Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
Reno bebas


__ADS_3

Yana yang baru saja kembali dari reuni langsung di kejut kan dengan kurir dengan dua kotak pizza daging.Dia tidak memesan nya sama sekali.


Namun dia bisa menebak siapa pengirimnya.Pasti tiga sekawan itu lagi.Sudah beberapa minggu mereka tidak pernah mengirim kan makanan seperti ini.


Mengapa baru sekarang.


Yana memiliki kebiasaan untuk tidak membuang-buang hadiah orang.Karena tidak bisa di kirim ulang dia menerima dengan senang hati.


Lumayan lah buat camilan.


Yana yang sekarang bukan yana yang perlu irit di mana mana.Dia punya milyaran di kartu kredit nya.Hal apa yang tidak bisa dia beli.


Sekotak pizza di simpan di kulkas,dia bisa memanas kan nya besok pagi.


Yang satu lagi di keluar kan untuk camilan makan malam nya seraya berselancar di dunia maya.


Kabar terbaru dari dunia saham.


Satu plot saham yang Yana pegang sudah turun lagi.Sepertinya Yana kalah taruhan minggu ini.Dia rugi puluhan juta dalam satu malam.


Yana tidak berpikir saham ini akan naik lagi.Pemilik perusahaan itu memiliki banyak gosip buruk yang tidak jelas.


Jika di jual Yana tidak balik modal.Dia kehilangan setengah dari harga beli .Tapi jika turun lagi besok Yana akan benar benar rugi besar.


Setelah dua jam berselancar dia menutup akun nya setelah menjual saham dengan banting harga.Malam ini Yana merugi lima puluh juta lebih.


Biasalah bermain saham.Kadang untung kadang merugi.Yana tidak punya masalah dengan Itu.


Bermain saham ini tidak banyak uang.Hanya memutar nya saja tarik ulur setiap waktu.


Karena rentan Yana tidak lagi menambah modal .Dia ingin menarik keuntungan nya saja untuk dia gunakan sebagai usaha sampingan.


Selain dari bisnis Loudry dan depot air isi ulang Yana sedang menego pesawat pribadi mewah.


Karena barang bekas harga nya cukup murah dan kelayakan terbang masih cukup bagus.


Dana Yana cukup jika dia ingin membeli tiga atau empat pesawat bekas ini.Tapi dia pikir lebih baik mencoba air dulu.


Dia membuka jasa penyewaan pesawat pribadi.Yana memiliki kenalan lama jika dia ingin pergi ke jalur usaha ini


Mami ratu.


Mami kerap terbang ke luar negeri dan koleganya tidak sembarang orang.Para kolega nya ini kebanyakan orang orang berduit. Jangan kan menyewa membeli pesawat pribadi saja mirip seperti membeli kacang goreng.


Yana akan membicarakan ini pada mami Ratu nanti.


Yang penting uang dua ratus milyar Itu masih cukup banyak.Usaha loundry dan depot air isi ulang tidak memakan satu milyar pun.


Yana yang sekarang hanya pusing di mana tempat untuk dia menghabiskan dana sebesar ini


Mata uang terkadang sulit di kendalikan.Dia akan lebih rugi jika uang di biarkan membusuk di Bank.


Setelah banyak berpikir Yana akhirnya pergi ke kamar untuk tidur.Tidak perlu waktu lama untuk Yana terlempar ke dunia mimpi.


Yana sudah tidur tapi Reno dan teman-temannya tidak bisa memejamkan kan mata nya malam ini.


Mereka mengingat bayangan Yana yang semakin jelas di ingatan masing masing.


Yana yang asli tidak mudah di lupakan.Dia memang terlalu cantik.


"Ren gue ngikutin Yana ya besok.Sepertinya gue penasaran deh"kata boy


"Apa lagi yang mau di selidikin.Kan udah jelas kenapa dia seperti itu hem?" kata Reno yang entah kenapa jadi kesal sendiri.


Besok dia akan melabrak Shi pagi-pagi.Tapi dua sahabatnya ini, ingin pergi menguntit Yana seharian.


