Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
teman


__ADS_3

Pada hari ke tiga, akhirnya Gia kembali ke rutinitas nya sebagai Yana si cupu.


Seperti mahasiswa yang lain ,dia bergerak cepat ke universitas.Ada jadwal dengan dosen killer di jam pertama.


Jangan pikir Yana takut telat karena si dosen killer itu .Dia memiliki tugas rutin membersihkan kelas sebelum mata pelajaran di mulai.


Tidak seperti yang lainnya,Yana malah di sukai oleh dosen ini.Dia mengambil hati dosen berkat otak nya yang encer.


Bahasan apapun yang dilemparkan oleh dosen akan segera di cerna balik oleh Yana dengan cepat.


Dia sangat mengagumi sang dosen karena sikapnya yang tidak pilih kasih.Siapa yang salah dia kan tetap menyalahkan nya terlepas siapa orang tua mereka.Dia bahkan tidak ragu untuk memberi kan nilai merah untuk siswa yang membuat kesalahan.


Yana sibuk mengatur kursi bahkan mengepel beberapa meja yang terlihat kotor di matanya.Dia tidak menyadari jika sosok Reno aldelis sedang memperhatikan dirinya sejak dia masuk ke kelas.


Bagaimana Yana tau jika dirinya sedang diperhitungkan seseorang.Dia hanya ingin fokus untuk meraih gelar resmi yang akan dia sandang seumur hidup nya.


"Hemm... hemm"


Yana yang fokus sedikit terganggu mendengar suara aneh di belakang.Seketika dia berbalik dan terkesiap melihat keberadaan Reno aldelis tepat di depannya.


Ini sungguh tidak seperti biasanya.


Yana menyipitkan matanya dan berpikir jika pria ini menyimpan dendam gara gara masalah kemaren.


Harus di akui jika dia yang bersalah. Hari itu dia memiliki emosi yang tidak wajar.Reno yang malang terpaksa menjadi pelampiasan nya.


"Mas Reno..Hem..maaf kan masalah kemaren ya,aku lagi sensitif jadi.. Heng.. enggak sengaja heheheh' kata Yana yang masih berperan sebagai si cupu garis keras.Dia bahkan tidak repot repot memandang wajah tampan Reno aldelis.


Perilakunya ini di anggap sebagai wajah malu malu khas gadis desa bagi Reno.Sedikit jijik dan kulitnya meremang tapi demi taruhan,tahan saja dulu sebentar.


"Nggak apa.apa sih.Hem Yana kan?" Tanya nya .


Yana tidak terlihat di kampus, wajar jika dia bertanya alih alih menjadi orang yang sok kenal.


"Yana.."

__ADS_1


"Ohh ya,kamu. Aku baru sadar jika sebenarnya kamu cukup manis dan rajin pula.Mau berteman?"


"Ehh?"


"Ya kita teman,aku menyukai wanita berani apalagi pintar seperti kamu.Lihat saja nilai ku drop terus.Kupikir kita bisa belajar bareng siapa tau nilai ku bisa naik iya kan?" kata Reno yang agak canggung.


Kata Susi jangan buru buru nembak, berteman adalah langkah awal yang bagus.Pastikan untuk satu Minggu pertama hanyalah sesi pertemanan yang wajar.


Kenali dia dan cari tau apa kesukaan nya.Di Minggu kedua baru lepaskan merpati sebagai aba aba.


Di minggu ke tiga barulah tembak dia dan di jamin lolos dengan mudah.Pada hujung minggu putus kan saja dan lepaskan semua rasa jijik yang kau simpan selama tiga minggu selesai dan terima dua mobil sekaligus.


Ide yang bagus dan itu layak mendapatkan nominasi aktor pendatang baru.


Yana terkejut,ada apa dengan Reno aldelis yang populer ini.Salah makan obat kah.


Berteman dengan dia alih alih jijik dengan penampilan nya yang cupu abis.Ahh kampus sudah kehilangan banyak stok wanita cantik.Ataukah Reno yang sudah merasa bosan dengan wanita cantik .Cari saja pengalaman baru.


