
Kesedihan dan kegembiraan seperti dua sisi sebuah koin.Di sini keluarga aldelis sedang berduka atas masalah yang menimpa mereka.
Di sisi lain nya Yana dan kedua orang tua nya sedang berbahagia.
Yana sengaja membuat acara tujuh bulanan nya di panti asuhan tepatnya di kota kecil.
Setelah berbulan-bulan lamanya dia pergi.Hari ini dia bisa kembali dengan sambutan yang meriah dari seluruh anak anak panti asuhan.
Yana sudah mengatakan niat nya pada ibu panti jadi ketika datang semua hal sudah di persiapkan sebelumnya.
Yana seperti orang yang pergi ke kondangan saja layaknya.Di luar sudah terlihat panti asuhan yang sedang berhias diri.
Meskipun tidak ada tamu undangan lainnya tapi bagi Yana ini adalah acara yang paling bahagia.Sejak kejadian itu dia belum pernah merayakan satu pesta pun termasuklah hari ulangtahun nya sendiri.
Sekarang dia di sambut dan acara ulang tahun dari tahun itu sampai sekarang seperti sedang di akumulasi kan.
Kenangan kenangan di tahun-tahun di mana dia tinggal disini seperti di putar ulang.Tapi kenangan itu bisa Yana terima dengan senyum nya yang tulus.
Setelah bertahun-tahun lamanya, harus di akui pengalaman buruk itu sudah menggembleng nya menjadi wanita tangguh seperti sekarang.
Menjadi dia yang sesungguhnya.
"Bunda" sapa Yana dengan mata merah.
"Hem kamu tidak bisa menangis sekarang.Nanti terpengaruh sama anak anak di dalam sini"kata Ibu panti yang juga merasa terharu.
Dulu dia sangat menghawatirkan Yana.Sekarang dia sudah tidak perlu lagi merasa begitu.Yana bahkan bisa membersihkan namanya dengan cara cara yang tidak terduga.
"Ibu saya selaku mama dari Yana ingin berterima kasih sebanyak-banyaknya.Jika tidak nada panti asuhan ini mungkin kami tidak bisa bertemu lagi seperti sekarang"kata mama Yana alias Liliana.
"Berkat pengajaran kalian kah Yana bisa tegar menghadapi cobaan seberat itu "sambung nya lagi.
"Tidak Yana ini sudah memiliki dasar-dasar baik dari dalam.Tentunya kebaikan yang ibunya tanamkan sejak lahir sudah di rekam nya dengan baik.Saya hanya mendorong dia selebihnya ini adalah kemampuan Yana sendiri dan ini pasti berkat mamanya sendiri " akunya ibu panti.
"Saya juga minta maaf kepada tuan Hary yang sudah salah sangka.Maaf jika kedatangan nya terakhir tidak begitu menyenangkan "katanya pada Papa Yana alias Hary Ginanjar.
Hary tersenyum lebar fan berkata "Karena perlakuan itulah saya jelas merasakan kasih sayang yang tulus untuk Yana putri ku ini.Di zaman sekarang banyak orang yang suka berpura pura tapi kalian tetap dan tulus dengan Yana.Saya yang seharusnya berterima kasih "kata Hary dengan dalam
"Ohh sampai kapan kita di sini,ayo masuk anak anak sudah nggak sabaran tuh "kata ibu panti tiba tiba.
Semua nya tertawa renyah dan masuk kedalam bersama sama.Di dalam Yana segera di serbu oleh anak-anak.
Baginya ini adalah hal biasa tapi bagi Liliana ini sudah luar biasa.Anak anak semua nya menyukai Yana dan Yana juga demikian.
Mungkin anak-anak yang murni dan polos inilah yang pada akhirnya mampu menggerakkan hati Yana menjadi setulus sekarang.
Di panti asuhan memang ada halaman kosong yang sangat luas. Halaman ini biasanya digunakan untuk menyambut tamu-tamu besar.
Di sini sekarang semua anak-anak berkumpul. Semua hal sudah dipersiapkan termasuklah sajian makanan yang dibuat ala prasmanan.