Hanya dia yang tahu betapa dia juga ingin melakukannya.


" jangan khawatir bro nanti gue sherlock kok.Susul aja kan bisa?" kata Feky lagi.


"Hem okelah"kata Reno dengan puas.


Pagi nya


Seperti yang sudah direncanakan sebelumnya. Reno dan dua temannya berpisah dua arah. Reno pergi ke rumah sakit sementara dua temannya pergi ke rumah kost Yana.


Reno tiba di rumah sakit dan langsung menuju ke kamar di mana shi sedang dirawat sebelumnya.


Begitu pintu kamar dibuka shi langsung berteriak kegirangan melihat kedatangan Reno.


Dia sendiri tidak mengerti apa yang terjadi. Ketika dia mendapatkan luka di kaki ,seharusnya dia pergi ke rumah sakit di mana dokter Gita sedang menunggunya.


Alih-alih pergi ke rumah sakit lama, dia justru dibawa ke rumah sakit swasta yang tidak dia kenali.


Belum lama tiba di rumah sakit dia langsung tidak sadarkan diri sama sekali. Satu jam yang lalu shi sudah sadar dan dia bertanya kepada suster yang tiba.


Mengapa dia bisa pingsan semalam. Perawat itu mengatakan jika dia sedang hamil muda namun merasa tertekan dan banyak pikiran.Sebab itulah dia pingsan di tambah lagi karena gula darah rendah.


Setelah mendapatkan jawaban dari perawat itu .Shi merasa sedikit lega. Namun dia tidak melihat melihat di mana Reno berada.


Di sini Shi merasa gugup lagi. Dia pikir Reno akan meninggalkannya di rumah sakit. Siapa sangka Reno datang tidak lama kemudian .Shi langsung gembira dan beban di hatinya langsung luruh.


"Reno, kau datang?kemana aja ren,aku khawatir sekali?"Tanya nya antusias.


Mungkinkah Reno datang dengan membawa sarapan pagi untuk nya. Tapi Shi tidak berharap begitu banyak. Rumah sakit sendiri menyediakan tiga kali makan untuk pasiennya.


"Kau khawatir?apa yang kau khawatir kan?"tanya Reno pelan.


Ingin sekali rasanya Reno membentak dan menampar shi saat ini. Tapi tadi malam dia sudah dinasehati oleh boy dam feky. Walau bagaimana pun shi adalah wanita hamil yang sedang sensitif.


Jika tidak memandang wajah shi, ingatlah bayi kecil yang tidak berdosa itu.


" aku khawatir kau akan meninggalkan aku dan anak mu di sini. kupikir kau masih tidak akan perduli tentang kami. Sekarang kau sudah datang dan aku tidak akan pernah khawatir lagi" kata shi dengan mata berkedip dengan sedih.

__ADS_1


Jika Reno tidak mengetahui hal yang sesungguhnya. Mungkin dia akan bersimpati dan memeluk shi dengan hangat. Namun sekarang kenyataannya sangat berbeda jauh.


Shi adalah penipu ulung.


Lihat saja wajahnya yang tampak tanpa dosa itu. Tidak ada yang berpikir jika dia sedang berpura-pura sekarang .Artis papan atas pun kalah dengan aktingnya saat ini.


Jika bisa Reno ,dia akan memberikan tepuk tangan di atas acting nya yang menjiwai sekali.


"Begitu kah?"Reno berusaha menahan amarahnya.Dia menyerah kan HP nya yang menayangkan Vidio cctv.


Shi tidak mengerti tapi dia tetap menonton nya.Belum semenit dia melempar HP itu ke ranjangnya dengan keras.


Matanya melotot dengan ngeri.


"Ren ..ini...ini palsu ren.Pasti seseorang sudah mengedit nya kan.Jangan percaya Reno, Jangan percaya"kata Shi yang langsung menarik tangan Reno dengan mata berair.


