
Kamar di mana Yana tempati tadi malam, sudah berubah menjadi kamar pengantin dalam sekejap.
Ada aroma mawar yang kuat dengan ratusan lilin kecil yang di nyala kan entah oleh siapa.
Ribuan kelopak bunga mawar merah juga menghiasi ranjang pengantin.
Dengan bentuk Love yang hidup.
Andai kan saja rasa sakit atas penghinaan Hary tadi tidak fi dengar nya, pastilah hari ini adalah hari yang berbaik untuk Yana.
Tapi sakit hati Yana begitu dalam membuat semua keindahan ini menjadi suram dan kelopak bunga mawar ini sudah kehilangan warna nya di mata Yana.
Yana menangis di hari bahagia nya.
Dia duduk di sudut dengan memeluk lutut nya.Air matanya jatuh seperti hujan, tidak terkendali.
Biasanya Yana tidak sesedih ini.Dia di hina oleh banyak orang,di remeh kan dan di katakan sebagai penghuni lembah dosa.
Dia sakit tapi tidak sesakit ini.Kata kata orang lain tidak setajam kata kata Hary.Ini langsung menusuk jauh ke relung hati Yana yang paling dalam.
Luka Itu tidak pernah sembuh tapi sekarang mendapat kan luka lain yang membuat segalanya gelap bagi Yana.
Dunia nya seperti hancur tidak berbentuk lagi.
Dengan susah payah Yana membuat hati nya sekuat baja.Selama bertahun tahun dia sudah kebal akan semua hinaan ini.
Tapi usaha ini , yang Yana pertahanan selama bertahun-tahun . Hancur lebur hanya karena dua kalimat dari Hary.
Seluruh rasa percaya dirinya langsung hilang.Yana tiba tiba merasa kan dirinya memang kah sekotor yang di sebut kan oleh Hary.
"Yan, Yana!"suara Jhonathan terdengar sayup sayup.Yana yang merasa tersesat seperti melihat setitik cahaya.
Dia membuka matanya dan melihat Jhonatan yang menatapnya dengan wajah yang cemas.
Bagaimana Jhonatan tidak cemas,dia sudah memeluk yana lebih dari sepuluh menit.Tapi Yana tidak bergerak seperti patung perunggu.
Jhonatan yang pernah mengalami trauma,takut jika Yana pergi ke sisi gelap di mana dia pernah hilang akal.
Apakah Hary sudah memicu pemikiran terburuk Yana.
Jhonatan takut Yana akan sama seperti dia, dia takut sekali.
Untunglah yana akhirnya ber reaksi setelah Jhonatan menyebut namanya berkali-kali.
"Jhoni?" panggil Yana pelan.
"Ya sayang,aku di sini.Bicaralah, jangan takut,aku di sini"kata Jhonathan dengan mata sayu.
Kata dokter khans, obat terbaik bagi mereka yang mengalami gangguan awal seperti Yana.Adalah curhat.
Jangan sepele kan masalah curhat. Baik Yana atau jonathan menerlukan seseorang untuk mendengar kata hati mereka. Itu akan lebih baik lagi psikologi masing-masing.
Yana segera memeluk Jhonatan dengan erat.Dia menangis sejadi jadinya di dada pria yang baru saja menikahinya.
" kenapa dia jahat jonathan. Kenapa dia begitu jahat...huk..hik..Apa salahku pada..nyaa huhuhuhu.Jika..jika dia tidak menginginkan aku .Kenapa... Hiks.. aku dilahirkan ,jonathan
katakan jonathan, katakan huhu"
" tidak ada yang salah tentangmu,sayang. Hanya dia yang tidak memiliki nasib ini" kata Jhonathan menepuk pundak Yana seperti anak kecil.
Jonathan ingat pertama kali mereka bertemu di dalam ruangan yang gelap itu. Yana sudah duduk dalam posisi ini.
Jhoni kecil pernah bertanya, kenapa dia melakukan posisi itu .Saat itu Yana menjawab jika Yana merasa nyaman dan pikirannya lebih tenang saat dia melakukannya.
" Yana tidak jelek ,yana tidak nakal kan,hiks.. hiks.. tapi kenapa papa tidak menginginkan Yana, joni kenapa?" Dari cara bicaranya, jonathan yakin ini adalah sosok Yana kecil yang sedang rapuh.