Ada meja yang di tata rapi di sana Yana dan orang tuanya digiring untuk duduk.
Seseorang yang tidak pernah disapa siapapun. Bergegas membersihkan area dan sebelumnya duduk.
Sapu tangan segera digerakkan di kursi seperti sedang membersihkan noda.Setelah itu barulah Yana duduk di atasnya. Takut Yana tidak nyaman satu bantal kecil diletakkan di pangkuan Yana.
Perlakuan kecil namun bisa membuat perhatian beberapa orang tertuju padanya.
Setelah melakukan itu pria tadi hanya berdiri diam dan tidak bergerak di tempat.
"Ini ?"
"Oh ini perkenalkan ini Rudi putra angkat saya. Sejak kejadian kemarin dia begitu berhati-hati dan takut Yana mengalami musibah, jadi beginilah dia" kata liliana tersenyum.
"Ohh gitu,pantasan anak angkat toh.Di pikir pacar baru Yana"seru seorang staf tanpa sadar.
"Kak Yana tekalang kaya ya,bisa beli mobil dan rumah besad?" tanya seorang anak kecil di depan Yana.
"Bisa Riri juga bisa kalau udah gede, tapi belajar dulu yang pintar "
"Hem lili pintal,bial kaya dan cantik juga hehehe" katanya dengan suara khas anak-anak.
Semua orang tertawa dengan senang.Selanjutnya acara segera di mulai di mana di awali dengan pembacaan ayat ayat suci yang tentu saja di lantunan oleh anak anak yatim piatu dengan semangat.
Setelah itu satu persatu anak-anak maju ke depan atas inisiatif sendiri.
Mungkin jika ini adalah sosok pembesar yang lain. Anak-anak tidak akan pernah mau naik panggung tapi karena mereka sudah terbiasa dengan Yana jadi tidak ada rasa canggung sedikit pun.
"kakak Yana selalu bahagia ya"Kat seorang anak dan dia pergi memeluk Yana setelah itu.
Hanya satu kalimat namun itu sudah membuat semua orang terharu.Bagi Yana khususnya ini adalah doa yang insya Allah akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
Yang lain naik juga, mungkin dia terinspirasi dari temannya tadi.
"kakak Yana harus sehat selalu ya, adik kecilnya harus punya ibu paman di sebelah juga tampan dia bisa jadi ayah nya kan"
Air mata Mama Yana dan hari Ginanjar tidak kuasa menitik harum dengarnya. Mungkin gadis kecil ini tidak memiliki ibu sendiri jadi dia berkata demikian.
Di sisi lain semua orang memandang pria yang disebutkannya .Memang dia tampan dan terlihat cocok dengan Yana .
__ADS_1
Tapi dia masih anak angkat mamanya jadi hubungan mereka sepertinya lebih cocok disebut adik kakak.
"Kakak Yana cantik dan paman itu tampan, cocok hihihi"yang naik terakhir jadi semakin nakal dan kata-katanya mulai tidak terkendali.
Namun tidak ada yang mengambil hati tentang perkataan anak-anak. Beberapa orang justru mengaminkannya agar ini menjadi sebuah doa yang akan dikabulkan.
"Heijangan bicara tentang Paman tampan lagi ya bicarakan tentang masalah lain"kata ibu panti ketika ada anak usil yang naik lagi ke panggung.
Pria kecil itu memegang kepalanya dan sepertinya sedang memutar otak. Apa yang ingin dia sebutkan tadi tentu saja terkait dengan apa yang dilarang oleh ibu panti.
Jadi dia bingung ingin berkata apa.
"Hem mama dan papanya kakak Yana .Harus terus sehat dan umur panjang agar kakak Yana bahagia. Kalau kakak Yana bahagia kami juga bahagia karena kakak Yana baik dan selalu memberikan hadiah.Jangan lupa tahun ini aku ingin mobil tayo yang besar ya kak" katanya malu-malu dan buru-buru turun dari panggung.