Dia ketakutan karena takut Reno akan percaya dengan isi Vidio ini.Entah dari mana Reno mendapatkan Vidio ini. Siapakah orang yang begitu usil .


Apakah dia punya musuh di luar.


"Editan,kau yakin Shi?"tanya nya .


"Aku yakin ren aku yakin sekali Ada..ada yang iri dengan kebahagiaan kita ren.Aku yakin"katanya lagi.Berharap jika Reno lebih percaya dia daripada cctv itu.


"Bagaimana dengan ini?" Reno melempar kan sebuah rekaman berisikan suara dari Denok.


Rekaman itu membeberkan satu persatu kejadian di mana Shi menjebak Reno sehingga mereka berdua melakukan hubungan terlarang.


Segera saja isi rekaman itu membuat Shi menggigil hebat.


Pelayan sialan Itu.


Kenapa aku melupakan pelayan sialan itu.Dia tidak menyangkanya sama sekali.


"Ren...


"Ohh ini di edit juga kan?"tanya Reno mulai menaik kan suara.


"Ya ren ini..pasti di edit juga Kau..kau percaya kan ren, hah reno?" kata Shi yang benar benar menangis sekarang.Dia pikir dia sudah tamat.


Shi memeluk pinggang Reno yang sedang berdiri di sisi ranjang pesakitan nya.Dia menolak melepaskan Reno begitu saja.


Tidak mau.


"Lepas Shi lepaskan aku " kata Reno dengan geram.Sekali sentak pegangan Shi terlepas .


SHI menjerit keras ,untung saja dia di tempat kan di kamar VVIP .Tidak ada orang lain di kamar ini selain dari pada Shi seorang.Jadi walaupun dia menjerit tidak akan begitu memalukan untuk keduanya.


Dokter juga sudah tau ini sejak awal.Maka dari itu khusus untuk Reno aldelis lorong itu sengaja di kosong kan dari pengunjung.


Tangisan menyedihkan shiyana Ginajar tidak akan menggangu siapa pun.


"Reno.. percaya lah padaku ren..hiks..hiks.. Reno tolong percaya lah "kata Shi yang mencoba menggapai Reno lagi.


Untungnya dia tidak pernah jatuh cinta dengan Shi, jika tidak hidup nya bisa hancur lebur.Anak anak masa depan nya akan hidup dengan menyedihkan sekali.


"Baik anggap saja semua ini di edit seperti katamu.Sekarang jelaskan yang ini juga.Ini asli dari dokter jangan kau bilang ini juga hasil editan" kata Reno melempar kan lagi senjata terakhir.


Shi membaca nya dan tidak bisa lagi berpura-pura.Dia langsung memeluk pinggang Reno lagi.Kali ini dia tidak peduli dengan jarum infus nya.


Seketika selang infus berubah merah.


"Reno jangan tinggalkan kan aku Reno.Tolong ren.Jangan tinggal kan aku huhuhuhu" katanya menjerit dengan keras sekali.


Kali ini Reno agak kesulitan melepaskan pelukan Shi dari pinggang nya.Dia terpaksa mengerahkan sedikit tenaga untuk bisa lepas dari pelukan Shi.


"Apa alasan ku untuk tidak pergi,katakan apa alasan ku?" Tanya nya dengan wajah serius.


"Apa aku ayah bayi mu? tidak kan?" tantang Reno pada Shi.


"Aku juga tidak pernah mencintai mu shi,tidak sama sekali .Kau dengar itu?"bentak Reno.


SHI masih menangis di ranjang nya dengan darah di jarum infus yang mulai menetes ke kasur.


"Reno..aku..aku lagi hamil ren.."katanya terbata bata.


"Aku tau kau lagi hamil jadi apa,hah ,apa?" Reno kesal sekali dengan Shi.Dia masih bersikeras untuk meminta dirinya bertanggung jawab.


Dia pikir Reno aldelis itu bodoh.


"Apa kau ingin aku membesarkan anak yang ibu nya sendiri tidak tau siapa ayahnya begitu?" sambung nya lagi dengan geram.


