hanya ada pekerjaan kasar saja.


"Oke..hahaha aku suka ini, aku siap kapan pun kau siap hahahahaha " kata Dino yang dari tadi diam dan banyak berpikir ini.


Mempunyai pekerjaan yang tetap dsn tempat tinggal sendiri. Bukankah ini hal yang bagus dan murah hati.


"Aku siap kapan pun kalian siap tapi bagaimana dengan lahannya" kata Yana serius.Lebih cepat lebih baik


"kota ini sangat kecil jadi ku pikir tidak perlu saling berdekatan begitu"kata Dino lagi.


Maksudnya dia tidak ingin memiliki saingan dari perusahaan yang sama.Agar lebih lebih efektif mereka harus menyebar dan tidak saling mengganggu satu sama lain.


Yana tentu saja setuju dengan itu tapi dia melepaskan mereka membicarakannya sendiri biarkan mereka sendiri yang menentukan. Di mana lokasi yang bagus barulah bicara tentang biaya selanjutnya.


"Yana bisakah aku membuka nya di Bogor? keluarga istri afa di sana.Anak anak belum sekolah jadi kami bisa pindah kapan saja" kaya Doni.


Doni bekerja sebagai buruh lepas di pasar.Dia juga masih menyewa . Istri memiliki orang tua di Bogor.Doni selalu minder jika berkumpul dengan keluarga istri nya.Tapi jika bs8a buka usaha di Bogor dia bisa menepuk dafa do depan mereka.


Mencari pegawai juga bisa memakai sanak keluarga saja.Istilahnya saling bantu lah.


Yana setuju dengan ini,dia memang ingin mengembangkan jasa laundry ini ke berbagai kota nantinya Sekarang ada yang menawarkan, jadi kenapa tidak .


Dari enam orang ini lima orang memilih laundry dan hanya satu yang memilih depot air minum.


Karena perbincangan mereka semakin hangat, mereka semua akhirnya lupa waktu dan tidak sadar jika hari hampir gelap.


Yana memaksakan diri untuk kembali ke rumah kost nya.Dia masih akan bekerja di balik layar laptop.


Uang dari Jhonathan aldelis berkurang cepat seperti air yang mengalir.Jika dia tidak mendapatkan pemasukan dia akan miskin dengan cepat.


Meskipun bisnis Loudry dan air isi ulang di buka, akan makan waktu untuk pengembalian modal usaha.


Di sini Yana berpikir tentang uang ,di satu sisi lain.Jhinatan mendapatkan kejutan dari adik kecilnya.


Reno aldelis.


Dia menelpon Jhonatan setelah makan malam.Awal nya Jhonatan heran.Tidak biasanya Reno menghubungi nya apalagi di malam hari.


Dia seperti mendapat kan firasat buruk.


Setelah beberapa kata dari telepon, Jhonatan mengerti jika masalah ini adalah masalah besar.


Pernikahan walau pun di bawah tangan akan selalu ada konsekuensinya.Baik itu kecil atau pun besar.


"Apa pendapat mu tentang shi?"tanya Jhonathan.


Karena dia telah menyelidiki tentang hariyana ginanjar .Tentu saja dia tahu siapa shiyana Ginajar ini. Mereka saling terkait satu sama lain dengan kondisi yang aneh.


Apa lagi dengan yang namanya Hari Ginanjar ini.Dialah biang keladinya.Jika tidak ada dia...


("Bagaimana kak?") tanya Reno .Kakak nya ini sudah lama sekali terdiam.


"Ren Jangan terburu buru.Apa kau yakin Itu anak mu?"tanya nya.Dia orang yang selalu berhadapan dengan seseorang yang licik.


Nama aldelis sangat harum banyak orang yang ingin menggigitnya.Ada saja jalan yang mereka gunakan.


Ada seorang CEO baru yang mengalami hal yang sama dengan Reno.Mereka akhirnya menikah tapi setelah sangat anak berusia enam tahun barulah dia tahun itu bukan anak biologis nya.


Jadi hal seperti ini harus di selidiki terlebih dahulu.Jangan menyesal setelah bertahun-tahun.


" yakin sih tapi...


"Tapi apa?" tanya Jhonatan yang tidak sabar dengan cara bicara Reno.Dia sendiri tidak yakin kan,jadi tentu ada masalah di tengah tengah.

__ADS_1


("Dia sering gonta-ganti pasangan intim.Aku tau itu jadi agak bingung mengatakan nya kak.Tapi yang aku tau dalam sebulan ini dia tidak berhubungan dengan siapa pun kak selain aku") kata Reno dari sebelah sana.


"Berapa kali?"


( "Hem?")


"Jelas kan detil nya,nanti baru bisa kita cari jalan tengah nya?" Kata Jhonathan.


Reno menceritakan tentang malam itu.Dia tidak yakin tapi dia tau Itu lah yang terjadi.


Jhonatan mencium sesuatu di balik kisah yang di sampaikan oleh Reno ini.Shiyana tidak sebodoh yang di pikirkan oleh Reno.