"Makasih ya sayang,bunda sangat senang kalian bisa menyampaikan kata-kata bagus hari ini.Tapi jangan selalu berpikir tentang hadiah ya itu tidak baik"
Anak-anak mulai tertawa dan tapi dengan cepat melupakan nasehat itu. Mereka yang naik panggung kemudian nya justru mengatakan niat untuk beberapa hadiah yang menurut mereka pasti akan diberikan oleh kakak Yana.
Sekarang panti asuhan tidak lagi kekurangan uang seperti dulu malah mereka memiliki tabungan cadangan untuk masa-masa tersulit.
Minuman yang dibuat di panti asuhan ini bahkan sudah diedarkan oleh Ginanjar group sebagai penanggung jawab.
Namanya juga dipatenkan dan akan didistribusikan ke berbagai daerah dengan bekerja sama pada LRA group.
Minuman sari buah yang bisa dibeli dengan cup dan juga kalengan ini. Diberi nama plus dringk sekarang bisa menopang kehidupan panti asuhan bahkan jika tidak ada pendonor sekalipun.
anak-anak mantan panti yang sekarang dipekerjakan di oleh Yana melalui laundry dan depot isi ulangnya tidak lupa mengirimkan santunan Meskipun tidak banyak.
Tapi ini juga merupakan pundi-pundi rupiah bagi panti asuhan.Sehingga mereka tidak perlu lagi merasa pusing dengan para pendonor yang kadang datang dan kadang hilang.
Siapa yang menduga jika usaha simpel dan dilakukan oleh sebuah panti ini sebenarnya bisa menghasilkan keuntungan jutaan rupiah tiap bulannya.
Yana yang sekarang sudah menjadi CEO dari grup Ginanjar juga mendirikan yayasan khusus untuk anak-anak yatim khususnya panti asuhan ini.
Mereka akan memberikan beasiswa bagi setiap anak panti asuhan yang berniat untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
Apalagi sekarang begitu banyak beasiswa yang diberikan oleh pemerintah baik itu dari negara maupun pemerintah daerah.
Belum lagi dari berbagai instansi bahkan dari dunia perbankan sekalipun.
Sangat sayang dengan bantuan seperti ini anak-anak malah tidak melanjutkannya.
Di sinilah Yana berperan untuk mengajarkan anak-anak untuk lebih mandiri dan terampil.
Sekolah adalah sesuatu yang formal.Tapi jangan berpikir untuk mencari pekerjaan dengan ijazahmu tapi berpikirlah bagaimana membentuk sebuah pekerjaan dengan ijazah itu.
Hari ini Yana ditemani anak-anak Yatim-piatu dengan acara yang bernuansa islami. Meskipun terkesan sederhana namun Yana sudah sangat bersyukur sekali.
Baik itu Liliana ataupun Hary Ginanjar .Mereka berdua juga sangat senang dan tidak terlihat tekanan untuk menerima anak-anak yatim di sini.
karena tamunya adalah Yana dan kedua orang tuanya mereka anak-anak juga tidak canggung dan mereka bebas berekspresi apapun yang mereka inginkan.
Jadi acara ini terlihat lebih natural dari acara yang biasa diadakan di hotel berbintang sekalipun.
Ibu panti sama sekali tidak menyusun acara seperti yang seharusnya jadi anak-anak yang naik ke panggung justru adalah sukarelawan.
Mereka hanya diatur agar tidak ada yang berdesak-desakan untuk maju.
Ada yang mengirimkan doa ada yang menari dan menyanyi juga. Sudah seperti ajang pencarian bakat aja layak nya.Tak lama kemudian ada tamu yang datang terlambat.
Feky dan boy.
Seperti yang dijanjikan feky benar-benar datang bersama boy untuk memeriahkan lagi acara 7 bulanan Yana.
Yana berusaha melirik ke belakang tapi dia tidak bisa menemukan Reno di manapun. Kemungkinan besar dia sangat sibuk jadi dirinya tidak bisa datang.
Seharusnya Reno lah yang paling antusias diantara tiga sekawan karena ini adalah keponakannya sendiri.