Shi langsung memucat dengan cepat . Reno sudah menebak apa yang dia pikir kan.Dia mati akal sekarang.


Kesaktian bayi ajaibnya berakhir di sini .


Tidak ... Reno tidak bisa meninggal kan nya seperti ini.Dia tidak bisa melahirkan seorang anak tanpa ayah.


Melihat wajah Shi yang semakin pucat,hati keras Reno mencair lagi.Dia berusaha keras untuk tidak berlaku kurang ajar dengan Shi yang masih rentan ini.


Untuk menetralkan emosi nya Reno menarik sebuah kursi dan duduk tenang di sana.


"Oke.. aku kasih kamu satu kesempatan lagi.Beri aku alasan bagus mengapa aku harus bertanggung jawab pada bayi mu.Mengapa kau memilih aku bukan yang lain!" kata Reno yang mulai sedikit tenang.


Shi tidak bisa berkata apa-apa sekarang.Dia juga tidak bisa mencari alasan bagus untuk di katakan pada Reno.


Lima menit berlalu tapi Shi tidak bisa membuka mulutnya selain dari pada menangis sedih.


"Tidak bisa kan,hehehe kau sendiri tidak bisa menemukan jawaban nya jadi aku tidak akan mengantarkan mu pulang"kata Reno dan bangkit dari kursi dengan santai.


Reno yang akan pergi di tarik lagi oleh Shi yang menyedihkan ini


"Karena aku...aku mencintaimu Reno.Shiyana Ginanjar mencintai mu dari dulu sampai sekarang.Reno aku sungguh sungguh mencintai mu ren, percaya lah"kata Shi dengan putus asa.

__ADS_1


Ini memang asli , Shi memang menyukai Reno sejak pertama kali mereka bertemu.Dia tidak bohong.


Meski yang dia suka adalah aldelis nya bukan Reno nya .


"Kau mencintaiku ku tapi tubuhmu kau berikan pada orang lain.hahahah cinta macam apa ini shi, aneh sekali hahahaha "kata Reno yang menepis lagi tangan Shi .


Dia tidak lagi menanggapi Shi yang gila.Shi yang merasa tidak ada harapan lagi, langsung mengejar Reno ke pintu.


Agar tidak menghalangi nya dia mencabut jarum infus yang mengakibat darah segar menetes kemana mana.


"Reno.. Reno jangan tinggalkan aku ren.Huhuhu tolong Reno ..aku aku sayang sama kamu ren"katanya seraya memeluk kaki Reno dengan sungguh sungguh.


Reno tidak lagi merasa kasian pada Shi .Dia sudah muak dengan nya.Reno mengerah kan sedikit tenaga .Dia menarik tangan Shi dengan keras dan pelukan itu terlepas juga.


"Wanita gila"kata Reno yang pergi dengan cepat.


Shi berusaha mengejar Reno namun tubuh nya masih lemah dan dia kehilangan sedikit darah yang membuatnya dia pusing.


"Reno.. Reno jangan pergi ren jangan tinggalkan aku.


huhuhu.Renooooo...Renooo"pekik Shi di sepanjang lorong yang kosong.


Dia benar benar bisa gila sekarang.


Namun pandangan nya tiba tiba menjadi gelap sekali.Dia jatuh di lantai yang dingin.


Shi pingsan.


Dokter memang nada di lorong ini mereka hanya akan datang setelah Reno pergi.


Melihat Reno sudah pergi dan Shi yang berbaring di lantai para dokter segera membawa nya lagi ke kamar sebelum nya .


Walaupun marah Reno masih punya hati.Dia mau membayar semua perawatan Shi sampai dia di pulang kan nanti.


Dokter bekerja keras agar tidak terjadi apa apa pada bayi yang di kandung Shi.Ini adalah arahan Reno sebelumnya.


Sementara Itu Reno yang pergi segera bergerak ke lokasi yang di arahkan oleh boy.


Mereka belum bergerak dari rumah Yana.Hari minggu Yana biasa nya pergi ke panti asuhan kan.


