Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
terjebak dua


__ADS_3

Malam ini tiga sekawan tidak bisa tidur.Reno dan boy pergi keluar untuk mencari angin.Feky yang sangat mengantuk di minta untuk tinggal dan dia bersedia karena malas turun.


Reno yang masih suntuk, memaksakan diri untuk berjalan jalan di taman menunggu matahari terbit.


Hari ini Reno tidak kuasa menahan hati nya. Baru kali ini dia menyesali perilaku hubungan bebas ini tidak baik. Andai saja dia menyadari nya lebih awal, tentu saja hal ini tidak kana terjadi.


Begitu banyak wanita yang melakukan hubungan satu malam.Hanya Shi yang bisa hamil.


Padahal setiap kali berhubungan intim, dia selalu memakai pengaman agar tidak terjadi hal yang seperti ini.


Dalam kasus Shi,dia melakukan itu dalam kondisi mabuk. Bagaimana bisa dia ingat untuk memakai pengaman.Setidaknya itulah yang dia percayai.


"Reno,mari kita ambil pelajaran dari ini.Bukan hanya kau tapi aku dan Feky juga bisa mengambil pelajaran ini.Jangan melakukan hubungan bebas.Cari gadis baik baik untuk di jadikan sebagai istri" kata boy serius.


"Gadis yang baik itu ,Yana ya" kata Reno sinis.


"Hah dia baik tapi tempramen nya berubah ubah, seperti dua orang yang berbeda " kata Reno yang menertawakan diri Mereka berempat berjalan jalan di tiga ruang sekaligus.endiri.Dia pikir Yana adalah seseorang yang berhati bersih dan murni.Tidak di sangka Yana juga memiliki mulut yang berbisa.


"Ada cerita yang kita tidak tau di balik kemarahan nya.Jangan mengkritik buku hanya dari sampul nya"kata Boy.


"Mungkin ,huh..apa hari ini kau masuk kuliah?" Tanya Reno. Dia jelas tidak bisa masuk tapi dua teman nya tidak mungkin sama dengan nya.


"jangan pergi"kata boy ,dia ingin menemani Reno di saat saat seperti ini.


Reno mendesah sedikit,dia merasa ada beban berat di pundak nya.


Sesuatu yang tidak pernah dia rasakan sebelum ini.


Melihat ke jam yang melingkar di tangannya Reno dan boy pergi ke kantin rumah sakit.Pesan sesuatu untuk sarapan pagi.


Setelah itu keduanya naik lagi ke atas , kembali ke lokasi yang sama.Feky buru buru meminta agar Reno pergi ke ruangan dokter.


Katanya hasil tes sudah keluar.Mendengar itu ketiga nya pergi bersama sama ke kantor dokter.


Di sana dokter Gita sudah menunggu dengan sebuah berkas di tangannya.


"Dokter bagaimana hasil nya?"tanya Reno gugup.Dia menatap dokter Gita yang terlihat buruk ini.


"Hem begini, lihatlah berkas ini?"dia menyerahkan berkas di tangannya pada Reno yang menurut nya adalah ayah si jabang bayi.


Reno membacanya sejenak dan meletakkan lagi di meja.


"Ini dokter,bisakah dokter jelas kan sendiri" dia tidak mengerti arti nya tapi samar samar dia bisa tau ada sesuatu yang salah.


"Begini dari hasil tes ini bisa di lihat ada masalah pada rahim nya.Bisa hamil adalah keajaiban untuk nya.Maksud saya, ini bayi pertama dan yang terakhir untuk nya" kata dokter Gita lagi dengan serius.


Dia dengan jujur menjelaskan tentang masalah rahim Shi pada Reno.Dokter Gita tidak berbohong kali ini. Dia benar-benar mengatakan inti permasalahannya.


Reno lemas mendengar ini. Jika Shi tau maka dia tentu saja akan menolak untuk menggugurkan nya.Lalu dia harus bertanggung jawab pada bayi itu.


Tidak mungkin.