Tapi Yana sama sekali tidak bekerja hati dia tahu Reno mungkin memiliki kesulitannya sendiri.Di samping itu selain bayi yang dia kandung, Reno juga akan menggendong keponakan lain dari rahim Sarah ayu.
Tidak dipungkiri ada rasa yang sedikit aneh karena Reno tidak dapat datang.Namun berkat feky dan boy semuanya bisa teralihkan.
" kalian datang?" sapa Yana pertama kali.
"Kenapa tidak sesibuknya aku aku pasti datang untuk merayakan 7 bulanan calon keponakan bukan hehehe"kata boy tertawa kecil.
"Hem, hanya Jadi paman kapan kamu jadi ayah?"canda Yana
"kapanpun bisa tapi sekarang urusannya ngumpulin Duit bos. kalau duit banyak wanita akan berbaris seperti antrian sembako ,ya nggak"
"iya itu benar tapi salah satunya bukan aku"
"Siapa yang mau dengan wanita dengan perut besar seperti ini. tapi idenya boleh juga tuh"
"yey maunya hahaha"
"ah bercanda mulu, halo anak-anak apa kabar Ini paman bawain bingkisan ayo ambil pilih yang mana saja"siapa feky dengan anak-anak yang hadir.
Anak-anak juga sudah sering bertemu dengan tiga sekawan ini. Anak-anak juga tahu bagaimana baiknya mereka.
__ADS_1
Tapi bagi anak-anak tiga sekawan hanyalah donatur yang lewat. Sekejap ada sekejap hilang.Jadi di sini posisi Yana sama sekali tidak pernah tergantikan di hati mereka.
Walaupun demikian yang namanya anak-anak. Ketika melihat hadiah mata mereka akan membulat dan melupakan segala sesuatu yang tadi terasa canggung.
Satu persatu berebutan untuk mengambil hadiah padahal tidak tahu apa isi di dalamnya.
Salah satu ciri khas dari tiga sekawan adalah bingkisan seperti ini. Ini adalah bingkisan dengan isi yang random.
Apapun yang akan didapatkan adalah tergantung keberuntunganmu sendiri.
"makasih paman yang baik "kata seorang gadis kecil yang bernama Riri.
"oh hanya Riri kita yang cantik yang paling perhatian. Tahu berkata terima kasih tapi lihat yang lain semuanya hanya memikirkan kado tanpa melihat paman yang menyedihkan ini"kata boy yang pura-pura sedih.
Mendengar kata-kata boy itu anak-anak yang tadi berlarian berputar arah dan berterima kasih dengan serempak.
"terima kasih daun keladi kalau ada kirimkan lagi, paman"
"hahaha kalian ada-ada saja jawabannya Tapi itu bagus kreatif kok kreatif haha" kata boy tertawa.
Semua yang hadir juga tertawa terlebih-lebih lagi yana.Dia sangat terhibur dengan adegan seperti ini.
Anak-anak sangat polos dan mereka selalu jujur dengan apa yang mereka katakan.
"Hei maaf ya anak-anak hanya bercanda" kata ibu panti malu.
"kami tahu Bu mereka bercanda tapi setengah serius tidak masalah kok. lagi pul dengan memberikan sedikit sumbangan. Kami akan mendapatkan keuntungan 10 kali lipat.Kalau nggak percaya,tanya aja sama pak ustad" Seketika tertawa pecah lagi dan semua orang segera tertular dengan tawa itu.
Acara dilanjutkan dengan tauziah dan pidato dari Yana tentang harapannya untuk anak-anak panti.
Semuanya berlangsung hikmat dan anak-anak juga merasa bahagia. kali ini mereka mendapatkan hadiah dari dua orang sekaligus.
Yang paling disuka dari begitu banyak menu adalah stand es krim. Yang tentu saja bisa mereka makan sepuasnya tanpa perlu membayar.
Anak-anak mulai tidak memperdulikan lagi keberadaan orang dewasa .Mereka tenggelam dalam kegembiraan makan es krim.
Sementara itu kedua orang tua Yana pergi berbincang dengan ibu panti asuhan bertanya mengenai seluk beluk panti asuhan.