Tapi benarkah demikian.


Yana memang berpikir untuk pergi ke panti asuhan Itu hari ini tapi dia agak telat.Dia ketiduran gara gara lembur di depan layar tadi malam.


Rencana nya dia dan alumni panti yang ingin berkerja sama akan pergi ke lokasi .


Ada banyak lokasi dan ada dua lokasi di kota Bogor dan Surabaya.


Yana hanya ada waktu hari ini jadi dia akan berpergian dari kota ke kota lain.


Jika lokasi udah selesai mereka nakan langsung menandatangani kontrak nya di tempat.


Pertama tama jelajahi kota kecil dulu.Ada sepuluh loundry dan lima depot air isi ulang.


Yang di kota kecil, mereka bisa pergi dengan sepeda motor.Dua yang di luar kota akan ikut di mobil Yana.


Yana telah membeli sebuah mobil untuk dirinya sendiri begitu dia selesai membayar hutangnya pada Mami Ratu. Namun karena dia masih ingin memakai penyamaran si cupu. Dia jarang menggunakannya. Jadi mobil Itu disimpan d panti asuhan untuk sementara.


Namun karena dia memiliki jadwal untuk bepergian dari satu tempat ke tempat yang lain maka dia mau tidak mau harus menggunakannya hari ini.


Dua orang dari luar kota akan mengikutinya menggunakan mobil ini .Sementara yang lain bisa mengikutinya dengan sepeda motor.


Setelah bersiap-siap Yana akhirnya keluar dari rumah kosnya. Dia sengaja memesan taksi dan langsung pergi ke panti asuhan . Di mana para alumni panti asuhan sudah menunggunya di sana.


Dia sama sekali tidak mengetahui jika Reno dan yang lain sudah mengikutinya dari belakang. Mereka sengaja memakai mobil lain agar tidak di kenali oleh Yana.


Tidak sampai satu jam kemudian, taksi yang membawa Yana akhirnya tiba di panti asuhan.


Di depan pintu gerbang panti asuhan. Yana langsung disambut oleh anak-anak yang menunggunya dengan penuh harapan.


Anak-anak memang menyukai Yana sejak dulu meskipun Yana datang tanpa membawa hadiah mereka masih saja senang karena dikunjungi.


Untuk beberapa waktu Yana bercanda dulu dengan anak-anak. Pemandangan ini dilihat langsung oleh tiga sekawan. Mereka jadi yakin jika ini memanglah keseharian Yana yang sebenarnya.


Dia tidak menipu.


Sepuluh poin untuk Yana.


Tak lama kemudian Yana masuk ke panti asuhan dan tidak keluar lagi untuk setengah jam selanjutnya.


"Tuh apa gue bilang Yana tu jujur nggak kaya Shi "kata Reno gembira.


"Iya sih udah cantik baik lagi,uhh calon pacar boy kan hahaha"kata Boy menganggukkan kepalanya nya.


"Huhu ngarep "kata Feky pula.


Mereka tertawa renyah di dalam mobil.Setelah memastikan Yana ada di panti mereka pikir akan kembali ke showroom saja.Tidak ada gunanya di sini lebih lama lagi.


Yang tidak disangka oleh ketiganya tidak lama kemudian sosok Yana keluar lagi dengan orang-orang yang ada di cafe tadi malam.


Bukan itu yang jadi perhatian Reno dan kawan kawan.


Yana lagi lagi tampil berani dengan pakaian minim tanpa di tutup tutupi.Baju terusan dengan kerah rendah dari kain sifon motif bunga .


Rok nya hanya sebatas paha nya.


Ini mempertontonkan kan bokong bulat nya dan ukuran dada nya yang waw.


Air liur Reno menetes.


Semalam dia sedang terjerat dengan Shi.Tapi sekarang dia adalah seorang pria bebas jadi dia kan mengajari Yana secara terang-terangan.


Reno sekarang udah bebas tanpa pacar, Yana tunggu gue sayang....

__ADS_1


__ADS_2