"Dokter apa bisa di tes lagi?"tanya nya


"Saya bisa melakukan lagi, tapi hasilnya akan sama tidak akan berubah.Jadi katakan apa keputusan kalian.Waktu saya berharga"


"Dokter beri kami waktu sebentar untuk berpikir" kata Boy cepat.Ini masalah besar, tidak boleh ada salah langkah.


"Oke tapi pasien memaksa dan saya terpaksa memberi tahu kebenaran ini kepada nya" kata dokter Gita.


Mereka harus setuju untuk pergi dan pekerjaan selesai sampai di sini.


Sisa uang akan di kantongi nya sebelum matahari meninggi.


Reno berlari ke ruangan Shi.Di sana Shi melihat nya dengan mata merah.Dia akan berlari ketika melihat Reno datang


"Reno.. Reno Jangan gugurkan dia Reno.hiks.. hiks.."kata Shi yang segera bersimpuh di kaki Reno.


"Shi Jangan begini"kata Reno yang meminta Shi bangkit.Tapi Shi menolak untuk bangkit sebelum Reno berjanji.


"Tidak mau, tidak sebelum kau berjanji Reno.Ini..hiks..ini adalah anak ku satu satunya ren.


Kau..hiks..kau kau bisa memiliki anak lagi di masa depan.Tapi ..tapi aku tidak ren.Ini satu satunya.Kasihani aku Reno, tolong!" rayu Shi dengan wajah memelas.


"Shi..aku tau kau berat untuk melakukan nya tapi aku juga masih muda shi.Anak bisa tinggal tapi aku tidak bisa menikahimu"kata Reno

__ADS_1


Shi menurut untuk bangkit dan duduk di ranjang pesakitan lagi.Padahal dia sudah capek berlutut di kaki Reno tadi.


Jika tidak karena bayinya mana mau dia melakukan hal memalukan ini .Tapi Reno dan kawan kawannya tidak bisa membaca pikiran Shi.


Mereka pikir Shi tulus ikhlas untuk meminta keselamatan demi anaknya.Ini adalah bentuk dari kasih sayang seorang ibu sejati.


"Reno aku bisa menikah siri saja.Demi anak kita ,aku tidak apa apa ren"kata Shi meyakinkan Reno.


Menikah siri hanya awalnya saja.


Setelah itu dia bisa melakukan sesuatu agar pernikahan ini bisa resmi di mata negara.Ada banyak cara yang bisa di lakukan salah satunya adalah bayi yang dikandung nya ini, bayi yang penuh dengan keberuntungan.


Sekali Reno aldelis sudah di dalam genggaman,dia tidak akan mudah di lepaskan lagi,hehehe.


"Shi tidak mudah untuk menikah Meskipun hanya di bawah


tangan .Ini sulit Shi"Kata boy menengahi.


"Tidak sulit boy, aku hanya ingin nama aldelis saja untuk anak ku.Reno anakku punya papa.Dia harus lahir dan bahagia kan.Tidak bisa menanggung malu tidak punya papa seumur hidup nya"kata Shi sedih.


Kali ini bukan air mata palsu lagi.Dia mengatakan yang sesungguhnya sekarang.Ini adalah anak satu satunya dan dia harus mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini Salah satunya adalah papa yang bisa membuat dia di kagumi oleh banyak orang di kemudian hari.


Papa yang Shi pilih juga bisa di bilang yang terbaik di antara para calon yang terlintas d benak Shi.


"Reno,aku mohon ren"kata Shi lagi yang memasang wajah sedih.Dia seperti tertekan dan sikap keibuan nya membuat Reno dam yang lain terkesan


Shi yang menyebalkan berubah menjadi seorang wanita yang masuk akal hanya dalam satu malam saja.


Seorang ibu bisa menanggung segala nya untuk si buah hati.


"Tapi ...


Nggak apa-apa ren, aku hanya minta kita nikah aja dulu.Aku punya uang yang cukup jadi tidak perlu untuk nkau bertangungjawab tentang nafkah kan" kata Shi yang berbesar hati untuk mengalah di mana mana.


Yang dia inginkan sekarang hanya lah menikah dan bayi sudah di akui oleh Reno sebagai anaknya.Hanya ini saja sudah membuat dia puas.