Saat Yana kecil ,dia selalu menyebut dirinya dengan nama nya sebagai patokan. Namun setelah dewasa dia tidak lagi menyebutkan Yana tapi menggantinya dengan kata aku.
Sekarang dia menyebutkan dirinya dengan Yana lagi .Ini artinya Yana dalam keadaan drop.
Sama seperti jonathan sebenarnya Yana juga mengalami masalah psikologi . Secara tidak sadar Yana juga selalu membawa obatnya kemanapun dia pergi.
Yana sempat takut jika dia akan gila suatu hari nanti. Jika dia berjalan tanpa membawa obat itu.
Namun sejak Yana berhenti menjadi sosok Gia, dia sudah tidak mengkonsumsi itu lagi. Karena dia merasa pikirannya sudah lebih jernih dan masalahnya sudah menjauh .
Yana bahkan memiliki kartu as nya sendiri untuk menyerang Hary di masa depan.
Sejauh ini Yana yakin dia tidak akan terluka .jika dia memiliki konfrontasi dengan Hary. Namun setelah dia mengalaminya, Yana menyadari bahwa tidak mudah bagi dia untuk lepas dari bayang-bayang masa lalu.
Hatinya bahkan tidak sekuat yang dibayangkan.
Hanya perlu beberapa kata dari nya.
Hary sudah menghancurkan hati Yana berkeping-keping.
__ADS_1
Hati yang sudah Yana rawat bertahun-tahun dan mulai sembuh. Sekarang sudah terluka dan lebih hancur dari sebelumnya.
Sialnya lagi Yana tidak membawa obat itu bersamanya. Ketika dia pergi mendatangi Hary tadi malam.
Yana tidak pernah berpikir jika dia masih sangat lemah di hadapan Hary. Jadi dia tidak mengantisipasi nya terlebih dahulu.
" di mana obat mu yana,di mana benda itu?"tanya jonathan khawatir.
" Yana tidak membawanya . Yana.. yana kan pengen ketemu sama papa hiks.hiks.. tapi..tapi..papa membenci Yana.. huhuhuhuh "
Jonathan takut Yana akan sakit dan trauma masa kecil akan kembali. Sekarang di hadapannya bukanlah Yana yang dia nikahi sebentar tadi. Tapi Yana yang masih berusia tujuh tahun.
"Yana lihat aku, lihat aku Yana. Semua sakit hati mu. Bales dendam mu, biarkan aku yang membalasnya,oke"
Yana masih tidak menjawab ,dia sedang berbicara pada dirinya sendiri bertanya kenapa Hary tidak menyukainya.
Jonathan antara takut dan marah. Dia langsung mencium Yana dengan kasar.
Ajaib nya Yana berhenti menangis karena itu. Nafas Yana yang tadi putus-putus karena menangis.
Sekarang jadi lebih rileks dan Yana menatap jonathan pandangan kabur.
"Yana, sayang kau oke?"
Yana masih tidak menjawab tapi dia seperti sedang memikirkan sesuatu yang penting.
Sebenarnya otak Yana langsung kosong karena kejadian itu .Dia sudah lupa di mana dia berada saat ini.
Meski pandangan Yana kosong. Jonathan tidak peduli .Dia pikir ciuman tadi berguna.Jadi jonathan mencium Yana lagi .Kali ini dengan perlakuan yang lebih lembut.
Jonathan tidak tahu tapi sebenarnya Yana saat ini memang benar-benar sudah tiba di ruangan kosong. Yang membuat nya tidak mengenali di siapa dia.
Ketika Yana membuka matanya lagi. Dia merasakan ciuman yang diberikan oleh jonathan. Sebuah ciuman yang berasal dari hati. Membuat hati Yana yang tadinya penuh air mata menjadi hangat sangat mentari.
"Jhonatan?"panggil Yana.
"Yana, syukurlah, panggil aku lagi sayang"
"Jhonatan,di mana kita?"Tanya Yana bingung.
"Lihat,ini kamar pengantin kami.Kiat akan memulai semuanya dari sini.Aku akan memiliki mu seutuhnya sayang" kata Jhonathan.
Yana nya sudah kembali, Jhonathan tidak akan pernah melepaskan nya lagi seumur hidup.