"Berteman dengan ku?" tanya Yana lagi.Reno menatap nya dengan mata penuh kasih sayang.Tapi hatinya ingin mengutuk dia sahabat.Ini berbulu dan bikin mau muntah.


"Yah itung-itung untuk merubah nilai ,bolehkan?"


"Hemm boleh sih tapi a..aku.jelek.Nanti kamu malu"


"Hahaha bilang sama aku jika ada yang melecehkan teman Reno aldelis.Melecehkan Yana sama saja dengan melecehkan Reno aldelis.Mengerti?"tukasnya percaya diri,semua gadis cantik bahkan meminta seperti pengemis hanya untuk bisa berteman dengan nya.Siapa ini Heriyana Ginanjar.Hanya gadis desa yang belum mengenal pria tampan.


"Ya tapi...tapi...


"Ahh jangan sungkan,kita hanya berteman tidak lebih jangan khawatir.Aku tulus hanya ingin meningkatkan nilai ku saja kok" katanya lagi yang tidak lupa memamerkan senyuman khas nya.


Yana mendengus dalam hati.Ingin menjual ketampanan di sini.Uhh pria tampan seperti apa yang belum di lihat oleh Yana.


Semua nya mesum dan licik tidak ada yang tulus.Semakin tampan seseorang dia akan semakin licik.Di tambah dengan uang dan kekuasaan.Dia hanya akan menjadi sapi tua yang akan makan rumput muda seumur hidup nya.


Cis..tidak berguna .

__ADS_1


"Tidak.. tidak..a..aku tidak berani,maaf" Yana pura pura gugup dan kabur secepatnya dari rumah kelas.


Untung dia sudah selesai merapikan semua.Jam pelajaran akan di mulai lima belas menit lagi.Dia harus menyimpan semua peralatan kebersihan nya kembali ke tempat semula.


Sementara Reno yang di tinggal pergi,masih berdiri di tempat.Tangan nya masih melayang di udara.Dia sungguh tidak percaya apa yang terjadi.Si cupu itu benar-benar menolak nya.


Sialan dua belas.


Jika boy dan Feky tau pasti dia akan di tertawa kan dengan keras.Mereka memang benar,gadis ini tidak mudah.


Setelah beberapa saat ada senyuman tipis di bibirnya.Dia sudah menemukan lawan yang sepadan.


Sekarang permainan ini mulai menarik.


Tak lama kemudian para pelajar mulai masuk satu persatu.Reno tidak keluar setelah kejadian antara dia dan Yana.Tapi justru duduk di kelas dengan nyaman.Ini bertahan sampai lah semua orang masuk ke kelas.begiyu juga dengan dosen killer yang di ikuti oleh Yana dari belakang.Yana memang kerap menjadi asisten dosen yang bertugas secara sukarelawan.


Begitu Yana masuk dan matanya melihat langsung ke arah Reno.Dia terlihat sedikit gugup melihat Meski itu tidak benar tapi setidaknya ini adalah kebenaran di mata Reno aldelis.


Dalam hati nya Reno tertawa.Dia pikir Yana hanya jual mahal.Ini mainan lama para gadis, Reno sudah hafal dengan pergerakan ini.Jual mahal ya, hehhe.


Tapi dia adalah Reno aldelis.


Semahal apa diri mu,akan ku bayar hahahaha.Menarik sungguh menarik.


Satu jam lebih , Reno tidak fokus melihat materi dosen.Dia hanya menatap lurus ke arah Yana saja.


Kebetulan posisi Yana tepat di depan dosen.


Jadi semua orang tidak akan menyangka niat sebenarnya Reno saat ini.Dia sedang merencanakan beberapa ide brilian untuk memastikan Heriyana Ginanjar masuk ke dalam lingkaran pertemanan . Kemudian masuk lagi ke dalam pesonanya yang akan membuat dia bertekuk lutut.


Hai.. tunggu sja permainan nya.


Sementara Reno berpikir buruk, Yana sama sekali tidak merasakan apa-apa.Dia hanya fokus dan fokus.


Mari andalkan diri sendiri alih-alih seorang lelaki bejat.

__ADS_1


__ADS_2