Tapi itu hanyalah pemikiran Reno dan dua temannya.Di sisi Shi dia akan berkata lain fan berbuat lain.


Jika uang tidak penting mengapa repot repot untuk melakukan ini.Dia bisa pergi ke luar negeri dan kembali ke sini setelah melahirkan.


"Reno"panggil shi pelan.


Reno tidak bisa berpikir sekarang,dia punya keluarga di ibukota .Apa seharusnya dia mengaku salah saja.


Papa dan mama adalah orang tua yang baik hati yang tidak neko-neko.Sangat mungkin bagi mereka menerima calon cucu ini.


Tapi jika yang terjadi adalah sebaliknya dia pasti gila sendiri.Uhh kakak Jhonatan.


Kakak selalu bisa menjadi penengah antara dia dan orang tua nya.Ciba saja hubungin dia dan minta solusinya.


Hem kakak jo,aku mengandalkan mu.


"Beri aku sedikit waktu lagi, bisa?" kata Reno pada Shi.Dia tau tidak pantas untuk nya meminta lebih banyak waktu lagi pada Shi tapi dia masih ingin meminta pendapat kakak nya.


Apa harus menikah siri atau menikah resmi atau ada ide lain.Terkadang kakak nya lebih pintar dari pada dia.Pantas saja dia jadi CEO di usia muda.


"Oke tapi ren perut ku akan semakin besar jadi jangan lama lama dan buat keputusan segera" kata Shi yang puas dengan jawaban Reno.


Ini artinya menikah Itu tidak jauh.


Setelah itu mereka memutuskan untuk bolos kuliah hari ini.Shi belum begitu sehat jadi dia baru bisa pergi setelah jam makan siang.


Reno tidak buru buru menelpon kakak nya .Dia bisa melakukan itu di malam hari.Kakak nya adalah orang sibuk.


Sementara itu orang yang di pikir kan oleh Reno sedang bekerja di balik meja.Dia tipikal orang yang gila kerja.


Mama sampai harus menelpon nya untuk tau dia sudah makan siang atau belum.Asisten ana juga kerap memantaunya.Mama Jhonathan kerap bergantung pada asisten ana karena ini.


Tapi sejak pertemuan dengan Nurida,mama meminta Nurida untuk mulai mengurus makan siang Jhonatan.


Untuk lebih jelasnya, Jhonathan dan Nurida sudah tukar cincin di hari berikutnya setelah pertemuan itu.Jadi wajarlah jika Nurida mulai mengatur makan siang Jhonathan tanpa canggung.


Adapun pertunangan ini di paksakan oleh Mama Jhonatan sendiri.Dia menolak Yana dengan keras.Bagi nya seorang Yana bahkan tidak sebagus ujung jari seorang Nurida yang pandai dari segi agama dan seorang ibu yang di perlukan untuk calon calon cucu masa depan nya.


Nurida bin Husein seribu kali lebih cocok dari pada hariyana Ginanjar .

__ADS_1


Ayah nya imam di mesjid ayah Yana tidak tau asal usulnya.


Jhonatan tidak mau mama nya bersedih hati karena itu dia tidak menolak pertunangan ini.


Mama Jhonatan sangat senang dan melamar Nurida esok hari nya.Ini terbilang sangat cepat tapi bagi mama ini masih lamban.


Andai saja bisa langsung menikah,bukan tunangan.


Ini hari ke tiga Nurida datang untuk mengantarkan makan siang Jhonathan.Dia mengemas nya dalam rantang stainless bertingkat yang berwarna merah.


Sangat cocok dengan Nurida yang memerah setiap kali melihat jhonatan.


Asisten Ana tau jika Nurida adalah tunangan Jhonatan yang akan menikah tiga bulan lagi.Jadi dia langsung pergi begitu Nurida tiba.


"Assalamualaikum" sapa Nurida dengan suara lembut seperti lilin.Orang orang bisa meleleh jika mendengar nya.Jhonatan mendongak mendengar suara itu.


Suara yang selembut ini mengapa membuat dia merinding.Bulu kuduk Jhonathan langsung berdiri tegak.