Jhonatan mengendong Yana dari sudut dan meletakkan nya di ranjang penuh bunga.
Yana masih bengong tapi masih bisa mengingat bagaimana mereka melangsungkan acara ijab kabul beberapa jam yang lalu.
Ini adalah suami nya, suami di dunia dan di akhirat nya. Suami yang telah menikahinya secara sah. Di mata hukum dan dimata agama.
"Jhonathan"Yana melenguh panjang ketika Jhonathan mencium leher nya yang putih.
Tangan Jhonathan tidak sabar untuk melepas kan semua pakaian yang melekat pada tubuh indah yang sekarang resmi menjadi milik nya.
Belum selesai terbuka tapi buah paling manis sudah terlihat.
Bola kapas bulat terpampang jelas di mata Jhonatan.Dia segera mengigit nya tidak sabar.
Uuh . Jhoni..
Di sisi lain Yana juga membantu Jhonatan dengan membuka semua nya agar lebih mudah.
Kali ini Yana dan Jhonathan tidak menahan keinginan.Jhonatan menjelajahi tempat yang tidak pernah dia datangi.
Jhonatan menyesap leher yana sehingga leher putih itu berwarna ungu,dan Itu tersebar di berbagai tempat.
Satu kali Jhonatan mendatangi segi tiga bermuda yang masih terawat.Dia menyelaminya dengan lidah nya yang panas.Sehingga Yana mendesah lagi seraya menyebut nama Jhonatan.
Tapi ******* yana berubah menjadi pekik kesakitan ketika benda tumpul di paksa kan masuk ke dalamnya.
"Ajkhh sakit..
"Sebentar sayang uhh.ahh sempit nih aakh"
Meski sakit Yana menahan nya,dia terlempar di goyang Jhonatan yang sedang menindih nya.
Uuhh..
Sakit itu lama lama hilang di gantikan sesuatu yang membuat Yana ingin meledak kapan saja.
"Jhoni..akhh Jhoni aku.a..ahhu"
Yana shock berat,dia di gempur lagi setelah mengalami pelepasan pertama nya.
Seluruh tubuhnya menjadi bubur yang lembut.Yana hampir tidak bisa melawan Jhonatan.Suara Yana bahkan serak kebanyakan mendesah dan menjerit.
__ADS_1
Jam makan siang belum berlalu tapi Jhonatan seperti nya akan melewati nya. Sekarang dia sedang mengayuh di atas tubuh telanjang Yana.
Dia tidak berhenti bahkan jika Yana sendiri yang memohon kepada nya.Jhonatan suka melakukan ini,dia pikir jika seenak ini dia bisa melakukan nya seharian.
Sayangnya dalam babak berikutnya Yana pingsan.
Yana benar benar pingsan, ketika dia membuka matanya lagi.Dia sudah berada di sebuah cottage di tepi pantai.
Meskipun bingung di yakin ini adalah pekerjaan Jhonatan, suami yang rakus.
Melihat keindahan pantai, Yana berjalan menyusuri nya dengan sejuta pemikiran tentang Hary.
Matahari sudah akan terbenam, suasana pantai jadi sangat indah.Tidak ada orang yang lewat , mungkin ini adalah pantai tertutup.
Yana tidak peduli,dia terus berjalan tanpa sadar dia sebenarnya sudah berjalan terlalu jauh.
Yana terombang ambing di laut, dia tidak mengerti jika air laut saat itu bergelombang begitu besar. Gelombang besar seperti ingin mencoba menabrak Yana dan mengayun kan nya seperti dalam buaian.
Dalam kondisi terombang ambing itu, tiba tiba yana tidak bisa berenang karena gugup dan dia akhirnya menjerit berteriak meminta bantuan.
Yana yang masih terombang ambing di air asin . Dia tidak mengerti jika beda berenang di laut dan berenang di kolam. Apalagi perasaannya sedang galau berat.
Gelombang demi gelombang menabrak dan menyedot energinya sedikit demi sedikit .Segera saja yana merasa tidak enak badan.
Di belakang Yana,dengan tegas jonathan menarik pinggangnya dan berenang ke tepian pantai.Tidak sengaja jonathan menyentuh dada yana yang basah kunyup dengan air asin.
Jhonatan menengok kanan kiri, tidak ada orang di jarak terdekat.Dia tidak peduli.Ada yang enak di depan matanya.