Sejak kecil shi selalu bisa mengambil sesuatu dari dari suasana yang tidak kondusif.Dia Awalnya orang luar tapi dia berhasil mengambil posisi Yana dengan mudah.


Jika dia tidak pandai mengambil hati Hari Ginanjar tidak mungkin dia duduk di posisi ini di usia yang sangat muda.


Dia mengunakan kepolosan seorang anak untuk mendapatkan posisi ini.Tapi ini hanya spekulasi Jhonatan saja.


Shiyana masih berusia lima tahun kala itu.Bagaimana bisa dia berpikir sejauh ini.


Di dalam kamar gelap itu, Yana pernah cerita bagaimana Shi kecil menjadi Ratu kecil di rumah besar begitu dia datang.


Dia mengunakan tangisan nya untuk mendapatkan semua keinginan nya.Dia bahkan bisa menempati kamar Yana kecil waktu itu.


Papa Yana hanya bilang,sinar masih kecil dan dia tidak akan lama dia rumah.Jadi Yana harus mengalah dan itu lah yang terjadi kemudian.


Mainan nya, bonekanya bahkan posisi nya di ambil selangkah demi selangkah.


Tapi ini masih perlu di verifikasi lebih lanjut.Jangan sampai menjatuhkan hukuman pada orang yang tidak bersalah.


("Kak?)


"Mari kita tes DNA dulu.Kakak akan usahakan dapat sesuatu pada hari Ginanjar.Kau cobalah membawa Shi ke rumah sakit lain. Nanti kakak kirim kan nama rumah sakit nya.Tugas mu hanya perlu membawa Shi kesana.Jangan sampai shi curiga .Lakukan diam diam mengerti?"kata Jhonatan.


("Kenapa diam diam kak,apa kakak curiga Shi berbohong?") tanya Reno.


"kita hanya berhati hati saja,andai memang anakmu mari menikah secara resmi.Ginanjar grup tidak buruk kan.Lagi pula dia anak satu satunya.Dalam hal keuangan dan latar belakang masih cukup bagus "


("Oke aku serahkan semua nya pada kakak.Kirim kan aku alamat rumah sakit nya") mata Reno bersemangat.Meski pun akhirnya dia terpaksa untuk menikah dengan Shi,dia juga mendapat dukungan dari kakak nya.Mendapatkan restu papa dan mama tidak jauh setelah itu.


"Oke nanti kakak kirim kan.Jika bisa selesaikan dalam dua hari " perut akan semakin besar setiap harinya.Ada baik nya menikah sebelum perut belum terlalu besar.


("Dua hari? baik aku tau ") kata Reno dari seberang sana.Dia pikir dia membuat keputusan benar kali ini.Kakak nya memang bisa di andalkan.


" Begitu saja" kata Jhonatan yang langsung menutup telepon.Dia merasa pusing dengan masalah Reno ini.Reno selalu membuat masalah baru.Dia sebagai seorang kakak harus membenahi semua kerusakan yang telah dia buat.


Belum lama dia melepaskan HP nya.Nada dering nya berbunyi lagi.


Jhonatan melirik HP dengan malas.


Melihat nama yang tertulis di sana, kulit Jhonatan tiba tiba mati rasa.


Sial...


Jhonatan tidak mau menjawabnya dia mengambil HP itu dan menyimpan nya di bawah kasur.Jika sengaja mematikan HP tentu saja pihak sana akan curiga.


Setelah tidak mendengar suara nada dering itu dia baru bisa bernafas lega.


"Bagaimana cara untuk menangani Nurida,dia gadis baik yang bisa menjadi calon istri idaman dan calon menantu yang mama idaman kan.


Tapi masalahnya ada pada Jhonathan sendiri.Dia ingin sembuh seperti pria lain.Kali ini dia merasa kan dirinya tidak normal.


Dulu dia sakit seperti kata mama jadi wajar jika dia merasa begitu dengan lawan jenis.Tapi sekarang dokter khans sendiri yang bilang dia sudah sembuh total.Hanya menjaga pola pikir agar tidak kembali dalam situasi yang sama.


Sekarang setelah sehat dia masih merasakan hal yang sama.Jadi dia bertanya pada dirinya sendiri.


Apakah dia normal atau tidak.


Jika tidak normal maka Nurida akan di aniaya seumur hidup.Ini tidak baik untuk nya.


Adalah benar jika pergi memeriksa diri ke dokter lagi supaya lebih jelas.Namun juka.d8 bilang dia bengkok juga tidak benar.


Dia belum pernah merasakan dorongan seksual ketika melihat pria.


"Ahh dorongan seksual? Yana ,ini yana " kata Jhonathan pada dirinya sendiri.


Dia tidak bisa merasakan hal itu pada seorang gadis tapi dengan Yana dia jelas sudah pernah mengalami nya.


Dengan Yana dia normal dengan wanita lain dia tidak normal.Apa namanya kelainan yang dia rasakan sekarang.


Kelainan yang memang lain dari pada yang lain.

__ADS_1


__ADS_2