"Waalaikumsalam"jawab Jhonathan yang berusaha menekan rasa merinding nya.


Jhonatan memang begini


jika dia bertemu wanita biasa ,dia akan baik baik saja.Tapi anehnya jika dia tau wanita ini bermaksud untuk.menjalin hubungan dengan nya dia akan merasa kan mual dam sebagai nya.


Terkadang jika sedang parah ada rasa gatal pada kulit yang tersentuh oleh wanita tersebut.


Sebab itulah dia pikir Yana istimewa.Dengan Yana tidak bada rasa merinding mual dan gatal gatal.


awalnya Jhonatan pikir dia sedang sakit, tapi dia sekarang sudah sembuh.Sudah sembuh artinya rasa aneh Itu juha akan hilang secara otomatis.


Dengan pemikiran inilah dia mau bertunangan dengan Nurida yang kata mama seribu kali lebih baik dari Yana.


Tapi setelah bertunangan dia baru tau jika rasa Itu tidak pernah pergi darinya.Dia belum benar-benar sembuh sepenuhnya.


Hanya sja dia sudah terlanjur bertunangan.Jadi Jhonatan mencoba nya.Siapa tau jika selalu bertemu dan berinteraksi rasa aneh Itu akan pergi dengan sendirinya.


Tapi dia salah lagi.Sekarang suara Nurida yang lembut dan manis pun bisa membuat dia merinding belum lagi memandang wajahnya.


Dia harus kembali ke dokter khans.


"kak,sudah jam makan siang ,ayo makan dulu.Pekerjaan nya di tunda sepuluh menit, Oke" kata Nurida.


Dia duduk di meja tamu dan mengatur bekal yang dia masak sendiri. Menjadi seorang istri dan Ibu yang baik adalah obsesi nya.Jadi memasak sudah ada dalam daftar


Nurida cakap di dapur dan ini menambah poin khusus dari mama Jhonatan sebagai calon menantu idaman.


"Sebentar ri, sedikit lagi"kata Jhonathan yang tidak enak untuk menolak Nurida.Dia pasti sudah capek memasak untuk nya.Kasihan dia jika menolak tapi Jhonatan masih belum bisa ,maaf.


"hem oke aku akan menunggu di sini"kata Nurida lagi.


Namanya Jhonatan tapi dia tidak mirip dengan bule kok.


Wajahnya masih wajah Indonesia asli.Hanya warna kulit dan tinggi badan nya yang membuat dia istimewa.


Bentuk tubuh nya Itu yang menambahkan nilai plus.Jhonatan di pakai karena mama sedang jatuh cinta dengan sebuah novel yang laris manis di tahun itu.Jadi mama memakai nya tanpa ragu..


Terkadang Jhonatan jadi malu dengan namanya sendiri.Tapi nama jhonatan sangat cocok ketika perusahaan nya go internasional.


Jadi mama tidak sepenuhnya salah dalam memberi nama.


Mendengar nurida ingin menunggunya sampai dia benar-benar makan . Jonathan bergegas menyiapkan pekerjaannya. Agar Nurida tidak lama di kantor. Dia selalu pulang ketika jonathan selesai makan dan mengambil kembali rantang yang dia bawa dari rumah itu.


"Ayo kak "kata Nurida senang ketika Jhonathan bersedia duduk di dekatnya.


Hari ini ada oseng tempe ,tahu bacem dan sup iga sapi.Kata mama Jhonatan ,dia lebih suka makanan Indonesia seperti ini di banding dengan makanan cepat saji atau makanan luar negeri.


Nurida segera mengambil piring.Dia melayani jhonatan makan dengan senang hati.


Jhonathan ini aslinya pemalu dam makan nya sedikit.Nurida pikir dengan dia di sisi Jhonatan pasti bisa makan banyak di masa depan.


"Nambah kak?"Tanya nya.


"Nggak ri ,kakak memang makan nya segini"jawab Jhonathan sekenanya.


Dia tidak lapar dia hanya ingin muntah sekarang.Mama maaf kan Jhonatan,mah.aku nggak kuat mah.

__ADS_1


Kenapa aku terjebak di sini sih...


__ADS_2