Yana yang sedang menarik nafas tersentak ketika merasakan sesuatu di dadanya.Ada pria besar yang sedang mengigit nya dengan penuh semangat.
"Jhoni..ahh dasar buaya"pekik Yana geram.
Dia menarik rambut Jhonatan yang membuat wajah Jhonathan tertengadah.Segera Jhonathan memasang wajah nyengir tanpa dosa.
"Sayang dikit aja hem?"katanya dengan nada memohon.
"Jhoni ini tempat umum, gimana jika da yang liat"kata Yana tidak terima.
"Biarin paling dia kepengen kan,sayang Punya mu besar ,apa ini asli atau tidak.Biar ku coba Oke" kata Jhonathan yang langsung menarik kedua tangan Yana dan menggenggam nya agar Yana tidak bisa memberontak.
Segera saja dia menggigit benda bulat yang kenyal itu.Jhonatan paling suka dengan bola kapas ini.Dia kenyal dan lembut , paling enak di giling dengan gigi.
"Jhoni..shhtt"
"Yana sayang,aku suka menjilat nya tapi..kok asin sih" kata Jhonathan setelah beberapa saat.
"Jhoni kau kurang a..hem.hem"yana ingin mengumpat lagi tapi bibirnya di tahan dengan bibir Jhonatan.Mau tak mau Yana menikmati nya sedikit.Mereka berciuman di pantai yang masih di lemparkan oleh ombak laut.
Saling serang sehingga tidak ada yang mau melepaskan diri.
"Enak,ada manis manisnya gitu " Keduanya tertawa garing.Lucu aja jika di pikir pikir.Dua insan beda jenis berpelukan di atas pasir dan bergumul di atas hempasan gelombang ombak yang tenang.
Mereka juga lupa jika mereka ada di tempat umum.Apa mungkin ada seseorang yang usil dan mengambil foto dari adegan tadi.
Melihat Jhonatan lengah, Yana berdiri dan kabur.Segera saja Jhonathan bisa mengejar nya dia Jhonatan menggendong Yana
dan berputar-putar di pantai.
Kulit Yana dan kulit jonathan tiba-tiba saling bergesekan. Yana segera malu dan wajahnya memerah seperti tomat matang.
Merasakan angin laut yang berhembus,ini sangat menenangkan. Yana yang sedikit malu berseru " biarkan aku pergi ! apakah ini menyenangkan untukmu?"
" tentu saja menyenangkan ,pergi ke pantai bersama istri dan memeluknya dengan cara seperti ini. Bukankah ini hal yang romantis,hem?" tanya Jhonathan yang segera mencium bibir Yana sekilas.
"ya, ini sangat menyenangkan Jhonatan, i love you joni" bisik Yana lemah.
jonathan menggendong Yana dan berkata dengan suara serak nya, "aku tahu ini akan sulit tapi aku akan berusaha melakukannya dengan cepat.Aku sudah tidak bisa menahan nya lagi,sayang "
Di pantai ada daerah yang sedikit tertutup rapat.Jhonatan menarik Yana ke sana.Dia meminta seseorang untuk memblokir daerah untuk beberapa saat.
Yana tahu apa yang di inginkan Jhonatan.Tapi ini tidak sesuai dengan lokasi.Siapa tau ada yang ngintip.
"Jhoni Jangan di sini juga kali " kata Yana.
Jhonathan langsung mengigit benda yang membuat dia lupa diri.Dia haus jadi dia perlu mengisap susu besar ini sepuasnya.
Tapi makin di sedot makin haus pula jhonatan.Yana seperti di sengat listrik.Dia mengigil dan mengerang lemah.
Jhonatan makin bersemangat mendengar suara erangannya.Apa lagi bola kapas yang dia gigit mengeras dan semakin membulat dan kencang.
Puncak nya jadi berkilat indah , puncaknya sudah basah kuyup oleh jhonatan tadi.
Keduanya tidak lagi peduli dengan dunia.Mereka bahkan melepas kan semua kain yang melekat.
Dari jalan orang bisa mendengar jeritan Yana yang membuat telinga orang bisa hamil.
__ADS_1
Ahh...ahhh shh..ahhh
Mereka benar-benar tidak peduli lagi.Hanya saling memberi dan menerima dalam cara yang paling primitif.