Yana dan tentu saja dengan Rudi yang setia ditinggal bersama dua sahabat.
Awalnya mereka ingin berbincang masalah bisnis dengan Rudi.Tapi sekarang ada masalah rumit yang perlu disampaikan pada Yana.
Meskipun tidak tahu apa hubungan Yana dengan Rudi saat ini tapi mereka masih perlu mengatakan ini.
"Yan Aku baru saja mendapat telepon dari Reno. dia mengatakan ada masalah yang terjadi di rumah mereka. Reno ingin berbicara denganmu tapi kau bahkan tidak memberikan nomormu pada kami"
"Kan bisa dengan Rudi?"
"oh maaf demi acara ini aku mematikan semua kontak. Jadi mungkin mereka tidak dapat menghubung aku juga"kata Rudi dengan wajah dinginnya.
"Hem sepertinya bos Rudi ini sangat perhatian denganmu demi acara ini dia sudah mematikan teleponnya. Padahal terkadang panggilan itu berharga milyaran rupiah loh" kata boy dengan penuh arti.
Yana tidak bodoh tapi dia pura-pura tidak mengerti.
"ya sudah apa maksud dan tujuan Reno ingin berbicara denganku?"Tanya Yana.
"tidak ngerti juga tapi katanya kakak Jonathan sedang kambuh dan dia ingin berbicara denganmu"kata boy.
Dari nada suara Reno tadi pagi, mereka mendapati ada masalah besar yang ditutupi oleh sahabatnya itu.
Biasanya Reno adalah orang yang serba terbuka. Mungkin juga masalah ini berkaitan dengan Yana jadi tidak nyaman untuk Reno mengatakannya dengan pihak ketiga.
Itulah sebabnya Reno ingin berbicara empat mata dengan Yana.
Yang mereka tidak tahu Yana tercengang mendengar kata "kambuh" itu.
Setahunya Reno sudah sembuh tapi kenapa masih bisa kambuh. tapi di sini Yana merasa dirinya tidak penting. Bukankah dia memiliki Sarah ayu sebagai istri nominal.
Dia tidak punya hak untuk mendampingi Jonathan pada saat Jhonatan sedang sakit.
"tapi boy aku tidak punya hak untuk merawatnya. Bahkan aku tidak punya hak lagi untuk bertanya tentang kabarnya. Bukannya aku ingin membalaskan rasa sakit hatiku tapi kami bukan lagi orang yang sama.Ada Sarah ayu yang perlu dijaga hatinya" kata Yana yang sedikit menahan rasa pahit.
Jika saja mereka belum bercerai Mungkin dia akan berlari mencari Jonathan saat ini juga.
Tapi kenyataannya dia dan Jonathan bukan lagi siapa-siapa.bahkan anak-anak yang dia kandung pun tidak mendapatkan perawatan yang sama dari nenek mereka.
Walaupun mereka tahu dia sedang hamil keturunan aldelis .Tapi pernahkah mereka berniat untuk mengadakan acara syukuran seperti yang mereka lakukan saat mendengarkan tentang kehamilan Sarah.
Mungkin mama Jonathan yang tidak menyukainya jadi dia maklum dengan itu namun bagaimana tentang Jonathan yang jelas-jelas adalah ayah kandung dari calon anak.
dia bahkan tidak bertanya apakah anak-anak sehat bulan ini atau apakah anak-anak rewel di dalam perutnya.
Jonathan sama sekali tidak peduli.Jadi jika Jonathan sekarang dalam kondisi sakit kenapa juga Yana harus peduli padanya.
Ingat lagi ketika Jonathan sakit dulu dia selalu mengatakan tentang cinta dan memeluknya kemana-mana.
Bagaimana jika perilakunya masih sama dan ini dilihat oleh istri nominalnya.
Meskipun latar belakangnya tidak baik namun dia sama sekali tidak pernah ingin menjadi orang ketiga dalam rumah tangga seseorang.
__ADS_1
Yana hanyalah seorang pelacur tapi bukan pelakor.